حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Bujuk rayu syaithon Nazwar Syamsu (NS) Tamat

Posted by حَنِيفًا on September 4, 2012

Assalamu’alaikum,

Agama Syi’ah banyak sekali ragam dan macamnya, namun ciri khas umat mereka yaitu senantiasa melecehkan Agama Islam dan atau memperburuk citra Islam baik lokal maupun Interlokal.
Hal yang terpenting jika rekan-rekan ingin menjadi “abadan as member (Virtual Machine NS) ”  maka:

  1. Jangan berbicara tentang Syi’ah
  2. Jangan pernah menjelekan Nama Besar Nabi mereka baik secara intial (NS) maupun secara direct Nazwar Syamsu.

Jika kedua jimat diatas di langgar… hehehe.. tanggung sendiri akibatnyah😀 dan satu hal yang paling mereka gemari adalah: Mengolok-olok Nama para Nabiulloh dan Rosululloh, mengolok-olok Syariat Islam, Fiqh… de.el.el.

Sekapur sesirih Buaya-buaya karya cipta Nazwar Syamsu

Sekitar petengahan tahun 2010 ybl, tersiarlah kahabar Burung Gereja bahwa tamu khususon dari negeri Jiran memberitakan bahwa karya Nabi Syi’ah (baca: Nazwar Syamsu) sangat populer di sana. Demikian hingga pada awal-awal bulan Agustus 2010 berkumpulah para pendekar mantan paguron NS. diantaranya adalah Bapake Abdul Aziz Basyaruddin dan beberapa pendekar buta dari Pantura, serta tidak lupa murid indirect Buaya Nabi Sial (NS)  (baca: Nazwar Syamsu) yaitu Bapake Djoko Wiranto yang belajar dari buku-buku  jurus-jurus kafirun-munafikun versi Nazwar Syamsu  

Sayah (Haniifa) pernah dituduh sebagai aliran Sunatan wal jama’ah, padahal sendirinya “mantan”  umat Sunatan mboke Waljinah, seperti pengakuan beliau sendiri “Saya mengenal Buya NS sudah sejak 1979 dari bukunya yang pertama saya baca TANYA JAWAB ILMIAH (Tauhid dan Logika) yang sangat2 menyentakkan pikiran karena sebelumnya saya begitu fanatik pada Ahlussunah wal Jamaah. Semakin lama didalami semakin inspiratif sampai sekarang setua ini tetap mendinamisir”  (Djoko Wiranto – Sep 2010)

(catatan: Bapake tua-tua bangke ini sama-sama dari padang bengkok.. hehehe, kebencian “beliau” pada khalifah Abu Bakr as Sidiq dan Umar bin Khathab sebagai ciri khas Agama Syi’ah )

Wah wah runyam bener orang2 Islam ini sejak selepas Nabi Muhammad saw wafat, ya sejak Abu Bakarlah yang telah meninggalkan kebijakan Nabi Muhammad dalam menyiarkan Islam melalui surat menyurat tapi dengan cara ekspansionis, terlebih-lebih Umar bin Chotob dengan serangkaian penaklukan negara2 dengan pedang (Bapake Djongkok Wiranto – Sep 2010)

Ayo Momod Kang H?

Haniifa Rubi
25 Agustus

Haniifa Rubi

Kang Momod say: ada kok rasul yang di angkat oleh manusia, ini contoh dalam terjemah Depag : [12:50]Raja berkata: “Bawalah dia kepadaku.” Maka tatkala utusan (ARROSUL) itu datang kepada Yusuf, berkatalah Yusuf: “Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakanlah kepadanya bagaimana halnya wanita-wanita yang telah melukai tangannya. Sesungguhnya Tuhanku, Maha Mengetahui tipu daya mereka.”
18 jam yang lalu

===> JANGAN LUPA BAPAKE SAMPEAN OOM DJONKOK WIRANTO
MENGANGKAT HANIIFA SEBAGAI ROSULULLOH ??… hehehe.. nda malu sampean, mentang-mentang sayah dah didepak trus ngoceh… sendirian… grin

Momod Momod

25 Agustus

Kang Momod

cqiqiqi.. sabar kang.Saya bukan pengikut NS, sbg mn para adminnya, saya cuma sekedar nimbrung disitu ikut mempelajari pendapat NS.

terus terang sy salut karunia ALLAH kepada diri akang dalam pengetahuan dan “olah vokal” serta “multi tasking”nya, sayang jika akang tidak mengikuti aturan main dari group NS, bagi saya argumen akang sangat-sangat baik untuk menguji tafsir NS terutama atas ayat-ayat terkait ilmu-alam.

masalah “rasul” tidak sekedar di group NS, bahkan di lain tempat mengisyaratkan “rasul” setelah nabi Muhammad bukan hal yang tabu dibahas. rasul hanya sebatas penyampai ayat-ayat, bukan dalam artian “rasul yang dipilih dan dinyatakan oleh ALLAH” dan bukan rasul yang harus di akui /ikrar semacam mushaddiq, sakti-sihite, rashad k, dll.

Haniifa Rubi

25 Agustus

Haniifa Rubi

hehehe… Insya Alloh, sayah mengerti maksud akang… justru yang menjadi pertanyaan besar, apakah kita biarkan pemikiran anak-anak muda yang masih super panas nyeleneh kemana-mana, selama saya melanglang buana di dunia diskusi (forum) baik asing maupun lokal… berujung pada saling benci bukan mencari rahasia dibalik ayat-ayat al qur’an.
kalau soal depak-mendepak… hahaha.. kan sudah sayah bilang, udah nda aneh… hehehe.. tapi 1000% saya yakin bukan Mas Yudhistira, sebab beliu diangkat jadi ADMIN 15jam setelah sayah didepak.. heheeh…” Ad Abdul Aziz Basyaruddin mengangkat Yudhistira Adi menjadi pengurus.”

Tahu seeh, siapa orangnya.. tapi ogah ah sayah jelasken, … biar jadi wacana….

Momod Momod

25 Agustus

Kang Momod

dulu yg sempat kontra dengan Handi Yawan selain akang, juga kang Adler satu lagi Muhammad hakim, karena saya tak punya basik disitu saya tidak bisa nimbrung, saya sempat adu argumen dgn Handi Y ketika saya mencoba menguji pendapat Aidid shafar fasal BAYT/Ka’bah/masjidil-haram bukanlah bangunan yang di Mekkah.termasuk yg pernah saya ajukan ke akang sendiri fasal 2:144-150, itu saya mencoba menguji pendapat Aidid Shafar, agar diskusi lebih mewakili maka saya harus bersikap mengikuti pendapat Aidid shafar.

Saya selalu berharap akang rajin posting di group NS sebagai keseimbangan atas tafsir NS dan mendapat respon balik dari para admin, dan cukup saya sayangkan kalau akang sudah di kick.

Saya sendiri bener-bener tidak bisa menahan emosi kalau sudah diskusi di group atheis lebih bebas membodoh-bodohin mereka apalagi kalau sudah menghujad nabi Muhammad dan ALLAH, kalau di group Islam apapun alirannya saya tetap berusaha se slow yg sy mampu.

Haniifa Rubi

25 Agustus

Haniifa Rubi

Kang Momod sahabatku,… hehehe… saya mah sebwetulnya nda perduli agama dan keyakinan seseorang perihal ad diin islam, tapi sampean bisa lihat sendiri gaya admin Oom Puji Sera… capek-capek sayah ngoceh tentang banji nabi nuh a.s, apapun basic ilmu dan aliran beliau… tapi Akang bisa lihat sendiri toh, mirip ngoceh sama anak dibawah umur.. soal sex.. hihihi…

😀
hehehe…

Wassalaam, Haniifa.

11 Responses to “Bujuk rayu syaithon Nazwar Syamsu (NS) Tamat”

  1. Eka said

    PETROMAX🙂

  2. kaduaxxxxxx…aiqiqiqiqiqi……syahadat muter2…ngaku dpt “tabokan batin” …kebencian yg mendalam pada Sayidina Abu Bakar dan Umar Bin Khotob….membuat linglung dan mengedepankan akal dlm mencermati,menelaah,dan mengambil kesimpulan soal”Khataman Nabiyyin”….menyerang lawan diskusi dgn jargon sunni atau wahabi….hehehehe….syiah banget…..Islam is Islam….berdiri atas 6 rukun iman dan 5 rukun Islam….izin urun uneg eneg abah Haniifa…

  3. cekixkix said

    Om2 & Tante2 Syi’ah : Kecugak…. Cekixkix…kix..kix.. lol:😆.

  4. Imat said

    gelar tikar.
    seru🙂

  5. agorsiloku said

    Duh…. rame juga ya Kang…. Betul postingan ini, meski kurang dibahas secara kongkrit topik yang jadi keprihatinannya.
    Saya terkesan dan merinding membaca tulisan ini : Wah wah runyam bener orang2 Islam ini sejak selepas Nabi Muhammad saw wafat, ya sejak Abu Bakarlah yang telah meninggalkan kebijakan Nabi Muhammad dalam menyiarkan Islam melalui surat menyurat tapi dengan cara ekspansionis, terlebih-lebih Umar bin Chotob dengan serangkaian penaklukan negara2 dengan pedang (Bapake Djongkok Wiranto – Sep 2010)

    Masih ada juga orang yang berpikir seperti ini …..

    • Duh…. rame juga ya Kang…. Betul postingan ini, meski kurang dibahas secara kongkrit topik yang jadi keprihatinannya.
      ________________
      Insya Alloh, suatu saat kelak kalau mereka mau berdialog disini. 😀

      Masih ada juga orang yang berpikir seperti ini …..
      ________________
      Yang jelas, pola pikir mereka jauh tertinggal beberapa tahun ke depan dibandingken dengan kang Agor

  6. Handi Yawan said

    Seperti kata Kang Momod, Kang Haniifa sy butuhkan sebagai penguji di Group kami ini NS. tapi sayang sekali typical akang tidak bisa diterima oleh Admin lain. Dan seperti kata sy, jangan campurkan mutiara dg sampah. Untuk mengambilnya saja orang jadi jijik. Bisa dimengerti Kang.

    • @Kang Handi Yawan
      Sampean pernah melihat berita orang-orang pinggiran (pemulung di kota Makasar ) ?
      Mereka kerap membawa Daging sisa dan beberap makanan ke rumah, dan dibagikan kepada keluarganya.

      jangan campurkan mutiara dg sampah. Untuk mengambilnya saja orang jadi jijik
      ____________________
      Mutiara yang berada didalam lautan, dicari, diburu tidak kurang nyawa melayang !!!
      Hanya yang ber IQ JONGKOK yang tidak mau mengais-ngais mutiara

      *** PAHAM ATAU HAMPA sampean ***

    • agorsiloku said

      he…he…he… dalam kenyataannya, kita hidup juga jasa sampah : sampah/limbah perkotaan, sampah pertanian, sampah peternakan, kemudian menjadi sampah organik, pupuk cair, pupuk kandang, dan lain sebagainya. Akuaponik, hidroponik, vermiponik, composting, mikroorganisme, dan saudara tiri dan saudara sekandungnya memberikan manfaat besar dalam kehidupan. Jadi, sebagai penggaul sampah, saya harus sayang kepada mereka, karena darinya pula, sumber kehidupan diperoleh…… Cintailah sampah. Kunjungilah : http://sriwahyono.blogspot.com/
      dan link-linknya yang terkait. Betapa indahnya bila dikelola dengan baik. Jadi iri sama pemilik blog ini….

  7. sampeyanyah Pakde Handi Yawan cuma bertulqiyah…heheheehhe…nyatanyah sudah salah “menyangka”anda pun malu mengakuinyah….xixixixixixi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: