حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Membela kaum Muslimer

Posted by حَنِيفًا on August 22, 2012

Assalamu’alaikum,

اللَّهُمَّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
Allohumma sholli wa sallam ‘alaa muhammadi wa ‘alaa alihii wa ash haabihi wa man tabi’ahum bi ihsaani ilaa yaumiddiin.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ
Allohummagh fir lil mu’minniina wal mu’minaati, muslimiina wal muslimaati ahyaa’ minhum wal amwaati, innaka samii’un qoriibun muhiibud da’waati.

عُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيمِ
‘Audzu billahiminasy syaithonir rojim
Aku memohon perlindungan kepada Alloh dari godaan setan yang terkutuk

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِ
Bismillahir rohmannir rohiim.
Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

الٓمٓ

Alif Laaam Miim (QS 2:1)

Shodaqo Alloh al adzim, ati’ulloha wa ati’u rosula

Sajada-sujud, yang berarti patuh, taat, serta tunduk dengan penuh hormat dan takzim sebagaimana kita ketahui bahwa sujud itu menempelkan dahi dan kedua tangan disertai lutut pada tanah atau tempat terendah, ini adalah bentuk lahiriah dari seorang hamba kepada Tuannya (baca: Rajanya). Yang paling nyata dari makna-makna di atas. itulah sebabnya mengapa bangunan yang dikhususkan untuk melaksanakan shalat (sujud kepada Alloh) dinamakan masjid, yang artinya “tempat bersujud.”

Untuk menyakinkan rekan-rekan bahwa MASJID adalah tempat sujud dan membaca Al Kitab, maka mari kita telaah korelasi antara Surah Al Baqaarah ( QS 2:1) dengan Surah As Sajdah (QS 32:1) yang berarti ber SUJUD.

Pertama:
Sama-sama tersusun dari 3 huruf hijahiyah dengan posisi ayat sama-sama ayat ke satu (baca: utama).
QS 2:1 = QS 32:1  = Alif Laaam Miim
Kedua: Sama-sama membicarakan Al Kitab dari Alloh Pencipta langit dan bumi.
QS 2:2 = Inilah Al Kitab yang tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.
QS 32:2 = Turunnya Al Kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, (adalah) dari Tuhan semesta alam.

Saya tidak ingin menselisihi definisi Al Kitab menurut ad diin al islam yang mempunyai maknawi sebagai Tauret, Zabur, Injil dan Al Qur’an. Tapi sangat jelas sekali bahwa ayat-ayat tersebut saya dapati dari Al Qur’anul Karim atau Al Kitab Al Qur’an, dhus walaupun saya tahu di Al Kitab Al Bebal ada tesirat kata Baitulloh (Bayt Allah) mohon maaf dengan sangat untuk kali ini tidak saya gunaken sebagai referensi.😀

Dari fakta Surah Al Baqoroh dan Surah As Sajdah yang sama-sama menenpati posisi nomor ayat UTAMA (baca: ayat ke 1) dengan conten penyusun terdiri dari 3 huruf hijahiyah, maka sebagai validasi (parity check) kita harus membuka AYAT UTAMA yang mempunyai jumlah ayat sebanyak 111 yang mana harus bisa merepersentasikan karakteristik SHALAT WAJIB UMAT ISLAM yaitu shalt wajib lima waktu: 24434 => base on 19, 17 rakaat.

Bukti tak terbantahkan dari kesempurnaan Al Qur’an ditinjau dari nama Surah, Nomor Ayat, Jumlah ayat serta atribut-atribut yang lain.

AL ISRAA’ (MEMPERJALANKAN DI MALAM HARI)
SURAT KE 17 : 111 ayat
JUZ 15
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya (note) agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

Note:
Al Masjidil Aqsha dan daerah-daerah sekitarnya dapat berkat dari Allah dengan diturunkan nabi-nabi di negeri itu dan kesuburan tanahnya

Surah ke 17 => 17 rakaat wajib sehari semalam (2+4+4+3+4)
111 ayat => QS Al Baqarah, QS As Sajdah, QS Al Israa => 111
JUZ 15 => Jumlah total JUZ Al Qur’an adalan 30, padahal dalam (QS 17:1) dibicarakan 2 masjid dengan demikian seolah-olah 30/2=15

Dengan demikian kata MASJID dapat kita simpulkan sebagai TEMPAT BERSUJUD DAN MENGABDI KEPADA RAJANYA MANUSIA YAITU ALLOH SUBHANAHU WA TA ‘ALAA.
Haram berarti dilarang keras,dhus.. nama Masjidil Harram mempunyai maknawi suatu tempat bersujud yang dilarang keras bagi Non ISLAM, dengan demikian maka dengan mudah kita simpulkan juga bahwa Aqsho adalah nama tempat manusia menyembah kepada Alloh.
Sejarah membuktikan bahwa kedua tempat tersebut dibangun oleh Nabi Ibrahim a.s dengan Nabi Ismail a.s yaitu Masjidil Harram dan Nabi Ibrahim a.s dengan Nabi Ishaq a.s Masjidil Aqsho yang dijaga dan dipelihara oleh Keluarga Imron (baca: Surah Ali Imran).

AL ISRAA’ (MEMPERJALANKAN DI MALAM HARI)
Malam hari mempunyai makna cahaya BULAN karena sinar Matahari sudah tenggelam.
Mari kita lihat pembagian Alif-Lam berdasarkan Huruf syamsiah dan qamariah.

Huruf syamsiah dan huruf qamariah (bahasa Arab: حروف شمسية‎ ḥurūf šamsiyyah dan حروف قمرية ḥurūf qamariyyah) adalah pembagian huruf-huruf Arab secara ilmu tajwid yang didasarkan pada kombinasi antara huruf tersebut dengan kombinasi dari Alif Lam atau huruf alif dan lam.

Huruf syamsiah atau huruf matahari adalah huruf yang menghilangkan pembacaan dari huruf lam, contohnya pada kata al-Syamsiyah (الشمسية) harus dibaca as-syamsiyah dengan menghilangkan pembacaan dari huruf lam.
Jumlah huruf syamsiah ada 14 huruf hijaiah, yakni: ط ث ص ر ت ض ذ ن د س ظ ز ش ل

Huruf qamariah

Huruf qamariah atau huruf BULAN adalah huruf yang dibaca secara jelas namun tetap mempertegas pembacaan dari huruf lam, contohnya pada kata al-qamariyah (القمرية) harus dan tetap dibaca al-qamariyah dengan menegaskan pembacaan dari huruf lam.
Jumlah huruf qamariah ada 14 huruf hijaiah, yakni: ا ب غ ح ج ك و خ ف ع ق ي م ه

Sekarang mari kita buktikan secara Tekstual, Kontekstual dan Relasional surah Al ‘Israa ayat 1 (QS 17:1).

سُبْحٰنَ الَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَا الَّذِى بٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

الْمَسْجِدِ = Alif-lam QOMARIAH
الْحَرَامِ = Alif-lam QOMARIAH
الْأَقْصَا = Lam-Alif… atau bukan Syamsyi’ah bukan pula Qomariah artinya, BUMI (ardhi)😀

Semoga di awal bulan syawal ini tidak ada lagi kata-kata :

MENGAPA MUSLIMERS SELALU MENCARI PEMBENARAN QURAN DARI AL BEBAL (baca: Ahlul Kitab) ?!

 Re: Isra’ Mi’raj;Al Aqsha di Palestina?

Post by barabasmurtad77 on Tue Jul 31, 2012 8:59 am

Jagona wrote:

abu hanan wrote:

abu hanan wrote:sebagai kelanjutanhttp://laskarislam.indonesianforum.net/t105-isra-mi-raj-fiksi-atow-ilmiah

silahkeun dilanjut….

Berawal dari kata al aqsha yang berarti tempat sujud yg jauh,sayah berpikir untuk membuka terlebih dahulu al quran untuk mencari pengertian al aqsha;
1. وَجَاءَرَجُلٌ مِنْ[size=24] أَقْصَىالْمَدِينَةِ [/size]
Dan datanglah seorang laki-laki dari UJUNG kota bergegas-gegas …………Al Qoshosh 20
Ungkapan senada “al aqsha” juga ada di Yasin 20
2. قَصِيًّا[/size] فَحَمَلَتْهُ فَانتَبَذَتْ مَكَانًابِهِ 
Maka (maryam)mengandungnya dan menyisihkan dirinya ke TEMPAT YG JAUH. …..maryam 22

3.إِذْ = ketika
أَنتُم = kamu
بِالْعُدْوَةِ = berada di tepi lembah
الدُّنْيَا = terdekat
وَهُم = dan mereka
بِالْعُدْوَةِ
 = berada di tepi lembah
الْقُصْوَى 
= jauh
al anfal 42

Berarti al aqsha bukan secara langsung menujuk tempat yg biasa kita kenal sbg Masjidil Aqsha tetapi suatu tempat yg jauh.
Jadi makna al aqsha TIADA semata-mata ke Yerusalem meskipun itu berarti benar di masa sekarang.dengan logika yg sama maka masjidil haram pun TIDAK BERARTI KABAH melainkan Mekkah dalam arti luas/wilayah.

Dimanakah tempat yg jauh yg dibari label MASJDIL AQSHA? (tempat sujud yg jauh)
Sayah beralih ke lembaran2 milik kaum Yahudi (PL) karena adalah tidak mungkin jika sayah mengamati dari veda maupun tri pitaka.

Disebutkan bahwa keturunan nabi Ibrahim (Abraham) yg membangun tempat ibadah di luar Mekkah adalah nabi yakub.diawali Kejadian;

28/16 Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: “Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya.”

28/17 Ia takut dan berkata: “Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga.”

28/18 Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya.

28/22 Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.”

serupa tapi tak sama ttg penyebutan betel/rumah tuhan juga ada di Kej 35/10-15

Dan yakub memberi nama Betheel-(bayth-ale’)-rumah tuhan.

Dan rumah tuhan inilah yg menjadi tempat sujud yg jauh dan berita kedatangan nabi Muhammad memasuki rumah tuhan adalah Maleakhi
3/1 Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak tuan (אָדוֹן=aw-done’/adonai) yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.

Betul memang,Maleakhi ada ketika bangunan tuhan yg pertama telah roboh tetapi ketika isra’ miraj dilaksanakan bukanlah pada tempat yg diatasnya berdiri kuil sulaiman melainkan bangunan yg diatasnya didirikan masjidil aqsha oleh umar bin khattab.

batu mezbah yg digunakan yakub sudah ada disana jauh sebelum nabi muhammad lahir dan di lokasi batu Yakub itulah Umar bin Khattab mendirikan Masjid Umar yang terletak di selatan batu dengan kiblat menghadap Kota Makkah membelakangi batu…dengan batuan informasi letak yg ditunjukkan Patriarkh Yerusalem Sophronius untuk menunjukkan lokasi puing-puing Bait Mikdas yang mana merupakan lokasi batu Yakub yang kemudian didirikan masjid Umar dengan arah Kiblat membelakangi batu…

dan tulusan ini adalah bukti bahwa perjalanan isra’ mi’raj telah dinubuatkan di bibel.

memang benar … pengertian Al-Aqsho adalah tempat yang jauh … atau tempat yang lebih jauh …. tetapi pada ayat 17/1 disebutkan dengan jelas ‘Masjidil Aqsho’ …. tentunya mengarah ke tempat sujud yang lebih jauh dari ‘Masjidil Haraam’.
Penjelasan wa Abu di atas … dengan menampilkan PL mengarahkan pemahaman bahwa masjidil Aqsho berada di Yerusalem ….. meskipun pada saat peristiwa Mi’raj terjadi masjid tersebut belum dibangun.

Ada beberapa hal yang perlu diimani pada ayat 17/1 ini, antara lain ;
1. Ayat ini sudah sangat sempurna.
2. Bisa dianalisa kapanpun dan tetap up to date.
3. Terkandung pengetahuan dan teknologi tinggi, khususnya geologi, astronomi dan penerbangan antar planet.

Itu dulu wa ….. salaaam

MENGAPA MUSLIMERS SELALU MENCARI PEMBENARAN QURAN DARI INJIL YANG KATANYA SUDAH TIDAK ASLI; BANYAK DIPALSUKAN TAPI YANG TERUS MENERUS DIPOYOK TAPI DILEBOOOKKKK!!!!
bukankah ini membuktikan bahwa Quran yang katanya KITAB YANG PALING SEMPURNA ITU TIDAK BISA MEMBELA DIRINYA SENDIRI?????

Wabillahi taufik wal hidayah,
Wassalaamu’alaikum, Haniifa.

15 Responses to “Membela kaum Muslimer”

  1. yan said

    HEY GW MINTA TOLONG NAMA BOKAP GW (NS) JGN DI PLESETIN MACAM2 DONG, BIAR LO TAU GW ANAK KANDUNG NS, KLO MEMANG LO GA SEPAHAM LO GA USAH MENGHUJAT MACAM2, JD PERCUMA LO BICARA AGAMA DISINI KLO LU BISANYA CUMA MENGHUJAT, TOLONG DEH DIHAPUS JUDUL INI JGN SAMPAI GW NYARI LO, KECUALI LO SUDAH KEBAL PELURU.

    • cekixkix said

      @Om Yan
      Kheknya nama bokep elo, dah pake hak paten yeh….. Cekixkix…kix…kix..
      Klo kagak salah N S singkatan Nepsong

      Tembak aje, monitor elo… biar kagak kebaca lagi😀😆

  2. yan said

    SEKARANG KLO LO MEMANG NGAKU PAKAR AGAMA ISLAM, LO BISA GA BIKIN ISLAM ITU SATU, LO KAN TAU ISLAM BANYAK ALIRAN MACAM2.

    • @Oom Yan
      Sampean pernah baca ayat ini belon ?!😛
      Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulu, pastilah telah diberi keputusan di antara mereka, tentang apa yang mereka berselisihkan itu. (QS 10:19)

    • @Kang Yan
      Bijimana neeh ?!
      Buktinya ada juga yang selaras dengan pemikiran sayah… !!!

      Dede Kusnandar dan Chaerul Arif menyukai ini.

       Chaerul Arif minal aidzin wal faidzin abah…mohon dibukaken pintu maaf yg sebesar2nya….hatur nuhun

       Haniifa Rubi Sami-sami @Kang Chaerul Arif, mohon maaf lahir dan bathin baik terutama yang tidak disengaja.

      Salam hangat selalu, my bro.

       Chaerul Arif salam hangat kembali abah….lanjuuuutkan perjuangan….🙂

        Adler Allende Berarti menurut kang Haniifa Rubi Masjid al aqsha ada di Palestina kan, menurutku juga begitu

       Haniifa Rubi ‎=> @Kang Adler Allende: Insya Alloh demikian, dan 1000% ngawur penafsiran dari Nazwar Syamsu (NS).

      bukti:
      وَجَآءَ رَجُلٌ مِّنْ أَقْصَا الْمَدِينَةِ يَسْعَىٰ قَالَ يٰمُوسَىٰٓ إِنَّ الْمَلَأَ يَأْتَمِرُونَ بِكَ لِيَقْتُلُوكَ فَاخْرُجْ إِنِّى لَكَ مِنَ النّٰصِحِينَ
      Dan datanglah seorang laki-laki dari ujung kota bergegas-gegas seraya berkata: “Hai Musa, sesungguhnya pembesar negeri sedang berunding tentang kamu untuk membunuhmu, sebab itu keluarlah (dari kota ini) sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang memberi nasehat kepadamu”. ﴾QS Al Qashash[28]:20 ﴿وَجَآءَ مِنْ أَقْصَا الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يٰقَوْمِ اتَّبِعُوا۟ الْمُرْسَلِينَ
      Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: “Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu.” (QS Yaasiin[36]:20}PERHATIKAN PENGGUNAAN KATA “MIN AQSHO” !!!Pertama:
      مِّنْ أَقْصَا => disini digunaken aqsho BUKAN AL AQSHO, tidak ada huruf LAM dan LAM-ALIF.
      Kedua:
      Kompilasi dari ayat tersebut, sejauh-jauhnya jarak (baca: agsho tempat yang terujung) adalah sejauh kota ke kota lain dalam hal ini dari Kota Mesir ke kota di luar mesir.

      فَحَمَلَتْهُ فَانتَبَذَتْ بِهِۦ مَكَانًا قَصِيًّا
      Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. (QS Maryam[19]:22)
      Pertama:
      مَكَانًا قَصِيًّا = disini digunakan qoshiyaa bukan AL AQSHO, tdiak ada huruf LAM dan LAM-ALIF
      Kompilasi dari ayat tersebut, sejauh-jauhnya masih antar kota dalam satu negeri (baca: Palestina).

       Kang Momod jika masjid al-aqsho bukan sebuah nama masjid (pron) tetapi bisa dimaknai katakanlah sebagai masjid yang ujung /jauh atau masjid pinggiran, dengan demikian apakah tidak seharusnya masjid al-haram juga bukan sebuah nama masjid? thx.

       Haniifa Rubi ‎=> @Kang Momod : hehehe… Al AQSHO jelas menggunaken LAM-ALIF dus.. ini pasti sebuah nama tempat bersujud kepada Alloh (baca: Masjid).

      Kata Al Aqsho => Mempunyai maknawi sebuah tempat bersujud terujung dari IKLIM SUB TROPIS… hehehe.. coba sampean lihat: PALESTINA => Sub tropis.. masjidil harrom => ujung tropis (23.55)..😀

       Haniifa Rubi Dhus… singkat kata Al Agsho, sebagai sebuah nama masjid sekaligus sebagai batasan terujung dan posisinya DIBUMI PALESTINA (baca: tempat terjauh jazirah arab)

       Haniifa Rubi ‎=> Mana neeh @Kang Handi Yawan, jagoannyah Oom Nazwar Syamsu… hehehe…
      Menurut Buku Ustadiyah Nazwar Syamsu .. Sebweulum Nabi Muhammad s.aw. hijrah, arah kiblat ke KUTUB UTARA.
      Haniifa bertanya: Bisa sampean jelasken kisah Dual Qiblatain yaitu sebuah Masjid di MADINAH yang nota bene terletak UTARA MEKAH ?!

       Haniifa Rubi ‎=> @Kang Momod, ” fala tamuutunna illaa wa antum muslimuun”‘.

      HAI MUSLIMER OOM MOMOD MAU SAYAH TOLONG NDAK ?!
      https://haniifa.wordpress.com/2010/10/25/hi-indonsyiah/

      haniifa.wordpress.com

      Assalamu’alaikum, Astaghfirullah al adzim,… setali tiga uang antara Malingshia d…Lihat Selengkapnya
       Kang Momod kan kang Handi kabarnya masih mudik?
      belum datang kali.
       Haniifa Rubi hahaha… mudik ke kutub utara, jadi nda ada sinyal (No Signal)..😀
       Yudhistira Adi masjidil aqso = masjid terjauh. jauh mana sama istiqlal? bukankah ayat Allah berlaku sampai akir jaman dan tiada perubahan(6/115)?
       Haniifa Rubi Jauh dimata dekat dihati… hehehe…
      • Name Here said

        Nembe karuliling mudik euy, balik iyeuh.

        PERHATIKAN PENGGUNAAN KATA “MIN AQSHO” !!!Pertama:
        مِّنْ أَقْصَا => disini digunaken aqsho BUKAN AL AQSHO, tidak ada huruf LAM dan LAM-ALIF.

        entuh bukannye kudunya ditararulis ‘min aqshol madiinah’ om?

        Emang bedanye apan tuch om kalo pake al begini: “minal aqshol madinah”, eh tapi ape bisa begituan yak? kaga bisa dah pan kayanye ditulis AL AQSHO

        Kalo kagak salah nih yah, kalo aqsho ppake al,
        madinah teh kuduna diterapeun kana shifat,
        jadinye beginih dah: “minal aqshol madinatin”, ape bisa begituan juga?

        Kalo kaya gitu aing pararuyeng dah, puyeng, puyeng.

        Sikit-sikit bae ngapah om, om.

        Saeutik-saeutik, nya, nya?

      • @Mas Name Here
        Nembe karuliling mudik euy, balik iyeuh.
        _______________
        Alhamdulillah, selamat ngumpul lagi dengan handai taulan😀

        entuh bukannye kudunya ditararulis ‘min aqshol madiinah’ om?
        _______________
        Kuduna mah komo kudu bejinih: “Wajaa-a rajulun min aqshaa almadiinati yas’aa qaala yaa muusaa inna almala-a ya’tamiruuna bika liyaqtuluuka faukhruj innii laka mina alnnaasihiina”.

        Emang bedanye apan tuch om kalo pake al begini: “minal aqshol madinah”, eh api ape bisa begituan yak? kaga bisa dah pan kayanye ditulis AL AQSHO
        ___________________
        Dah tahu, pakai nanya lagi ??😦

        Kalo kagak salah nih yah, kalo aqsho ppake al,
        madinah teh kuduna diterapeun kana shifat,
        jadinye beginih dah: “minal aqshol madinatin”, ape bisa begituan juga?

        ___________________
        😀 hahaha… sejak kapan tuh Nabi Musa a.s berada di المدينة (baca: kota Al-Madinah Al-Munawarrah ) ?!

        Kalo kaya gitu aing pararuyeng dah, puyeng, puyeng.
        ___________________
        Bejinih lho Bapake NH … jadi inget Group NS😆
        Jikalau sampean yang salah mengukur panjang sebuah batang bukan berarti kemudian menyalahkan penggarisnya. Demikian hingga dengan berkembangnya ilmu nahwu sharaf, bayan, ma’aaniy, balaghah, ilmu ‘aarudl, de.el.el HARUS KUDU MUSTI WAJIB TENAN mengikuti standarisasi dari Al Qur’an, sebab berawalnya ilmu tsb agar supaya oleh karena sebab qoum Mu’min wal Muslim tidak salah arti dari yang tersirat dan tersurat, agar supaya oleh tidak menyimpang dalam memahami makna-makna Al Quran dalem pengkajiannyah.

        *** PAHAM atau HAMPA ?! ***

      • Name Here said

        Alhamdulillah, selamat ngumpul lagi dengan handai taulan😀

        Hatur nuhun ka gusti Alloh

        nu aing tulis di handap, madinah pake al ntuh kelebihan n om, cekap sampai di i bae, ji smrawut tulisan aing mah lah, tong didengeken.

        😀 hahaha… sejak kapan tuh Nabi Musa a.s berada di المدينة (baca: kota Al-Madinah Al-Munawarrah ) ?!

        ai eta teh ko dibacanya al madinah al munawarah om ? Tulisna pan المدينة. Kumaha tiasa kitu teh? Asup ka satandarisasi teu ieu teh?

        Sikit-sikit baenya om.

      • @Oom NH
        ai eta teh ko dibacanya al madinah al munawarah om ? Tulisna pan المدينة. Kumaha tiasa kitu teh? Asup ka satandarisasi teu ieu teh?
        _____________________________
        😀 hahaha… sampean sudah terasa, tapi belum terucap.. hehehe….

        Kalo kagak salah nih yah, kalo aqsho ppake al,
        madinah teh kuduna diterapeun kana shifat,
        jadinye beginih dah: “minal aqshol madinatin”😆 , ape bisa begituan juga?

        min al aqsho al madinatin setara dengan al madinah al munawarah … ngawur tenan !!!!

        Makanya Al Qur’an Surah Al Qashash[28]:20
        min aqshaa almadiinati yas’aa => Bahasa sehari-harinyah … dibatas kota atau tetangganyah luar kota😀 , bukan didalam kota (posisi terjauh dari pusat kota AQSHO… hehehe…..)

      • @Oom NH
        Atau bejinih ajah, sesuai Al Qur’an versi sampean.. hehehe…
        “minal aqshol madinatin” = ujung kota-kotaan (=shifat ..😆 )

        datanglah seorang laki-laki dari ujung kokota-an bergegas-gegas seraya berkata:… bla..bla..bla…

      • Name Here said

        😀 hahaha… sampean sudah terasa, tapi belum terucap.. hehehe…

        aih, belon ngarasake aing teh om. Teu ngartos, naon nu dimaksad teh.

        min al aqsho al madinatin setara dengan al madinah al munawarah … ngawur tenan !!!!

        Ko isa-isane jadi satara? Kumaha ceritana tah?

        Makanya Al Qur’an Surah Al Qashash[28]:20
        min aqshaa almadiinati yas’aa => Bahasa sehari-harinyah … dibatas kota atau tetangganyah luar kota😀 , bukan didalam kota (posisi terjauh dari pusat kota AQSHO… hehehe…..)

        mereun tiasa disebat suburb upami kitu teh? leres teu yeuh?

        المدينة (baca: kota Al madinah Al munawarah) ? nyang ini dereng diterangken kunaon da?

        @Oom NH
        Atau bejinih ajah, sesuai Al Qur’an versi sampean.. hehehe…
        “minal aqshol madinatin” = ujung kota-kotaan (=shifat ..😆 )

        hayo om haniif ki, aja obah-obah akh. aing pan cuman narosan om, tiasa teu dike’i al?

        Sitik-sitik wae yo! ok?

      • @Oom No Hearing😀
        . aing pan cuman narosan om, tiasa teu dike’i al?
        ___________________
        😀 aing oge liur ku otak syi’ah teh, kok bisa-bisanyah punya ide bijinih :“minal aqshol madinatin” 😆

        Daek silaing di tuduh ku aing, gara-gara syi’ah Name Here yang mengilhami orang untuk merubah ayat-ayat Al Qur’an, walaupun sesuai dengan qira’at tapi super ngawur karena tidak sesuai dengan Al Qur’an sejak jaman Nabi Muhammad s.a.w sampai dengan akhir jaman ?!

        Bwetulkah, golongan sampean (Name Here cs) yang membuwat huru-hara dalam khasanah Islam ?!

        عُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيمِ
        ‘Audzu billahiminasy syaithonir rojim
        Aku memohon perlindungan kepada Alloh dari godaan setan yang terkutuk

        إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِى بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِّلْعٰلَمِينَ

        Sekarang perhatikan… penulisan ayat Al Qur’an dibawah ini:
        ….

      • Name Here said

        😀 aing oge liur ku otak syi’ah teh, kok bisa-bisanyah punya ide bijinih :“minal aqshol madinatin”😆

        ah om haniifa teh sok kararitu nya. Ndak seru pan.

        Daek silaing di tuduh ku aing, gara-gara syi’ah Name Here yang mengilhami orang untuk merubah ayat-ayat Al Qur’an, walaupun sesuai dengan qira’at tapi super ngawur karena tidak sesuai dengan Al Qur’an sejak jaman Nabi Muhammad s.a.w sampai dengan akhir jaman ?!

        Ko isa-isane koyo ngono ki?

        Bwetulkah, golongan sampean (Name Here cs) yang membuwat huru-hara dalam khasanah Islam ?!

        Cigana mah om haniifa ngepas-ngepasken kana judul ieu mah. yawis, aing nu tartuduh syi’ah, panjenengan pambelana. sok atuh dilanjut, mangga.

        Sekarang perhatikan… penulisan ayat Al Qur’an dibawah ini:

        Baigian nu mana ai kudu diperhatiken teh? 29/47=0,61?

        Meningan nu ieu heula, المدينة (baca: kota Al madinah Al munawarah) ? nyang ini dereng diterangken da? hayo aya naon ieuh?

        Saeutik-saeutik wae nya?
        dah ma’em siang blom?

      • @Oom No Hung
        😀 hahaha…
        Baca atuh, definisi sendiri… jangan maksa orang lain… aya-aya wae.

        Kalo kagak salah nih yah, kalo aqsho ppake al,
        madinah teh kuduna diterapeun kana shifat,😆
        jadinye beginih dah: “minal aqshol madinatin”, ape bisa begituan juga?

        lain kana shifat, tapi LAUK SEPAT meureunan.. !!!

      • Dhama said

        Name Here : arab slenger … wkwkwk….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: