حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Apaan seeh maksudnya ngurus Kutub Utara

Posted by حَنِيفًا on August 28, 2012

Assalamu’alaikum,

Sejarah membuktikan sifat vandalism dan arogansi bangsa kulit putih (baca: Orang barat) terhadap penguasaan benua-benua didunia ini.
Mulai dari Benua Amerika (Indian), Benua Australia (Aborigin) dan sedikit-demi sedikit menguasai benua Afrika (teori aperthaid, hingga adu domba suku Hutu dan Khutsi).
Note:
Apartheid (arti dari bahasa Afrikaans: apart memisah, heid sistem atau hukum)

Banyak media informasi, menggiring umat islam agar terfokus pada benua yang masih perawan yaitu Antartica.

عُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيمِ

‘Audzu billahiminasy syaithonir rojim
Aku memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk

وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِي الزَّبُورِ مِنْ بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ الصَّالِحُونَ

Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya BUMI INI DIPUSAKAI hamba-hamba-Ku yang saleh. (QS Al-Anbiyâ(21):105)

Perhatiken, kiat-kiat orang bule … agar umat islam terkecoh dengan ilmu pat gulipat bin sempoah mereka.

Jelast mereka terkosentrasi mempelajari, mengeksploitasi benua Antartika
Sedangkan kaum “Muslim” ka laut… hehehe..😀

Wassalam, Haniifa.

9 Responses to “Apaan seeh maksudnya ngurus Kutub Utara”

  1. siapakah hamba yang sholeh itu pak bos?
    sholeh = lurus…. lahir dan batin.
    apakah terkait dg agama?

    • @P Jakarta
      sholeh = lurus…. lahir dan batin.
      _________________
      Kalau menurut pengertian saya sholeh itu lurus dan taqwa kepada Alloh,
      Dalam surah Al Fatihaah ditegasi “berilah jalan yang lurus dan sesuai dengan orang-orang yang telah diridho’iNYa, bukan jalan yang “lurus” tapi sepert orang sesat (baca: lurus sesatnyah😀 ) atau dzalim.

      apakah terkait dg agama?
      ________________
      Insya Alloh, sangat terkait… selama agama dimaknai sebagai satu keyakinan yang mempercayai bahwa Hanya Alloh, satu-satunya pencipa langit dan bumi serta kita senantiasa mengikuti aturanNya sesuai dengan kemampuan sendiri, misalnya:
      Dahulu kala si fulan hanya mampu semiggu sekali shalat (baca: Shalat Jum’at) bukan berarti si fulan ber akal-akalan melegalkan kewajiban shalat fardhu 5 waktu, tetapi sedikit demi sediit berusaha meningkatken kwalitas ke taqwaannya sampai terpenuhi kewajiban seorang hamba terhadap Penciptanya, dhus… inilah yang disebut dengan jalan yang lurus

      Note:
      Sekurang-kurangnya jadi nda malu hati dunk, kalau meminta haq (baca: berdo’a) kepada Alloh, kalau kewajiban sudah terpenuhi, walaupun pada kenyataanya seluruh haq kita sebagai manusia setiap saat dan dimanapun, disadari ataupun tidak … hq kita sebagai makhluq hidup diberi terus-meneus oleh Alloh. singkat kata kalau dihitung maka tidak akan pernah terhitung…. jadi cukup senantiasa kita syukuri, Pubji syukur kepaa Alloh, Amiin.

      • syro said

        sungguh aku merasa tidak pernah bersyukur kepada penciptaku, walau tak terbatas apa yang aku terima. semoga Allah mengampuniku. Kang, mengapa si orang bule sibuk bangun dan ekplorasi wilayah kutub?

      • @Syro
        Amiin.
        Menurut selentingan seeh, pembuktian binatang “purba”, konstruksi “jaman es” dan katanya lho, explorasi migas n Uranium… hikz.

  2. pisan maning kitah ditipuh…hehehehe

  3. bijimanah ntuh maksudnyah abah??…mereka sedang menipuh dirinyah sendirih krn menipuh kita kita inih bijituh??heheheheehe

    • Alloh subhanahu wa ta’ala, sudah mengingatken :sekiranya mereka memegang “qirthosin” mereka tidak akan percaya.

      “Dan kalau Kami turunkan kepadamu tulisan di atas “KERTAS”, lalu mereka dapat memegangnya dengan tangan mereka sendiri, tentulah orang-orang yang kafir itu berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata’ “. (QS 6:7)

      Bukti penipuan sejarah tentang penulisan Al Qur’an:
      Al Qu’ran ditulis melalui media Kulit, Tulang dsb… lucunya mereka percaya
      kata “Al Qalam = Pena” (The Pen) ..
      hehehe.. siapa menipu dan siapa tertipu ?!

  4. hahahaha…jelaslah kalau kitu mah sebenarnyah mereka memangnyah Tuti alias tukang tipu…untungnyah msh banyak olang2 nyang tidak tertipuh seperti si abah…hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: