حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Al-Mahdi alaihi salam menunggu keledai

Posted by حَنِيفًا on November 2, 2010

Assalamu’alaikum,

Bagaimana pandangan Syi’ah, Sunni, Sunnah wal Jama’ah, Ahmadiyah, Kristen tentang penantian hari kiamat ?!
Dalam suatu kesempatan, Alhamdulillah saya dapat berdiskusi bersama mereka, mudah-mudahan pada kesempatan ini juga kita bisa membicarakan polemik tersebut, sehingga kita Insya Allah mengetahui sebenar-benarnya menurut ad diin Islam perihal tersebut.

SUDAHKAH KITA BERDIALOG? ?!


Pertanyaan diatas terlontar dari perwakilan Syi’ah pada artikel sebelumnya.
@Mas Duwabelas Imam
Bismillaahir rohmaanir rohiim.
_____________________________
Alhamdulillahi robbil ‘alamin.

Asyhadu anlaa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadur rasuulullahi
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad Wa aali Muhammad.

_____________________________

Mohon maaf sampean salah tuhh, bukankah sampean sudah tahu bahwa Imamnya seluruh manusia itu Nabi Ibrahim a.s, maka yang dimaksud sholawat bagi nabi itu harus lengkap sesuai dengan yang diperintahkan oleh Nabi Muhammad s.a.w :
اللهم صلى على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد
Allohumma sholli `ala Muhammad wa `ala aali Muhammad, kamaa shollaita `ala Ibrohim wa `ala aali Ibrahim. Wa baarik `ala Muhammad wa `ala aali Muhammad, kamaa barokta `ala Ibrohim wa `ala aali Ibrohim. Innaka hamidun majid.

Kesimpulan sholawat sampean : Wa aali Muhammad = MUHAMMAD ALI. … hehehe

Dan lebih tertegun lagi, kenapa antum tidak mempublikasikannya sesuai kronologisnya
_____________________________

Duhh… mohon maaf soalnya Al Qur’an juga tidak dipublikasiken berdasarkan kronologi, semua terserah Allah subhanahu wa ta’ala, dan kalau blog ini Alhamdulillah terserah Admin blog.

judul “AQIDAH SYIAH TENTANG AL-QUR’AN” yang dengan pertolongan Allah, ajaib langsung masuk, tanpa melewati harus menunggu moderasi. Allahu Akbar 3x.
_____________________________

:D
Alhamdulillah, dan Insya Allah karena post sampean tidak banyak link atau alamat web jadi langsung tanpa moderasi, seperti yang ini juga sampean ada 6 link jadi terpaksa harus menunggu moderasi.

“Bagaimana persisnya, pandangan antum atas jumlah IMAM yang ada 12, kok tidak 10 atau 14 dan lain sebagainya itu?”
_____________________________

:D
Dari artikel sayah diatas sangat jelas jumlah IMAM 5.
1. Nabi Ibrahim a.s sebagai Imamnya seluruh manusia
2-5, silahken sampean baca kembali:


Insya Allah, kelak dihari akhir atau masa hisab:
Kaum manusia pengikut Nabi Daud a.s … dipanggil dengan IMAMNYA yaitu Nabi Daud a.s
Kaum manusia pengikut Nabi Musa a.s … dipanggil dengan IMAMNYA yaitu Nabi Musa a.s
Kaum manusia pengikut Nabi Isa a.s … dipanggil dengan IMAMNYA yaitu Nabi Isa a.s
Kaum manusia pengikut Nabi Muhammad s.a.w … dipanggil dengan IMAMNYA yaitu NABI MUHAMMAD S.A.W

Soal jumlah Imam,… wahhh sayah lupa, soalnya setiyap shalat berjamaah dimasjid sayah tidak pernah menghitung IMAM shalat, tapi rasanya lebih dari ribuan IMAM :mrgreen:

Sebagaimana banyak hadist-hadist shahih (red. SUNNI dan SYIAH) yang telah meriwayatkannya, seperti diantaranya saya kutip di atas, SHAHIH BUKHARI dan MUSLIM.
____________________________________

Subhanallah, yang ini menarik sekali @Mas… dan mari kita diskusi dulu apa itu hadits menurut Agama Syi’ah, Puji syukur Alhamdulillah @Mas Abu Razziq menjelaskan secara gamblang kesalah fahaman pengertian hadits, berikut pertanyaan beliau:

@Mas Abu Razziq:
Justru menjadi pertanyaan adalah HADITS SHAHIH mana yang DIJAMIN KEASLIANNYA oleh ALLAH….???

@Haniifa:
Kata HADITS didalam Sunnah Allah (baca: Al Qur’an) :
1. (QS 12:111)
= …ma kaana hadiitsan yuftaraa…
لَقَدْ كَانَ فِى قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لاوْلِى الأَلْبَـبِ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَى وَلَـكِن تَصْدِيقَ الَّذِى بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَىْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لْقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
2. (QS 52:34)
= Falya tu bi hadiitsim mitsli hi in kaanuu shaadiqiina
فَلْيَأْتُواْ بِحَدِيثٍ مِّثْلِهِ إِن كَانُواْ صَـدِقِينَ
3. (QS 45:6) =
…fabi ayyi hadiitsim ba’da llahi
تَلْكَ ءَايَـتُ اللَّهِ نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِالْحَقِّ فَبِأَىِّ حَدِيثٍ بَعْدَ اللَّهِ وَءايَـتِهِ يُؤْمِنُونَ

Dan menurut Agama Syi’ah Al Mahdi akan turun kembali beserta Isa Al Masih dan Dajjal, bagimana menurut pandangan sampean terhadap “hadits” berikut:

Pertama dari : @Mas Usup Supriyadi yang mengatakan Syi’ah itu MURTAD dari Islam
Sumber: Saya Mengimani ‘Aqidah turunnya Nabi ‘Isa ‘alaihis-salaam kelak di Akhir Zaman

حدثنا ابن بشار، قال : ثنا عبد الرحمن، قال : ثنا سفيان، عن إبي رزين، عن إبي يحيى، عن ابن عباس : (وَإِنَّهُ لَعَلَمٌ لِلسَّاعَةِ). قال : خروج عيسى ابن مريم

Telah menceritakan kepada Ibnu Basyaar, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami ’Abdurrahman, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Abu Raziin, dari Abu Yahya, dari Ibnu ’Abbas radliyallaahu ’anhuma : Wa innahu la-’alamul-lis-saa’ah (dan sesunguhnya ‘Isa itu benar-benar menjadi pertanda datangnya hari kiamat), ia berkata : Yaitu keluarnya (turunnya) ’Isa bin Maryam (sebelum hari kiamat)”…

Menurut sampean perihal diatas adalah sunnah atau hadits atau riwayat karangan Keledai Gundul ?!

Yang kedua dari Agama Syi’ah :
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Mahdi

Imam Mahdī (Arab الإمام المهدي, Muhammad al-Mahdī, Mehdi; “Seseorang yang memandu”) adalah seorang muslim berusia muda yang akan dipilih oleh Allah untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi sebelum datangnya hari kiamat.

Hal ini diterangkan dalam sebuah hadist nabi yang diriwayatkan oleh Thabrani.

Telah bersabda Rasulullah SAW:

“Sungguh, bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Muhammad bin Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, atau 9 tahun. (HR. Thabrani)”

Hadist lain yang menerangkan tentang kedatangan Imam Mahdi adalah sebagai berikut:

“Telah bersabda Rasulullah SAW, “Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya. (HR. Muslim dan Ahmad)

Pertanyaan saya sama apakah semua itu sunnah, hadits atau riwayat karangan sang Keledai Gundul ?!

Wassalam, Haniifa.

Subhanallah,… entah apalagi yang harus saya utarakan kepada kawanku ini.

Sekedar menghibur diri, maka tidak ada salahnya sayah update artikel ini lewat my dashboard.

MENGENAL ROH KUDUS YESUS (ISA) by Wedul Sherenian

You said 2 days ago:

@Jalan Terangsang :D
Tuhh.. komentar sayah dimoderasi

Beberapa orang Yahudi, percaya bahwa Yesus adalah nabi terinspirasi atau bahkan Mesias yang sudah lama ditunggu-tunggu,yang telah menjadi pengikutnya ini adalah Dua Belas Murid.
Jalan terangsang berkata  :mrgreen:
“Bila ingin mempelajari bibel,pelajarilah dengan benar.Maka kamu akan menemukan kebenaran.”

Nubuat (Prophecies) = Yang sayah quote diatas :D
Nubuat juga memberikan kontribusi untuk kepentingan Yahudi di silsilah. Allah telah berjanji beberapa orang bahwa Mesias akan menjadi salah satu keturunan mereka. Untuk membuktikan keturunan ini, sangat penting untuk memelihara catatan silsilah akurat.
Sumber:
http://www.lifeofchrist.com/life/genealogy/print.html

Singkat kata kata YESUS “anak” Abraham atau Abraham itu Bapaknya Yesus  :D
(Istilah anak menurut tradisi Yahudi adalah keturunan, moyang)

Bukti di YOHANES :
8:56 Bapakmu Abraham senang sekali bahwa ia akan melihat hari-Ku. Ia sudah melihatnya dan ia senang!”
8:57 Lalu orang-orang Yahudi berkata kepada Yesus, “Umur-Mu belum ada lima puluh tahun, dan Engkau sudah melihat Abraham?”
http://www.bit.net.id/SABDA-Web/Yoh/B_Yoh8.htm

Jelas Bapak Yesus = Abraham :D

buy the way…


Kanak-Kanak Yesus kepada BundaNya ketika BundaNya menemukan-Nya di Bait Allah: “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?”

Sumber:
http://yesaya.indocell.net/id1046.htm

Kesimpulan:
Rumah Bapa-Ku = Bait Allah atau rumah yang dibangun oleh Abraham.

Dari Abraham anak-anak yang hanya menyembah Allah di Bait Allah (Rumah Bapa-ku) disebut Ahli waris Bayt Allah (baca: Ahlul Bait)

Lahirlah para IMAM-IMAM dari keturunan Ahl Bait Allah di Yerusalem :
1. Imam Musa
2. Imam Daud
3. Imam Isa Al Masih
Semua adalah “anak” Abraham (baca: Keturunan Nabi Ibrahim a.s dengan Sarah)

Wassalam, Haniifa


About these ads

165 Responses to “Al-Mahdi alaihi salam menunggu keledai”

  1. pertamax…bacanya besok :)

  2. Rubon said

    @All
    Subhanallah
    Insya Allah, dengan tanpa tendensi apapun saya mengharapkan umat Islam lebih objektif dan bijak dalam berdiskusi, kata-kata atau tulisan boleh jadi halus tetapi bisa sangat menyesatkan, berikut ini saya kutip dari “rekan” kita.
    ——————————————————————–
    Kang Haniifa cs : Menukar Lampu Lama dengan Lampu Baru

    Sudah jelas di atas bahwa sejak dahulu generasi awal agama ini, berpandukan Al-Qur’an dan As Sunnah yang shahih dalam memahami agama-Nya. Lantas, dimata saya, kang haniifa cs itu bagai istri aladdin : menukar lampu lama dengan lampu baru. Yakni menafikkan dan meragukan keshahihan As Sunnah sebagai sumber hukum, dan mengganti kedudukan As Sunnah dengan rasio serta ilmu pengetahuan khususnya sains untuk memahami Al-Qur’an!

    Tahu tidak? Muslim di negeri ini apalagi di zaman ini, memang mudah silau dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan menafikkan tradisi ke-Islam-an yang sudah ada sejak dahulu, barangkali karena sifat inferior kompleksnya kali. Padahal, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak di bawa mati, Al-Qur’an khususnya mengajak kita untuk mempersiapkan akhirat yang membahagiakan. Tapi sayang, ingatlah bung, ini Islam! Punya metodenya sendiri! Ingatlah prinsip metode lebih penting dari materi dan guru lebih penting dari pada metode!

    Sumber:
    Menukar Lampu Lama dengan Lampu Baru : Sebuah Penilaian Terhadap Blog Haniifa Cs

    Rubon Berkata
    November 2, 2010 pada 7:20 pm

    @Usup Supriyadi
    Saya tidak ingin panjang lebar, namun tolong pelajari dengan seksama apakah benar rekan Haniifa itu seorang yang tanpa dalil “hadits”, berikut ini saya perlihatkan kepada anda bagaimana beliau menggunakan “hadits” yang sama dengan tepat sasaran:

    حَنِيفًا said
    August 21, 2010 at 7:49 pm
    :D
    Memang sulit sekali memahami pola pihkir orang yang sudah tercuci otaknyah secara tidak sadar maupun sadar. Ujung-ujungnya pendapat Prof. Dr. Quraish Shihab
    (Tafsir Al Misbah) surah Al An’aam ayat 25, beberapa waktu lalu sangat tepat sekali.

    Misalnya masalah pengkultusan figur atau pandangan politik..dsb:
    Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS 33:21)

    Kemudian jika kita baca sebuah hadits, maka akan sangat jelas bahwa yang dimaksud ayat tersebut bukanlah “mendewakan” atau mengkultuskan personifikasi beliau, atau singkatnya Rasulullah melarang umat Islam bersikap berlebihan.

    لاَ تُطْرُوْنِيْ كَمَا أَطْرَتِ النَّصَارَى ابْنَ مِرْيَمَ ، إِنَّمَا أَنَا عَبْدٌ ، فَقُوْلُوا عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلُهُ
    “Janganlah kalian mengkultuskan diriku, sebagaimana orang-orang Nasrani mengkultuskan Isa bin Maryam. Hanyalah aku ini seorang hamba, maka katakanlah: “Aku adalah hamba Allah dan Rasul-Nya” (Shahih Bukhari)

    **** PERHATIKAN BAGAIMANA BELIAU (HANIIFA) MENGAMBIL HADITS TERSEBUT DAN MERELASIKAN DENGAN HADITS YANG LAIN ****

    Misalnya saja sayah berfaham syi’ah, dan membaca artikel berikut:

    Imam Jakfar Shadiq as berkata, “Ada seseorang yang mendatangi Rasulullah saw dan berkata, “Wahai Rasulullah! Kepada siapa aku harus berbuat baik? Rasulullah bersabda, “Kepada ibumu.” Pria tadi masih bertanya, “Lalu kepada siapa lagi? Rasulullah menjawab, “Kepada ibumu.” Ia masih bertanya, “Lalu kepada siapa aku harus berbuat baik? Rasulullah menjawab, “Kepada ibumu.” Pria itu masih belum berputus asa, ia bertanya lagi, “Setelah ibu, kepada siapa aku harus berbuat baik? Nabi kemudian menjawab, “Kepada ayahmu.”

    (Al-Kafi jilid 2, hal 159 hadis 9 dan Muntakhab Mizan al-Hikman hal 614)

    http://indonesian.irib.ir/index.php/agama/islamologi/22268-sayyidah-fathimah-az-zahra-dan-hari-ibu.html

    Sehingga:
    “Wahai Rasulullah! Kepada siapa aku harus berbuat baik ?
    (Dalam artian yang luas: figur/contoh/keikhlasan hati..dll, yang jelas-jelas kedua orang tua adalah contoh nyata dari kehidupan kita)

    **** PERHATIKAN KESIMPULAN BELIAU RELASI KEDUA HADITS TERSEBUT SESUAI DENGAN SUNNAH ALLAH :”…berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak…” (QS. Al-An’am: 151) dan (QS. Luqman: 14-15) ****

    Kepada : Fatimah, Fatimah, Fatimah baru kepada Ali… :mrgreen:

    Pada artikel yang lain beliau mengkutip hadits yang sama dengan tujuan yang lebih saintifik :

    Masihkah ragu Mekah sebagai titik pusat bumi ??

    Catatan tambahan:
    Dari Bahaz bin Hakim dari bapaknya dari kakeknya mudah-mudahan Allah meridainya, ia berkata, “Aku berkata, “Ya Rasulullah. kepada siapa aku berbakti?”. Rasulullah menjawab, “Kepada ibumu“, Aku berkata. “Kemudian kepada siapa?” Jawab Rasulullah, “kepada ibumu“. Aku berkata, “Kemudian kepada siapa?” Jawab Rasulullah, “Kepada ibumu“. Aku berkata, “Kemudian kepada siapa?” Rasulullah berkata, ‘Kepada ayahmu. kemudian kepada karibmu yang paling dekat, lalu yang paling terdekat“. (H.R. Abu Daud dan Tirmizi)

    Coba kita hitung :
    1. Kepada ibumu = Simbol “lautan” kasih sayang didunia
    2. Kepada ibumu = Simbol “lautan” kasih sayang didunia
    3. Kepada ibumu = Simbol “lautan” kasih sayang didunia
    4. Kepada ayahmu = Simbol kerasnya “daratan” dalam mencari rizki didunia

    Sehubungan dengan ayat [QS 46:15] ini Ibnu Abbas berkata, “Barang siapa yang telah mencapai umur 40 tahun, sedangkan perbuatan baiknya belum dapat mengalahkan perbuatan jahatnya, maka hendaklah ia bersiap-siap untuk memasuki neraka”.

    Beliau menegasi jika sampai batas umur 40 th, tidaklah bertaubat ??!! tanggung sendiri akibatnya.

    **** PERHATIKAN BELIAU MERELASIKAN DENGAN RIWAYAT KHALIFAH ISLAM ***

    Sekarang kita lihat sejarah perkembangan panji Islam lewat para Khulafaur Rasyidin
    Coba kita hitung :
    1. Abu Bakar as Sidiq = Simbol “lautan” kasih sayang dunia islam
    2. Umar bin Khattab = Simbol “lautan” kasih sayang dunia islam
    3. Utsman bin Affan = Simbol “lautankasih sayang dunia islam
    4. Ali bin Abi Thalib = Simbol kerasnya “daratan“ dalam perjuangan dunia islam

    —————————————————————–
    Kawula alit Berkata
    November 2, 2010 pada 1:58 pm

    tidak ada pertentangan antara ilmu pengetahuan dengan Al Qur’an, tergantung definisi dan tujuan ilmu pengetahuan, jika ilmu adalah mengeksploitasi alam dan merusak alam maka dapat dipertentangkan tapi jika tujuannya adalah manusia mahluk khalifah yg berpikir memimpin di muka bumi dengan mencari pengetahuan u survive d bumi dengan larut dalam sunatullah maka sama sekali tak ada pertentangan, barat ilmunya berpuncak pada teknologi senjata pemusnah massal dan produk2 eksploitatif yg merusak proses alami di bumi seperti plastik yg sering kita pakai dan buang, berbuat kerusakan di muka bumi. ilmu pengetahuan adalah usaha untuk mengenal Sang Pencipta dan ciptaan2Nya

    Usup Supriyadi Berkata
    November 2, 2010 pada 2:23 pm

    Tidak ada larangan untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Hanya, seorang muslim akan menjadikan Al-Qur’an dan As Sunnah sebagai barometer, untuk menerima kebeneranan saintifik tersebut atau tidak. Jadi bukan oleh akal, tapi oleh wahyu. Misalnya, soal wanita yang tidak mau menikah namun ingin punya anak (contoh kasus pada lesbi) menurut sains ia bisa hamil apalagi sekarang ada produsen penjual sperma… dan dilakukan pembuahan, hanya saja tidak melalui proses senggama antara pria dan wanita, tapi itu adalah kebenaran yang batil, dan sangat bertentangan dengan Al-Qur’an dan As Sunnah… dan sebagainya… seorang muslim akan melakukan Islamisasi Ilmu pengetahuan, bukan malah sainsnisasi Al-Qur’an dan As Sunnah, masa wahyu harus tunduk kepada akal?

    Wa Allaahu A’lam

    Rubon Berkata
    November 2, 2010 pada 7:57 pm

    seorang muslim akan melakukan Islamisasi Ilmu pengetahuan, bukan malah sainsnisasi Al-Qur’an dan As Sunnah, masa wahyu harus tunduk kepada akal? :(

    Benarkah demikian menurut Sunnah Allah dan Sunnah Rasulullah ??!

    إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِّأُولِي الْأَلْبَابِ

    Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (QS 3:190)

    Agama Islam memberikan penghargaan yang tinggi terhadap akal, tidak sedikit ayat-ayat al-Qur’an yang menganjurkan dan mendorong manusia supaya banyak berfikir dan menggunakan akal. Di dalam Al Qur’an dijumpai perkataan yang berakar dari kata ‘aql (akal) sebanyak 49 kali yang semuanya dalam bentuk kata kerja aktif, seperti ‘aqalah, ta’qilun, na’qilun, dan ya’qilun. Tidak hanya kata-kata itu saja, juga kata-kata Nadlra (melihat, secara abstrak berarti berfikir dan merenungkan), tadabbara (merenungkan), tafakkara (berfikir), faqiha (Mengerti, paham), tadzakkara (mengingat, mempelajari, memperhatikan), dan fahima (memahami). Selain itu, dalam Al Qur’an juga terdapat sebutan-sebutan yang memberi sifat berfikir bagi seorang muslim, yaitu ulul albab (orang yang berfikiran), ulu ilm (orang yang berilmu), ulul abshar (orang yang mempunyai pandangan), ulul nuha (orang yang bijaksana).

    Semuanya bentuk ayat-ayat tersebut mengandung anjuran, dorongan bahkan perintah agar manusia banyak berfikir dan menggunakan akalnya, manusia memiliki potensi berfikir adalah bertanya, bertanya adalah mencari jawaban, mencari jawaban adalah mencari kebenaran.

    Sebagaimana Firman Allah dalam surah Ali Imran ayat 190. “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya siang dan malam terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.

    Mohon penjelasannya Pak Usup Supriyadi statemen anda ini:
    seorang muslim akan melakukan Islamisasi Ilmu pengetahuan !!!!!

    Maksudnya islmisasi ilmu pengetahuan itu apa, bagaimana dan contohnya ?!

    ——————————–
    Muhammad Joe Sekigawa Berkata
    November 2, 2010 pada 2:32 pm

    Bismillaahirrohmaanirrohiim,,,

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaaatu Akhi Usup ^^ Semoga dalam keadaan sehat selalu di sana, Amiinnn,,,

    Mengenai Kang Haniifa cs(selanjutnya baca : Kang Hcs) ini, memang sedikit agresive nya,, saya pernah hanya berkomentar sedikit ditulisan Kang Usup, namun langsung saja diserang dengan kata-kata yang sungguh memang “kurang sopan”, tak beretika serta kurang tata krama,,,, Namun Alhamdulillah :) Nafsu tak membungkus nafas ini, maka saya biarkan Kang Hcs begitu saja :mrgreen:

    Dan sepanjang yang saya perhatikan(dari komentar dan jawaban antara Kang Usup dengan Kang Hcs di postingan terdahulu), analisis singkat saya memang sama persis dengan Kang Usup(tepatnya lebih lengkap Kang Usup he he he he) bahwa Kang Hcs ini mencoba mengukur kebenaran Al Qur’an dengan akal tanpa mau percaya As Sunnah,,, Jika tidak percaya dengan As Sunnah, maka sungguh lemah sekali pendapat itu, dan itu sudah dijawab oleh Kang Usup,”di dalam Al Qur’an disebutkan perintah Sholat, namun bagaimana tata cara sholat itu?? tentu saja dapat kita ikuti dan laksanakan sampai detik ini lantaran As Sunnah yang Shohih”

    Salam urun rembug dan dukungan bagi Kang Usup,, AMri mantapkan hati, jiwa, dan raga untuk tetap senantiasa teguh di jalan lurusNYA dengan panduan Al Qur’an dan As Sunnah serta Ijma’ sahabat,,,

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
    Dago, Bandung 25 Dzulqaidah 1431 H

    Rubon Berkata
    November 2, 2010 pada 7:31 pm

    @Muhammad
    Nama anda sungguh bagus sesuai dengan Nama Rasulullah, namun sungguh sayang anda ternyata seorang pengecut lebih tepatnya hianat, saya yakin sekali dengan tanpa reseve anda akan menerima tulisan ini.
    ——————————-
    The History of The Qur’anic Text – From Revelation to Compilation

    Sejarah Teks Al-Quran – Dari Wahyu Sampai Kompilasinya -
    Penulis : Prof. Dr. M.M al A’zami

    BAB 7 : MUSHAF ‘UTHMANI

    Zaid bin Thabit melaporkan bahwa ketika dia mengumpulkan Al-Qur’an pada zaman pemerintahan Abu Bakr, dia tidak dapat mendapatkan dua ayat terakhir surah al-Bara’ah sehingga dia bertemu dengan Abu Khuzaimah al-Ansari, dengan tiada seorang pun yang memiliki salinan utama (tangan pertama). Suhuf yang sudah lengkap disimpan di bawah penjagaan Abu Bakr sampai dia meninggal … (al-Bukhari, Sahih, hadith no. 4986)

    Itu artinya ayat surah al-Bara’ah ( at-Taubah ) yang saat ini berjumlah 129 harusnya 127.
    ——————————-
    Insya Allah, menurut saya yang pertama anda lihat adalah gelar penulis tersebut kemudian anda akan percaya begitu saja pada “hadits” tsb. karena mencantumkan nama Sahih Bukhari !!!

    Selamat anda telah KAFIR KEPADA 2 AYAT AL QUR’AN YAITU AT TAUBAH 128 dan 129.

    Alhamdulillah, dengan idzin Allah… rekan Haniifa telah banyak menyadarkan umat Islam dari polemik jumlah total ayat Al Qur’an.
    Silahkan anda baca sendiri bagaimana beliau diserang dari berbagai disiplin ilmu.
    https://haniifa.wordpress.com/2009/01/08/saya-tidak-sepintar-dr-rashad-khalifa-tapi-tidak-bodoh/

    Pertanyaan saya bagi anda:
    APA KONTRIBUSI ANDA BAGI PERKEMBANGAN AGAMA ISLAM ?!

    Semoga umat Islam tidak terpedaya oleh ucapan manis dimulut belaka.

    Salam,

    • Someone said

      Memang tepat perumpamaan Bung Usup Supriyadi itu ibarat keledai yang mamanggul kitab dan Bung Muhammad Joe Sekigawa adalah penunggan Sang Keledai Gundul !!!

    • Cekixkix said

      @Om Rubon
      Kheknya bukan Usup tapi YESUS SUPRIYADI nyang otongnye blon dipotong… Cekixkix…kix..kix..

      • Cekixkix said

        deGOBLOK Yesus Supriyadi khek keledai gundul… nungguin lampu aladin AL MAHDI… Cekixkix…kix..kix…

        Keledai naname kedelai….artinye @Om Usus Keledai Supriyadi admin palig deGOBLOK….. Cekixkix…kix…kix…

        Oo…elo ketauan, ahlul kitab naruto… :lol: :lol:

  3. nurhayadi said

    sulit diriku memahami debat ini

    • AbuRazziq said

      :-)

      saran saya…open minded…tidak taqlid…
      dan berserah diri pada Allah…

      soal Hadits…???

      compare to Al-Qur’an….

      anda tidak Kafir hanya karena anda menolak satu atau dua hadits shahih karena tidak ada satupun hadits sahih yang dijamin keasliannya oleh Allah hingga akhir jaman…

      ingat rukun islam dan rukun iman

    • rubon said

      Rasulullah pernah bersabda:
      “Siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah (Al Qur’an), maka ia mendapatkan satu kebaikan, sedangkan kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan alif-laam-miim itu satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, laam satu huruf, dan miim satu huruf.” (HR. At-Tirmidzi)

      Alhamdulillah, saya tidak pernah/belum membaca satu “hadits shahihpun” yang mengatakan bahwa membaca satu huruf “hadits” pahalanya setara dengan yang tersirat dalam sabda Rasulullah diatas.

      • Usup Supriyadi said

        Siapa juga yang mengatakan bahwa membaca hadits itu berpahala?

        saya hanya katakan, bahwa adanya hadits ialah untuk memahami Al-Qur’an. Kalau saudara tidak memahami Al-Qur’an dengan As Sunnah, lalu dengan apa? Dan untuk apa ada As Sunnah?

        Fungsi As Sunnah itu beragama dan sala satunya ya untuk memahami dan memperjelas Al-Qur’an.

        coba, tanpa As Sunnah, apakah saudara tahu tatacara shalat, puasa, zakat, dan haji? langsung, tentang berkurban, aqiqah, sunat, dan sebagainya? darimana saudara tahunya?

        memang tidak berpahala, tapi itu bisa dijadikan dalil!

      • rubon said

        Fungsi As Sunnah itu beragama dan sala satunya ya untuk memahami dan memperjelas Al-Qur’an.

        Secara tidak langsung anda mengatakan bahwa Nabi Ibrahim a.s, Nabi Ismail a.s s/d Nabi Isa Al Masih tidak pernah melakukan shalat karena Al Qur’an belum turun dan tidak ada “sunah” Nabi Muhammad s.a.w … hehehe… lucu sekali anda.

      • The70No said

        @Kang Rubon
        Yang mengajarkan Haji misalnya sai dan tawaf “sunnah” dalam tanda kutip… wkwkwkw… Nabi Muhammad s.a.w lebih dulu lahir dari Nabi Ibrahim a.s. => konsepsi Filsapat NUR MUHAMMAD = Yohanes 8:58 Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.:lol:

    • rubon said

      Mas Nurhayadi, saya pribadi tidak mejudment pendapat yang berseberangan, namun ada baiknya kita semua mengkaji dan mengaji sunnah dengan cara yang tartil.
      Berikut ini saya kutip komentar dari deGoblog, mengenai pandangan beliau (Usup Supriyadi) terhadap kami.
      =========================================================

      Saudaraku Usup Supriyadi, sekali lagi mohon anda baca berulang-ulang semoga kita semua mendapat taufik dan hidayah dari Allah subhanahu wa ta’ala, Amiin.
      ————————————————————————
      Kesimpulan anda:
      Tahu tidak? Muslim di negeri ini apalagi di zaman ini, memang mudah silau dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan menafikkan tradisi ke-Islam-an yang sudah ada sejak dahulu, barangkali karena sifat inferior kompleksnya kali. Padahal, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak di bawa mati, Al-Qur’an khususnya mengajak kita untuk mempersiapkan akhirat yang membahagiakan. Tapi sayang, ingatlah bung, ini Islam! Punya metodenya sendiri! Ingatlah prinsip metode lebih penting dari materi dan guru lebih penting dari pada metode!

      Materi di sini ialah Al-Qur’an. Metodenya jelas ialah manhaj Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam atau As Sunnah, dan gurunya di sini ialah para ulama yang bermanhaj Rasulullah!

      Itulah yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim, dan ingatlah bahwa ittiba kepada dalil (Al-Qur’an dan As Sunnah, serta ‘Ijma) bukan berarti meniadakan pendapat para ulama yang lurus.

      Demikianlah penilaian saya terhadap kang haniifa cs. Biarlah saya tutup dengan sebuah kalimat yang indah dari Al-‘Allamah Ibnu ‘Abdil-Barr rahimahullahu ta’ala :

      “Barangsiapa yang berpaling dari sunnah-sunnah kepada akalnya dan bermaksud mengembalikannya kepada kadar pandangannya; maka ia adalah orang sesat lagi menyesatkan. dan barangsiapa yang tidak mengetahui serta mencela fatwa (ulama yang lurus di atas sunnah rasul-Nya) tanpa ada pengetahuan, maka ia adalah orang yang lebih buta dan lebih sesat jalannya“
      ———————————————
      Dialog antara Rekan Resay dengan Haniifa mengenai hadits:

      Ressay said:
      Saya menggunakan metode penafsiran ayat dengan asbabun nuzul yang itu ada dalam kitab-kitab hadits standar Ahlulsunnah.

      Dalam Sunan Tirmidzi hadis no 3205 dalam Shahih Sunan Tirmidzi Syaikh Al Albani

      عن عمر بن أبي سلمة ربيب النبي صلى الله عليه و سلم قال لما نزلت هذه الآية على النبي صلى الله عليه و سلم { إنما يريد الله ليذهب عنكم الرجس أهل البيت ويطهركم تطهيرا } في بيت أم سلمة فدعا فاطمة و حسنا و حسينا فجللهم بكساء و علي خلف ظهره فجللهم بكساء ثم قال اللهم هؤلاء أهل بيتي فأذهب عنهم الرجس وطهرهم تطهيرا قالت أم سلمة وأنا معهم يا نبي الله ؟ قال أنت على مكانك وأنت على خير

      Dari Umar bin Abi Salamah, anak tiri Nabi SAW yang berkata “Ayat ini turun kepada Nabi SAW {Sesungguhnya Allah berkehendak menghilangkan dosa dari kamu wahai Ahlul Bait dan menyucikanmu sesuci-sucinya.} di rumah Ummu Salamah, kemudian Nabi SAW memanggil Fatimah, Hasan dan Husain dan menutup Mereka dengan kain dan Ali berada di belakang Nabi SAW, Beliau juga menutupinya dengan kain. Kemudian Beliau SAW berkata “ Ya Allah Merekalah Ahlul BaitKu maka hilangkanlah dosa dari mereka dan sucikanlah Mereka sesuci-sucinya. Ummu Salamah berkata “Apakah Aku bersama Mereka, Ya Nabi Allah?. Beliau berkata “Kamu tetap pada kedudukanmu sendiri dan kamu dalam kebaikan”.

      —————[ DIBALAS DENGAN AL QUR'AN DAN HADITS ]————–

      Haniifa said:
      #Haniifa Say:#
      Apa pendapat sampean kalau menggunakan hadits berikut,:
      Shahih Muslim (IV/1873; 2408) meriwayatkan dari Hushain, dia berkata kepada Zaid ibn al-Arqam:

      «وَمَنْ أْهْلُ بَيْتِهِ يَا زَيْدٌ؟ أَلَيْسَ نِسَاؤُهُ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ؟». قَالَ: «إِنَّ نِسَاءَهُ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ. وَلَكِنَّ أَهْلَ بَيْتِهِ مَنْ حُرِمَ الصَّدَقَةُ بَعْدَهُ». قَالَ: «وَمَنْ هُمْ؟». قَالَ: «هُمْ آلُ عَلِيٍّ، وَآلُ عَقِيْلٍ، وَآلُ جَعْفَرٍ، وَآلُ عَبَّاسٍ». قَالَ: «أَكُلُّ هَؤُلاَءِ حُرِمَ الصَّدَقَةُ؟». قَالَ: «نَعَمْ»

      Siapakah Ahlul bait-nya wahai Zaid? Bukankah istri-istri beliau adalah ahlul baitnya? Dia berkata: “Sesungguhnya istri-istri beliau adalah termasuk ahlul bait beliau. Akan tetapi ahlul bait beliau adalah mereka yang diharamkan memakan sedekah setelah beliau.” Dia berkata: “Siapakah mereka?” Dia menjawab: “Mereka adalah Keluarga Ali, Keluarga ‘Aqil, keluarga Ja’far, dan keluarga ‘Abbas.” Dia berkata: “Apakah setiap mereka diharamkan dari harta sedekah?” Dia menjawab: “Ya.”

      Perhatikan Ahlulbayt diharamkan mendapat harta sedekah dan Keluarga Ali, Keluarga ‘Aqil, Keluarga Ja’far serta Keluarga ‘Abbas adalah keturunan dari Bani Abdul Muttalib, dan tentu termasuk Istri-istri Nabi Muhammad s.a.w jadi asbabun nuzul (QS 33:33) tersebut memang turun untuk mereka.

      *** KESIMPULAN ***

      AHLULBAYT jaman Nabi Muhammad s.a.w = WANITA-WANITA BANI ABDUL MUTTALIB.

      ===============================

      Saudaraku Usup Supriyadi sebangsa dan setanah air, mohon dengan sangat renungkan kembali kata-kata anda sendiri.

      اسوب سوبرييادي said
      August 25, 2010 at 2:43 am
      Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

      Kang, saya ini kan bukan pakar hadits, jadi sebenarnya yang benar itu isi dari hadits shahih muslim nomor 41 itu apa ya?

      kan, saya lihat di lidwa.com itu yang dikutip oleh ressay ada. tapi, saya lihat yang kang hanif kutip tidak ada, dan semua hadits yang dikutip di muslim.or.id kok di lidwa.com itu beda ya isinya? apakah kini, kalangan Syi’ah sudah mulai memutarbalikkan hadits?

      *ini respon atas dikusi kang hanif dengan ressay soal syahadat.

      saya ingin sekali punya buku shahih bukhari dan muslim, kira-kira penerbit yang mana ya yang bagus, yang udah diterjemahkan…dan terjemahnya itu benar? atau memang harus beli yang versi bahasa Arabnya kali ya. benar-benar, saya harus lebih memperdalam bahasa Arab nih.

      Jazahumullah Khairan Katsiran

      Sumber: Post anda bisa dilihat disini.

      Salam,.. (RUBON)

      • Usup Supriyadi said

        Mas Rubon

        Saya memang bukan pakar hadits. Apa salah saya bertanya dan ingin mengetahui jawabannya beliau :?:

        Dan Alhamdulillah, saat itu memang saya mengambil hadits shahih bukhari muslim dari kitab Imam An Nawawi… lagi pula saat itu, saya belum tahu ternyata memang kitab hadits itu tidak semuanya lengkap, ada juga yang diringkas atau dibuang sanad-sanadnya.

        Insya Allah, jika ada rezeki saya akan membelinya, dan saya sudah tahu harus beli kemana…

        satu hal yang tidak lazim saya temui, bahwa dalam beberapa (atau mungkin semua) tulisannya, tidak di dukung oleh As Sunnah. 

        jelas, saya tidak memvonis semuanya…

        Wa Allaahu A’lam

        

      • rubon said

        Anda tidak memvonis saya, tapi senang menuduh rival anda kaum yang murtad Agama Islam :mrgreen:

      • Eagle said

        @Saudari Usup Supriyadi

        satu hal yang tidak lazim saya temui, bahwa dalam beberapa (atau mungkin semua) tulisannya, tidak di dukung oleh As Sunnah. 

        Saudari memang buta atau pura-pura tidak bisa membaca tulisan latin :mrgreen:
        #Haniifa Say:#
        Apa pendapat sampean kalau menggunakan hadits berikut,:
        Shahih Muslim (IV/1873; 2408) meriwayatkan dari Hushain, dia berkata kepada Zaid ibn al-Arqam:

        Yang terbaca oleh @Saudarai ^%^!@JHAS#$%^!%@^&^&!@ … hehehe….

        Di artikel @saudarai menulis sbb:

        Usup Supriyadi Berkata
        November 2, 2010 pada 2:23 pm

        Tidak ada larangan untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Hanya, seorang muslim akan menjadikan Al-Qur’an dan As Sunnah sebagai barometer, untuk menerima kebeneranan saintifik tersebut atau tidak. Jadi bukan oleh akal, tapi oleh wahyu. Misalnya, soal wanita yang tidak mau menikah namun ingin punya anak (contoh kasus pada lesbi) menurut sains ia bisa hamil apalagi sekarang ada produsen penjual sperma… dan dilakukan pembuahan, hanya saja tidak melalui proses senggama antara pria dan wanita, tapi itu adalah kebenaran yang batil, dan sangat bertentangan dengan Al-Qur’an dan As Sunnah… dan sebagainya… seorang muslim akan melakukan Islamisasi Ilmu pengetahuan, bukan malah sainsnisasi Al-Qur’an dan As Sunnah, masa wahyu harus tunduk kepada akal?

        Wa Allaahu A’lam

        Tunjukan menurut @Saudarai ayat-ayat Al Qur’an dan “as sunnah” tentang bayi tabung !! mengapa diharam kan ?!

        Berani berkata, maka harus berani bertanggung jawab… kecuali @Saudarai memang keledai dungu yang tidak bisa merespon kehendak majikan :mrgreen:

      • Someone said

        Nice post !!

  4. Usup Supriyadi said

    Terima kasih kepada Mas Rubon yang gigihnya menjadi kurir transferan komentar. ;) semoga Allaah membalasnya.

    Assalaamu’alaikum, Kang Haniifa….

    حدثنا ابن بشار، قال : ثنا عبد الرحمن، قال : ثنا سفيان، عن إبي رزين، عن إبي يحيى، عن ابن عباس : (وَإِنَّهُ لَعَلَمٌ لِلسَّاعَةِ). قال : خروج عيسى ابن مريم

    Telah menceritakan kepada Ibnu Basyaar, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami ’Abdurrahman, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Abu Raziin, dari Abu Yahya, dari Ibnu ’Abbas radliyallaahu ’anhuma : Wa innahu la-’alamul-lis-saa’ah (dan sesunguhnya ‘Isa itu benar-benar menjadi pertanda datangnya hari kiamat), ia berkata : ”Yaitu keluarnya (turunnya) ’Isa bin Maryam (sebelum hari kiamat)”… 

    Baiklah kang haniifa, jika memang tafsir tersebut dianggap dari seorang keledai. Tapi kalau boleh tahu, siapakah keledainya? itu kan ada beberapa perawi, sebut saja. Lantas bagaimana dengan hadits mutawatirnya?

    Saya kira Ibnu Abbas mentafsirkan begitu, karena ia memahami As Sunnah yang mutawatir….
     

    Saya ada pertanyaan, dan pertanyaan ini pun pernah di ajukan oleh Al-‘Allamah Syaikh ‘Ali bin Hasan bin ‘Abdil-Hamid Al-Halabi Al-Atsary kepada Dr. Hasan At-Turabi yang mengingkari hadits mutawatir tentang turunnya nabi Isa ‘alaihis-salaam, sekarang saya ajukan kepadamu : “Bagaimana bisa engkau mengingkari hadits mutawatir?”

    Dan, apakah tanda-tanda kiamat itu semuanya tidak benar? atau kang haniifa hanya tidak sependapat dengan satu tanda saja, yakni turun-nya Isa ‘alaihis-salaam (atau Imam Mahdi)? atau memang bagi kang haniifa sebuah kemustahilan Rasulullah tahu tanda-tanda kiamat?

    Wa Allaahu A’lam

    • rubon said

      Kembali kasih anda bersedia berdialog daripada jadi “kedelai” :mrgreen:

    • @Kang Usup Supriyadi
      Weleh…weleh…. tolong eh,.. lotong jangan dipotong ahh.
      Silogisme kira-kira bejinih:
      Katanya sampean: “Kepala Keledai Kedelai, lho”
      Lalu sampean bertanya pada sayah:
      @Kang Haniifa tahu nggak Kedelei ?! Menurut Syaikh ‘Ali bin Hasan bin ‘Abdil-Hamid Al-Halabi Al-Atsary, bahwa kedelai itu tanaman… bla..bla..bla…

      Kembali keeeee laptop’s:
      Tulisan sampean adalah sbb:

      DALIL DARI AL-QUR’AN

      1. Allah ta’ala berfirman :

      وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلا إِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّونَ * وَقَالُوا أَآلِهَتُنَا خَيْرٌ أَمْ هُوَ مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلا جَدَلا بَلْ هُمْ قَوْمٌ خَصِمُونَ * إِنْ هُوَ إِلا عَبْدٌ أَنْعَمْنَا عَلَيْهِ وَجَعَلْنَاهُ مَثَلا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ * وَلَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَا مِنْكُمْ مَلائِكَةً فِي الأرْضِ يَخْلُفُونَ * وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ فَلا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُونِ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ

      Dan tatkala putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan tiba-tiba kaummu (Quraisy) bersorak karenanya. Dan mereka berkata : “Manakah yang lebih baik tuhan-tuhan kami atau dia (Isa)?”. Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar. Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israel. Dan kalau Kami kehendaki benar-benar Kami jadikan sebagai gantimu di muka bumi malaikat-malaikat yang turun temurun. Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. [QS. Az-Zukhruf : 57-61].

      *** Bagian ini tafsiran sang KELEDAI *** :mrgreen:
      Pada ayat terakhir disebutkan : wa innahu la-’ilmul-lis-saa’ah (Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat), yaitu turunnya Nabi ’Isa ’alaihis-salaam sebelum hari kiamat merupakan pertanda dekatnya hari kiamat. Apalagi hal itu diperkuat dengan qira’at (bacaan) lain dari Ibnu ’Abbas dan yang lainnya terhadap ayat tersebut dengan fat-hah pada huruf lam dan ’ain; yang berarti ’alaamah (alamat) dan amaarah (tanda) telah dekatnya hari kiamat. Ibnu Jarir dalam Tafsir-nya membawakan riwayat sebagai berikut :

      حدثنا ابن بشار، قال : ثنا عبد الرحمن، قال : ثنا سفيان، عن إبي رزين، عن إبي يحيى، عن ابن عباس : (وَإِنَّهُ لَعَلَمٌ لِلسَّاعَةِ). قال : خروج عيسى ابن مريم

      Telah menceritakan kepada Ibnu Basyaar, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami ’Abdurrahman, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Abu Raziin, dari Abu Yahya, dari Ibnu ’Abbas radliyallaahu ’anhuma : Wa innahu la-’alamul-lis-saa’ah (dan sesunguhnya ‘Isa itu benar-benar menjadi pertanda datangnya hari kiamat), ia berkata : ”Yaitu keluarnya (turunnya) ’Isa bin Maryam (sebelum hari kiamat)” [Tafsir Ath-Thabari 25/90].

      Nah sekarang bijimana kalau tafsirannya sebenarnya:
      1. “..Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat…”
      Bwetul, Nabi Isa Al Masih diberitahu kejadian kiamat itu hacur lebur alam semesta dan manusia akan dihisap sesuai dengan amalanya serta datangnya hari Kiamat hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang tahu.

      2. “…Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku”
      Oleh karen itu Nabi Isa berkata kepada Bani Israil, bahwa setelah kejadian hari kiamat itu ada manusia golongan bengkok (sesat) dan ada manusia yang bergolongan lurus atau sesuai dengan perintah Allah

      3. “…Inilah jalan yang lurus…”
      Selanjutnya Nabi Isa Al masih membacakan suhuf semacam surah Al Fatihah, ingat bahwa Nabi Sulaeman a.s mengucapkan BASMALLAH (QS 27:30)” :D

      *** PAHAM SAMPEAN ??? ***

      Sesi duwa… hehehe
      “Bagaimana bisa engkau mengingkari hadits mutawatir?”
      ___________________
      Siyapa bilang sayah tidak percaya ?!
      Lha wong Nabi Isa Al Masih memang berbicara pada Bani Israil (QS. Az-Zukhruf 57-61) jauh sebelum Nabi Muhammad s.a.w lahir dan terbukti saat kiamat sangat dekat seperti sekarang, Ingat ‘Satu hari bagi Allah dan malaikatNya adalah bersamaan dengan 50,000 tahun’. (QS 70:4)

      Sekarang sampean tanya sama Syaikh ‘Ali bin Hasan bin ‘Abdil-Hamid Al-Halabi Al-Atsary bintaro taro :D :lol:
      Apakah Isa Al masih berbicara: “..Inilah jalan yang lurus..” Nabi Muhammad s.a.w sudah lahir apa belum ?!

      Insya Allah jawaban Syech bintaro taro: “&^#QHUFH*(&Q#$” :D :lol:

      Wahai Keledai Gundul
      (hehehe.. mohon maaf panggilan Ahlul Kitab sampean tolak, jadi ganti ajah yah)

      Silahken sampean baca tafsiran yang lebih mumpuni dari Dr. Hamka telah memberikan penafsiran yang jelas mengenai ayat di atas serta sebab turunnya ayat-ayat Surah Al-Zukhruf: 59-62

      Terdahulu dari Surah Al-Zukhruf ini diturunkan Surah Al-Anbiya’ (Surah ke 21). Pada ayat 98 dari Surah Al-Anbiya itu ada difirmankan: “Sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah akan jadi bakaran jahanam, yang akan kamu masuki”. Seorang pemuka Quraisy musyrikin itu bernama Abdullah bin Az Zab’ari, setelah mendengar ayat tersebut, lalu mencuba hendak membantah Nabi dan berkata: “Kalau benar orang yang menyembah selain Allah yang disembahnya sendiri akan menjadi kayu api neraka jahanam, bagaimana dengan Isa Almasih? Bagaimana dengan ibunya? Bagaimana dengan malaikat-malaikat? Engkau mengatakan Isa dan ibunya itu semua orang-orang terpuji. Semuanya itu disembah orang Nasrani selain dari Allah. Begitu juga ada orang Yahudi mengatakan ‘Uzair anak Allah. Maka kalau orang-orang itu masuk neraka, kami ini semuanya ridha masuk neraka supaya bersama-sama di neraka dengan mereka!” (Abdullah Az Zab’ari itu kemudian beriman juga).

      Mendengar sanggahan Abdullah Az Zab’ari yang demikian, bersoraklah musyrikin yang lain menyokong perkataan temannya itu! Dan mereka merasa yakin bahawa sekali ini hujjah aturan Muhammad sudah dapat dipatahkan. Dan untuk membuka kerendahan mutu bantahan mereka itu, turunlah ayat-ayat ini.

      “Dan tatkala Ibnu Maryam dijadikan contoh, tiba-tiba kaum engkau dari sebab itu bersorak-sorak”. (ayat 57) Mereka bersorak-sorak kerana merasa mendapat alasan teguh untuk membantah Nabi.

      “Dan mereka berkata: Adakah tuhan-tuhan kita yang lebih baik ataukan dia?” (pangkal ayat 58).

      Yang mereka maksudkan dengan dia itu ialah Nabi Isa Alaihis Salam. Maka kalau Nabi Isa yang dipuji Muhammad itu masuk neraka kerana dia disembah orang, tentu tuhan-tuhan kita juga sama ke neraka dengan Isa orang baik. Lantaran itu maka tuhan-tuhan kitapun orang-orang terpuji seperti Isa juga. Begitulah cara mereka hendak memutar balik keadaan.

      Sebab itu, maka di ujung ayat dikatakan: “Tidaklah mereka pukulkan perkataan itu kepada engkau”. Yaitu menurut wahyu Surah Al-Anbiya ayat 98. “Melainkan sebagai bantahan”. Bantahan asal membantah saja. “Bahkan mereka itu adalah kaum yang suka bertengkar”. (ujung ayat 58)

      Lalu diperbaiki kembali salah-sangka yang mereka timbulkan terhadap Nabi Isa anak Maryam:

      “Tidaklah dia itu melainkan seorang hamba yang Kami beri nikmat kepadanya dan Kami jadikan dia contoh bagi Bani Israil” (ayat 59). Artinya, Isa tidaklah dalam golongan manusia atau berhala yang akan dimasukkan ke neraka lantaran dia disembah dan dipertuhan orang. Selama dia hidup, dia tidak pernah mengajak manusia supaya menyembah pula kepadanya sebagai menyembah kepada Allah. Dia adalah hamba Allah dan bukan anak-Nya. Dia diberi nikmat kenabian dan dia menjadi contoh yang baik bagi Bani Israil tentang keluhuran budi dan ketaatan kepada Tuhan. Dan ternyata dalam sejarah bahwa menetapkan Isa sebagai satu di antara satu tuhan, atau bahwa dia anak tunggal Tuhan, baru dijadikan keputusan oleh rapat Pendeta Nasrani setelah dia meninggal dunia.

      Satu soal lagi, yaitu tentang kamu menyembah malaikat: “Dan jikalau Kami kehendaki, nescaya kami jadikan dari antara kamu jadi malaikat di bumi, menggantikan kamu”(ayat 60). Sebab malaikat itupun makhluk Tuhan seperti kamu juga. Bukan dia itu Tuhan, dan bukan anak perempuan Tuhan. Bisa dibuat sesuka-Nya oleh Tuhan, sehingga kalau Tuhan Allah mengkehendaki, tidaklah hal yang sukar bagi-Nya menjadikan kamu jadi malaikat di atas bumi ini, sehingga penduduk manusianya hilang, sebab berganti jadi malaikat semula. Sebab itu tidaklah benar sama sekali kamu menuhankan malaikat di samping Allah.

      Kembali tentang Isa anak Maryam:

      “Dan sesungguhnya dia itu dalah satu ilmu tentang sa’at. Maka janganlah kamu ragu kepadanya, dan turutilah Aku. Inilah jalan yang lurus” (ayat 61) Isa Almasih dilahirkan ke dunia tidak menurut yang biasa; dengan langsung tidak dengan perantaraan bapa. Apa yang semestinya terfikir olehmu jika memikirkan kejadian itu? Hendaknya ialah betapa Maha Besarnya kekuasaan Allah. Allah membuktikan bahwa dengan tidak dengan perantaraan bapapun, Dia dapat melahirkan seorang manusia ke dunia. Dengan melihat itu ilmumu bertambah dengan melihat dunia ini, bumi ini, satu waktu kalau janjinya datang akan dihancurkan semua. Dan seluruh manusia, walaupun telah beribu-ribu tahun mati, setelah datang waktunya akan dibangkitkan kembali dari dalam kuburnya. Itulah ilmu yang mesti timbul setelah memikirkan kelahiran Nabi Isa. Keganjilan kelahiran Nabi Isa hanya satu keajaiban kecil saja jika dibandingkan misalnya saja dengan bumi yang selalu mengedari matahari, dan bulan yang selalu mengedari bumi Maka janganlah kamu ragu lagi padanya, yaitu bahwa hari akan kiamat. Dan setelah kamu fikirkan Aku menjadikan Isa tidak dengan berbapa, janganlah dia yang kamu pertuhan. Dia hanya hamba dan makhluk-Ku, dan turutilah Aku. Jangan kamu kagum meluhat bekas kekuasaan-Ku, tetapi langsunglah kepada-Ku: Inilah jalan yang lurus. Kalau caranya sekarang: Inilah jalan yang logis.

      “Dan sekali-kali janganlah kamu dipaling setan. Sesungguhnya dia itu bagi kamu adalah musuh yang nyata.” Syetanlah yang selalu membelokkan manusia di tengah jalan daripada tujuannya yang lurus. Dialah yang selalu menggoda manusia sehingga dia lupa pada yang empunya kuasa, kerana kagum melihat kekuasaannya. Syetan itulah musuh besar bagi manusia, yang belum puas kalau dia belum menjerumuskan manusia ke jurang kesesatan.”

      Ref: Prof. Dr. Hamka, Tafsir Al-Azhar, Juzu’ 22-23-24-25.

      Jika sampean kurang jelas, silahken buka tasir Depag RI thn.82 halaman 801.

      Wassalam, Haniifa.

      • AbuRazziq said

        top markotops deh hujjahnya….
        :-)

      • Cekixkix said

        Klo kita itung jaraknye Isa Al Masih ke Nabi Muhammad s.a.w kheknya 600tahunan
        1 hari sebanding dengan 50.000 tahun
        Hari kiamat sudah dekat = 600:50.000 = 0.012 hari

        Kheknya jaman Nabi Isa Al Masih jaman Nabi Muhammad s.a.w jaraknye cuma 10 menit… makanye kiamat sudah dekat mo dulu kek, mo sekang kek…

        Kesimplannye:
        Syech Imam Mahdi Keledai Gundul ditunggangi Sex Yesus Supir… Cekixkix…kix…kix…

      • The70No said

        Klo daku hitung kedatangan Imam Al Mahdi katanya ceritanya riwanya dulunya selama 40thn artinya cuma 69 detik :)
        Yang menunggu Imam Mahdi datang (“Isa Al Masih” versi islam katepe) mimpi kali yeh… wkwkwk….

    • Usup Supriyadi said

      Jazakallaah Khair

  5. Roy Rey said

    Ya Allah ampunilah kami semua…
    Tunjukanlah jalanMu….

  6. [...] Mas Rubon berkata [...]

  7. Usup Supriyadi said

    Assalaamu’alaikum Warahmatullaah…

    Kang haniifa yang dimuliakan Allah beserta rekan-rekan sejawatnya, sungguh, saya memang bukanlah seorang yang paham agama, segala apa yang ada di blog saya, terkhusus berkaitan dengan agama, adalah tidak murni pemahaman saya, karena luasnya cakupan agama ini, saya hanyalah perantara atau wasilah… bukankah “yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir?” itu adalah hasil apa yang saya dapatkan dari para ulama, dan guru-guru saya, baik secara langsung maupun saya kutip dari karya-karyanya…

    Dan saya kira, mengingat pada sabdanya :

    Dari Abu Umamah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

    “Aku akan menjamin sebuah rumah di tepi surga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan meskipun dia yang benar. Aku juga menjamin rumah di tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan kedustaan walaupun dia sedang bergurau. Dan aku juga menjamin rumah di surga yang paling tinggi bagi siapa saja yang berakhlak baik.” (HR. Abu Daud no. 4800 dan dinyatakan hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 1464)

    Maka saya mencukupkan perselisihan kita akan hal tersebut. Semoga Allah jadikan kita sebagai umat terbaik, yang hanya memikirkan yang baik-baik, berkata yang baik-baik, bertindak yang baik-baik, dan selalu berkumpul bersama orang dan jamaah yang baik-baik!! Janganlah kita menganggap terbaik, sebelum kita mau bersusah-payah untuk memikirkan kebahagiaan orang lain, yakni dalam ketaatan bersama kepada Allah dan Rasul-Nya. Wallaahu a’lam

    • Wa’alaikum Salam Warahmatullahi Wabarakatuh @Kang Usup Supriyadi
      Subhanallah,…
      Dan insya Allah, sesungguhnya tiada perselisihan diantara kita. ;)

      Sebagaimana @Kang Usup pernah bertanya tentang hadits yang dibawakan oleh @Mas Ressay perihal syahadat Agama Syi’ah yang diakuinya sebagai “kebenaran” sekaligus bertaqiya :

      Hadis riwayat Ubadah bin Shamit ra., ia berkata:
      Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa mengucapkan: Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya dan bersaksi bahwa Nabi Isa as. adalah hamba Allah dan anak hamba-Nya, serta kalimat-Nya yang dibacakan kepada Maryam dan dengan tiupan roh-Nya, bahwa surga itu benar dan bahwa neraka itu benar, maka Allah akan memasukkannya melalui pintu dari delapan pintu surga mana saja yang ia inginkan. (Shahih Muslim No.41) :D

      Essensinya adalah pada saat IMAM MAHDI diyakini ada, maka syahadat menjadi hanya kepada “Isa Al Masih” (baca: kemenangan bagi YAHUDI-KRISTEN) sebab secara tidak langsung akan menjadi polemik yang lebih besar dari periwayatan kekalahan Dajjal atas kemenangan IMAM MAHDI dan Nabi Isa Al Masih memimpin Shalat berjamaah ?!

      Pertanyaan jadi sangat sederhana:
      “Apa bunyi syahadat IMAM MAHDI dan Nabi Isa Al Masih ?!”
      Umat Islam akan terpecah menjadi 2, mengenai lafadz Syahadat. :(

      أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيمِ
      وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُواْ لاَ تَسْمَعُواْ لِهَـذَا الْقُرْءَانِ وَالْغَوْاْ فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَغْلِبُونَ

      Wa qaalal ladziina kafaruu laa tasma’uu li haadzal qur’aani wal ghau fiihi la’allakum taghlibuun.

      Dan berkatalah orang-orang yang kafir : “Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al Qur’an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan (mereka). (QS 41:26)

      Maha Benar Allah, dengan segala firmanNya.
      https://haniifa.wordpress.com/2009/05/29/mengenal-tipu-daya-kafirun/

      Wassalam, Haniifa.

    • Roy Rey said

      Saya sangat berharap ini hanya dialog biasa saja bukan perdebatan… ato anggaplah sebagai wacana “tukar pikiran” asal jangan “tukar pasangan”… :)

    • Someone said

      Bung Usup,Bung Royrey,Bung Filar dan kawan-kawan yang tidak tersebut menurut hemat saya sangat mencerminkan sifat Rasulullah yaitu berakhlak Al Amin.

      Salut !!

      • Filar Biru said

        Ah jangan memuji begitu kami ini apalah hanya dalam tahap belajar saja tidak lebih dari itu smoga teman2 yang ada di milis ini mendapat rahmat dari Allah SWT.

        di dalam mencari kebenaran itu walaupun salah mendapatkan pahala satu kalau betul dua. AMIN
        SALAM

      • Roy Rey said

        @someone
        Hihihihihi… jangan becanda
        Al Amin..? Gw aja kaga percaya ama diri sendiri..
        Jauhhh kalee ama Rasululloh…
        Tapi bener kata @filar, kita semua disini belajar, dan saling “semprot”(baca;mengingatkan) bilamana ada yang “melenceng”.

  8. Rubon said

    Rekan-rekan sekalian,
    Saya tidak hendak menuduh siapapun disini, namun Insya Allah ad diin Islam mengajarkan kita semua dalam mempelajari Al Qur’an harus sesuai dengan tektual dan kontektual.

    Contoh kegunaan mengimani 3 huruf Alif-lam-min pada QS(2:1) :
    Berikut ini saya kutip dari artikel: Al-Mahdi alaihi salam

    Miss. Windyayu mengutip :
    Padahal, kedatangan al-Mahdî merupakan doktrin mapan dalam tradisi Suni dan Syiah, juga sebetulnya semua manusia. Menurut teks-teks keagamaan yang ada, ia adalah pemimpin masa depan bagi orang-orang beriman dan orang-orang baik di seluruh bangsa di dunia. Kedatangan al-Mahdî ditegaskan oleh banyak “hadis sahih”. Jadi, kaum muslim tak perlu ragu apakah al-Mahdî akan turun atau tidak, tetapi hendaklah menanti dan bersiap-siap menyongsong kedatangannya.

    Mr. Ressay mengutip :
    “Hadis” riwayat Ubadah bin Shamit ra., …. (“Shahih” Muslim No.41)

    Insya Allah, orangnya saja berbeda Yaser Arafat (pria/Syi’ah) dan Windyayu (Wanita/Kristen) tapi mereka satu “kaum” :mrgreen: sebab sama-sama jorok dalam menjalankan syariah ad diin Islam.

  9. kawula alit said

    jadi yg dalam riwayat yg berkuasa 40 tahun imam mahdi atau dajjal?atau kedua2nya tertolak oleh Al Qur’an, 2 hadis yg dimunculkan sengaja bertentangan karena pengingkaran terhadap kenabian Nabi Muhammad saw? lalu apakah ini karena kekecewaan yahudi kristen karena messias yg ditunggu2 adalah seorang arab bernama Muhammad?

    • AbuRazziq said

      Kalo dari literatur yang pernah saya baca, di dalam Injil karangan St. Barnabas (injil barnabas) justru dikatakan oleh “Yesus” sendiri bahwa “Mesiah/Mesias/Al Masih” itu bukanlah dirinya (baca:Yesus). Akan tetapi yang dimaksud oleh Allah adalah NABI MUHAMMAD.

      Tapi justru oleh kalangan sarjana islam sendiri, karena hal ini bertentangan dengan “hadits shahih” mengenai akhir zaman, maka disebt sebagai literatur yang bertentangan dengan kepercayaan islam (baca:pada umumnya).

  10. kawula alit said

    saya baca media berbagai aliran bahkan posmo, untuk mengindra masing2 pandangan, literatur jawa terutama banyak dikacaukan oleh para ‘voc’. di luar semua hal karena kapasitas saya yg tak mampu identifikasi history/aliran proses masing2 karakter yg terlibat, saya tak kan bicara banyak. tapi yg sangat saya sayangkan terindra sedikit ‘bau kesombongan’ entah darimana?

    • rubon said

      Sebenarnya kaum Yahudi (baca: Nashrani) ada yang setia menanti kedatangan Rasulullah yang berinial “ahmad” sedangkan Yahudi-Kafir mengubah menjadi “mahdi” (kristen mesias).
      Sejarah membuktikan ketika Rasullullah berusia balita didatangi oleh mereka.
      Kekecewaan bangsa Yahudi selain Rasulullah (Muhammad) bukan dari keturunan dari sisi Ibrahim + Sarah, yang paling mengecewakan mereka adanya perintah Allah terhadap pemindahan arah Kiblat (dari Masjidil Aqsha ke Masjidil Haram) maka dari semenjak itulah mereka senantiasa berkomplot membuat ayat-ayat palsu (baca: sunnah-sunnah palsu), dan mereka semua berdomisili di Madinah.
      Kemenangan terbesar Rasulullah adalah pembebasan kota Mekkah dari tangan arab jahilyah, sebagaimana kita ketahui Rasulullah lebih suka menetap di Madinah suatu alasan yang sangat kuat adalah perang teologi di Madinah
      (kota itu: pertemuan musyrikin, yahudi, nashrani dan Islam) jauh lebih berbaya dibandingkan perang fisik.

  11. Samaranji said

    Assalamu’alaikum.
    Untuk kesekian kali, mohon ijin numpang menimba ilmu dari sini, makasii…

    Bayi baru di dunia blog.
    Samaranji.

    Wassalamu’alaikum.

  12. husni said

    Ass wr.wb
    Saya kok agak sependapat dengan Usup, setelah membaca ini
    ==============================================
    Usup Supriyadi
    November 4th, 2010 at 5:41 pm

    Perlu diketahui bahwasannya makna ”kematian” dalam bahasa Arab tidak selalu bermakna terambilnya ruh dari jasad. Selain dari makna tersebut, maka ada dua makna lain yang dapat dipahami yaitu :

    1. Tidur.

    Hal itu sebagaimana terdapat dalam ayat :

    وَهُوَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ بِاللَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُمْ بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيهِ لِيُقْضَى أَجَلٌ مُسَمًّى ثُمَّ إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

    Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur (mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan” [QS. Al-An’am : 60].

    اللَّهُ يَتَوَفَّى الأنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا

    Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya” [QS. Az-Zumar : 42].

    Juga doa Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam yang selalu beliau ucapkan ketika bangun dari tidurnya :

    الحمد لله الذي أحيانا بعد ما أماتنا….

    Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan (= menidurkan) kami…” [HR. Al-Bukhari no. 6312].

    Sebagian ulama mengambil makna ini sehingga makna kedua ayat yang diperbincangkan adalah bahwasannya Allah mengangkat ’Isa bin Maryam ’alaihis-salaam dalam keadaan tidur.

    2. Memegang atau mengambil.

    Makna ini terambil sebagaimana jika dikatakan : (وَفَيْتُ مَالِي عَلَى فُلانٍ) ”Aku mengambil hartaku yang menjadi tanggungan Fulan”. Juga sebagaimana disebutkan dalam QS. Az-Zumar : 42 sebelumnya :

    اللَّهُ يَتَوَفَّى الأنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا

    ”Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya” [QS. Az-Zumar : 42].

    Makna ini adalah makna paling kuat diantara semua kemungkinan makna yang didukung oleh banyak mufassirin. Ibnu Jarir Ath-Thabari berada di barisan terdepan dalam memegang pendapat ini dimana ia mengatakan :

    وأولـى هذه الأقوال بـالصحة عندنا قول من قال: معنى ذلك: إنـي قابضك من الأرض ورافعك إلـيّ, لتواتر الأخبـار عن رسول الله صلى الله عليه وسلم …….

    Yang lebih benar di antara pendapat-pendapat tersebut menurutku adalah pendapat yang mengatakan : Makna ayat tersebut adalah : ”Sesungguhnya Aku memegangmu dari bumi dan mengangkatmu kepada-Ku”; karena didukung oleh hadits-hadits mutawatir dari Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam…….” [Tafsir Ath-Thabari 3/2-3-204].

    Makna ini adalah makna asli dalam bahasa Arab. Dalam kamus Taajul-Arus disebutkan : istaufaahu dan tawaffaahu artinya tidak meninggalkan sedikitpun. Kedua kata tersebut menunjukkan hasil atau akibat dari kata aufaahu [Taajul-Arus oleh Az-Zubaidi 1/394]. Kalimat mutawaffiika, yaitu pada kata tawaffaa pada asalnya bermakna ”memegang dan mengambil”. Dan dipakai secara majazi dengan arti “mematikan”, sebagaimana yang tertera dalam kitab Asasul-Balaghah karya Az-Zamakhsyari. Tentu saja, kaidah ushul yang menyatakan al-ashlu fil-kalaam al-haqiiqah (asal dari satu perkataan adalah makna hakikatnya) dalam pembicaraan ini masih berlaku. Dengan kata lain, mengalihkan makna hakekat (yaitu, makna : “memegang/mengambil”) kepada makna majaz (yaitu makna : “mati”), harus mendatangkan dalil (dan ini tidak mungkin, sebab dalil justru bertentangan dengan makna majaz).

    Wa Allaahu A’lam
    =============================================

    Mohon pencerahan :)

    • rubon said

      @Mas Husni
      Sebaiknya anda tanya beliau langsung, apakah menggunakan barometer Al Qur’an dengan skala yang sesuai atau menggunakan barometer yang lain. :mrgreen:
      Sebagai gambaran:
      Usia tertua manusia menurut Al Qur’an tercatat 1000-50 adalah Nabi Nuh a.s nenek moyang manusia generasi berikutnya paska keturunan Nabi Adam a.s dari anak yang berperlaku jahat, singkat kata manusia kafir ditenggelamkan diseluruh dunia.
      1. Jika Nabi Isa Al Masih kembali artinya berusia lebih dari 2000 tahun
      (dan ini kontradiksi dengan Al Qur’an.)

      Manusia terlama tidur menurut Al Qur’an tercatat 300 tahun.
      2. Jika Nabi Isa Al Masih tertidur maka seharusnya sudah muncul kembali jauh sebelum Nabi Muhammad s.a.w lahir. (dan ini kontradiksi dengan Al Qur’an)

      Perumpamaan Nabi Isa Al Masih seperti Nabi Adam a.s.
      3. Jika ada “prophesying” (nubuah) Nabi Adam a.s maka semua umat islam sepakat bahwa Nabi Adam a.s tidak dikembalikan lagi kebumi ini.
      (dan ini tidak ada sunnah walau hanya berupa riwayat)

      Salam,..

  13. kawula alit said

    menurut saya kalo mendebat atau mencari celah selalu bisa, tapi saya akan batasi diri. tapi sangat tidak layak u melakukan diskusi dengan nafsu seperti memanggil saudara muslimnya dengan keledai gundul, atau belum dipotong anunya, dll. saya pribadi seorang yg emosional, biasanya saya melakukan provokasi hanya untuk mengindra respon seseorang atau karakternya, memaki jika identitas/tujuan jelas ‘berbeda’ kadang2. jika diskusi mencari ilmu seperti ini, apa yg didapatkan oleh keduanya selain permusuhan yg semakin membara???dimana muslim bersaudara hakikatnya?

    • rubon said

      Bung Kawula Alit
      Itu menurut anda, tapi menurut saya tidak ada larangan diblog ini. Dan menurut saya jika Al Qur’an mengajarkan GIGI bayar GIGI… lalu kapan kami umat Islam mengatakan kepada anda pribadi sebagai keledai gundul ?!
      Bilang saja secara moral, Agama anda tersinggung… hehehe…

    • @Mas Kawula Alit
      Terima kasih atas saran sampean, tapi mohon maaf disini sayah adalah tuan rumah dan aturanya sudah sangat jelas yaitu silahken sampean gunakan segala kemampuan dalam berkomunikasi dari bahasa yang paling ilmiah, halus sampai dengan yang paling sarkas sekalipun tidak pernah dilarang.

      @Haniifa mengatakan :

       

      Sangat penting bahwa para kontributor artikel tidak dimoderasi dan semua komentar akan ditanggapi jika Admin sedang OL :D :mrgreen: ,atau jika tidak ditanggapi oleh kontributor yang lain. adapun post yang masuk keranjang satpam (spam) sepenuhnya merupakan kebijakan admin blog untuk itu disarankan maksimun URL hanya 1 saja dalam 1 Post. Bahasa yang digunakan sembarangan tapi diutamakan dapat dimengerti oleh para kontributor yang lain. Admin blog sangat menghargai Kritikan, Saran, Cacian, Umpatan dan atau apa saja sesuai selera sendiri.

      Wassalam, @Haniifa

      ( حَنِيفًا )

      Note:
      Sampen mirip @Oom Wawansyah :P

    • Filar Biru said

      Di blog ini anda bebas mau caci maki oey yang penting ada efek sampingnya, diam-diam ilmu kita nambah.
      di blog ini kita harus mengenal karakter masing2 karena aku pemain lama jadi biar aku jelasi satu persatu karakternya:

      1. Tuan Rumah (Haniifa):

      moncongnya bawel mirif kuda gigit besi. keras namun cerdas, tampangnya urakan mirip salah satu tokoh dalam film Independent Day. heheheh

      2. Wedul

      orangnya rada2 sombong dan maknyus mirip satu tokoh dalam film LOTR, tapi lidahnya bagaikan pedang, kalian hati2 aja.

      3. Saya (Filarbiru)

      murah naik pitam hanya saja masih bisa di tahan, sedikit lugu dan pemalu heheheh

      4. Chana alias Aruel Chana

      dia urang awak tidak banyak cakap sekali cakap langsung kena. Omongannya penuh dengan pancingan yang akan menjerumuskan lawan bicaranya pada situasi yang tidak diinginkan.

      5. Roy Rey

      pendatang baru…walau begitu aku sudah tahu dia suka melucu heheheh ada situasi berbeda kalo ngomong dengan budak penidur satu ini, yang sampai sekarang goreng pisang dan kopi di warung tetangga belum dia bayar heheheh. dasar…kebanyakan slot hehehe

      6. lovepasword

      kadang2 nimbul kadang nggak, orangnya suka nyeleneh namun rada2 sopan

      7. cekikik

      tukang lawaknya haniifah

      8. Fitria

      udah lama kabur sedikit judes namun cantik hehehe

      9. Qarrobin Juti

      ilmuan fisika kamu kalo mau berantem ama dia di bidang fisika silahkan kunjungi blognya, biar lelet otakmu

      10. Agorsilaku

      sering sebagai penengah kalo terjadi ribut di dunia blog hehehe, orangnya alim

      11. yang lain silahkan nambah aku mau ML dulu sama istriku heheheh

      • cekixkix said

        Kheknya gue tambahin.
        @Om Filar biru
        Kolor birunye suka ketinggalan… Cekixkix..kix..kix…

      • Filar Biru said

        Uda saya pasang emangnya lo ngintip dimana heheheh
        ni gua kasi gopek….

      • Cekixkix said

        @Om Filarbiru
        Kheknya gue dapat SABDA dari @Om Kawula Atlit Titit… YESUS BERSABDA: Klo mo jadi Atlit Titit kagak perlu pake kolor selama Juru Selamat yang Dinanti belon tiba… Cekixkix…kix..kix..kix…

      • Filar Biru said

        Berarti telanjang telus dong, ah aku malu nampak titit ku heheh

      • Cekixkix said

        Kheknya sama dengan Juru Selamat yang Dinanti-nanti ketika disalib. Menurut cerita olang “Sang Juru Selamat” disalib dipakein kolor, soalnye klo kentut… seluruh bukit Golgota gelap gulita mendung khek awan hitam… Cekixkix…kix…kix….

      • Filar Biru said

        Lagian kentutnya kagak mandi2 belalti dua kali bauk dong aku pelgi aja…masalahnya bauk hihiihiihi

      • cekixkix said

        Khek Imam Suci (Syi’ah), Santa/Saint (Kristen) … klo lagi sembayang kagak batal walau kentut… Cekixkix…kix..kix..

        Klo kagak percaya, coba @Om bikin jejak pendapat.
        1. Jumlah Pendeta nyang berdoa’ sambil kentut
        2. Jumlah Jemaat Gereja, Jemaat Vihara demen kentut ditempat sujudnye
        3. Cekixkix…kix…kix…

      • agorsiloku said

        he…he…he… terimakasih atas apresiasinya. Saya sendiri, tidak merasa ikut menengahi, tapi lebih tepat : enggan ikut-ikutan, tapi kadang menuliskannya sebagai topik di blog sendiri… (jadi sebenarnya egois ya).

        Saya juga termasuk yang sangat kurang mengutip hadis atau menguraikan berdasarkan hadis, tapi hampir 98,5% merefer ke Al Qur’an. Kalau kemudian ada perbedaan antara hadis dengan al Quran, khususnya tentang turunnya Isa Al Masih, maka saya mengambil pemahaman sepenuhnya dari Al Qur’an yang saya pahami, termasuk rujukan-rujukan dari ahli tafsir atau dari hadis yang dianggap sesuai. Kalau tidak sesuai, saya tinggalkan hadis itu karena saya absolut percaya pada Al Qur’an.

        Pada kejap lain, bisa jadi saya terima hadis itu sebagai benar kalau pemahaman akal kemudian membenarkan.

        Tentu saya berusaha menyadari bahwa pemahaman saya terhadap kitab petunjukNya juga sangat minimal, membutuhkan banyak masukan yang memperkaya khasanah pemahaman. Jadi, tidak tertutup muncul pemahaman yang lebih menyempurnakan…..

        Jadi ketika timbul pertanyaan mengenai hal ini, saya juga mencari rujukan di AQ, apakah “betul” Nabi Isa akan turun ke bumi, ternyata nggak nemu. Yang ditemukan, Nabi Isa diwafatkan…..

      • lovepassword said

        wuih ada tukang sensus juga ternyata..hi hi hi…

      • Fitri said

        Aku ga judes – judes amat kok. :D kecuali di kasari duluan. :lol: :lol:

      • Filar Biru said

        @Tuan Putri

        bagus itu tandanya kita punya harga diri. Jangan seenak saja menghina perempuan bukankan ibu kita juga perempuan.

        Eh…ngomong2 kemana aja Tuan Putri?

        SALAM

  14. kawula alit said

    poin 1 jika kontradiksi dengan Al Qur’an ayat yg mana tolong disebutkan apakah jelas membatasi umur manusia atau khusus seseorang?penasaran aja, ga usah pake emosi ya, kayak mau perang aja. poin 2 tertidur maksudnya disini apa definisinya, terus bagaimana kisah ttg isro miraj yg saya sekilas baca saja ttg proses jumlah shalat dimana nabi muhammad bertemu dengan nabi musa, juga melihat nabi ibrahim yg dikelilingi oleh2 anak2?

    • rubon said

      @Bung Kawula alit
      Kalau anda tidak percaya tanya saja sendiri sama yang mewahyukan Al Qur’an pada Nabi Mumhammad s.a.w mengapa timbul angka-angka tersebut?

      Oh yah, tolong ceritakan apa saja percakapan Nabi Muhammad s.a.w dengan:
      1. Nabi Musa a.s
      2. Nabi Ibrahim a.s
      dan..
      Jangan lupa tanya berapa tahun usia anak-anak Nabi Ibrahim a.s serta berapa jumlah laki-laki dan Wanita.
      Jangan lupa wajah anak-anak tersebut, dan postur tubuhnya, lalu kulitnya seperti apa, dan bagaimana mereka makan, minum serta buang hajat.
      Satu lagi mengapa mereke mengelilingi, apa mengajak main petak umpet.

      Pertanyaan berlanjut yah…. dan tolong jawab, hehehe…

  15. yah soal Isa Turun itu kan cuma wacana..gak usah dianggap serius lah. Turun ya sukur gak turun ya sukur…yang jelas aku bakalan mati dulu deh sebelum liat Isa turun ..hehehe

    • Someone said

      Bung Wedul
      Apakah ayat-ayat AQ anda anggap wacana :?:

      • @SOMEONE

        Emang AQ bilang nabi Isa akan turun lagi????. Enggak kan. Itu cuma dari hadits yang kita tak tahu benar tidaknya. Jadi gak usah dianggap serius. Yang penting sekarang bagaimana kita bisa bikin Islam menjadi rahmat semesta alam :)

      • Someone said

        Bung Wedul, sepertinya bung tidak beda jauh dengan penulis ini.
        ===========================
        Padahal, kedatangan al-Mahdî merupakan doktrin mapan dalam tradisi Suni dan Syiah, juga sebetulnya semua manusia. Menurut teks-teks keagamaan yang ada, ia adalah pemimpin masa depan bagi orang-orang beriman dan orang-orang baik di seluruh bangsa di dunia. Kedatangan al-Mahdî ditegaskan oleh banyak hadis sahih. Jadi, kaum muslim tak perlu ragu apakah al-Mahdî akan turun atau tidak, tetapi hendaklah menanti dan bersiap-siap menyongsong kedatangannya.
        Originally Posted by Windyayu
        ===========================

        Sangat jelas sekali permainan kata dan makna secara dikotomis.

        Pertama audien digiring supaya melupakan perbedaan:
        Kedatangan al-Mahdî ditegaskan oleh banyak hadis sahih. Jadi, kaum muslim tak perlu ragu apakah al-Mahdî akan turun atau tidak

        Selanjutnya publik opini murahan oleh Ms.Windyayu dikembangkan:
        tetapi hendaklah menanti dan bersiap-siap menyongsong kedatangannya.

        Ingat bung, sifat ragu-ragu itu bisikan dan atau perbuatan… !!

      • @Mas Someone
        Mohon maaf, sampean lihat diakhir komentar @Mas Wedul ini.

        Jadi gak usah dianggap serius. Yang penting sekarang bagaimana kita bisa bikin Islam menjadi rahmat semesta alam

        Peri kelir sekali, beliau (Mas Wedul Sherenian) tidak sama dengan Neng Windyayu… hehehe…

        Salam hangat selalu, Haniifa.

      • Roy Rey said

        @someone
        Betul kata abah Haniif, cuekin ajah si Wedul…
        Emang sekarang pikirannya lagi ngambang…
        Soale isi kepalanya sekarang cuma “ASMIRANDAH”….

      • rubon said

        Antara hipotesis dan penarikan konklusi menjadi aspek kesulitan tersendiri jika melihat relasi antara pro dan kontra dari tema yang diutarakan. Implikasi ini karena ketidak-mampuan kita cara berkomunikasi dengan bahasa yang saling dimengerti satu sama lain. Dalam wacana semacam ini saya kira miscommunication dan misunderstanding merupakan faktor yang sangat penting sekali agar keharmonisan ukuwah islamiah atau lebih populisnya sebagai umatan wahidatin yang mengusung “rahmatan lil ‘alamin” menjadi tujuan utama. Persoalannya sederhana saja, tinggal bagaimana kita lebih memahami satu sama lain dan ini sangat dibutuhkan tehnik dialogis, kemampuan dan edukasi.
        Namun jangan dilupakan bahwa semua itu terlepas dari gaya bicara/tulisan, ini perlu saya garis bawahi karena bagi ad diin Islam pakaian sebaik-baiknya adalah pakaian taqwa sehingga kita harus duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi, singkat kata islam tidak mengenal golongan, derajat, pangkat serta status sosial. Untuk itulah marilah kita belajar sama-sama saling asah, saling asuh dan saling asih.

      • Filar Biru said

        Mas Rubon

        pendapat anda ada benarnya hanya saja Islam itu kompleks sekali, apabila terjadi penyimpangan bagaimana mungkin kita harus berdiam diri dan hanya fokus pada ukuwah islamiah saja. sementara saudara2 kita muslim tersesat jauh dan kita hanya duduk2 saja.

        bukankah meluruskan yang bengkok adalah implementasi dari Rahmatan Alamin itu sendiri. Saya tidak mau anda berfikiran sempit seperti itu. Salah satu contoh adalah perkara jihad, mencari nafkah untuk anak istri banting tulang bukankah ini jihad juga. Nah…seperti yang saya katakan tadi Islam itu sangat kompleks, bahkan universal.

      • someone said

        tq

      • rubon said

        @Filar
        Sebagaimana yang saya utarakan bahwa tema yang diusung menjadikan aspek kesulitan tersendiri, saya tidak menutup mata bahwa pro dan kontra ini telah menjadi bagian wacana yang “hangat” sejak dahulu kala yang sangat menguras energi kita semua.
        Subtansinya karena (mohon maaf) tidak semua umat islam “memahami” bahwa polemik ini akibat dari faktor eksternal, yang sengaja dihembus-hembuskan sedemikian rupa.

      • Filar Biru said

        @ Rubon

        nah begitu dunk…
        Tapi disinilah letak kesalahan kita umat islam yang tidak mau belajar, memahami sejarahnya sendiri, mencari tahu apa dan bagaimana islam itu sebenrnya. secara garis besar umat islam mendapatkan keislaman mereka dikarenakan garis keturunan (memang hidayah Allah juga). Tapi yang harus diperhatikan adalah pemahaman2 dalam tingkatan2 tertentu. Artinya kebanyakan dari kita mengenal islam hanya dari luar saja.
        Penomena inilah yang sebenarnya mencerai beraikan umat.

      • @SOMEONE

        jika hadits itu menambah perpecahan, gimana jika dihapus aja :mrgreen: ?

      • agorsiloku said

        Ah masa sih Islam itu kompleks sekali Kang Rubon… Kita disuguhi AQ yang utuh sehingga yang tahu bisa memperdalam sedalam-dalamnya, yang tidak bisa mengetahui sedalam-dalamnya, tetap bisa melangkah dengan sedangkal-dangkalnya, sesederhana-sederhananya…..

      • Someone said

        Bagus sekali, Kalau Bung Wedul sudah ikhlas menghapus hadits palsu tsb. dari ingatan !!

      • agorsiloku said

        @ Wedul : jika hadits itu menambah perpecahan, gimana jika dihapus aja ?

        Lha, mana hadits yang membolehkan kita menghapus hadits?

      • Rubon said

        Yang multikomplek itu adalah sunnatullah, sedangkan kompleksitas tatanan Islam diakibatkan oleh faktor eksternal yang berada dalam satu segment.
        Tetap melangkah walaupun merangkak setahap-demi setahap maka Kang Agor suatu ketika insya Allah tanpa terasa berada pada level kedalaman yang belum tentu semua orang bisa.

      • Roy Rey said

        @all
        Udah lupain ajah pendapatnya si @wedul, seperti yg gw bilang sebelumnya.
        PIKIRANNYAH LAGI DIPENUH AMA “ASMIRANDAH”, JADI FULL “NGACO BIN ILER”.

        sssst…kata tetangganya @wedul, klo pagi2 si wedul sering cengar-cengir didepan pager sambil meluk2 guuling bertuliskan “KULO TRESNO MIMI(nama mesra ASMIRANDAH)…”.

      • @Mas Agor

        lha bukankah kita disuruh kembali ke AQ jika berselisih, padahal AQ gak ada tuh berita turunnya Isa,..ya anggap aja ini hukum menghapus hadits :)

      • @ROY

        Terima kasih atas dukungannya…hihihi,…kalo lu mau gue kasih adiknya Asmirandah,… bodinya..wuihh,..mpok atik kepala kebawah :mrgreen:,..soal wajah..lu tutup aja pakai tas kresek.

      • Cekixkix said

        @Om Wedul
        Kheknya montok si @Tante Kawula Tete Yesus Alit… elo tutupin wajahnye ame poster luna maya… Cekixkix…kix…kix…

        Nyang penting bodinya coy… :lol:

      • @Cekikix

        wah kalo si Roy aku yakin dia gak peduli ama wajah…yang penting rasanya :mrgreen:

    • Roy Rey said

      @someone
      AL QUR’AN BUKAN DUNGENG tapi
      Yesus turun lagi memang bukan wacana tapi “DUNGENG”

      OHHHH MY GOTTTT…
      YESUS TELAH TURUN KE BUMI…!!!!!!!!!
      NAMANYA “WEDUL SHERENIAN”…. :lol:

  16. kawula alit said

    mana neh jawabannya?

  17. Assalaamu’alaikum sahabat yang baik, Mas Haniifa..

    Sekadar menjalankan kusor dari atas sehingga tamat untuk ruang komentar ini, saya berpendapat dan salut atas semua perbahasan yang berkaitan di atas. satu fenomena perbahasan yang terhasil bagi mencari penyelesaian dalam permasalahan ummah.

    Mungkin ada yang kurang saya fahami dan cuba difahami kenapa perbahasan ini semakin hangat dan mengesankan. Semoga anda yang berbahas bisa melaksanakan perbahasan dengan ilmu yang benar dan punya sumber rujukan yang jelas supaya tidak tersasar dari tujuan mencari kebenaran bukan memperlihatkan kepandaian diri menguasai ilmu. Dibimbangi apa yang disampaikan menjadi sia-sia kerana kejengkelan hati (fokus sudah hilang) untuk masing-masing mempertahankan kebenaran masing-masing.

    Semoga Allah mengampuni dosa kita jika yang disampaikan baik tetapi tanpa kita sedari tergeluncur dari landasannya seketika. Semoga sesudah itu ada penyelesaian yang bernoktahkan peningkatan iman.

    Mas Haniifa, saya salut jika mas bisa menerima segala masukan komentar yang dihadirkan diruang ini. Sosok peribadi mas Haniifa mulai samar-samar kelihatan kepada saya sepanjang mengenali mas Haniifa di dunia maya. :D

    Hmmm… terima kasih mas, masih sudi bersahabat dengan saya. Senang dapat mengenali mas Haniifa walau jauh di Bandung. salam mesra selalu dari saya di Sarikei, Sarawak.

    • Wa’alaikum Salam sahabat baikku @Mba SFA
      Subhanallah wa Alhamdulillah,… kalau masih setia membaca blog butut ini walaupun banyak kata-kata dan pohto-pohto yang kurang sedap dipandang. Atas nama rekan-rekan dan saya pribadi khususnya mohon maaf, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja bila ada komentar yang… :mrgreen:

      Salam hangat selalu, Haniifa.

  18. kawula alit said

    berbobot kan juga nanya, orang ‘buta’ dicuekin?yg ditanyakan berkaitan dgn beberapa dari poin mu, kalo ga bisa jawab ‘ngomong’ aja, hmmm

    • cekixkix said

      @Om Kawula Atlit x tra idiot
      Elo ngoceh apaan sih, gue kagak ngarti????
      Kheknya elo ini mirip manusia, artinye elo emang keledai dogol nyang berita-cita mo jadi lutung kesarung… Cekixkix…kix..kix…

  19. kawula alit said

    hmm wajar aja rakyat indonesia seperti sekarang, yg merasa berilmu diselimuti sesuatu dan berjarak, apa ya arti ekonomi?kegiatan manusia u memenuhi kebutuhannya yg tak terbatas?kegiatan apa yg sesuai dengan islam?adanya shift malam atau lembur dengan x joss?berebut mata uang artifisial?ckckck kalo hebat ilmunya tentunya ada….ckckckckckk perlu ruang u aktualisasi diri dan kebutuhan u suatu penghargaan…ckckckckck

  20. kawula said

    hmm cekikixx hmm udah lucu loe?makanya loe upgrade kelucuan di otak loe!

    • eagle said

      Katanya saudara Kawula seorang yang beragama “ISLAM” dan “EKONOM” yang handal… ternyata oh ternyata :mrgreen:

    • Rubon said

      @Bung Kawula
      Ingatkah anda cerita Rasulullah ketika beliau bardakwah di kota Thaif ???
      Beliau dihina, dicaci, dimaki, bahkan dilempar batu dan kotoran unta !!!
      Subhanallah, Nabi Muhammad s.a.w membalasnya dengan do’a dan hikmah, lalu anda sendiri ???
      Baru diuji sedikit oleh rekan Cekixkix sudah kebakaran jenggot… hehehe..

    • Roy Rey said

      HIhihihihi…
      Ada “idiot” yg ngaku muslim, baru ditest dikit langsung ngawur..

      • cekixkix said

        @Om Royrey
        Lukas 21:34-36 berkata, “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.” Menurut ayat ini, hanyalah ada satu jalan untuk bersiap-siap bila Yesus datang untuk yang kedua kalinya, yaitu berjaga-jaga dan berdoa sungguh-sungguh.

        Gue ambil dari ALkitab Naruto:
        http://www.sabda.org/publikasi/e-doa/print/?edisi=7
        =======================

        Klo ada @Om Mahdi si tukang bakso, si YESUS klo turun ke bumi, kheknya diajak jualan pecel lele, kali… :lol: :lol:

        Gue rasa jelas sekali faham penantian “Isa Al Masih” itu berasal dari Gereja Al Mesiasat Busiat …. Cekixkix…kix…kix…

      • Roy Rey said

        @cekixkix
        HAHAHAHA…
        Mending klo jualan pecel lele..
        Lah klo cuma jadi tukang cuci piring bijimanah?
        ;
        Tapi kheknya bos mahdi ogah dah, soale terakhir join ama Yesus pelanggan baksonya pada kabur, soale bau busuk koreng Yesus yang tiada kunjung sembuh…

      • cekixkix said

        Kheknya jangan kerja sama ame @Om Yesus, soalnye klo TUHAN YESUS KENTUT…. GEYAPPPP SMUA…. Cekixkix…kix..kix…

      • the70no said

        Daku kira Imam Al Mahdi menanti Yesus turun dibumi Iran :) dan yang terjadi Imam Al Mahdi berebut Koteka bersama Yesus dibumi Irian (Papua)… wkwkwk.

      • Roy Rey said

        @70no
        Berarti Yesus ada kemajuan….
        Sekarang pake “koteka”… Wkwkwkwkwkwkwk..

      • the70no said

        Daku kira tergantung pemenangya ?!
        Yang pasti salah satunya antara AL MAHDI atau YESUS jadi IMAM KOTEKA :)

        Klo hasil duelnya draw, IMAM KOTEKANYA AL DAJJAL AL MAHDI AL YESUS Wkwkwk..

  21. kawula said

    apa sih sifat mirip manusia?apa sih sifat keledai dogol?kok bisa langsung loe simpulin gue emang keledai dogol?Wuih beuh HEBAT BANGET ProSeS bERPikirnya, fisik atau cuma metofara ya? ckckckckck, salute hormaaaat grakkkkk ke jenius cekixkix , beuh mirip manusia simpulannya jadi keledai dogol doang?ada alternatif lain ga cekixkix jenius pisan euy?

    • Rubon said

      Dan anda bukan metafora lag,i tapi sudah menjadi mata buta dan tuli terhadap ad diin islam. :mrgreen:

    • Cekixkix said

      Ada dong. kedongdong. @Om Kawula berubah jadi Kawula Kecoak… Cekixkix..kix..kix..
      Kheknya elo dah kagak mau pakai binti “Alit”, knape tuh ???
      Jangan-jangan otong Alitnye (burung dalam celana) blon dipotong… Cekixkix..kix..kix…

  22. kawula alit said

    oya ga ngaruh tuh, ujian apaan tuh? ga kebalik, beuh

    • cekixkix said

      Kheknya elo bener tuhh, soalnye WAJAH PATUNG YESUS juga gue kentutin kagak ngaruh… Cekixkix…kix…kix….

    • cekixkix said

      Coba @Om Kawula PERSAKSIAN olangan…. Kentutin tuh patung YESUS ame BUNDA MARIA, kheknya kaga ngaruh…. Cekixkix..kix…kix…

  23. Samaranji said

    Assalamu’alaikum.

    Ijin berkunjung lagi, n makasih bwt mas hanifa yg dah berkenan mampir di blog sy.

    Maaf, numpang nanya, apakah sudah ada sosialisasi menyebarkan hasil diskusi yg luar biasa disini (setidaknya dlm bentuk buku) ?. Sbg orang awam sy berharap hal ini perlu diketahui umat islam agar lebih waspada thd paham aeng2 yg melanda dunia islam.

    Salam hormat, bayi baru yg haus ilmu.
    Samaranji.

    Wassalamu’alaikum.

  24. Samaranji said

    Assalamu’alaikum…

    Ijin berkunjung lagi, n makasih bwt mas hanifa yg dah berkenan mampir di blog sy.

    Maaf, numpang nanya, apakah sudah ada sosialisasi menyebarkan hasil diskusi yg luar biasa disini (setidaknya dlm bentuk buku) ?. Sbg orang awam sy berharap hal ini perlu diketahui umat islam agar lebih waspada thd paham aeng2 yg melanda dunia islam.

    Salam hormat, bayi baru yg haus ilmu.
    Samaranji.

    Wassalamu’alaikum.

    • Wa’alaikum Salam @Mas Samaranji
      Kembali kasih atas kunjungan balinya kawan.
      Soal buku, Insya Allah suatu saat dikejap waktu jika Allah mengizinkan namun saya kira tidak ada salahnya kita sosialisasikan dahulu lewat sebuah blog walupun sangat sederhana tapi setidak-tidaknya bisa menyebar lewat mulut ke mulut dari pemakai jejaring sosial ini (gratis lagi :D )
      Alhamdulillah @Mas,senang dan betah disini …mudah-mudahan tidak kecewa atu menjadi halangan bila ada beberapa koment yang diluar batas (menurut bahasa dan etika) karena blog butut ini memang pasar murah…

      Teriring salam hangat selalu dari sahabatmu, Haniifa.

      • Kang Haniifa buat buku ??? sekedar saran … penerbitnyah di tempat “lovepasword” buat buku … gooodluuck gost writer :lol:

        btw … nasehat pawang uler klo mo nangkep uler tangkap kepala dan pegang ekornyah … klo cuman nangkep kepala ntar ekornya ngabeulit … tapi kalo yang dipegang ekor doank .. kepalanya matuk alias ngegel :lol: ….

        Salam penikmat diskusi kang haniifa yg seksi :D

      • @Kang Kopral Cepot :D
        Itu gerombolanyah si @Oom Kawula Alit, sepertinya sudah baca artikel Akang, tapi kok nggak nongol lagih…
        Btw, gerombolan @Oom Kawula sejenis ular alit sekali jadi sayah pekprek kepalanyah, biyar ekornya tidak melilit… hua.ha.ha…

      • dedekusn said

        heuheu….

      • husni said

        Kapan terbitnya? :)

  25. Imam Mahdi said

    KAWULA ALIT

    HALLELUJAH TO THE LAMB
    LORD I STAND IN THE MIDST OF A MULTITUDE
    OF THOSE FROM EVERY TRIBE AND TONGUE
    WE ARE YOUR PEOPLE REDEEMED BY YOUR BLOOD
    RESCUED FROM DEATH BY YOUR LOVE
    THERE ARE NO WORDS
    GOOD ENOUGH TO THANK YOU
    THERE ARE NO WORDS TO EXPRESS MY PRAISE
    BUT I WILL LIFT UP MY VOICE
    AND SING FROM MY HEART
    WITH ALL OF MY STRENGTH

    HALLELUJAH HALLELUJAH HALLELUJAH
    TO THE LAMB
    HALLELUJAH HALLELUJAH

    • Mama Yesus said

      Bule sok atuh “burung”nya dinyanyikan hihihi

      • POPE ASSHOLE said

        Alright… Lets Sing..!!!!

        JESUS BOL (JINGGLE BELL)

        DASHING TRU ASSHOLE
        JESUS FELLS GOOD AND SO
        SANTA PUSH HIS DICK AND..
        FUCK ON A GOD ASSHOLE

        HERE COME ANOTHER GAY
        HE’S READY FOR A “TRY”
        A POPE LOVE TO LIE
        JESUS FUCK HIS ASS AND CRY

        HEY… JESUS BOL… JESUS BOL..
        JESUS DICK ALL THE WAY
        POPE FUCK HIM, SANTA FUCK HIM, EVEN “FATHER” LOVE TO FUCK HIM

        HEY….JESUS BOL… JESUS BOL..
        JESUS FUCK ALL THE WAY
        POPE FUCK HIM, SANTA FUCK HIM, EVEN “FATHER” LOVE TO FUCK HIM..

    • @Mister Imam Mahdi
      Selamat datang didunia maya, Sir. :D

  26. the70No said

    Rierrr daku baca argumentasi Kawula Alit cs :)

    • rubon said

      @Bung The70No

      #kawula alit
      November 2nd, 2010 at 8:01 am

      bgm sifat konsumsi suatu negara yg alat tukarnya dominan dalam perdagangan? u masalah ttg artikel di sini memang perlu dikaji lagi karena terlalu banyak interceptor2x apalagi di dunia maya yg dalam sekejap bisa ubah kata2 dalam suatu tulisan, ttg agama jauh lebih baik di diskusikan lewat sumber2 mulut atau literatur yg jelas karakter2 integritasnya u dipahami jejak2 masa lalunya drpd asal adu kata di ‘sini’

      Balas
      #kawula alit
      November 2nd, 2010 at 8:09 am

      banyak macam media massa dan buku berbagai aliran yg saya baca dan terkadang membuat diri kita aneh dan gamang dalam berpikir, tapi yg jelas dengan tetap membawa ‘kecurigaan’ thd yg dibaca dan tetap berpegangan kalimat tauhid, justru akan menguatkan keyakinan akan kebenaran sistem islam

      Sumber post beliau, bisa dibaca lagi disini:

      “Tetap berpegangan kalimat tauhid”, Tetapi dengan enteng memfitnah kita sebagai atheis, yang lebih menggelikan tidak sekalipun Bung Kawula Alit menulis post kalimat tauhid, baik atas permintaan rekan Eagle,maupun saya sendiri.

      Dia kira, kami umat Islam mudah di adu-domba… hehehe..

  27. sedjatee said

    kalau kesini selalu bingung…
    bingung dan membingungkan
    sesat dan menyesatkan..

    sedj

    • Filar Biru said

      Heheheheh
      Disini memang tempat orang bingung….
      namun tidak membingungkan
      Memang tempat orang sesat tidak menyesatkan bukankah begitu Oom Haniif?

      • @Mas Filar Biru :D
        Tadinya @Oom Sedjatee sangat bingung, sekarang masih bingung… tapi lumayanlah tinggal menunggu agak bingung dan sebelum kebingungan sedjatinya sangat sesat :mrgreen:

      • Filar Biru said

        @Haniifah

        hahahahaah….aku tau obatnya untuk orang seperti itu:
        1. Bawah kopi ama gula
        2. Air panas
        3. Gorengan

        cara membuatnya:

        1 kopi, gula air panas di aduk jadi satu

        Cara menggunakannya:
        1. Biar aku makan dulu ntar yang lainnn…

        huysss…jangan kelas2 nanti si roy pada tahu, dia ngutang gorengan ama aku belon bayal heheheeh

      • cekikix said

        @Om Filar
        Kheknya kupi ame gula diseduh air mendidih, langsung dimulutnye die… Cekixkix…kix…kix…

        Gue jamin mendengung mirip laler ijo nyang kesurupan :lol:

      • Roy Rey said

        ARRGGHHHH….!!!!!!!!!!
        PUAH…HUAH..HUAHHHH….
        BUSET…!!! SAPA YANG NYIRAM KOPI PANAS KEMULUT GW…!!!

      • Filar Biru said

        @Sedjatee

        memndingan lu kabur…noh teman2 gue datang kayak semut lo bakalan kagak kuat di siram ama mereka hihihiii
        asal lo pergi jangan ninggalin kentut. ntar lo bingung lagi kehilangan kentut.

    • Rubon said

      Bung Sedjate
      Anda tidak pernah baca Al Qur’an dengan tartil, makanya tidak aneh kalau anda sering tersesat :mrgreen:

    • Eagle said

      @Saudarai Sedjatee
      Sepetinya Saudara merasa benar,lurus dan tidak sesat.
      Menurut saya jalan yang saudara tempuh memang demikian, sayangnya jalan lurus berbanding terbalik dari ad diin islam atau dengan kata lain jalan lurus @Saudarai Sedjatee menuju jurang kehancuran diri sendiri.

  28. [...] akan turun lagi ke bumi.    Catatan dan komentar Mas Haniifa pada berbagai sisi dan kerap dengan nada tinggi rendah, amat mewarnai diskusi yang terjadi. Sebagai orang yang tidak memiliki cukup latar belakang [...]

  29. Someone said

    sedjatee said
    November 7, 2010 at 9:50 pm

    kalau kesini selalu bingung…
    bingung dan membingungkan
    sesat dan menyesatkan..

    sedj
    =================
    Maaf Bung Sedjatee, saya heran orang sekaliber anda bisa melontarkan pembentukan publik opini murahan seperti itu.

  30. Samaranji said

    Assalamu’alaikum.

    Dng memahami adanya hadits dho’if, mursal n palsu yg disandarkan baginda rasulullah saw, apakah kita juga punya hak utk mengolok2 para ulama terdahulu yg sy yakin punya kompetensi dan kredibilitas keilmuan n keimanan utk melindungi ayat2 suci dari distorsi penafsiran maupun interpretasi ?

    Wassalam.

  31. Samaranji said

    @ husni.
    Jika termasuk ulama su’ berarti boleh diolok2 ?
    Maaf kang, kebodohan sy belum mampu membedakan mana ‘ulama akherat dan mana ‘ulama su’. Terus terang sy ga berani menilai para ‘ulama dan utk itulah sy menimba ilmu pd para ‘ulama yg hadir disini. Ijinkan sy menyimak kembali.

  32. elfan said

    Baik Dajjal, Al Mahdi ataupun Nabi Isa As. yang akan turun kembali ke bumi, pada dasarnya tidak ada dalam Al Quran.

    Dajjal sudah ada sejak manusia ada, seperti kasus pembunuhan antaranak Adam As;

    Al Mahdi atau Imam Mahdi sudah datang sebagaimana diharapkan oleh Nabi Ibrahim As. dlm QS. 2:129 yakni nabi pamungkas, penutup para nabi, ajarannya berlaku sampai akhir zaman itulah Nabi kita Muhammad SAW (QS. 5:3 dan 33:40), inilah Al Mahdi yang sesungguhnya.

    Nabi Isa As. yang ‘konon’ akan datang kembali ke dunia, ternyata dibantah oleh Al Quran sendiri, bahwa misi para rasul dan nabi terdahulu sudah selesai dan dia tak akan diminta pertanggung jawaban atas nabi/rasul sesudahnya yakni Nabi Muhammad SAW (QS. 2:134 dan 141).

  33. matt said

    sweet

    @
    :D
  34. Keren, cool abis gan artikelnya

    @
    :D matur nuwon sanget, bro..
  35. Nuraeni said

    good luck
    for article..!!!

    @Mba Nuraeni
    :D hatur tengkiu, my sis…
  36. King said

    Nabi bokep gang bang kok dipercaya sepenuh hati sampai rela mengorbankan nyawa..itulah islam, penuh kemunafikan, iri dengki, penuh muslihat n pemutarbalikan fakta, seolah mengalaminya sendiri sebelum agama lain menuliskannya..

    jika anda ingin belajar budaya cina, pergilah ke cina, bukan ke arab..jika anda ingin tau injil dan yesus, belajarlah dengan orang Kristiani, bukan dengan orang Islam yg punya versi sendiri atas kristen seolah itu dari Allah.
    kalian sangat konyol dan lebih lucu dari Mr. Bean.

    @Oom King
    Sampean gaptek tenan yah… heheh… coba cari di Oom Gugel, semua kebudayaan didunia ini bisa sampean pelajari. :P
  37. Wow. That is quite the negative split!!

    @
    :D
  38. jubail said

    Reblogged this on Jubail's Blogs and commented:
    Al-Mahdi alaihi salam menunggu keledai

    @
    :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 53 other followers

%d bloggers like this: