حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Berdialog dengan Jin dan Jun

Posted by حَنِيفًا on August 15, 2012

Assalamu’alaikum,

Yudhistira Adi

RASUL MEMUJI ALLAH TETAPI KENAPA UMATNYA MEMUJI RASUL?

Yudhistira Adi: Shalawat maknanya memuliakan. Apakah hanya membaca shalawat sebanyak2nya untuk memuliakan? Memuliakan nabi/rasul=mengikuti ajaran yg beliau sampaikan berupa wahyu (al-quran).


Tragedi Huy Edan : punten
(QS. Al Ahzab : 56)

Abdul Aziz Basyaruddin:  boleh jadi ummat Islam secara tidak sadar telah bermetamorfosa menjadi “AHLUL KITAB” yg menjadikan “nabi dan para ulamanya” menjadi tandingan2 Allah, sebagaimana terjadi pada penganut agama Yahudi dan Nasrani

Ahmad Jat’z Sparrow : Para Jamuro tdk sdr mereka telah dibelokkan pemahamannya oleh kaum yahudi

Yudhistira Adi :  ‎”Junjungan nabi besar kita…” kutipan awal kata2 seperti itu termasuk best seller di kalangan kita! Bukankah yg harus dijunjung tinggi itu ALLAH? Skali lg shalawat=memuliakan. Memuliakan nabi/rasul=mengikuti wahyu yg disampaikannya. Di surat 2/156,157 orang beriman pun dapat shalawat dari Tuhannya. “shalawatu mirrobbihim”..
  • Yudhistira Adi : ‎2/136, 2/285, 3/84 bahwa orang beriman tidak membeda2kan nabi dan rasul. Justru yg membedakan termasuk “kafir sesungguhnya”(4/150,151,152)
  • Handi Yawan -> ‎Yudhistira Adi makna dari Ayat2 diatas ialah bahwa ajaran para Nabi sejak Adam hingga Nabi Muhammad adalah sama, yakni islam yang seperti kita terima dari Nabi Muhammad.
  • Yudhistira Adi : Betul pak handi, 3/19 Din disisi Allah ialah Islam.
  • Anas Marsudi :  Hmm. Ternyata memang susah untuk meluruskannya kembali. Saya pun ini lagi diserang, padahal cuma minta disebutkan dasar petunjuknya saja di dalam Al Quran dari muslim lain yang hanya menyebutkan hadist sebagai dasar ritual mencium hajar aswad.Ada benarnya kalau pernah ada yang menyebut bahwa mungkin 1500 tahun lagi Nabi Muhammad akan diperlakukan sama seperti Nabi Isa yang disembah dan di tuhankan. Atau mungkin justru akan lebih cepat lagi.?

  • Bung Gedang : sekarang saja yg sering disampaikan adalah sabda nabi
  • Handi Yawan :  Benar! banyak pembenaran perkataan ALLAH disebut Firman, Kalo Nabi Sabda. Kalo orang mungkin “berkata”, padahal maknanya semua sama. Oleh sebab itu Al Quran menjelaskan bahwa perkataan ALLAH ialah Hadist! Hanya perkataan ALLAH saja yg harus kita imani.
  • Anas Marsudi :  Adakah yang ingat ayat tentang mengucapkan salam kepada ahli kitab/non muslim meskipun bermaksud pergi untuk menghindar dari mereka.? Terimakasih sebelumnya.
  • Yudhistira Adi : ‎28/55 : Dan ketika mendengar omong kosong (lahwa) bepaling daripadanya, dan berkata: “Bagi kami amal kami dan bagi kamu amal kamu, ”Salaamun alaikum”, (keselamatan atasmu), tidaklah kami mencari orang-orang bodoh.
  • Yudo Gintoro :  Om yudhis disini tatarane jangan membedakan tapi tiap umat punya nabi masing2 n Nabi dari tiap2 umat akan membawa syafaat besok di hari kiamat ketika di padang mahsyar jadi dengan memperbanyak shalawat akan menolong kita kelak
    Ketika Allah n malaikat bershalawat pa cukup manusia yag banyak dosa bersholawat henya ketika sholat? seribu shalawat mgkin akan masih jauh dari kurang……. untuk bisa bertemu dengan Allah maka tirulah nabimu (junjunglah nabimu) untuk bisa bertemu Nabi ketika bsk kiamat aj tidak mudah masak lagsg mau ktm Allh
    mas Ahmad: ente yang salah justru ajaran NU yag paling susah ditembus ajaraan yahudi sama paham Wahabi (radikal). Sekarang ini banyak aliran yg menganggap kelompok mereka yg palig benar n yg lain salah bhkan kafir bahkan halal darahnya apa ini yg dinamakan Rahmatan lil `alamiin
  • Yudo Gintoro :  Om yudhis: ajarn dari nabi Adam hingga Muhammad yg benar mengajarkan Tauhid (ketuhanan) klo Islam Turun sejak Nabi Muhamad “Pada hari ini telah Aku tus kamu (Muhamad) dan telah Akku sempurnakan agama…….
  • Yudo Gintoro : Innallah wa malaaikatahu yusholuna `allanabi….
    Sesungguhnya Allah dan para Malaikat bershalawat atas nabi…..
  • Yudo Gintoro :  Setelah Allah dan malikatNya bersholawat (yusholuna) secara tata bahasa berarti sudah melakukan disusul ayat perintah Yaa ayyuhalladziina aamanuu Sholluu `alaihi wasallimu tasliimaan
    ini merupakan satu-satunya ibadah yang sebelum Allah memberi perintah (Shollu=fi`il Amr=kata perintah), Allah melakukannya dahulu klo ibadah yang lainnya cuma perintah aja. Hal ini mengindikasikannya begitu pentingnya shalawat selain memberi syafaat besok di hari kiamat Shalawat juga salah satu syarat diterimanya doa
  • Yudo Gintoro : Kenapa Penting? Karena Allah aja mau memuji Rosul
    Allahumma sholli `alaa sayyidinaa Muhammad……
  • Yudo Gintoro :  Sapa bilang sholawat hanya untuk nabi Muhammad besok di hari kiamat tidak ada yg namanya syafaat kecuali dari Nabi masing2 sebagai orang Islam untuk mendapat syafaat adalah Sholawat
  • Yudo Gintoro :  Dalam Islam dikenal adanya dua kalimat syahadat yaitu syahadt tauhid yag satu kenabian lha nabi ente sapa mas MS
    Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. ”.(QS.Al-Ahzab(33):56).Ayat diatas jelas menunjukkan bahwa Allah menyuruh kita, umatnya, untuk menghormatinya. Bahkan Allah dan para malaikatpun bershalawat untuk nabi! Dalam arti Allah dan para malaikat ridho’; memuji dan puas atas apa yang diperbuat Rasulullah saw. Ini adalah perintah yang tertulis dalam Al-Quran. Jadi tidak alasan apapun yang dapat digunakan agar kita tidak bershalawat untuk Rasulullah, untuk tidak mengagungkannya sebagaimana layaknya manusia yang pandai berterima-kasih atas jasa-jasa yang tak terhitung banyaknya dalam memperjuangkan dan mempertaruhkan seluruh waktu dan hidupnya agar ajaran Islam bisa sampai kepada kita hingga detik ini.

Ini adalah bagian penting dari ajaran akhlak dan adab yang tinggi. Agar umat Islam pandai menghargai jasa dan pengorbanan seseorang. Agar umat pandai bersyukur atas nikmat yang diberikan-Nya.

Disamping itu bunyi kalimat dalam syahadatpun jelas. Kita mengakui dan mengagungkan Muhammad saw sebatas seorang utusan Allah, tidak lebih. Begitu pula yang dicontohkan Rasulullah. Beliau hanya menyuruh kita bershalawat, mendoakan beliau dan keluarganya agar keselamatan dan keberkahan senantiasa dilimpahkan kepadanya sebagaimana Allah swt memberkahi nabi Ibrahim dan keluarganya. Tidak berlebihan bukan?

Apalagi bila kita perhatikan sejumlah ayat-ayat Al-Quran yang menunjukkan bagaimana Sang Khalik sendiri begitu memperhatikan, melindungi serta menyayangi Muhammad saw, sang kekasih, rasul pilihan yang amat dicintai-Nya.

” Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari. Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar”. QS.Al- Hujurat(49):2-3).

” Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan mela`natinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan” .(QS.Al-Ahzab(33):57).

Bila Allah swt saja begitu mengistimewakan dan melebihkannya dari yang lain dan bahkan jelas-jelas menyuruh kita menghormati dan meninggikannya mengapa pula kita harus mencari berbagai alasan dan pembenaran agar kita tidak mengagungkannya apalagi enggan menjadikannya contoh dan keteladanan?

” Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis, berkat ni’mat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila. Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung” ( QS.Al-Qalam (68):1-4).

” Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”.( QS. Al-Ahzab(33):21)

Ali ra. berkata: Rasulullah Muhammad saw bersabda: “Orang bakhil (kikir) yaitu yang disebut namaku kepadanya lalu ia tidak membaca shalawat untukku.” (HR. At Tirmidzi)

  • Rofiq Iqbal :  mas YG perlu diketahui bahwa rasulullah yg dimaksudkan pada ayat tersebut bukan hanya nabi muhammad, tetapi seluruh rasul.. sbelumnya anda harus mengetahui dulu definisi rasul dengan benar (menurut al quran), krn definisi rasul yg kebanyakan beredar menyimpang dr al quran
  • Yudo Gintoro : setau ane orang Islam Nabinya Muhammad sangat wajar orang Islam bershalwat atasnya agar dapat syafaat
    Ntu ayat alqur`an diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad untuk pengikutnya dan kemudian disempurnakan melaui ayat yg brbunyi” bahwa pada hari ini telah aku utus kamu (Muhammad) sebagai nabi yg terakhir dan telah aku sempurnakan agama bagimu (Islam) Suri tauladan Nabi Ibrahim dilakukan Umat Islam ketika musim haji dan Qurban Suri tauladan setau ane ada lima suri tauladan dari Nabi NUH, IBRAHIM, MUSA, ISA, dan MUHAMMAD kesabaran kelima nabi ini yg dicontoh umat Islam yg ditutup Nabi Muhammad nabi yang terakhir, Nabi Muhammad melakukan haji klo bukan mencontoh dari nabi Ibrahim lalu mencontoh sapa lagi sebagai Uamt Islam cara haji ntu tertera pada Nabi MUhammad
  • Yudo Gintoro :  Makanya kelima Nabi ntu dikenal dengan julukan Nurul `ilmi (mungkin ada yg lebih tau dalam hal ini)
  • Rofiq Iqbal :  ayat tersebut tidak boleh berdiri sendiri, harus dikorelasikan dg ayat lain agar mendapat hakikat yg sebenarnya. dan juga dlam ayat 5/3 tidak ada kata – kata yg bilang “menyempurnakan kitab sebelumnya”mungkin seperti ini kronologinya:

    29/48 sebelum menerima whyu muhammad blm pernah membaca, menyampaikan, maupun menerima wahyu
    42/52 di ayat ini dijelaskan nabi mulai menerima wahyu
    5/3 barulah di ayat ini dijelaskan kalau wahyu yang diberikan pada muhammad sudah tamat, alias selesai yakni selama 23 tahun

    yg harus diperhatikan, al quran sudah ada sejak dahulu 26/96 21/24
    dan membenarkan kitab yg terdahulu, BUKAN menyempurnakan..
    5/48 al quran “membenarkan” kitab sebelumnya
    5/46 injil “membenarkan” kitab sebelumnya, yaitu taurat

  • Yudo Gintoro :  Klo ini beda pendapat antar membenarkan dengan menyempurnakan Alqu`an mang ada sejak dahulu tapi diturunkan hanya kepada Muhammad kenapa menyempurnakan ibadah sholat puasa zakat haji dilakukan oleh semua nabi tapi pnyempurnaan sholat diturunkan kepada nabi Muhammad ketika isra` mi`raj ibadah kurban dilakukan sejak Adam, Adam sholat sehari seribu rekaat haji dilakykan nabi Ibrahim yg kemudian peribadatan tadi disempurnakan/dikodifikasi/di MOU kan kepada Muhammad melaui ilmu fiqih dan itu adalah ayat yg terakhir untuk nabi Muhammad berarti nabi Muhammad sudah habis masa dakwahnya yg akhirnya ketika Nabi Muhammad menyampaikan Wahyu tersebut Para sahabat banyak yg menangis karena Nabi akan meninggal dengan berakhirnya ayat tersebut dan sebelumnya nabmelakukan Haji Wada`(Haji Perpisahan)
  • Handi Yawan=> ‎Yudo Gintoro Perhatikan ayat di bawah ini:
    subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiruMaha Suci DIA yang memperjalankan (memi’rajkan) hamba-NYA suatu malam dari Masjidil Haraam ke Masjidil Aqsha (1) yang KAMI berkahi kelilingnya (2) agar KAMI perlihatkan padanya dari Ayat-ayat KAMI. Bahwa DIA mendengar lagi melihat [QS 17;1]

Ket:
1 = di planet Muntaha
2 = Muhammad

Ini adalah ayat mengenai kabar Nabi Muhammad di mirajkan oleh ALLAH, yakni untuk diperlihatkan ayat-ayat (tatasurya) agar Beliau menjadi tahu (bashir).
Tidak satupun ayat pada AL Quran yang mengakabarkan miraj Nabi Muhammad untuk perintah menjemput Shalat.
Miraj Nabi terjadi pada masa 11 th kenabian beliau. Jauh sebelumnya Nabi telah melakukan shalat 5 waktu sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Ibrahiim dan Nabi2 lainnya.
Bacaan shalat yang kita lakukan lima waktu adalah ajaran Nabi Ibrahim, dilaksanakan oleh Nabi Muhammad untuk menajdi teladan bagi kita sebagai umatnya sampai akhir zaman ketentuan ini tidak pernah berubah!

Maka itulah arti dan maksud ayat yg dimuatkan oleh Yudhistira Adi di atas 2/136, 2/285, 3/84 bahwa orang beriman tidak membeda2kan nabi dan rasul. Justru yg membedakan termasuk “kafir sesungguhnya”(4/150,151,152)

  • Yudo Gintoro : akan sangat mudah menjawabntu selama kita memergunakan akal sehat, naluri yang benar, dan pandangan salafunas-salih.
    Di antaranya adalah:
    1. Dengan mencermati ayat Alquran surat al-Baqarah ayat 238 yang berbunyi, ”
    “Jagalah shalat-shalat tersebut dan salat pertengahan (al-wustha).” (QS al-Baqarah: 238).
    Kata shalawat (shalat-shalat) pada ayat di atas berbentuk jamak atau plural yang dalam bahasa Arab berjumlah tiga atau lebih. Kemudian ia ditambah dengan shalat wustho (shalat pertengahan). Jadi kalau mencermati ayat di atas berarti Allah paling tidak menyuruh untuk menjaga empat shalat. Namun kata pertengahan menunjukkan posisinya berada di tengah. Jika hanya empat maka tidak ada yang ditengah. Sehingga agar ada yang peris di tengah berarti minimal jumlahnya lima. Dari sini saja dapat diketahui kelemahan logika mereka yang mengatakan bahwa shalat hanya dua waktu, tiga waktu dan seterusnya. Ini secara logika sesuai dengan makna bahasa yang ada.
    2. Melihat QS ar-Rum ayat 17- 18 yang berbunyi,(Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh. Dan bagi-Nyalah segala puji di langit dan di bumi dan di waktu kamu berada pada sore hari dan di waktu kamu berada di waktu Zuhur).Menurut Ibnu Abbas ra (mufassir dari kalangan sahabat yang mendapat doa khusus dari Nabi saw agar diberi pemahaman dan kemampuan takwil), menurut beliau maksud dari bertasbih pada ayat tersebut adalah shalat. Jadi shalatlah kamu kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari (Maghrib dan Isya), dan ketika berada di waktu subuh,ketika berada di waktu sore (asar) dan ketika berada di waktu zuhur(HR Ibn Jarir). Dengan demikian jumlahnya lengkap menjadi lima waktu.3. Merujuk pada ayat al-Quran surat al-Hasyr ayat 7 yang berbunyi,(Maka apa yang dibawa Rasul kepadamu ambillah dan apa yang dia larang tinggalkanlah)Ayat di atas jelas menyuruh kita untuk mengambil semua yang diajarkan oleh Rasulullah saw; terutama dalam masalah ibadah mahdah; dan lebih khusus lagi terkait masalah shalat. Sebab Rasul saw bersabda, “Shalatlah kalian sebagaimana melihatku shalat.”Nah terkait dengan itu Rasulullah saw menyebutkan kewajiban shalat lima waktu dalam sejumlah hadits. Di antaranya beliau bersabda, “Bagaimana Menurut kalian seandainya ada sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian di mana dia mandi di dalamnya setiap hari lima kali, apakah masih ada kotorannya yang tersisa sedikit pun?” Mereka menjawab,”Tidak ada kotoran yang tersisa sedikit pun.” Rasulullah saw bersabda, “Begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapus kesalahan-kesalahan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

    Jadi kalau kita mau menelaah ayat-ayat di atas secara tulus, benar, dan dengan pemahaman yang sahih seperti yang menjadi pegangan para sahabat, tabiin, dan seterusnya di mana mereka melaksanakan shalat lima waktu seperti yang diwajibkan, insya Allah kita akan selamat dari pemahaman sesat

  • Yudo Gintoro : Mas Handi apa mungkin klo bacaan sholat sekarang ini adalah ajaran nabi Ibrahim sedangkan didalamnya ada Sholawat atas nabi Muhammad padahal kenabian nabi Muhammad tertulis dalam kitab Injil lha masuk akal gk sih? Klo sholat dari nabi Adam sudah sholat makane sebagai umat Muhammad yg dicontoh cara Nabi Muhammad sholat “Shalatlah kalian sebagaimana melihatku shalat”
  • Yudo Gintoro => Mas Rofiq Iqbal: Yang membedakan antara Islam yang dibawa Nabi satu dengan lainnya hanyalah dalam syari’atnya. Diantaranya ada yang telah dihapus dalam syari’at Nabi Muhammad, dan ada sebagian yang masih dilestarikan sampai sekarang. Diantara yang dihapus adalah syari’at yang dibawa Nabi Musa bahwa sholat harus dilaksanakan di tempat yang khusus didirikan untuk sholat yang disebut showma’. Dan juga syari’at menikah antar saudara kandung yang dibawa oleh Nabi Adam. Sedangkan yang masih dilestarikan adalah syari’at Nabi Yusuf tentang tabarruk dengan peninggalan beliau yang direkam dalam Qur’an surat Yusuf ayat 93:
    Selain itu, juga bid’ah yang dijalankan oleh umat Nabi Isa yang menjadikan diri mereka sebagai pendeta dengan menyendiri untuk beribadah, tidak menikah, dan lain-lain yang mereka lakukan demi memperoleh ridlo Alloh padahal hal itu belum pernah diajarkan oleh Nabi Isa. Dari ayat ini, para ulama’ mengatakan bahwa bid’ah itu ada juga yang hasanah yang diridloi Alloh dan hukum ini berlaku hingga kini. Cerita ini terdapat dalam surat Al-Hadid ayat 27 yang berbunyi:Telah banyak diketahui oleh masyarakat luas bahwa seluruh Nabi yang ada itu menganut agama yang dibawa oleh Nabi Ibrohim (dengan kata lain agama mereka sama dengan agama Nabi Ibrohim). Sedangkan dalam Qur’an telah disebutkan bahwa Nabi Ibrohim bukanlah penganut agama Yahudi maupun Nashrani, melainkan seorang muslim tulen. Allah berfirman dalam surat Ali Imron ayat 67اOleh karena itu semua, Alloh menyebutkan bahwa satu-satunya agama yang diridloi Alloh hanyalah agama Islam, bukan agama Yahudi maupun Nashrani. Hal ini tertera dalam ali imron ayat 19 dari hal di aas sudah jelas Islam datang untuk menyempurnakan klo membenarkan (secara hukum) berarti kawin dengan saudara kandung boleh donk (syariat nabi Adam) tetapi klo dengan kata menyempurnakan maka akan ketemu rumus tersebut di atas
  • Anas Marsudi :  Hmm. Gimana nih, padahal dalam QS
    17:77 ketetapan Alloh itu kan tidak ada perubahan.? Sedangkan QS 43:13 juga ada larangan agar jangan memecah-mecah syariat Nuh, Ibrahim, Isa dan Muhammad kan.?
  • Yudo Gintoro :  Tolong dibaca lagi ayatnya untuk menfsirkannya tidak bisa cuma satu ayat tapi dari ayt 9-13
    Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa orang-orang kafir pun mengakui bahwa pencipta langit dan bumi beserta isinya adalah Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana, namun demikian mereka menyembah selain Allah dan mengingkari kekuasaan-Nya untuk membangkitkan (ummat manusia)
    Kemudian Allah merinci ciptaan-ciptaan-Nya yang menunjukkan sifat-sifatnya:
    • Sifat pertama: Al-Kholiq. Dia Pencipta langit dan bumi. Para Ahli teologi menjelaskan bahwa perbuatan pertama Allah adalah mencipta. Oleh sebab itu Allah memulai dengan menyebut diri-Nya sebagai Pencipta. Hal ini jika kita menafsir kan kata “Khalq” dengan “Ihdats dan Ibdaa’ “.
    • Sifat Kedua: Al-Aziz yang berarti Yang Menang (al-ghaalib), Yang mengungguli, dan yang menghasilkan kemapanan, yaitu, kekuasaan (qudroh). Al-Aziz adalah kekuasan (kemampuan) yang sempurna.
    • Sifat ketiga: Al-Aliim, yaitu, yang menunjukkan kesempurnaan ilmu. Kesempurnaan ilmu dan kekuasaan jika terintegrasi dapat membuat seseorang mempu menciptakan apa pun. Oleh sebab itu Allah menyifati diri-Nya dengan kedua sifat ini.
    • Sifat keempat: Dia yang membuat untukmu bumi sebagai “mahdan” (terhampar seperti karpet). “Mahdan” mengandung pengertian bahwa ia diam, tenang, bisa dimanfaatkan untuk pertanian dan pembangunan untuk menutup aib orang-orang yang hidup dan yang mati. “Mahdan” juga mengandung pengertian sebagai tempat beristirahat bagi bayi . Bumi dibuat seperti “mahdan” karena banyaknya peristiwa istirahat di atasnya.
    • Sifat kelima: Dia yang membuat jalan-jalan untukmu diatas bumi. Maksudnya, bahwa manusia bisa memanfaatkannya hanya jika dia bisa bepergian dari satu negeri ke negeri yang lain dan dari satu iklim ke iklim yang lain. Hal ini karena Allah menyediakan jalan-jalan ini dan meletakkan di atasnya tanda-tanda khusus karena jika tidak demikian, maka manusia tidak bisa mengambil manfaat.Kemudian Dia berfirman, “Agar kalian mendapat petunjuk”. Maksudnya, pertama, agar kalian bisa mengambil petunjuk dalam hidup. Kedua, agar dapat petunjuk kepada kebenaran dalam agama.
    • Sifat keenam: Dia yang menurunkan dari langit air dengan kadar (ukuran) kemudian Kami hidupkan negeri yang mati. Di sini ada beberapa uraian: Pertama, Secara eksplisit bahwa air turun dari langit. Atau turun dari awan. Disebut turun dari langit karena setiap yang ada di atas kita adalah langit. Kedua , yang dimaksud dengan kadar adalah bahwa air turun dari langit sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan oleh suatu tempat tanpa lebih atau kurang, tidak seperti yang diturunkan kepada ummat nabi Nuh tanpa kadar yang pas sehingga menenggelamkan mereka, tetapi diturunkan dengan kadar yang pas sehingga menjadi sumber kehidupan bagi kita dan binatang ternak kita. Ketiga, firman-Nya, “Kami hidupkan dengannya negeri yang mati.” Negeri yang gersang tidak ada tumbuh-tumbuhan, lalu Kami hidupkan ia. Itulah ‘isnyaar’.
    ” Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan…” Dalam hal ini ada 4 pendapat:
    • Pertama, golongan-golongan seluruhnya. Ini pendapat Said bin Jabir.
    • Kedua, pasangan-pasangan dalam binatang: jantang dan betina. Ini pendapat Ibnu Isa.
    • Ketiga, Pasangan-pasangan seperti musin hujan dan musim kemarau, siang dan malam, langit dan bumi, matahari dan bulan, surga dan neraka. Ini pendapat Al-Hasan.
    • Keempat, pasangan-pasangan semacam pergantian yang terjadi pada manusia antara kebaikan dan kejahatan, iman dan kufur, kaya dan miskin, sehat dan sakit.
    “… dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi.” Yang dimaksud binatang ternak ada dua pendapat. Pertama, Unta dan sapi, pendapat Said bin Jabir. Kedua, Unta saja, pendapat Mu’adz.
    “… dan supaya kamu mengucapkan: “Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya.” Kata “Muqrinin” mempunyai 3 pengertian. Pertama, Mengontrol. Ini pendapat Akhfasy. Kedua, bandingan dalam kekuatan, pendapat Qatadah. Ketiga, menanggung. Ini pendapat Ibnu Abbas.
    Ayat ini menggambarkan dengan jelas sikap inkonsistensi orang-orang musrik. Allah menggambarkan sikap orang-orang musyrik yang mengakui bahwa pencipta langit dan bumi adalah Allah, namun demikian, mereka menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. Ini inkosistensi. Sikap inkonsistensi ini bisa saja terjadi pada kasus-kasus yang lain.
    Kalau kita kaji urutan-urutan logis bagaimana ayat-ayat ini disusun, kita akan sampai pada suatu kesimpulan bahwa Allah tidak menghendaki sikap inkonsistensi ini terjadi pada kasus hubungan antara Sang Pemberi nikmat dan penerimanya.
    Pada bagian (surat) lain dalam Al-Qur’an Allah menjelaskan bahwa jika kita berusaha untuk menghitung nikmat-Nya niscaya kita tidak akan dapat menghitungnya. Dari sekian nikmat yang tak dapat dihitung itu, pada ayat-ayat di atas, Allah merinci nikmat-nikmat-Nya mulai dari yang ada di langit berupa hujan, yang ada di darat berupa bumi yang subur oleh tumbuh-tumbuhan dan hidup hewan-hewan, hingga yang ada di lautan berupa kapal-kapal yang berlayar di atas laut. Lalu ayat-ayat ini ditutup dengan seruan agar kita mengingat nikmat-nikmat itu dan mengakui kemurahan-Nya dengan berucap, “Maha Suci Allah yang telah menaklukkan ini semua untuk kita.”
    Jika dikaji dari sudut pandang yang lain kita akan menemukan pemahaman yang menakjubkan. Nikmat Allah, ternyata, bukan saja yang ada di langit, darat, dan laut. Tetapi juga termasuk kenikmatan yang yang kita rasakan ketika kita memanfaatkan media komunikasi dan transportasi. Pada ayat di atas ada isyarat akan terciptanya alat komuniasi dan transportasi.
    Kata “subul” (jalan-jalan) dalam ayat di atas bukan saja berarti jalan yang ada di darat, tetapi juga termasuk rute laut dan udara, kanal, railway, dan airway. Juga termasuk dalam pengertian “subul” adalah media komunikasi berupa telepon, internet, dan infrastruktur lainnya.
    Sedangkan kata “an’aam” (binatang ternak) dan kata “fulk” (kapal laut) merupakan representasi dari media transportasi. “An’aam” berarti media transportasi tradisional berupa: Kuda, Unta, sapi, kerbau, gajah, dan lain-lain. Adapun “fulk” merupakan representasi dari transportasi modern yang menggunakan teknologi.
    Domistikasi (penjinakan)binatang dan invensi (penemuan) teknologi membutuhkan skill dan kejeniusan pada manusia, yang itu semua merupakan anugerah dari Allah.Bahkan kata “Azwaaj” (pasang-pasangan), kalau pengertiannya diperluas mencakup semua pasang-pasangan yang ada pada manusia, binatang, dan mungkin pada benda-benda lain yang mungkin kita tidak tahu. Di udara misalnya, ada pasangan antara energy positif dan negatif, yaitu, positive electricity dan negative electricity seperti pada kasus terjadinya petir.
    Pada unsur terkecil sekalipun, seperti atom, di dalamnya terdapat pasang-pasangan berupa proton dan electron. Subhanallah! Luar biasa ciptaan Allah!, Wallaahu khoirur rooziqiin
  • Yudo Gintoro : Nah untuk surah 17:77 tolong dibaca asbabun nuzulnya dan jagn cuma satu ayat tapi dari ayat 73 sampai 77 “Pada suatu waktu kaum musyrikin berkata: “wahai Muhammad para Nabi itu bertempat tinggal disyam, mengapa kamu bertempat tinggal di madinah? Pada waktu itu Rasulullah saw hampir melaksanakan saran orang-orang musyrik, Allah swt menurunkan ayat ke 73-77 Al-Isra’ yang memberitahukan kepada Rasulullah tentang maksud jahat kaum
  • Yudo Gintoro :  menggunakan kata Sunah (ketetapan) tapi maknanya lain ketetapan disini adalah ketetapan terhadap situasi bermasyarakat saat itu Nabi menetap di Madinah ehe gitu bang jadi untuk menafsirkan ayat juga ada ilmunya
  • Anas Marsudi :  Owh. Gitu yaa. Kalau ada ayat yang gakda Asbabun Nuzulnya, terus pake ilmu apalagi.?
  • Yudi Terrorzone : lha iya…pdhl tdk tiap ayat ada asbabun nuzulnya.manusia sekarang sdh merasa lbh pandai drpd Allah yg menciptakannya..?!
  • Handi Yawan => ‎Yudo Gintoro
    Mas Handi apa mungkin klo bacaan sholat sekarang ini adalah ajaran nabi Ibrahim sedangkan didalamnya ada Sholawat atas nabi Muhammad padahal kenabian nabi Muhammad tertulis dalam kitab Injil lha masuk akal gk sih?Tanggapan
    Makanya yg dipake jangan cuma akal! He…he..he… sambil becanda XD“TUHAN kami jadikanlah kami Muslim untuk-MU. Dan dari keturunan kami jadi ummat Muslim untuk-MU. Dan perlihatkanlah pada klami cara pengabdian kami, beri tobatlah atas kami, bahwa ENGKAU pemberi tobat penyayang [QS 2/128]Pada ayat 2/128 Nabi Ibrahim memohon kepada ALLAH agar diperlihatkan/diajarkan bagaimana cara melakukan shalat. Kemudian Ibadah ini diperintahkan kepada Nabi Muhammad dan kepada kita semua sebagaimana dimaksud pd ayat 16/123 dan 45/18
    Jadi selain Al Quran dijadikan korektor shalat lima waktu kita selama ini yg telah dilakukan oleh para Nabi sejak adam sampai Nabi Muhammad adalah sama, Sama dalam cara ritual, rakaat, bacaan, maka dalam hal ini ada tambahan sunah Nabi Muhammad sebagai teladan bagi umatnya sampai generasi sekarang dan sampai akhir zaman.
    Pembacaan Shalat pd umumnya berasal dari Firman ALLAH yang tercantum dalam Al Quran, diatur oleh Nabi Muhammad sebagai Uswah Hasanah, ditambah dg shalawat Nabi sewaktu duduk terakhir dari rakaat kedua atau sebelum mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.
    Demikian pula tentunya dua kalimat shahadah yang diucapkan sewaktu Azan. Demikian pula hal-hal tsb berlainan bunyinya yang dibaca orang dulu menurut nama Nabi-nabi pada zamannya masing-masing.YG
    Nah untuk surah 17:77 tolong dibaca asbabun nuzulnya dan jagn cuma satu ayat tapi dari ayatTanggapan
    Al Quran sengaja ALLAH turunkan bukan karena ada sebab (Asbabun Nuzul), tapi Al Quran diturunkan oleh ALLAH kepada Nabi Muhammad sebagai bimbingan langsung kepada Nabi. Oleh sebab itu, selanjutnya Al Quran disusun oleh Nabi berdasarkan hirarki bukan history,
    Yang membutuhkan sebab (Asbabun Nuzul), hanyalah buku-buku karangan manusia sebagai tuntutan pada kondisi yang terjadi pada zamannya. Sedangkan Al Quran tidak bersifat temporal dan berlaku sampai akhir zaman.YG
    menggunakan kata Sunah (ketetapan) tapi maknanya lain ketetapan disini adalah ketetapan terhadap situasi bermasyarakat saat itu Nabi menetap di Madinah ehe gitu bang jadi untuk menafsirkan ayat juga ada ilmunya

    Tanggapan
    Menafsirkan ayat hukumnya sesat!
    Firman ALLAH adalah irrasional, mustahil akal manusia yg dhaif mampu menafsirkan Firman ALLAH dan dengan metoda demikian kita menempatkan diri lebih memahami maksud firman ALLAH daripada ALLAH sendiri sebagai Sang Khalik.

    Jadikanlah Al Quran sebagi Hudan (petunjuk) yang menerangi akal. Bukan menerang-nerangkan (menafsirkan) Al Quran dg akal yg dhaif. Dengan cara mengubah arah berpikir seperti ini berarti kita telah berpikir secara Qurani dan dijamin akan meluruskan akal. Itulah siratal mustaqim, yakni jalan yg meluruskan akal.

  • Yudo Gintoro :  bang Anas mang ada ya ayat yang gk ada asbabun nuzulnya (ini tanya beneran lho ehe)
  • Yudi Terrorzone : coba dibuka aja alqur’annya.lalu dicek aja ayat2nya.kira2 disemua ayat itu ada asbabun nuzulnya?kan ternyata banyak ayat yg tdk ada asbabun nuzulnya
  • Munawir Gadzali :  ALLAH juga memuji/bershalawat kepada rasul
  • Yudhistira Adi : Allahpun di 2/156, 157 jg bershalawat untuk orang beriman tdk hanya rasul! Liat ayatnya “sholawatu mirrobihim”. Shalawat=kemuliaan. Umat memuliakan nabinya tdk pengkultusan dan penyekatan tetapi mengikuti apa yg disampaikan, yakni wahyu dari Allah yg satu.
  • Munawir Gadzali : nah,…itu Anda uda tauu
  • Yanti Mahanum :  memuliakan TIDAK=memuji,karena pujian hnya untuk Allah 1/2
  • Sabila Olshop Elektronik :  Katakanlah : ” Apakah kamu mengajar ALLAH dengan agamamu ?? ( aturanmu / tatananmu )…49/16, krn secara tidak sadar seolah2 ALLAH itu harus belajar dulu kpd bngsa manusia utk membaca sholawat, padahal kalimat yushollu (sholawat) itu masih dlm bntuk asli dr bahasa arab alquran..knp dr rangkaian kalimat di 33/56 hanya kalimat yushollu “sholawat” yg tidak diterjemahkan / dimaknai..Ada maksud n 7an apa sesungguhnya??..
  • Yudo Gintoro :  Dalam metodlogi hukum Islam/ulumul qur`an/ takhrijul hadits sangat berbeda dalam dengan metodologi Hermeneutik
    dalam tataran syariat manusia butuh dan wajib memuji rosul aya tjelas disitu tertulis Fiil Amr (Syariat) tapi klo dah mpe hakikat apalgi ma`rifat tujuan utama manusia adalah bertemu Allah bukan Nabi tapi sebagai manusia yang tidak luput dari Dosa pantaskah tidak memuji Rosul untuk mendapat syafaat di hari kiamat besok kecuali klo kita merasa sudah bersih suci apalagi sudah wahhdatul wujud
  • Yudo Gintoro => Yudhis: tapi ayat tersebut tidak memansukhkan ayat tentang perintah Allah untuk bershalawat bukan? (Fiil Amr)
  • Yanti Mahanum :  berShalawat=memuliakan to?hmm..yg artinya mengikuti nabi skaligus rosul.apa yg diikuti?ya wahyu, ya alqur’an.alhamdulillahirobbil’alamin..dr nabi jg to itu?trus kl ga salah di 39/44 nabi diperintah Allah untk mengatakan “hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya…itu lisannya nabi muhammad lho pak yudho..sy jg krg paham,metode hermeneutik itu persisnya ky apa ya?:-)
  • Yudo Gintoro :  Kalo semua syafaat kepunyaan Allah ntu dah tataran Ma`rifat, sebagai manusia biasa yang sering berbuat dosa, hati belum terjaga tentu butuh pertolongan Nabi besok di hari kiamat Klo Sholat malaam terjaga, puasa senin kamis tidak lewat, shodaqoh tiap hari, zuhud, wara` dah dilaksanakan ane ngalah dah gk usah butuh pertolongan Nabi.
    Hermeneutika
    Bahwa Al-Qur’an berfungsi sebagai sumber pengetahuan dan petunjuk. Agar fungsi strategis itu dapat teraplikasikan sesuai dengan tuntutan zaman, maka Al-Qur’an harus dipelajari dan diupayakan analisisnya. Untuk kebutuhan analisis dimaksud diperlukan adanya kerangka dasar yang relevan. Kerangka dasar tersebut terbentuk menjadi metodologi. Jadi, keberadaan sebuah metodologi dalam analisis ayat-ayat Al-Qur’an mutlak diperlukan.
    Seiring dengan dinamika intelektual manusia beserta tantangan-tantangan yang dihadapi semakin kompleks, maka perkembangan metodologi analisis Al-Qur’an merupakan suatu keniscayaan. Sebuah metodologi boleh jadi akan dirasakan usang oleh si pemakainya, sehingga akan diusahakan mendapatkan yang baru. Proses pencarian ini akan akan bermuara pada perumusan metodologi baru dan akhirnya pembaruan pun tidak mungkin dihindari.
    Dalam hal ini hermeneutika merupakan metodologi baru yang sedang aktual dibicarakan oleh para ahli. Di dalam realitasnya kehadiran hermeneutika telah memunculkan pro dan konra yang begitu sengit di tengah umat Islam.
    Kehadiran hermeneutika dalam jagad Ulumul Qur’an pada hakikatnya adalah sebuah tawaran baru yang berasal dari para ilmuan metodologi kontemporer dari berbagai displin ilmiah. Sebagai sebuah tawaran baru, tidak serta merta hermeneutika ini harus diadopsi atau ditolak mentah-mentah. Pemahaman yang serius, upaya trial and error, dan evaluasi yang berkesinambungan kiranya perlu dilakukan sebelum kemudian diputuskan apakah hermeneutika akan menggantikan Ulumul Qur’an ataukah ditolak seratus persen, atau sekedar menambah variable metodologi dalam Ulumul Qur’an yang selama ini telah established.
    Baik para ahli yang pro-hermeneutika maupun yang anti-hermeneutika memilki hak untuk memperjuangkan kebenaran yang mereka yakini, meskipun tentunya ketika perjuangan tersebut memasuki ruang publik, ada aturan-aturan tertentu yang harus dipatuhi, agar tidak terjadi hegemoni, diskriminasi maupun prilaku-prilaku tidak adil lainnya yang dilakukan oleh salah satu pihak. Karena diskusi hermeneutika pada hakikatnya merupakan wacana ilmiah-filosofis.
  • Djoko Wiranto :  Dalam Surat Al An’aam (6) Ayat 164, berbunyi sbb: “Qul aghairallahi abghi robba(n)w wa huwa robbu kulli syai’in, wa laa taksisibu kullu nafsin illa ‘alaiha. Wa laa taziru wa ziratu(n)w wizra ukhra tsumma ila robikum marji’ukum fayunabbi ukum bima kuntum fiihi takhtalifun(a)” Artinya: “Katakanlah, apakah aku akan cari tuhan selain ALLAH, padahal DIA TUHAN bagi tiap sesuatunya. Tiada yang dilakukan setiap – DIRI- kecuali UNTUKNYA, dan tiada yg berbeban memikul RESIKO orang lain. kemudian kepada TUHAN-mu tempat kembalimu, lalu DIA kabarkan kepadamu apa yang kamu perselisihkan”. Jelaslah dan simple gak pakai makrifat2an ga pakai pemahaman Hermeneutika2an gak pakai Ulumul2an dalam Ayat ini tak satupun manusia, Nabi sekalipun yg dapat memberikan syafa’at kecuali ALLAH. Makanya klo masih memahami Nabi bs memberikan syafa’at, yaah… itu asumsi mas Yudo ajalah, bukan bgt bro?
  • Yudo Gintoro :  ehe Pak Djoko lucu gak pake makrifat2an ga pakai pemahaman Hermeneutika2an gak pakai Ulumul2an……lha terus pake metode apa pak Klo gk dipake mubadzir lho pak ehe
  • Djoko Wiranto :  Ah ga jugalah dan tergantung pemahaman masing2, klo saya mah sederhana saja, klo gak masuk akal dan tdk logis ya ga usah dipakai aja, ntar malah kedodoran klo dipakai tp gak relevan. Semua teori itu adalah masih asumsi kok, setiap teori diawali dg metode. Alquran pun memiliki metode sendiri, yi bahwa setiap Ayat memberikan penjelasan thd Ayat yg lainnya, setiap Ayat mempunyai hubungan thd Ayat yang lainnya, dg demikian muncullah pemahaman2 yg dimaui ALLAH. Selama ini kt memahami Alquran utamanya dr Dept Agama, agak sulit dipahami krn banyak diselundupi oleh pemahaman2 di luar konteks Alquran itu sendiri. Banyak sekali para penerjemah tdk llagi menerjemahkan tapi dicampur adukkan dg penafsiran dari luar mis hukum2 Fiqhlah, dr Bibel lah dan banyak lagi. Salah satu contoh yg sederhana saja deh, Surat At Taubah Ayat 60, kata Innamal Shadaqotu diterjemahkan dg Zakat2 yg utk 8 asnaf itu. Belum lg kalimat yg 8 asnaf itu diterjemahkan secara tdk realistis dan utopia. Kan berbeda Shadaqah dg Zakat itu sendiri. Di sini saya bs memahami bhw penerjemah kekurangan info utk mencari perangkat pungutan Zakat menurut Alquran, maka dihantem kromo saja di At Taubah tsb. Terjemahan ini jg tendensius krn sdh terpengaruh dg Fiqh. Coba deh mas Yudo, cari Ayat2 ttg zakat di Alquran, anda tak akan menemukan satu Ayatpun bh Zakat itu peruntukannya apa…ya sdh ditaruh saja di Surat At Taubah Ayat 60 tadi pusing2 amat he he… Wah blm lagi yg lain uhh…masih banyak yg harus digugat deh. Tp kt sepakati saja bhwa tarjamah dr Dept Agama mesti hrs direvisi, sdh ketinggalan zaman, syukron
  • Karna Mustaqim : ‎”…Kehadiran hermeneutika dalam jagad Ulumul Qur’an pada hakikatnya adalah sebuah tawaran baru yang berasal dari para ilmuan metodologi kontemporer dari berbagai displin ilmiah…”terkait dengan pernyataan bahwa hermeneutika berasal dari berbagai disiplin ilmiah, saya sedikit mengoreksi saja, apa maksud yang ‘ilmiah’ dalam kalimat ini?

    Karena sebenarnya, yang hermenutis itu berkenaan dengan diterimanya hal-hal yang non-ilmiah tapi bukan berarti membicarakannya dalam konteks metafisika mistik2an.

    Saya agak kuatir dengan pemahaman rekan2 akan ‘hermeneutika’ yang melihatnya sebagai sebuah definisi dan metode per se.

  • Haniifa Rubi :  Rekan-rekan yang bicara ayat-ayat al qur’an tapi tidak tahu mujizatnya, sayah tunggu untuk bergabung disini…
    https://haniifa.wordpress.com/2012/07/14/mujizat-hukum-waris/

    haniifa.wordpress.com

    Assalamu’alaikum, Al Qur’an adalah rahmatan lil ‘alamin, oleh karena itu saya pr…Lihat Selengkapnya
  • Haniifa Rubi : ‎”RASUL MEMUJI ALLAH TETAPI KENAPA UMATNYA MEMUJI RASUL?”
    hahaha… siapa bilang umatnya memuji????? yang jelas mayoritas umatnya malah merendahkan, meremehkan dan menghinakan beliau (rasululloh) karena ummi diartiken sebagai buta huruf, buta matematika… huh, piye iki ?!
  • Karna Mustaqim :  dalam secangkir gelas, suatu kondisi bisa dimaknai dua arti. Yang satu mengatakan air tehnya diisi setengah gelas aja. Maka kondisinya dimaknai oleh orang tersebut sebagai berisi setengah gelas air teh.kemudian, orang yang baru datang duduk disebelahnya,”Wah, maaf, sudah lama menunggu? Saya terjebak macet di perempatan itu.”

    Orang pertama tadi kemudian berkata,”Gak lama, kok. Baru habis setengah gelas air teh-nya.”
    Dengan berkata begitu orang kedua yang baru tiba tadi menjadi merasa bersalah karena mempersepsikan bahwa temannya sudah menunggunya sampai menghabiskan setengah gelas air teh.

    Kemudian, kalau kita datang dan duduk berdekatan dengan mereka, tanpa mengetahui dan mengenal siapa kedua orang itu dan apa urusan mereka, kita melihat gelas air teh yang setengah itu.
    Maka dua persepsi bisa kita terima sama benarnya bahwa gelas itu berisi setengah dan atau gelas itu sudah kosong setengahnya.

    Demikian juga dengan ke-ummi-an Rasulullah. Ada yang mempersepsinya sebagai kebodohan, dan ada yang mempersepsinya sebagai kebijaksanaan. Wallahualam.

  • Yudi Terrorzone =>  ‎@karna mustaqim:rosululloh itu apa dan siapa?dan orang yg merendahkan rosul adalah orang2 yg membeda2kan rosul2 Allah.menjunjung tinggi satu rosul merendahkan rosul2 lain.gimana neh?
  • Karna Mustaqim :  orang-orang itu siapa, ya?
  • Yudi Terrorzone :  ya kalo saya meninggikan satu rosul ya saya termasuk tdk taat pd Allah
  • Karna Mustaqim :  itu berarti baru satu orang, siapa dan dimana orang-orang selain satu orang itu?
  • Yudi Terrorzone :  buanyak suwekali mas saudara2 kita yg membeda2kan antara rosul2 Allah.
  • Karna Mustaqim :  banyak sekali dalam asumsi kita sendiri, atau bagaimana? karena seringkali kita memakai kata ganti orang ketiga spt ‘mereka’ tetapi abstrak atau mereka dalam asumsi yang kita sendiri definisikan, tanpa merujuk kepada sesiapapun di luar sana.
  • Yudi Terrorzone :  ternyata diluaran sana buanyak saudara2 kita yg sampai saat ini mengkultus individukan seorang rosul.
  • Handi Yawan :  Bagimana kalo bikin voting saja?😄
  • Karna Mustaqim :  kalo soal pengkultusan, bukan cuma Nabi atau Rosul, Gus Dur aja dah ada pengkultusannya, bahkan jauh hari sebelum beliau almarhum.
  • Yudi Terrorzone  : nah itu jg.silahkan dipikir sendiri2.orang aja dikultus individukan.QS 5:103
  • Djoko Wiranto :  Masyarakat Islam sdh salah kaprah dari sononya, krn doktrinnya sdh mengajarkan pengkultusan. Memakai hadis Rasulullah yg berlebih2an saja sdh pengkultusan. Bukan saja ummat pada umumnya tetapi para Ustad, Kyiai ataupun yg dikatakan Ulama sekalipun jg sangat nyata pengkultusannya, lihat saja, yg sering kt dengar dlm ceramah2nya diberbagai Masjid2 dan media2 tema sentralnya mempuja-puji Nabi Muhammad mulu ketimbangan ALLAH yg mengutus para Nabi2, bukannya ALLAH yg menurunkan Al Quran yg dipuja-puji?? Saya ngeri menyaksikan ini semua,apakah mereka telah menyadari kekeliruan tsb? Wallahu’alam…
  • Yudi Terrorzone :  memang ustad kyai da’i atau apapun namanya,kebanyakan mereka malah memuji-muji rosul ketimbang Allah sbg sang pencipta…yah begitulah yg terjadi
  • Djoko Wiranto => Bung Haniifa Rubi dan bung Karna Mustaqim, sy kok tdk respek bhw ummi adalah temasuk buta matematik atau kebodohan. Keistimewaan ummi adalah memiliki daya ingat yg dahsyat…itulah Nabi kita Muhammad. Saya pikir sederhana saja bhw beliau memang buta huruf krn tdk pernah sekolah, mengingat keadaa beliau yg miskin sejak kecil telah ditinggalkan oleh ke dua orang tuanya, kmd diasuh oleh pamannya yg miskin pula.Maka ummi tdk perlu dimengerti dg pengertian yg lain2lah. Namun beliau telah melahap semua Ayat Alquran dalam benaknya akibat keistimewaan tsb. Dan sdh menjadi ketetapan ALLAH bhw Muhammad dipilih sebagai Nabi yg ummi.
  • Haniifa Rubi ‎=> @Mas Joko Wiranto: Alhamdulilah, kalau sampean tidak respek pada sayah (Haniifa) selama respek sama Nabi Muhammad s.a.w pada di titik point ini ternyata kita sama dunk..😀
    Pertama saya garis bawahi bahwa beliau mempunyai keistimewaan melahap semua ayat-ayat Al Qur’an.
    Mari kita flash back….
    Sejarah membuktikan bahwa masa kecil beliau dibesarkan dalam tatanan arab badawi, yaitu suatu suku arab yang enggan menerima perubahan baik dari segi kultur maupun BAHASA, padahal kita tahu bahwa Rasul menerima Al Qur’an dalam bahasa arabiyum mubin. (arab terang/jelas/ original).
    Sejarah juga membuktikan bahwa beliau adalah keturunan dari pembebas (kalau boleh dikatan sebagai Pendiri) bani Qurasy yaitu Qushay, so… amat sangat mustahil jika beliau tidak diberi pengajaran baca tulis dan hitung atau singkat kata sama dengan kita harus percaya kakek beliau (Abdul Muthalib) TIDAK BISA BACA TULIS DAN HITUNG… hikz.
    Mengenai kemampuan daya ingat yang kuat, bukan saja Nabi Muhammad s.a.w yang mempunyai daya kemampuan seperti itu, sebab baik yang bisa baca tulis maupun yang buta huruf dalam tatanan masyarakat Qurasy silsilah keluarga (baca: bin/ binti) sangat diingat dalam benak masing-masing suku (bani), kebiasaan ini mutlak diperlukan agar supaya tidak terjadi perang saudara dalam kontek perebutan lahan gembalaan, sumber air.. dll.
    Sumber asal muasal di blow-up nya ummi adalah buta huruf, karena ketakutan umat islam sendiri pada fitnahan non Islam tentang Al Qur’an adalah plagiat dari Kitab-kitab agama lain.Note:
    Alhamdullilah, sampai detik ini saya dan kawan-kawan masih bisa mempertahankannya.
    silahken sampean simak beberapa argumen pada blog butut sayah, …https://haniifa.wordpress.com/2008/01/06/arti-ummi-bukanlah-buta-huruf-melainkan-buta-agama/Selamat sahur to All, Haniifa.

    haniifa.wordpress.com

    Assalamu’alaikum, Allah Ta’ala berfirman: “Dan kalau Kami turunkan kepadamu tuli…Lihat Selengkapnya
  • Haniifa Rubi ‎=> @Mas Djoko Wiranto dan @Mas Yudi Terrorzone:
    Kalau sampean menulis Muhammad tanpa diembel-embeli s.a.w jelas kalian merendahkan ALLOH dan NabiNya
    Kalau sampean menulis Rosul tanpa diembel-embeli Rosul-ulloh jelas kalian merendahkan ALLOH dan RosulNya.*** PAHAM atau HAMPA KALIAN !!! ***
  • Haniifa Rubi ‎=> To All:
    Bukti:
    ———————
    Haniifa Rubi “RASUL MEMUJI ALLAH TETAPI KENAPA UMATNYA MEMUJI RASUL?”
    hahaha… siapa bilang umatnya memuji????? yang jelas mayoritas umatnya malah merendahkan, meremehkan dan menghinakan beliau (rasululloh) karena ummi diartiken sebagai buta huruf, buta matematika… huh, piye iki ?!
    19 Juli pukul 23:17 · Suka · 2
    ——————————–
    HANIIFA : (rasululloh => ada asma ALLOH )Djoko Wiranto : bla..bla..
    tema sentralnya mempuja-puji Nabi Muhammad … bla..bla…
    Juli pukul 17:00 · Suka · 3
    ____________________
    Nabi Muhammad … doang tuh,… padahal jika @Oom Djoko Wiranto tulisa Nabi Muhammad s.a.w, insya Alloh umat islam paham yang makna yang terisrat dan tersurat adalah “ShallALLOHu ‘Alaihi Wa Sallam => ada asma ALLOHYudi Terrorzone :bla..bla..bla..
    namanya,kebanyakan mereka malah memuji-muji rosul …. bla..bla…bla..
    24 Juli pukul 22:11 melalui seluler · Suka · 1
    ————————–
    HANIIFA SAY:
    Rosul yang mana neeh… apa Rosul Paulus atau Rosululloh ?!
  • Haniifa Rubi ‎=> to All:
    Point yang ingin sayah sampaiken, Insya Alloh umat islam tidak mungkin mengkultuskan Nabi Muhammad s.a.w secara berlebih-lebihan (seperti umatnya Nabi Isa Al Masih a.s) sebab kita senantiasa shalawat miniimal 9x sehari semalam, belum lagi kita takbir, tasbih, tahmid dan tahlil ba’da shalat.
  • Handi Yawan :  Ikutan,ah.Ummi itu berarti awam. Jadi Nabi Muhammad seorang yg awam, alias orang biasa. Ahlaq-nyalah yg memberikan derajat tinggi di mata manusia semasa hidupnya sehingga ALLAH saja memerintahkan malaikat dan kita untuk memuliakan beliau.
  • Haniifa Rubi : Nabi Muhammad s.a.w diperkuat oleh Ruuh al Amiin, sedangkan Nabi Isa Al Masih a.s diperkuat oleh Ruuh al Quds, kedua-duanya adalah malaikat yang diberi otoritas super tinggi dari Alloh, yaitu Malaikat Jibril.
  • Djoko Wiranto :  Agak kerepotan jg ane mengikuti aliran pikiran klasik ente bung Haniifa Rubi….kenapa ente harus berpikir yg rumit bgt yah, nyebut Nabi Muhammad mesti harus pakai saw segala, menyebut Rosul harus pakai Rosulullah bla bla bla….Kok Alquran tdk memberikan doktrin serumit itu yak. Ane mah berpikir yg lugas2 aja deh. Kerumitan berpikir spt ini bs ane pahami mengingat Ilmu fiqh itu mengantar dan memberikan kontribusi demikian sehingga bagi para penganutnya sdh menjadi mind set barangkali…entahlah. Mis, kenapa seorang Muhammad sebagai Nabi mesti diistimewakan harus memakai saw, sebagai seorang rosul hrs diembel2i rosulullah. Alquran memberikan signal bhw seorang Rosul itu adalah suatu predikat saja. kata ALLAH: “…tidak AKU menyuruh seorang Rosul kecuali menyampaikan….” Jadi dia seorang penyampai, shg siapa saja yg menyampaikan Ayat2 Alquran dia seorang rosulnya ALLAH, tentu saja dong. Bung Haniifah pun dmk bisa saja disebut sbg rasullullah bila sering menyampaikan Ayat2 Alquran tetapi dg catatan tdk tdk dicampurkan dg yang lain2…dan sebagai uswatun hasanah. Pemahaman ini mungkin agak menantang arus, tp tdk mengapa krn toh dari Alquran.
  • Haniifa Rubi : hehehe… up 2 u @Oom Djoko W, subtansinya sampean tidak bisa men-judgement usstadz, kyai atau ulama hanya karen mereka menyebut Rasululloh dan atau Muhammad s.a.w lantas jadi kurang mengingat Alloh… hehehe……
    Dhus..
    Yang klasik itu justru sampean UMMI = BUTA HURUF… hahaha… idiot tenan !!
  • Haniifa Rubi : selamat buka puasa … hiz.
  • Haniifa Rubi ‎=> @Oom Djoko Wiranto : buka dung mind set sampean…..
    Banyak yang UN-ummi (Melek huruf) tapi BUTA AGAMA contohnya ATHEIS…
    Sebaliknya banyak yang BUTA huruf (orang buta mata dan tidak bisa baca huruf Braille) TAPI tidak UMMI AGAMA (baca: ber-syahadat, shalat, zakat, puasa dan bahkan banyak yang berhaji)…Ummi = buta huruf.. hahaha… buta hejo kali..😀😀
  • Pencari Din Kebenaran :  sy mw ikut komentar tp bkn masalah ummi… menurut sy Muhammad SAW manusia biasa namun dia adalah sorg yg jenius yg mampu memaksimalkan sgl potensi yg ada dlm dirinya hingga dia bisa berperan sbg apa saja, pemimpin yg hebat, panglima perang yg ulung, hakim yg adil, guru yg bijaksana dll. dia adlh makhluk tuhan paling cemerlang di jagat raya ini. byk org yg mmbanding2kan dia dg matahari atw bulan menurut sy matahari n bulan gak sepadan dibandingkan dg dia, matahari hanya mampu menyinari tata surya atw bulan mampu menerangi kegelapan malam tapi dia mampu menerangi jagat raya yg tadi gelap menjadi terang dg cahaya islam sperti bumi ini yg tadi gelap menjadi terang benderang.
    kadang sy merasa sedih melihat byk org yg mencatut namanya tuk hal yg tidak baik… knp ? knp qt menambah lg beban yg sudah sangat berat kpd dirinya ? sbg sorg rasul Muhammad SAW akan menjadi saksi bg umatnya yg jumlahnya milyaran, bisa anda bayangkan betapa berat beban yg dia pikul. ayo om n mpok byk2 baca shalawat…
    maaf… komentarnya acak2an n gak fokus
  • Yudi Terrorzone :  ‎@haniifa rubi:cari dl definisi rosul.jd jelas…embel2 saw yg menentukan manusia.belajar alqur’an dl sampai tuntas jgn yg lainnya.muhammad aja sbg nabi dan rosul dipahamkan alqur’an slm 23th.ente faham ndak?
  • Haniifa Rubi : rosul itu utusan , naba (nabi) = pembawa berita… kurang jelas sampean ?!
  • Haniifa Rubi :  Rosululloh artinya UTUSAN ALLOH, NABIULLOH artinya Pembawa berita dari ALLOH… jelast belom sampean?!
  • Haniifa Rubi : Nabi Muhammad s.a.w sebagai ROSULULLOH dan NABIULLOH … ngarti nda sampean ?!
    Hadits => URUTAN (RUNUTAN) dari ucapan dan perilaku para rasululloh.*** PAHAM ATAU HAMPA SAMPEAN @Oom Yudi Teri hehehe ****
  • Yudi Terrorzone => ‎@haniifa rubi:lalu maksud QS 2:213 bagaimana?Allah mengutus para nabi sbg kabar gembira dan pemberi peringatan?buka mind set anda dl xaxaxaxa lucu lucu
  • Yudi Terrorzone :  hani ifa rubi silit xixixi
  • Yudi Terrorzone :  lha wong belajar alqur’an gk tuntas alias setengah2 ganti lainnya.ternyata alqur’an blm bs menjlskn secara rinci ya xaxaxa.bingung bin bahlul.entah apa yg ada dlm benak anda2 pengecer hadist?KIRA2 HUKUM ALLAH ITU ADA BERAPA?kalau alqur’an tdk bs menjlskn secara otomatis Allah tdk sanggup menjlskan.malah ini manusianya lbh pandai bs menjlskan macam2 xaxaxa…
  • Yudi Terrorzone :  hadeh haduh woah…sahur sahur sahur
  • Haniifa Rubi :  Kurang jelas seapean @Oom Yudi kelas TERI ?!
    Isi beritanya “PERINGATAN” .
    Pembawa beritanya NABIULOOH
    Sebagai Utusan Alloh atau ROSULULLOH.*** PAHAM ATAU HAMPA SAMPEAN ?! ****
  • Haniifa Rubi ‎=> Oom Yudi Kelas TERI :” lha wong belajar alqur’an gk tuntas alias setengah2 … bla..bla..bla.. ?KIRA2 HUKUM ALLAH ITU ADA BERAPA?bla…bla..bla…”
    _______________________
    BUKTIKEN OCEHAN SAMPEAN DISINI !!
    https://haniifa.wordpress.com/2012/07/14/mujizat-hukum-waris/SAYAH TUNGGU DENGAN SENANG HATI … hehehe…

    haniifa.wordpress.com

    Assalamu’alaikum, Al Qur’an adalah rahmatan lil ‘alamin, oleh karena itu saya pr

    ibadi mengajak rekan-rekan untuk riung rembug mencicipi kehebatan firman Allah subhanahu wa ta&#821…
  • Haniifa Rubi :  hehehe… Yang membuat artikel MUJIZAT HUKUM WARIS adalah Oom Haniifa… BRANI SAMPEAN RESPON ?!
  • Yudi Terrorzone :  terus nabine siapa cah gemblung?satu atau banyak?rosul Alloh itu satu atau banyak?dasar gemblung.justru anda itu yg kelas teri.
  • Haniifa Rubi ‎=> hehehe.. Yudi super kelas teri… menurut sampean Cuma Nabi Muhammad s.a.w saja yang menjadi Nabiulloh dan Rosululloh…😀😀
  • Haniifa Rubi ‎=> @Oom Yudi super kelas teri: Makanyah setiap Rosululloh pasti Nabiulloh… tapi belum tentu setiap Nabiulloh pasti Rosululloh…
    *** PAHAM atau HAMPA ***
    note:
    Kalau kencing sampean belon lurus,… jangan ngoceh dah.. hehehe..
  • Yudi Terrorzone :  gak usah bertele2 anda paham gk yg saya maksud?coba buka lg alqur’an sampeyan.QS 4:150,151
    kalau blm paham ya udah.jejali aja terus otak anda dg keterangan2 lain selain alqur’an.lha nanti pd saatnya anda membaca alqur’an atau mendengarkan,mk bersiap2lah dpt pahala.HADEH…maling teriak maling…jeruk makan jeruk…lha wong belajar alqur’an aja lum paham kok yg lainne udah diembat.lha wong sekelas nabi aja Ahmad dipahamkan alqur’an slm 23th eee ini malah lucu
  • Haniifa Rubi :  hua.ha.ha… nda usah ngeles kesono kesini dung.. dang.ding.dung..😀😀
    Dari nanya Rosul, sayah lengkapi dengan def. Nabi…
    Bisa itung nda sampean “menurut katanyah” jumlah nabi dan rosul ?!
  • Yudi Terrorzone :  lha ya otak situ yg muter2…MENURUT ANDA NABI ALLAH ITU ADA BERAPA?lalu rosulullah itu ada berapa?terus makna rosul itu apa?trus jin ada yg menjadi rosul itu py mas?dasar situ yg otaknya kelas super teri.bukak lg alqur’an anda.pahami jgn sepotong2 jd ada pemahaman yg logis.dasar kelas super teri.maling teriak maling.jeruk makan jeruk.hadeh.
  • Haniifa Rubi : Dsar kelas super teri… ngoceh soal HUKUM, sayah ajak diskusi dalam ranah hukum islam tock.. dah.. plintat-plintut…😀😀
  • Haniifa Rubi ‎=> Oom Yudi kelas super teri bersabda: “?trus jin ada yg menjadi rosul itu py mas?”
    ______________
    Hua.ha.ha… baca dunk, kisah nabi Adam a.s…
    Trus baca juga dunk kisah Iblis dan setan itu dari golongan JIN…😀 :D*** HAMPA atau HAMPA hahaha… geli sayah ***
  • Yudi Terrorzone :  nabi=?rosul=?tugas rosul?
    QS 2:213 lalu si haniifa rubi bin bingung lg memahami ayat.mikir dulu.thowing.bersama nabi diturunkan kitab.lalu kitabnya apa aja ya,kalau nabinya aja 25 misalkan?!mikir dl towing
  • Haniifa Rubi ‎=> Mas Yudi Terrorzone : mohon maaf Nabi dan Rosul sampean itu bangsa Jin yah… hahaha… hehehe… hihihi… lucu tenan ini orang… hikz.
  • Yudi Terrorzone :  saya nanya rosul?tugas rosul?kalau gk bs jawab gk usah berkilah.ya masyarakat jin dan manusia,apakah blm datang rosul dr kalangan kalian…
  • Yudi Terrorzone :  plintat plintut kayak entut.hehehe…tuntasin dl baru komentar.ayatnya jelas msh disanggah.
  • Haniifa Rubi : hehehe… jawab dwulu dunk ? dari mana neeh dalilnyah : “?trus jin ada yg menjadi rosul itu py mas?”
    —————–
    hahaha… masih geli euy…😀😆
  • Yudi Terrorzone :  py ya rubi..rubi aku jd ketawa liak koment2mu.muter2.
    pahami muhammad saat menerima wahyu,dia sbg nabi.ketika menyampaikan sbg rosul.nah ketika jd manusia biasa dia bs nangis tertawa sedih sbg suami dll.dia(muhammad)jg manusia biasa,bs mati,lapar dll.
  • Haniifa Rubi  : hha.ha.ha.. bukan soal ter muter neeh… masalahnya kalau Rosul dan Nabi sampean dari Bangsa JIN… pasti nda nyambung dengan sayah… hahaha… dari mana neeh dalilnya atuh, kok bisa-bisanya mimbar kepercayaan nempel dibatok mu : … “?trus jin ada yg menjadi rosul itu py mas?”
  • Yudi Terrorzone :  eh haniifa rubi.bsk jalan2 dl ke laut lalu nyebur dl nyelam kira2 15menit.cuci dulu otak loe.biar gk kusut.padahal kalau sekelas org sholat pasti kepalanya udah basah terkena air wudlu.tp knp ya otaknya msh kusut aje buat mikir sulit.jiah
  • Haniifa Rubi :  hahaha.. mana aja orang kecebur : trus otaknya tercuci.. hihihi… dasar jin.. super kelas teri.. .:D😆
  • Haniifa Rubi :  Oom Yudi TerrorJIN .. hehehe.. jawab ajah nda usah plitat-plintut dari mana neeh dalilnya, kok bisa-bisanyah dalam otak kotor sampean terlontar sabda seperti bejinih: “”?trus jin ada yg menjadi rosul itu py mas?”…😀😆😆
  • Yudi Terrorzone :  lha iya saya nanya rosul itu apa?tugasnya apa?kalau ktm,nanti anda akan paham dg sendirinya.QS 72:1,2 QS 6:130 QS 4:164 QS 3:101 QS 10:47 kalau blm dianalisa ayatny lbh baik jgn berkomentar dulu.dipahami dl.baru kalo ada yg gk beres protes.
  • Haniifa Rubi :  lha kan sudah sayah jelasken : Hai kaum JIN… hihiii.. kok bisa-bisanya muncul dalam benak sampean ” “”?trus jin ada yg menjadi rosul itu py mas?”…😀😆😆😆
  • Yanto Prasetyanto :  lha manuk aja ada yg jadi rasul,
    wa arsalna alaihim thoiron ababil.
    arsalna = kami utus ( utusan = rasul =petugas )
    apalagi jin, semua umat ada rasul.
    lha raja mesir aja ada yg punya rasul, yg saat itu ditugaskan / diutus kepada yusuf.
    dll.
    gen sinau al qur’an
  • Haniifa Rubi => ‎@Oom Yanto P: Apa sampean nda baca post sayah diatas … hikz.
    Rasul = Utusan,
    Rosululloh => UTUSAN ALLOH => Nas (ManusiaNaba(nabi) = Pembawa berita
    Nabiulloh => Pembawa berita dari Alloh => Nash (manusia)
    cos…
    Silahken kalian cari di Al Qur’an… perihal gunung yang taksanggup menerima “berita dari Alloh” tetapi manusia…🙂😀
  • Haniifa Rubi : Bumi ajah insya Alloh, kelak membawa berita tuhh… silahken sampean buka surah An Naba…😀
  • Yanto Prasetyanto :  setiap Nabiulloh pasti Rosululloh…
    *** PAHAM atau HAMPA ***
  • Yanto Prasetyanto : tidak cuma bumi,
    cloud juga bisa, istilah Al QUr’an nya mar’a
    sekarang cloud aja bisa apalagi nanti.

  • Haniifa Rubi => ‎@Oom Yanto Pro Toyan: hehehe…. bersabda: “setiap Nabiulloh pasti Rosululloh… ”
    ______________
    haniifa berkicau:
    SILAHKEN SAMPEAN SEBUT ULAMA GOBLOG dan OOM WIKI IDIOT… sebab menyataken: Jumlah Rosullulooh < Jumlah Nabiulloh….
    http://id.wikipedia.org/wiki/Nabi_Islam
    Sampean bisa matematika nda ?!… hizk.

    id.wikipedia.org

    Syahādah – Pernyataan keyakinanṢalāt – SembahyangZakāh – Membayar sedekah wajibṢ

    aum – Berpuasa selama bulan RamadanHaji – Melakukan serangkaian ibadah di Mekkah
  • Salim : surat 6/130 hai jin dan manusia belum datangkah rasul dari bangsamu sendiri yg menyampaikan ayat-ayatku..
  • Yanto Prasetyanto => ‎Salim, jawabnya sdh datang.
    nggak tahu kalau Haniifa Rubi akan jawab apa?
  • Haniifa Rubi ‎=> @oom Yanto PraseToyan bersabda : ” tidak cuma bumi,
    cloud juga bisa, istilah Al QUr’an nya mar’a
    sekarang cloud aja bisa apalagi nanti”
    _____________________
    Burung dalam celana Haniifa berkicau.. hihihi…
    Menurut sampean Cloud itu NABA (baca: berita cuaca) atau ROSUL (sang utusan cuaca.. hahaha ) ?!
  • Yanto Prasetyanto : hahaha malah cloud nya dikira beneran. khan aslinya system komputasi awan. yg
  • Haniifa Rubi ‎=> @Mas Salim: Untuk itulah kita SHALAT diharamkan saat mabuk… sebab bangsa JIN akan mengikuti cara bacaan al qur’an kita jika salah… hikz.Untuk itulah juga shaf-shaf Shalat harus dirapatken, agar-supaya MANUSIA as ma’mum lebih utama mengkoreksi qiro’at IMAM SHALAT…

    Dus…
    rosul (dalam pengertian utusan) JIN as derivasi dari ROSULULLOH (dalam pengertian penerima ayat-ayat Alloh as Kitabulloh )😀

    wah.. banyak lagi neeh dalilnyah… hizk.

  • Haniifa Rubi ‎=> @Oom Yanto PraseKwadrat : System komputasi itu intinya system Informasi => sistem informasi itu adalah warta berita… hehehe…
  • Yanto Prasetyanto :  yg menerima itu nabi.
    yg menyampaikan itu tugas rasul.
    semua nabi pasti dapat wahyu dapat kitab / ketetapan.
    rasul itu belum tentu nabi.
    Allah memilih rasul dari manusia dan malaikat.
    rasul masih ada yg hidup iaitu terutama rasul Allah dr bangsa malaikat yg diberi nama jibril yg tugasnya menyampaikan
    bahkan akan tetap ada rasul sampai akhir zaman.
    tapi kenabian ditutup.
    maka memuji tetap pada sumbernya.
  • Haniifa Rubi :  Bijini mas Yanto Prasetyanto : Jika sayah kirim surat tugas lewat pos, kemudian si fulan membacaken (naba) isi surat itu ?!
    pertanyaan apakah si fulan itu sebagai UTUSAN pembawa surat tugas ?! jawab tidak, sebab pegawai pos yang membawa…note:
    Kita lepas dwulu kontek Malaikat Jibril.
  • Haniifa Rubi :  bus on the way.. buwat @Mas Yanto Prasetyanto kalau sampean keu-keuh ingin seperti Dr. Rashad Khalifa (yang mengaku Rosul), monggo wae..da sayah udah kasih nyaho…😦
  • Haniifa Rubi : Mohon maaf buwat @Mas Djoko Wiranto, jujur saja sayah sangat merasa aneh bin ajaibun … hingga terpasa meluncur kata-kata mutiara buwat sampean.. hikz.
    ____________
    Djoko Wiranto : Bla.bla.bla…. Bung Haniifah pun dmk bisa saja disebut sbg rasullullah bila sering menyampaikan Ayat2 Alquran .. bla..bla..bla.. ”
    ____________
    Why ?!
    Kalau bijitu mah anak sayah yang teka juga dah setara dengan sayah dunk, saat baca 1 atau beberapa ayat sajah… hizk..😀😆.
  • Yanto Prasetyanto : malah aneh lagi.
    gini aja, ada prajurit disuruh umumkan sayembara.
    sebelum dibaca semua disuruh patuh dan tunduk.
    kemudian pangeran pangeran menghormat padanya.pertanyaannya, apa yg dihormatinya?
    1. prajurit itu walau pangkat dibawah pangeran.
    2. sayembara itu walau belum tahu isinya
    3. isi sayembara itu yg harus ditaati yg berarti mentaati pembuat sayembara.
  • Haniifa Rubi : Yang aneh itu justru sampean: PEMBAWA BERITA dengan UTUSAN YANG PENYAMPAIKAN BERITA lebih banyak mana menurut sampean ?!😀😆
  • Haniifa Rubi : hehehe.. apo nda aneh sampean: PEMBAWA BERITA (NABA) bisa memberikan sebuah berita tapi tidak ada utusan (rasul) yang memberiken konten beritanyah ?!..😀😆
  • Haniifa Rubi :  Utusan (rosul) bisa bertidak sekaligus pembawa berita (naba).. jelast toh ?!Pembawa berita, bergerak kalau ada yang diberi TAHI..eh, salah ketek.. diberitai .. hehehe…

  • Salim : rasul punya beberapa kriteria, dijelaskan di 2/129 dan 62/2, mereka dipilih [22/75]. menurut 2/213 bahwa nabi juga diperintah utk menyampaikan, tugas penyampai itulah rasul! di 33/40 bahwa muhammad sbg rasul dan penutup nabi bukan penutup rasul! jika rasulnya jg ditutup bagaimana kedudukan ayat2 ini? 10/47 bahwa tiap umat ada rasul. 28/59 tidak Kami mengadzab negeri sebelum ada rasul, bukankah di 6/115 tiada perubahan dalam kalimatNya alias ayat berlaku sampai akir jaman. rasul disini bertaraf penyampai bukan nabi. keilmuannya didapat dari 2/97. silakan sikapi ayat-ayat ini dgn legawa jgn dgn ego yg ada di kepala,.
  • Haniifa Rubi :  hahaha.. penyiar es ce tepe juga nabi tuhhh. > Pembawa berita… hehehe… Tapi peri kelir BUKAN NABIULLOH apalaji RASULULLOH..😀😆
  • Haniifa Rubi:  Nabi Muhammad s.a.w adalah Nabi terakhir dan Rasul terakhir dalam kotek penerima wahyu (sign tanda-tanda dari Alloh).
    Bukti:
    1. Nabi Muhammad s.a.w keturunan Rasululloh (baca: Nabi Ibrahim a.s ).
    2. Nabi Muhammad s.a.w mempunyai anak bernama IBRAHIM bin Muhammad bin Abdullah.Khataman Nabiyin dan atau Khataman Rasulun dilambangken sebagai….Ibrahim (Cikal bakal) … bertemu … Ibrahim (nil)…Dhus.. TIDAK ADA LAGI definisi keturunan (baca: BIN) Muhammad bin Abdullah…bin IBRAHIM.
  • Salim :  cek dulu ayat-ayat td pak, apa salahnya menerima pemahaman sebagai satu pengalaman?
  • Haniifa Rubi :  Sampun berulang kali @Oom Salim… matur nuwon sanget.. lho.. itinya seperti yang sayah komengin semuah…😀
  • Salim :  menawi sampun, saya kembali yg bertanya sama panjenengan. boleh? krn saya jg butuh pencerahan dari hamba-hamba berilmu, kita mulai?
  • Haniifa Rubi : Nda percaya sampean @Oom Salim, ???
    Sebab janganken sayah mengakui dan atau dianggap Rasululloh atau Nabiulloh…….. mengakui sayah ini seorang MUSLIM atau MUMIN ajah nda berani tuh… sebab jujur saja sayah nda tahu menahu, singkat kata urusan ALLOH… hikz.Hayooo siapa yang berani mengaku sebagai nabi atau rasul dalam kontek ad diin islam .Hai istri-istri Nabi, siapa-siapa di antaramu yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata, niscaya akan dilipat gandakan siksaan kepada mereka dua kali lipat. Dan adalah yang demikian itu mudah bagi Allah. (QS 33:30)hehehe.. bisa bayangken, jika istri kalian dua kali lipat.. nah si nabi dan rasul palselu berapa kali lipat tuhhh siksaanya.
  • Haniifa Rubi ‎=> @Oom Salim : Maksud sampean hamba yang berilmu ngoceh..😀
  • Yudi Terrorzone :  mas haniifa rubi yg o’on.jgn menambah2in ayat lho mas.terlalu berani mengatakan muhammad rosul terakhir?QS 33:40 muhammad adalah penutup para nabi.
    wah ternyata aku dr td menukil ayat2 tentang rosul gk dibaca ya.pantes O’ON.gk usahlah komentar dl jk blm paham ayat2 td.ndak bikin ketawa
  • Haniifa Rubi :  Matur nuwon mas Yudi Teriyaki Super OOn.. hahaha…
  • Salim :  berbicara mslh istri nabi, ada pengecualian pak! boleh saya mulai bertanya pak?
  • Haniifa Rubi :  hahaha.. jadi dari tadi tuh, sampean yang mejawab toh.. hahah…
  • Yudi Terrorzone :  hahaha jg mas O’ON HANIIFA RUBI BIN BAHLUL.
    sampeyan emang bisany cuma membuang ayat2 alqur’an.sdh jelas dicantumkan eee malah gk ternyata buta tuli dan kolbunya…xixixixi…ya sdhlah biarkan anda pake hukum lain.yg pasti tunggu aja rosul yg akan memberi peringatan pd kaum/umat/manusia yg udah tdk sesuai dg program Alloh.
  • Salim :  pripun bapak? bolehkah? tp dgn syarat jawab dgn ayat, kita mulai?
  • Yudi Terrorzone :  percuma omong dg o’on pake ayat.kita kembali jd tukang sayur aja QS 22:8
  • Haniifa Rubi :  hehehe.. @Oom Yudi kelas teri kok ngotot tenan neh…😀😆
    Silahken sampean tanya sama ROSUL (bangsa JIN) dalam dada sampean sendiri dunk… hahaha… aya-aya wae, jin satu ini…😀
  • Yudi Terrorzone :  lempar hadist sembunyi ayat.manis mas
  • Salim :  kita mulai?
  • Yudi Terrorzone :  ‎31:6,7
  • Haniifa Rubi :  hahaha.. jadi sampean toh, yang ngoceh diblog nyah @Kang Agor … hehehe…
  • Haniifa Rubi :  apaan tuh jam 31: lebih 6 menit.. hahaha…
  • Yudi Terrorzone :  rosul aje kaga tau,apelg tugasnye.emang dasar…
  • Haniifa Rubi :  hua.ha.ha.. kan udah sayah jelasin tuh… ROSUL sampean bangsa JIN.. hihihi… idiot tenan ini anak…😀😆
  • Yudi Terrorzone :  lha ya buta tuli seakan mata telinga ada sumbatan.ayatnya jelas sekali.meremehkan ayat Allah.pura2 kagak tau tp emang wajar anda buta.
  • Haniifa Rubi : hua.ha.ha.. .idiot juga nih si Yudi super kelas TERI.. mana mungkin sayah bisa baca dan ketek.. pesbuk.. hahaha… masih geli euy..😀😆
  • Yudi Terrorzone :  QS AL AN’AM :130 py mas bahlul rosul dr golongan/kalangan masing2.mungkinkah manusia rosul bg jin?dan bgt sebaliknya?xixixi…mas yen bingung terjun bebas neng laut rakwis.
  • Yudi Terrorzone :  jangan bingung cari pegangan yg kuat biar kagak jatuh atuh
  • Haniifa Rubi :  Dah sayah baca mas ROSUL sayah MUHAMMADAR ROSULULLOH… rosul sampean jin yang ada didalam dadamu (baca: Qolb)… hahaha… superduper idiot,… linglung yah sampean…😀😆
  • Yudi Terrorzone : QS 4:150,151 membeda2kan rosul2Nya menerima muhammad sbg rosul tp tdk mengimani rosul lain.mencari jalan tengah.xaxaxa.mas dipahami ayate mas adam rosul,nuh rosul,ibrohim rosul bahkan imam seluruh manusia.jk muhammad tdk mengikuti milahnya mk memperbodoh dr.dan jk sholatnya muhammad tdk spt ibrohim berarti muhammad membuat agama baru.makanya muhammad jelas mengikuti milah kakeknya yaitu ibrohim
  • Salim :  kita mulai?
  • Haniifa Rubi :  hahaha… QS 4:150, 151 itu dari ROSUL siapa menurut sampean ?!…
    Bodoh amat seeh.. ..😀 :loL:
  • Salim :  terakhir saya minta tolong. kita mulai pak hanifa? saya butuh pencerahan.
  • Yudi Terrorzone : semua rosul to mas
  • Haniifa Rubi : Sayah mau tahu neeh.. yang membawaken QS 4:150, 151 itu ROSUL siapa menurut sampean (namanya yah.. hehehe..) ?!
  • Yudi Terrorzone : lha rosul itu sbg penyampai
  • Haniifa Rubi:  Loh.. apa sampean tidak baca pendirian sayah… bahwa Nabi Muhammad s.a.w itu ROSULULLOH sekaligus NABIULLOH … bijimana neeh sampean, baca dunk komeng sayah,,,. jangan cuma baca komeng dihatimu sendiri alias JIN .. hahaha…
  • Haniifa Rubi :  hehehe.. sepertinya kurang jelast nehhh..😀 :Lol:
    Biar sayah repost ulang … hehehe….Sayah mau tahu neeh.. yang membawaken QS 4:150, 151 itu ROSUL siapa menurut sampean (namanya yah.. hehehe..) ?!
    DAN SAYAH (HANNIFA) sangat amat mau tahu tempe.. hehehe sori (just joke)😀
    yang membawaken QS 4:150, 151 itu NABI siapa menurut sampean (namanya yah.. hehehe..) ?!
  • Djoko Wiranto :  Terbukti sdh ada kegalauan ada kecemasan dan kekhawatiran dlm dada bung Haniifah Rubi, utk menarik faham klasiknya dan mengikuti kesubliman Alquran. Begitu gigih mempertahankan paham klasiknya, dan bernada apologetik sekali. Mengapa antum begitu gelap dan kukuh, tdk mau menerima penjelasan yg begitu sederhana, yg jelas2 di Alquran memberikan keteangan bhw Rosul itu penyampai dan Nabi itu UTUSAN, lho kok panggah diwalik2 to maaas…? Yo wis kita ini masih terpolar memahami Postingan Yudhistira Adi shg cepat atau lambat semoga antum mendapatkan hidayah mengikuti Alquran ketimbang yg lain, salaam…
  • Haniifa Rubi : hehehe.. sudah sayah bilang up 2 yul.. hehehe…. tapi kalau sampean bwetul-bwetul cinta Al Qur’an (baca: Sunatulloh dan sunah Rasululloh) mari kita bahas hukum waris… sesuai dengan IQ sampean.. BRANI ?!😀

    INGAT PEMBAHASAN MURNI BY AYAT-AYAT AL QUR’AN (no katanyah … monggo ditunggu hikz. )

    haniifa.wordpress.com

    Assalamu’alaikum, Al Qur’an adalah rahmatan lil ‘alamin, oleh karena itu saya pr

    ibadi mengajak rekan-rekan untuk riung rembug mencicipi kehebatan firman Allah subhanahu wa ta’ala…
  • Haniifa Rubi ‎@Pak Djoko Wirianto : Sungguh amat sedih saya membaca pola pihkir sampean yang terpolarisasi permainan kata antarar NABI dan ROSUL….
    ———————-
    Djoko Wiranto berfirman😀 : “yg jelas2 di Alquran memberikan keteangan bhw Rosul itu penyampai dan Nabi itu UTUSAN”
    _______________
    TOLONG JAWAB PERTANYAAN SAYA DENGAN TEGAS.APAKAH MUHAMMAD BIN “ABDULLAH berperan sebagai ?!
    a. NABI saja.
    b. ROSUL saja.
    c. NABI dan ROSUL saja.
    d. NABI dan ROSUL dan Pembawa Kitab Al Qur’an.
    Monggo dipersilahken hai kaum sok nyaho ?!…
  • Djoko Wiranto :  Wah kuwi pertanyaanne cah cilik kh kh kh….cah ibtidaiyah wae wis paham. Piye to kok under istimate….grobyaaak!
  • Haniifa Rubi :  hehehe.. pertanyaan cah cillik tapi nda bisa jawab.. hihihi… lucu😀😆
  • Haniifa Rubi :  Oom Djoko Wiranto berfirman : ” yg jelas2 di Alquran memberikan keteangan bhw Rosul itu penyampai dan Nabi itu UTUSAN
    _________________
    hahaha… Surah An Naba’ aritnya menurut Bapake Djoko Wewww => UTUSAN.. hahaha… hihihi.. .. idiot tenan😀😆
  • Djoko Wiranto :  Hua ha ha ha…..lucu sampean iku kang
  • Haniifa Rubi :  Bhuwa.ha.ha.ha….. hahahaha… “g jelas2 di Alquran memberikan keteangan bhw Rosul itu penyampai dan Nabi itu UTUSAN” …
    _____________
    ar rosul (ar salna ) = penyampai .. hahaha… belajar dari mana neeh…
  • Djoko Wiranto :  Yo belajar dari ALLAH to via Alquran…nah terus belajar ning sopo neh
  • Haniifa Rubi  : oohh.. via alquran yahudi yah… hehehe… aya-aya wae, ar rosul = penyampai… hik…
    Dah terserah sampean pokoke bisa jawab nda pertanyaan anak kecil teh…
    Muhammad bin ‘Abdullah itu penyampai dan utusan dan penerima Al Qur’an ?! … (pakai bahasa indonesia ajah biar lebih mudah )...😀😆

    • Yudi Terrorzone=>  haniifa rubi ki kerjaane lempar hadist sembunyikan ayat.adam rosul nuh rosul ibrahim rosul musa rosul isa rosul muhammad rosul.mereka itu rosululloh artinya utusan2e Alloh.dul2…mbulrt ae cah2…kalau nabi itu ya pasti rosul artinya menyampaikan.kalau rosul belum tentu nabi.
      yen gk paham mbaleni ibtidaiyah ae meneh.opo PG=play group opo mungkin PAUD=pendidikan anak usia dini ben gamblang.otaknya biar gk beku

      Yudi Terrorzone  : ngotot ae arek siji iki to cah2.. .nguno yo iso urip ya gumun to rak pisan2 aku.

      Salim

      pakai hati yg dingin sebenarnya sudah kena apa itu rasul. namun sayang pemikiran panjenengan dibawah kendali ego dan nafsu sehingga muncul rasa tak mau kalah. hati2 ayat 25/43. menuhankan nafsu! alquran ini ibarat produk, pembuatnya pasti p

      unya marketing2 handal yg ditraining untuk menjamin kelangsungan dan kualitas produknya. saya akan ikut panjenengan jika jenengan sanggup menunjukan di alquran ada istilah khataman/penutup rasul. maaf karena yg saya hanya ikuti wahyu perbendaharaan Allah tdk ada padaku dan aku tdk mengetahui hal-hal yg ghaib, nabi pun berstatement seperti ini (6/50)

      Salim :  ‎2/213 tertulis jelas bahwa nabi jg rasul. dan apa itu rasul sendiri Allah sudah memberikan sinyalemen di beberapa ayat, kami ambil contoh 10/47 28/59 23/51.

      Haniifa Rubi

      ‎=> @Oom Salim: sampean dah tanya sendiri dan jawab sendiri…. sekarang tolong jawab dan nda usah berdialektika … hizk.

      TOLONG JAWAB PERTANYAAN SAYA DENGAN TEGAS.

      APAKAH MUHAMMAD BIN “ABDULLAH berperan sebagai ?!

      a. NABI saja.
      b. ROSUL saja.
      c. NABI dan ROSUL saja.
      d. NABI dan ROSUL dan Pembawa Kitab Al Qur’an.MONGGO JAWAB DENGAN SIMPLI Pertanyaan multipooool ise itu ?!😀

      Haniifa Rubi : sekalian buwat Bapake Yudi veri teri… dah jawab ajah a, b, c atau d. ..😀
    • Haniifa Rubi:  itung kancing ajah,… kalau kalian ragu-ragu.. hehehe…

Wassalam, Haniifa.

4 Responses to “Berdialog dengan Jin dan Jun”

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Haniifa..

    Hadir menyapa dalam kesibukan akhir Ramadhan dengan ucapan,

    Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini.
    Kemenangan akan kita gapai
    Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
    Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
    Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
    Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT

    Di hari yang FITRI ini, dengan TULUS HATI
    Saya mengucapkan mohon MAAF LAHIR & BATHIN
    Semoga ALLAH selalu membimbing kita bersama di jalan-NYA

    SELAMAT HARI RAYA AIDIL FITRI
    Salam Ramadhan dari Sarikei, Sarawak.😀

    • Wa’alaikum Salaam wr.wb @Mba Siti Fatimah Ahmad
      Subhanalloh,…. suka cita rasanya disapa oleh saudariku.
      Selamat hari raya ‘idul fitri kembali, dan mohon maaf lahir dan batin.

      Salam hangat selalu dari haniifa, Sunda😀

  2. Perbincangan di atas, sangat panjang dan saya berusaha membacanya. Banyak manfaat yang diperolehi bagi membuka mata, minda dan hati kita akan kebesaran Allah dan betapa cintanya Allah kepada rasul-Nya, Muhammad saw.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: