حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Agama Syi’ah sama dengan Agama Kristen 8

Posted by حَنِيفًا on September 25, 2009

Assalamu’alaikum,

Astaghfirullahal Azhim….
Umat islam acapkali terjebak oleh permainan dikotomi shalat khusyu, sederhananya adalah jalani dengan menetapi waktu-waktu shalat wajib maka Insya Allah akan menemukan sendiri jawabannya. Lain hal dengan Agama Syi’ah yang memang senantiasa mencari takwil yang berseberangan dengan syar’i, seperti katanyah:mrgreen: IMAM ALI berikut:

Sayyidina Ali Karamallahu wajhah pernah mengatakan : “Tidak syah Shalat seseorang melainkan terlebih dulu harus mengenal Allah”. Begitu ia ditanya apakah engkau mengenal / melihat akan Allah, maka di jawab oleh beliau : “Aku tidak mangabdi kepada yang tidak aku kenal / lihat.

Hadits shahih Agama syi’ah diriwayatkan oleh @Imam Pengembara Jiwa dan @Ayatullah SecondPrince:mrgreen:

Pohto Shalat menyembah Batu, sehingga IMAM ALI  bisa kenal/lihat umatnya.😀😆

Shalat-Penyembah-Batu

2 Cara Shalat subuh versi IMAM ALI😀😆

Shalat Subuh di dalam Masjid Syi’ah.

Pohto IMAM duduk dikursi santai, seperti di GEREJA😀

Masjid-sekaligus-Gereja

Pohto Rukuk dengan arah Kiblat berbeda dengan Mimbar😀

Arah-Kiblat-ke-Kuburan

Pohto Salam 3x tepuk tangan ke paha😀😆

Salam-Tepuk3x

Sumber Film Shalat subuh Agama Syi’ah dalam Masjid

Shalat Subuh di dalam lapangan terbuka

Pohto Ayatullah Khamenei jadi Imam shalat Subuh😀

Shalat-Khusyu-Syiah

Pohto Salam 2x tepuk tangan ke paha😀😆

Salam-Tepuk2x

Sumber Film Shalat subuh Agama Syi’ah di Lapangan terbuka

Kesimpulan:
Shalat mereka di sekitar Bayt itu, tidak lain hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah adzab disebabkan kekafiranmu itu. (QS 8:35)

SHALAT berupa SIULAN dan TEPUK TANGAN agama SYI’AH

Wassalam, Haniifa.

267 Responses to “Agama Syi’ah sama dengan Agama Kristen 8”

  1. batjoe said

    walah…. kok ngeri banget ya…
    kok beda banget ya ma saya sholat….
    wah bingung jadinya mas….
    separah itukah???

    • KangBoed said

      HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
      Menyapa sahabatku chayank..
      MAAF..
      Baru jalan jalan dan keliling lagi..

      salam sayang

      @Kang Boed
      Salam sayang kembali
      • KangBoed said

        Sebulan sudah kita jalani Ramadhan bersama
        Malam penghujung hari yang indah ini
        Genderang Perang sudah di tabuh.
        Pekik Kemenangan dikumandangkan
        Alunan Nada Pengagungan dinyanyikan
        Suara Riang Gembira berkeliling kota
        Ramadhan dengan segala perniknya telah kita lewati bersama
        “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”
        Mudah mudahan Jerit kemenangan ada dalam diri kita semua
        Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
        Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
        Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
        Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
        Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
        Bebenah dan jadikan momentum kemenangan ini
        Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
        Dahulu datang putih suci bersih
        Mudah mudahan kembali suci putih bersih
        Tiada kata yang terungkap lagi
        Mari kita bersama menyambut hari yang FITRI
        Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
        Taqoba lallahu minnaa wa minkum
        Shiyamanaa wa shiyamakum
        Minal ‘aidin wal faizin
        Mohon maaf lahir dan batin
        Dari :
        ” Kang Boed Sekeluarga “
        Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
        ‘tuk Sahabat Sahabatkuku terchayaaaaaaaank
        I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

        @Kang Boed
        Salam hangat dan mohon maaf lahir bathin kembali, dari Haniifa sekeluarga
      • KangBoed said

        Sebulan sudah kita jalani Ramadhan bersama
        Malam penghujung hari yang indah ini
        Genderang Perang sudah di tabuh.
        Pekik Kemenangan dikumandangkan
        Alunan Nada Pengagungan dinyanyikan
        Suara Riang Gembira berkeliling kota
        Ramadhan dengan segala perniknya telah kita lewati bersama
        “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”
        Mudah mudahan Jerit kemenangan ada dalam diri kita semua
        Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
        Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
        Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
        Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
        Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
        Bebenah dan jadikan momentum kemenangan ini
        Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
        Dahulu datang putih suci bersih
        Mudah mudahan kembali suci putih bersih
        Tiada kata yang terungkap lagi
        Mari kita bersama menyambut hari yang FITRI
        Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
        Taqoba lallahu minnaa wa minkum
        Shiyamanaa wa shiyamakum
        Minal ‘aidin wal faizin
        Mohon maaf lahir dan batin
        Dari :
        ” Kang Boed Sekeluarga “
        Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
        ‘tuk Sahabat Sahabatkuku terchayaaaaaaaank
        I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll
        …..

        @Kang Boed
        I love U pull kembali dari Haniifa sekeluarga.
      • KangBoed said

        mudah mudahan semangat lebaran.. semangat persahabatan dalam CINTA dan KASIH SAYANG terus melekat.. dan bertumbuh
        salam sayang untukmu

        @
        Salam sayang selalu always untukmu
    • ressay said

      Ih ngeri gambar2nya ustadz haniifa lho. Biasanya ngutip al-qur’an, sekarang mampunya hanya menjelek-jelekkan orang dengan merubah-rubah gambar orang tersebut. kasihan.

  2. batjoe said

    astahfirullah al azim…
    Maha Benar Allah Yang Mengetahui Hati kita…
    sudah mas haniffa jadi ngeri saya ngelihatnya..
    semoga aja semuanya bisa berkaca dan benar-benar menjadi hamba Allah SWT yang lebih baik lagi.
    amin..
    selamat malam mas haniffa

  3. ahnku said

    huh…. parah banget itu..

  4. SayNoToSyiah said

    @All
    Bisa dimengerti sekali mengapa tokoh spritual Syiah, Ali el Taskhiri, sekjen Perhimpunan Internasional Untuk Pendekatan Antar Mazhab Dalam Islam menolak pembangunan sebuah masjid bagi kelompok SUNNI di ibukota Iran, Teheran, sekalipun jumlah mereka di sana mencapai lebih dari 1 juta Muslim SUNNI.
    Sebagai saya postingkan https://haniifa.wordpress.com/2009/08/22/agama-syi%e2%80%99ah-sama-dengan-agama-kristen-2/#comment-4950

    dan coba telaah https://haniifa.wordpress.com/2009/08/17/agama-syiah-sama-dengan-agama-kristen/#comment-4936

    @SayNoToSyi’ah
    Hatur tengkiu atensinyah.
    Salam hangat selalu
  5. lovepassword said

    Hi Hi Hi, Salam Pak Guru. Biasa daku ngisi absensi di sini.

  6. wawan said

    @SayNoToSyiah @All

    Sudah tidak aneh lagi fitnah terhadap Syi’ah yg dilakukan musuh2 Islam lainnya seperti orang2 Munafik dgn fitnahnya, Yahudi dgn Zionisnya, Amerika cs dgn Imperialisnya dan Nasrani dgn Salibisnya. Seperti foto2 dan you tube dlm postingan tsb diatas. Fitnah seperti ini sudah lama usang ditelan zaman…:mrgreen:

    Wassalam

    • @Wawan
      Sudah tidak aneh lagi fitnah terhadap Syi’ah…bla..bla..bla…
      ____________________
      Hua.ha.ha….😀😆 , justru Syi’ah yang paling demen memfitnah ISLAM

      Seperti foto2 dan you tube dlm postingan tsb diatas. Fitnah seperti ini sudah lama usang ditelan zaman…
      ___________________________
      Mana yang bid’ah, salam diakhir shalat dengan 3x tepuk tangan atau 2x tepuk tangan ?!😀😆

      Menurut Agama Islam dan Sunah Nabi Muhammad s.a.w :
      Gerakan shalat dapat menjadi simbol budi pekerti manusia seperti ikhlas, sabar, rendah hati, tidak sombong…dsb. Ikhlas dapat diketahui dengan gerakan tubuh, misalnya gerakan kaki yang hanya dapat dilipat ke belakang. Alur kehidupan dan gerakan orbital berlangsung dengan relatif pelan sehingga shalat harus dikerjakan dengan sabar (tidak tergesa-gesa). Gerakan kepala yang harus turun ke bawah sampai tanah menunjukkan simbol rendah hati, tidak sombong. Tindakan positif Islam sebagai rahmatan lil ‘alamim disimbolisasikan dengan gerakan menoleh ke kanan dan kiri sembari membaca salam sebagai akhir shalat. Gerakan salam tersebut berarti suatu niat baik untuk memberi keselamatan, kerahmatan, dan keberkahan kepada semua mahluk yang berada di sebelah kanan maupun kiri.

      Sampean tentu bertanya mengapa harus menengok kekanan dan ke kiri dengan mengucapkan السلام عليكم ورحمة الله وبركاته (Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu) bukan mengucapkan “Salam wa rahmah:mrgreen:
      Jawab:
      Nabi Muhammad s.a.w memberikan contoh (baca: gerakan Shalat dan bacaan Salam diakhir shalat) supaya umat Islam senantiasa secara tidak langsung mengingat firman Allah sbb:
      أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيمِ

      وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ
      Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya, (QS 50:16)

      إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ

      (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. (QS 50:17)

      Sekarang coba jelasken siapa yang suka fitnah dan bid’ah itu ?!

      (hehehe… Agama Syi’ah salamnya tidak pakai tengok kanan-kiri, bahkan pakai tepuk tangan paha…😛 )

      Wassalam, Haniifa.

  7. wawan said

    Periode Kebangkitan Islam

    Periode saat ini adalah periode kebangkitan Islam dan Palestina berada di pusat kesadaran ini. Palestina hingga kini dijajah hampir 60 tahun dan bangsa tertindas Palestina telah melewati berbagai ujian; mulai dari perlawanan tertindas dan putus asa yang mereka mulai, digelandangkan, keterasingan, menyaksikan hancurnya rumah mereka dan pembantaian orang-orang yang mereka kasihi. Mereka telah meminta perlindungan organisasi-organisasi internasional hingga menerima transaksi gagal politik dan perjudian yang kalah terus menerus dengan penjajah. Kekuatan-kekuatan yang sejatinya adalah pelaku kejahatan asli harus menjadi mediator, padahal merekalah yang menciptakan ujian berat ini bagi rakyat Palestina dan mengaturnya sedemikian rupa agar tetap berlanjut. Hasil dari pengalaman sejarah ini adalah munculnya generasi baru yang menyampaikan ketinggian bangsa yang matang dan pemberani ini ke puncak kesadaran dan kebebasan. Mereka berhasil menciptakan gunung berapi intifada.

    Syarat utama kesuksesan dalam jihad Palestina dan jihad dunia Islam adalah keteguhan untuk mempertahankan prinsip-prinsip. Musuh selalu menjadikan prinsip-prinsip ini sebagai targetnya. Mereka akan merenggut prinsip-prinsip ini dengan segala cara; kebohongan, janji dan ancaman agar kita melepaskan prinsip-prinsip tersebut. Musuh berusaha menghapus prinsip-prinsip ini atau menguranginya agar dunia Islam kehilangan indikator penuntunnya. Dengan demikian mereka akan mengikuti aturan permainan yang ditentukan musuh dan hasilnya bisa ditebak apa yang bakal terjadi.

    Biasanya sebagian dari umat Islam dan dari kita sendiri mengikuti permaian yang ditentukan musuh. Orang-orang seperti ini menganjurkan kita agar melepaskan prinsip-prinsip yang kita miliki dan menyebut itu sebagai strategi dan taktik belaka! Apa pun motifasi di balik itu; lalai, tamak atau khianat, mereka termasuk dari orang-orang yang disebut Allah dalam Al-Quran: “Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana”. Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka” (QS. 5:52).

    Mereka yang membantu musuh tidak akan mendapatkan manfaat apa-apa. Amerika dan Barat berkali-kali membuktikan betapa mereka tidak kasihan bahkan kepada mereka yang telah menyerah sekalipun. Karena waktu untuk bekerjasama telah usai, dengan mudah mereka disingkirkan. Sebagian lain malah membesar-besarkan kekuatan musuh dan menakut-nakuti para penuntut kebenaran bila ingin berhadap-hadapan dengan mereka. Ucapan ini sungguh tipuan yang berbahaya. Pertama, musuh yang menjadikan substansi, kepentingan vital dan keberadaannya menjadi target. Seorang yang berakal bila menghadapi musuh yang semacam ini akan memilih perlawanan. Ini adalah hukum pasti akal sehat manusia. Jelas, kerugian yang pasti diterima akibat menyerah di hadapannya sama dengan kerugian yang mungkin diterima saat menghadapinya ditambah kehinaan.

    Kepada bangsa pemberani dan pejuang Palestina saya mengatakan:

    Dengan jihad, kesabaran dan perjuangan cemerlang kalian berhasil membuat dunia Islam bangga. Kalian telah menjadi bangsa percontohan. Cobaan berat ini tidak berhasil membuat punggung kalian bungkuk. Darah syuhada kalian yang mulia membuat tekad dan perlawanan kalian semakin membaja. Musuh tidak berhasil memukul mundur kalian dengan melakukan berbagai kebiadaban seperti pembantaian, brutal, pembunuhan, perusakan, penangkapan dan kebuasan. Kini kalian tampak lebih kuat. Darah syuhada besar seperti Sheikh Ahmad Yasin, Fathi Syaqaqi, Rantisi, para pemuda yang melakukan aksi mati syahid dan syuhada tertindas kalian lainnya hingga kini berhasil mengalahkan pedang musuh. Setelah ini pula, dengan kehendak dan kekuatan ilahi kalian akan meraih banyak kemenangan.

    Kami di Republik Islam Iran dan pasti jutaan umat Islam serta penuntut kebebasan di seluruh dunia merasakan kesedihan dan ujian yang kalian hadapi. Syuhada kalian adalah syuhada kami. Kesulitan dan kesedihan kalian adalah kesulitan dan kesedihan kami. Kemenangan kalian adalah kemenangan kami.

    Pidato Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dalam Konferensi Internasional Quds dan Dukungan atas Hak-Hak Rakyat Palestina ke-3 14/4/2006 (25/1/1385)

    • Cekixkix said

      @Om Wawan
      @Tante Wawansyah
      Yo kita nari jangan sampe kesiangan … Cekixkix…kix…kix…

    • @Wawan antek Agama Syi’ah
      Periode Kebangkitan Islam
      Palestina berada di pusat kesadaran ini. Palestina hingga kini dijajah hampir 60 tahun dan bangsa tertindas …
      bla..bla..bla…
      Pidato Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dalam Konferensi

      _______________________
      Hua.ha.ha… Panji Agama Islam itu sudah bangkit sejak Jaman Nabi Muhammad s.a.w dan para Khalifah Islam sebagai penerusnya sehingga Kekaisaran Romawi (Nashrani) Runtuh oleh Cahaya Islam begitu juga Kekaisaran Persia (Iran yang majusi) Rutuh oleh kehebatan ISLAM.

      Dasar Agama Syi’ah bisanya cuma nebeng Kejayaan Islam dan membengkokkan sejarah.. hua.ha.ha…😀😆

      Tahu sampean sejarah bekibarnya Panji Islam ke seantero Dunia ?!

      Mengapa Nabi Muhammad s.a.w mempercayaken Usamah yang masih muda belia padahal Abu Bakr, Umar bin Khatab, Usmants bin Afan, Ali bin Abi Thalib dan jendral tangguh Kalid bin Walid mereka lebih mamapu dan lebih dapat diandal ken ?!

      Jawab:
      Sebab @Wawan tidak tahu sejarah Islam… hua.ha.ha
      …😀😆

      Wassalam, Haniifa.

      • wawan said

        Karena Rasulullah saw sudah tahu bahwa Abubakar dan Umar akan menyimpan di Saqifah Bani Sa’idah.

      • @Wawan or Ceu Wawansyah
        Karena Haniifa sudah tahu, Wawan itu brewosan tapi dadanya montok… Hua.ha.ha…😀😆

      • Cekixkix said

        @Tante Wawan
        Kalau Usmants bin Afan, Ali bin Abi Thalib dan Kalid bin Walid… mereka nyimpen apaan ?!

        Kallau Om Wawan, ogud tahu nyimpen toket gede… Cekixkix…kix..kix…

      • Eagle said

        @Saudara Cekixkix
        Kalau pengikut Imam Ali menyimpan gadis-gadis ingusan untuk di mut’ah dan para pemuda konyol untuk pasukan bom bunuh diri.

      • batjoe said

        yang saya tahu dan diajarkan oleh orang tua saya sejak kecil sholat yang bener ya yang di berikan ulasan sama mas haniffa bukan yang seperti foto dan video itu mas wawan. jadi kalau dibilang mas wawan shalat yang di foto dan di video itu bener, kasihan dong mas orang tua saya yang sudah meninggal yang mengajarkan saya sejak kecil tata cara sholat.
        saya ngeri aja mas bukannya jijik tapi ngeri aja kok begitu ya…
        kalau ini fitnah kenapa bisa seluas ini masalahnya sampai ke youtibe segala.
        saya berargumentasi secara sehat mas. saya tetap pada sholat yang diajarkan oleh oragn tua saya dan yang di ulaskan oleh mas haniffa. ini bukan kemana saya berpihak tapi saya yakin kebenaran sholat dari orang tua saya

  8. dedekusn said

    Islam ≠ Syi’ah
    Islam bukan SYi’ah…

  9. wawan said

    https://haniifa.wordpress.com/2009/08/22/agama-syi%e2%80%99ah-sama-dengan-agama-kristen-2/#comment-5380

  10. wawan said

    https://haniifa.wordpress.com/2009/08/22/agama-syi%e2%80%99ah-sama-dengan-agama-kristen-2/#comment-5361

  11. @Wawan Antek Agama Syi’ah
    Nabi Muhammad saw adalah Pendiri Syi`ah yang Sebenarnya
    ___________________
    Imam Ali bin Saba’ aslinya pendiri Agama Syi’ah .. Hua.ha.ha..😀😆

  12. @Wawan Antek Agama Syi’ah
    Al-Hafizh Jamaluddin Az-Zarnadi meriwayatkan dari Ibn `Abbas bahwa ketika ayat ini diturunkan, Nabi saw
    bersabda kepada `Al
    i, “Mereka adalah kamu dan Syi`ahmu. Kamu dan Syi`ahmu akan datang pada hari kiamat dalam keadaan ridha dan diridhai, sedangkan musuh-musuhmu akan datang dalam keadaan dimurkai dan tertengadah.” (Ash-Shawa’iqul Muhriqah bab 11 hal: 99)

    _________________________
    Nabi saw = Nabi See or Nabi Seen … Hua.ha.ha… alias Ayatullah Buta

    bersabda kepada `Ali,… = Ali Bin Saba’ or Ali Baba or Ali Agrem… Hua.ha.ha… alias Muhammad Ali petinju kelas bulu kelek😀😆

  13. alamendah said

    Diskusi di sini selalu gayeng…!!

    @😉😀
  14. syiah gila said

    Ibadah sholat cara syi’ah buat jalma anu lalier, Weekkkkk

    @😉😀
  15. adi isa said

    mas hanif, saya mau tanya

    apakah imam ali yang dimaksud adalah

    saydinah ali?

    tks.

    • @Kang Adi Isa
      apakah imam ali yang dimaksud adalah
      saydinah ali?

      ______________________
      Sayyidina arti harfiahnya kurang lebih Tuanku atau Baginda, Junjunganku, Pimpinanku… dsb.

      Predikat “Sayyidina” pada Ali bin Abi Thalib artinya saat beliau menjabat sebagai Khalifah, beliau memimpin acara Besar dalam Agama Islam saat masa kepemimpinannya, sehingga sudah selayaknya beliaulah yang menjadi IMAM, termasuk sebagai IMAM SHALAT ‘IDUL FITRI, ‘IDUL ADHA, HAKIM AGAMA, … dsb.

      Berbanding terbalik dengan kacamata IMAM ALI dalam Agama Syi’ah, mereka menggunakankan kesamaan nama ALI, AALI, ALI IMRAM, IMAM… dsb, untuk mengecoh/menyelewengan umat Islam secara ilmu lingustik.

      Wassalam, Haniifa.

  16. ABDUL AZIZ said

    Assalamu’alaikum,

    Kang saya mah betul-betul baru tahu shalatnya begitu. Tapi kalau bisa coba tulis lagi dengan lebih detil, supaya lebih jelas.

    Terima kasih banyak Kang.

    Salam dari Cianjur

    • Wa’alaikum Salam, @Kang Abdul Aziz
      Insya Allah, @Kang.

      Teriring salam hangat selalu, dari @Haniifa.

      • ABDUL AZIZ said

        Punten ari Akng teh urang mana ? Guru nya ? Di mana ?

        Nuhun.

      • ABDUL AZIZ said

        Punten ah, ari Akang teh urang mana ? Guru sanes ?

      • @Kang Abdul Aziz
        Langkung tepatna Mantan Guru Teka, panginten.

      • wawan said

        @ABDUL AZIZ

        Dupina mah Haniifa teh tilas guru khayalan, da katawis ngadamel posting dina Blogna mung khayalan wungkul. Sapertos jalmi dijantenkeun binatang sareng aurat istri ditampilkeun. Cobi emut ku Akang ari nu sapertos kitu teh disebatna jalmi naon? nganken Islam tapi kalakuanana kitu, kan aneh … :mrgreen:

      • Cekixkix said

        @Om Wawan
        Muke gile lu, muke tembok shiah yehhh.. .Cekixkix…kix…kix…

      • Eagle said

        @Saudara Abdul Aziz
        Aneh sekali kan tatacara shalat Syi’ah, Bagamana dalilnya ada shalat subuh di lapangan? hehehe

      • batjoe said

        mas wawan bukannya kita mau terus-terusan mecari kebenaran tentang kepercayaannya mas wawan tapi bagi saya mas haniffa berhak untuk mengulas lebih dalam tetang masalah ini yang penting bukan fitnah dan selama bisa dibuktikan dengan ayat dan gambaran yang benar.
        saya percaya agama islam saya tapi kalau spt yang diatas apa tidak terjadi kesimpang siuran dalam pengajaran ayng benar. masa sih sholat diatas yang ngajar Nabi Muhammad SAW? jadi rancukan mas.
        untuk mas haniffa bermimpi, menghayal yang penting hak adalah hak itu harus terus di teruskan. mati konyol semua kalau kita seperti gambar diatas.
        salam buat mas wawan dan teman-teman semuanya.

  17. zipoer7 said

    Salam Takzim,..
    Kalau boleh saran hati-hati membahas perbedaan, karena ada yang tersenyum saat ada yang terluka.. karena perbedaan muncul karena tayangan, mohon maap bila ini salah di hapus saja..
    Salam Takzim Batavusqu

    • @Mas Zipoer7
      Saya kira dan semua orang, termasuk sampean sendiri yakin bahwa setiap manusia itu berbeda-beda, demikian juga dengan artikel, saran, pendapat, penghasilan, kemampuan…. itu semua rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala.
      Saya tidak akan menghapus saran sampean, mungkin saja bagi sebagian orang sangat berguna.

      Wassalam, Haniifa.

  18. jookut said

    saya baru tau ada yang kayak begonohhh…

  19. Assalamu’alaikum .wr. wb.
    MAs Haniifa, bunda pribadi dan keluarga mohon maaf lahir dan bathin,
    atas segala kekhilafan dan kata2 yg kurang berkenan,
    baik dlm memberikan komentar disini maupun dlm posting.
    Selamat Hari Raya 1430 H.
    Salam.

  20. Assalamu alaikum

    sepertinya..artikel ttg syiah dach sangat jelas kayaknya…
    sudah saatnya untuk artikel penutupnya…
    ada baiknya artikelnya witir.

    Wassalam

    • Wa’alaikum Salam,@Mas Ayruel
      Alhamdulillah
      Artikel witirnya pending terus neehhhh…😀 ,rupanya masih banyak yang penasaran tentang kebusukan Agama Syi’ah.

      Wassalam, Haniifa.

    • syiah gila said

      Saya tahu sekte syi’ah sepotong-sepotong tapi disini saya dapati cukup lengkap
      Lanjutkan n terimakasih pada pemilik blog ini.

      @

      Hatur tengkiu…

  21. wawan said

    @All

    Justru kalian semua telah tertipu oleh rekayasa fitnah dan khayalan Haniifa, pemilik blog yg dungu dan konyol. Aneh kalian semua (CS nya) mendukungnya, tanpa berfikir panjang. Menghina ajaran Ahlul Bayt Nabi Muhammad saw, berarti menghina Beliau saw, berarti juga menghina Allah swt. Apakah kalian semua tidak ngeri, hiiiyyy….. :mrgreen:

    • @All
      berarti menghina Beliau saw
      ______________
      Beliau saw bentuk lampu dari kata beliau see… hua.ha.ha…😀😆 jadi jangan takut sebab Imam Ayatullah semuanyah kalifatul BEKATUL dan tidak bisa see-saw-seen (bhs. linggis:mrgreen: ) alias buta dan tuli pada perintah Allah subhanahu wa ta’ala yang disunahken oleh para Rasulullah dan Imamnya seluruh Manusia.

      Wassalam, Haniifa.

      • @All
        Jangan khawatir, sebab tatacara shalat Umat Islam sesuai dengan perintah Allah yaitu memberikan salam kepada dua malaikat penjaga dan penulis amalan baik yang duduk disebelah kanan maupun yang duduk disebelah kiri. Sedangkan Sekte Syi’ah tidak memberikan salam, artinya mereka melanggar perintah yang telah Allah tentukan lewat para Rasul-rasulNya.

        Dan Allah berfirman:
        Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir. (QS 2:98)

        Tatacara shalat sekte syi’ah sesungguhnya memusuhi malaikat penjaga terbukti tidak memalingkan wajah ke kanan dan kekiri pada saat salam diakhir shalat, Artinya?! silahkan kawan-kawan simpulkan sendiri.

        Buat rekan-rekan silahkan baca kembali komentar @Mas SayNoToSyiah dan terbukti tatacara Shalat Agama Syi’ah sesuai dengan rukun Iman yang mereka anut.

        Secara umum, penyimpangan Syiah ada beberapa hal penting, yaitu hanya memiliki 5 rukun Iman, tanpa menyebut keimanan kepada para malaikat😀 , Rasul, Qadha dan Qadar. Yaitu, 1. Tauhid (keesaan Allah) 2. al-’Adl (Keadilan Allah). 3. Nubuwwah (Kenabian) 4. Imamah (Kepemimpinan Imam) 5. Ma’ad atau Hari kebangkitan dan pembalasan.

        Cocok yach….hehehe, Sesungguhnya mereka tidak beriman kapada para Malaikat !!!

    • @All
      Apa kalian tidak geli ?! Beliau saw, @Kang Wawan atau biasa dipanggil @Ceu Wawansyah adalah kalifatul khususon Geol Inul… hua.ha.ha…😀😆

    • Cekixkix said

      @Om dan Tante
      Biar gue tebak yehh ?!
      Beliau saw = Imam Pengembara Jiwa udeh liat Ceu Wawansyah goyang Inul… Cekixkix…kix…kix…

    • batjoe said

      mas wawan sekali lagi yang diajarkan oleh orang tua saya bukan begitu lho… kalau itu fitnah kenapa mas wawan dan teman-temannya ndak ke youtube untuk nyetop tuh video. sekali lagi kalau ajaran orang tua saya salah terus beliau sudah wafat kasihan dong mas???? ngak ngeri itu siapa jadinya mas ???

      perlu juga ditekankan CS atau bukan CS kita semua harusnya bisa belajar darimanapun itu ilmu selama itu BENAR tetap BENAR dan bila itu SALAH ya terap aja SALAH.

      salam lagi buat mas wawan (jangan cemberut mas… senyumlah!!!)

      • wawan said

        🙂 Sama, Orangtua dan Guru saya juga mengajarkan shalat seperti umumnya Islam di Indonesia (Sunni), namun setelah saya mengetahui pemahaman Syi’ah, ternyata kita hanya Islam keturunan saja. Selama belum mengetahui pemahaman Syi’ah, Orangtua dan Guru saya atau semua Umat Islam, semoga amal ibadahnya diterima Allah swt. Namanya juga belum mengetahui/belum sampai,🙂

      • Cekixkix said

        Kalo begitu Kelendai dungu sama dong dengan Wawan, satu keturunan… Cekixkix…kix…kix…

      • @Wawan cs
        Jika sampean memang benar-benar mengikuti sunah Rasulullah seharusnya menuruti kedua orang tuamu bukan Imam Ali Baba’… hehehe.

        “Ya Rasulullah. kepada siapa aku berbakti?”. Rasulullah menjawab, “Kepada ibumu“, Aku berkata. “Kemudian kepada siapa?” Jawab Rasulullah, “kepada ibumu“. Aku berkata, “Kemudian kepada siapa?” Jawab Rasulullah, “Kepada ibumu“. Aku berkata, “Kemudian kepada siapa?” Rasulullah berkata, ‘Kepada ayahmu. kemudian kepada karibmu yang paling dekat, lalu yang paling terdekat“.

        Berbakti bukan menghianati termasuk ajaran beragama dan sosial budaya, jika mereka menyuruh sampean musyrik baru tinggalkan dengan cara yang baik.

      • batjoe said

        tetep mas saya mengikuti apa yang diajarkan orang tua saya ya seperti yang diuraikan oleh mas haniffa. ndak ada dalam sholat pakai siulan dan tepuk tangan. dan saya yakin orang tua saya mengajari saya bukan Islam KTP.. tapi Islam yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.
        kalau mas wawan berani mengatakan orang tua saya salah (tidak paham) wah hebat mas… padahal mas tidak tahukan siapa ayah saya???
        terus terang saya tidak setuju dengan cara sholat seperti diatas pakai tepuk tangan dan siulan, terus sujud pakai batu .. emang Allah SWT harus dihadirkan atau dipanggil dengan siulan atau tepukan? terus apa fungsi dari “MAHA MENDENGAR DAN MAHA MELIHAT???
        dan saya tidak setuju dengan mas yang menyampaikan hal orang tua, guru anda “belum sampai/mengetahui” terus mas muncul dari mana kalau bukan dari ibunya mas (itukan orang tua), dikasih sayangi (ilmu Allah Maha pengasih dan penyayang) dan masih banyak lagi. itukan ilmu juga mas ndak pakai tepuk tangan dan siulan tapi mas bisa muncul kedunia.
        dipahami juga mas jadinya ngawur dong ajaran diatas

      • @All
        Mohon maaf sayah edit, untuk menperjelaskan hadits diatas.
        Artinya jangankan Orang lain, bahkan Nabi Muhammad s.a.w sendiri tidak boleh dilebihkan daripada kedua orang tua kandung. Apalagi sekedar Imam yang nggak puguh juntrung, lebih terperosok lagi jika mengkultusken.:mrgreen:
        Coba buka (QS 17:23)

      • batjoe said

        makasih mas haniffa makin tajem lagi argumentnya. saya setuju selama orang tua kita mengajariin hal yang paling bener maka kita ikuti tapi kalau salah lebih baik kita meninggalkan dengan cara yang baik pula bukan malah menyuruh orang tua kita ngikuti kita yang salah.
        maksih banyak mas haniffa semakin lengkap dan memperjelas masalah ini dan mas wawan ini bukan khyalan dan fitnah tapi adalah kebenaran.
        semoga mas wawan jangan nyuruh orang tua sholat pakai tepuk tangan, siulan dan jidatnya dikasih batu deh… kasihan mas…..

  22. wawan said

    Imam Khomeini ra Pengibar Panji Kemurnian Islam

    Kini di dunia Islam ada yang memerangi kezaliman dan arogansi dan ada juga yang mengutuk aksi penjarahan dan kejahatan. Islam semacam ini harus siap menghadapi permusuhan adidaya Amerika cs dan Zionisme Internasional, perusahaan-perusaahaan raksasa penjarah sumber-sumber kekayaan, penguasa-penguasa korup dan kepala-kepala negara tak bermoral.

    Ketika kita berada di belakang Imam yang mulia dan pengibar panji kemurnian Islam dan menyuarakan slogan-slogan Islam yang hakiki, kita sejak awak telah menyadari bahwa musuh-musuh, kekuatan-kekuatan dan negara-negara adidaya tengah berbaris menghadang. Hal yang sama terjadi pada masa permulaan Islam. Saat itu orang-orang Yahudi, munafik, kafir dan musyrik memblokade kota Madinah dan memaksakan perang Ahzab atau Khandaq. Menyaksikan hal itu orang-orang mukmin mengatakan, “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita” (QS. 33: 22). Ini bukan hal yang baru. Allah dan Rasul-Nya telah menyampaikan masalah ini kepada kita bahwa orang-orang jahat, bengis dan korup akan bersatu melawan kalian. Oleh karenanya saat mereka menyaksikan kebenaran janji ilahi, keimanan mereka semakin kokoh.

    Dimana saja Islam sejati muncul, di sana pasti ada manusia-manusia yang bersih, hatinya suci, jiwanya bening dan fitrah yang belum tercemar akan membelanya sekuat tenaga, meski kekuatan-kekuatan kotor dan keji bersatu memusuhinya. Mengapa sepuluh juta manusia berduka cita di hari wafatnya Imam Khomeini ra? Mereka berkumpul mengelilingi jenazah beliau yang terhormat sembari memukul-mukul kepala dan dadanya. Mengapa ratusan juta umat Islam di seluruh penjuru dunia berduka cita dan sedih hanya karena wafatnya seorang manusia? Apa rahasia yang membuat Imam kita begitu dicintai? Jawabannya hanya satu kata, Islam! Imam sendiri yang mengajarkan kepada kita mengenai hal ini. Beliau menekankan bahwa karena Islam, Allah membuat hati-hati terpesona pada revolusi, Rahbar dan bangsa Iran.

    Islam murni, pembelaan terhadap orang tertindas dan penentangan terhadap orang zalim yang membuat kaki dan hati kalian kuat, sehingga mampu melintasi jalan panjang dan tiba di sini. Islamlah yang menyedot dan menghimpun hati-hati dan menciptakan sebuah kekuatan besar yang tak terkalahkan. Inilah inti rahasia yang harus benar-benar kita pahami dan selalu diingat.

    Petikan dari pesan Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Al-Udzma Sayyid Ali Khamenei dalam acara pembaitan para rohaniawan, pejabat dan masyarakat Provinsi Fars, Hormozgan, kota Qazvi dan Takestan 12/7/1989 (21/4/1368).

    • @Wawan
      Imam Khomeni masih butuh dwuit untuk nyogok malaikat di alam kuburnyah… hahaha…😀😆

      Tuhh buktinya masih ngumpulin dwuit dan dikumpulkan oleh Imam Ali Khamenei… pideonyah juga ada tuh diatas…

      https://haniifa.wordpress.com/2009/08/22/agama-syi%E2%80%99ah-sama-dengan-agama-kristen-2/

    • batjoe said

      Zionisme Internasional, perusahaan-perusaahaan raksasa penjarah sumber-sumber kekayaan, penguasa-penguasa korup dan kepala-kepala negara tak bermoral.

      …. mas wawan sebagian besar teknologi yang kita pakai bersumber dari luar negeri hampir semunya (lha mas wawan pakai komputer dari mana, hp dari mana) , saya bekerja pada perusahaan yang membayar royalti pada orang luar negeri (hak cipta/paten). apakah pekrjaannya dan barangnya yang salah atau orang-orangnya?
      saya pernah berdebat dengan orang-orang sperti ini bahkan sebagian barang kantor dirusak. ibarat kita berpijak maka tempat yang kita pijak adalah bumi kita, ladang kita, kemudaian satu persatu saya tantangin mereka one by one terserah mau pakai apa senjatanya kalau dibilang saya pengikut zioneis karena saya bekerja di kantor yang membayar fee kepada orang luar. apa kata mareka temen-temennya mas “lari dari tanggung jawab keruskan kantor saya” bahkan tidak ada yang berani satupun kenapa saya bisa begitu “karena saya percaya Allah telah memberikan masing-masing umatnya rejeki yang halal” kecualin saya nyuri ditempatnya mas wawan baru itu salah!!! wong ini kita bekerja dengan keringat dan jerih paya sendiri kok dibilang pengikut zionis.. siapa yang tidak kecewa sudah cape-cape bekerja, cari sedniri, berusaha sediri terus dikata-katain tidak baik. emangnya oarng-orang seperti mas wawan bisa ngasih atau ciptaiin lapangan pekerjaan. simple in saja mas
      teman-teman saya bekerja karena mereka punya keluarga, orang tua dll dan mereka bekerja bukan pada orang luar negeri nya tapi pada kepentingan individunya bahkan mereka sholat, mengaji, justru saya tidak suka dengan cara-cara kekerasn yang saya paprakan sperti diatas. lebih baik saya mati diatas kebenaran yang saya pikul ketimbang mati dengan cara anarkis sperti daiatas.
      ini nyata saya sempet ditahan 2 minggu gara-gara hal ini (saya membawa senjata tajam 2 buah, satu saya bawa sendiri dan satu saya lemparkan ke hadapan perusuh itu dan mereka cuma diem saja ndak ada yang berani ambil itu senjata) dan ini kebalikan dengan yang mas paparkan diatas, menepuk-nepuk dada (kesombognan) dan memukul-muluk kepala (jiwa emosi). ya ini jadinya cara berpikirnya kepala jadi kaki. kaki jadi kepala. masa teman sebangsa sendiri di ijek-injek. saya tidak sepaham mas..

  23. wawan said

    Cita-cita Besar Imam Khomeini ra

    Imam Khomeini ra memiliki sejumlah cita-cita besar seperti yang telah dijelaskannya; melawan mustakbirin, mempertahankan ketegasan sikap “tidak timur dan tidak barat”, menekankan kemandirian hakiki dan total Iran di segala bidang, menekankan keseriusan dan kontinyuitas melindungi prinsip-prinsip agama, syariat dan fiqih Islam, menciptakan persatuan dan solidaritas, memperhatikan nasib umat Islam dan umat tertindas, meninggikan kehormatan Islam, umat Islam dan tidak gentar menghadapi kekuatan-kekuatan dunia, mewujudkan keadilan dalam masyarakat Islam, dukungan mutlak dan terus menerus terhadap mustadh’afin, miskin dan kalangan bawah serta membantu mereka.

    Kita semua telah menyaksikan betapa Imam Khomeini ra bersungguh-sungguh dan tanpa jeda melanjutkan gerakannya di jalur ini. Kita harus meneruskan jalan, amal saleh dan gerakan tanpa henti Imam Khomeini ra.

    Petikan dari pidato pemimpin tertinggi Ayatullah Khamenei dalam acara pengambilan sumpah perdana menteri dan kabinetnya 7/6/1989 (17/3/1368)

  24. wawan said

    Hasil dan Berkah Gerakan Imam Khomeini ra

    Imam Khomeini ra benar-benar ruh Allah swt yang menolong orang-orang mustadh’afin dengan tongkat dan tangan bercahaya putih Musawi (Nabi Musa as) dan penjelasan dan al-Quran Musthafawi (Nabi Muhammad saw). Imam Khomeini ra berhasil menggetarkan tahta firaun-firaun di masanya dan menyalakan hati para mustadh’afin dengan cahaya harapan. Imam Khomeini ra memberikan kehormatan kepada manusia, kemuliaan kepada orang-orang mukmin, kekuatan kepada umat Islam, spiritual kepada dunia materialisme yang kosong jiwanya, gerakan kepada dunia Islam dan keberanian dan syahadah kepada para pejuang dan mujahidin di jalan Allah.

    Imam Khomeini ra berhasil menghancurkan berhala-berhala dan membersihkan kepercayaan-kepercayaan syirik. Imam Khomeini ra berhasil memahamkan kepada semua manusia bahwa menjadi manusia sempurna, hidup seperti Imam Ali as hingga kemampuan seseorang mencapai batas kemaksuman bukan sebuah mitos, namun sebuah kenyataan. Imam Khomeini ra juga memahamkan kepada umat manusia bahwa menjadi kuat, membebaskan diri dari kurungan, melawan para imperialis adalah satu hal yang mungkin dan telah dilakukannya. Imam Khomeini ra telah merasakan cahaya kebenaran yang disaksikan para pemilik hati yang suci di wajahnya dan rasa kebaikan ilahi yang mengguyurnya semasa hidup dan matinya. Doa Imam Khomeini ra terkabulkan saat mengatakan, “Ilahi! Jadikan kebaikan-Mu tetap menyertai hidupku dan jangan putuskan kebaikan-Mu dariku ketika aku mati”.

    Pidato Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dalam peringatan empat puluh hari wafatnya Imam Khomeini ra. 14/7/1989 (23/4/1368)

    • syiah gila said

      Bwahahaha…. Imam Khameni bersyahadah?????🙄
      Rukun Mahdzab Syi’ah, yaitu:
      1. Shalat
      2. Zakat
      3. Puasa
      4. Haji
      5. Wilayah atau Perwalian

      Bwuahahahaha…hahahaaaaaaaaaaaa.

    • @Wawan Antek Syi’ah
      Doa Imam Khomeini ra terkabulkan saat mengatakan, “Ilahi! Jadikan kebaikan-Mu tetap menyertai hidupku dan jangan putuskan kebaikan-Mu dariku ketika aku mati”.
      _____________________
      Betul sekali do’anya terkabul dan Imam Ali Khamenei sebagai debt collector duwit di kuburan beliau… hua.ha.ha…😀😆

      Coba lihat lagih: Pohto Ayatullah sudah dikubur tapi masih perlu duwit… :mrgreen:

      • Cekixkix said

        Klo Imam Pengembara Jiwa modar maka yang ngumpulin kencleng kuburannye si Wawan kali yeh… Cekixkix…kix..kix…

      • Cekixkix said

        @Om dan Tante
        Imam Pengembara Jiwa = Pengelola Blog gila http://pengembarajiwa.wordpress.com … Cekixkix…kix..kix…

      • Eagle said

        @Saudara Cekixkix
        Tidak aneh, toh masih Wawan cs… hehehe

      • batjoe said

        mas haniffa, mas cexixixan, mas eagle….
        mohon juga jangan samapai masuk ke pihak-pihak lain lah mending kita berputar di area ini saja.
        bukannya membela mas Pengembara Jiwa apalagi sampai terbawa ke istrinya.
        beliau sama seperti kita sholatnya sama seperti yang mas haniffa sampaikan persis tiada beda..
        kenapa saya bisa bilang begitu karena saya sudah ketemu beliau bahkan berhadap-hadapan dan beliau sama dengan saya sholat dan ajarannya islamnya.
        dan hingga saat inipun saya masih belajar di blog ini kan?
        bukan berarti saya ada dibalikpapan terus membela mas PJ, sayapun ingin sekali ketemu sama mba fitri tapi blm ada waktu. bukankah kita harus terus belajar mencari ilmu sampai mendapatkan yang sebenar-benarnya ilmu?
        kalau mas wawan, mas ressay terus terang saya tidak pernah tahu……
        mohon kiranya kita berkutat di blognya mas haniffa saja jangan nyebrang-nyebrang, apalagi kalau tidak tengak-tengok entar disamber mobil lagi hehehehehe
        salam hangat dan maaf yang sebesar-besarnya atas koment yang satu ini, buat teman-teman semuanya.

      • wawan said

        @batjoe

        Benar apa yg anda katakan itu, kita lebih baik disini saja jangan nyebrang ke blognya sdr PJ. Alhamdulillah, anda telah mengingatkan 🙂

      • @Mas Batjoe
        mohon juga jangan samapai masuk ke pihak-pihak lain lah mending kita berputar di area ini saja.
        ___________________
        Perlu @mas ketahui kedatangan Tuang Tamu @Wawansyah dari blog @mas Pengembara Jiwa, atas ketidak setujuan beliau pada kritikan soal Imam Ali bersabda…😀 .

        bukannya membela mas Pengembara Jiwa apalagi sampai terbawa ke istrinya.
        ___________________
        Silahkan mau sampean bela dengan sungguh-sungguhpun saya tidak keberatan.

        beliau sama seperti kita sholatnya sama seperti yang mas haniffa sampaikan persis tiada beda..
        ___________________
        Syukur Alhamdulillah jika tatacara Shalatnya sama, namun baik saya pribadi ataupun beliau sendirilah yang tahu sebenarnya dan Allah pasti Maha Melihat.

        dan hingga saat inipun saya masih belajar di blog ini kan?
        ____________________
        Alhamdulillah, terimakasih

        berkutat di blognya mas haniffa saja jangan nyebrang-nyebrang,
        ____________________
        Apakah ada komentar saya dipostingan beliau selain soal artikel “Zikir dalam Shalat”, jujur saja saya sangat terkejut dan heran sekali atas keberanian beliau membuat judul artikel sbb:
        Menyembah Allah itu suatu kesalahan

        Apa maksudnya ?! Silahkan @mas Batjo atau kalau perlu beliau sendiri berdiskusi dengan saya soal.

        Bismi = Bi Asmaa’ih—–> Dengan Nama “HU”😀
        Dan Asma berasal dari kata “SAMAA” artinya “Langit”. Dan “Langit” disini adalah I’tibar dari pada sesuatu yang “TINGGI”. Karnanya…Allah itu di kenal dengan ke MAHA TINGGIanNya….

        Sumber:
        http://pengembarajiwa.wordpress.com/2009/07/02/menyembah-allah-itu-suatu-kesalahan/#comment-1892

        Bandingkan sendiri oleh sampean :
        Nama “HU” = https://haniifa.wordpress.com/2009/07/10/ani-hu-secara-harfiah-berarti-akulahdialah/

        apalagi kalau tidak tengak-tengok entar disamber mobil lagi hehehehehe
        ____________________________
        Mohon maaf saya sering berjalan di gang sempit, jadi nggak ada mobil @mas… kecuali kalau sedang pakai mobil tentu dijalan raya.:mrgreen:

        Wassalam, Haniifa.

      • wawan said

        hehehe…:mrgreen:

        @
        Idiot keur nyengir kuda kolor ijo..😀😆
      • @Kang Wawan dan @Mas Batjo
        Mari kita mulai dengan yang paling sederhana.
        Bismi = bi aSmaa’ih…..
        Simsalabim abrakadabra ANAGRAM aSmaa = Samaa = SAMAA😛

        @Imam Pengembara Jiwa bersabda diatas bukit :
        Dan Asma berasal dari kata “SAMAA” artinya “Langit”… hua.ha.ha…😀😆

      • batjoe said

        makasih mas haniffa atas balasan komentnya dan saya suka dengan kalimat yang mas haniffa sebutkan ini :
        “Syukur Alhamdulillah jika tatacara Shalatnya sama, namun baik saya pribadi ataupun beliau sendirilah yang tahu sebenarnya dan Allah pasti Maha Melihat”
        saya yakin kok Allah Maha Melihat…. dan Allah Yang Maha Sempurna…
        melihat dan mendapatkan diskusi serta perbandingan2 itu nikmat bagi saya. semakin banyak orang yang memberikan masukan, kritik, dan saran itu lebih baik lagi bagi saya yang lagi belajar…
        untuk pribadi saya adalah kemauan saya untuk belajar lagi, lagi hingga ajal yang tidak tahu kapan datangnya. dan Alhamduliilah masih banyak orang yang mau berbagi ilmu dengan saya yang bodoh ini.
        termasuk blog ini. tadi saya sudah masuk ke blog PJ tapi eror melulu heheheheheehe.
        salam hangat mas haniffa.
        tapi tetap saya tidak setuju dengan cara sholat seperti gambar dan video diatas. ngeri aja saya ngelihatnya….

      • Cekixkix said

        @Wawan cs
        Ooi kalian klo sakit bengek jangan bilang sakit SAMAA, dokternya kagak ngarti lho ?! bukannya diobati malah keburu ko’it… Cekixkix…kix…kix…

      • batjoe said

        terus terang mas cekikikan…
        saya tetap pada pendiran saya 100%… saya tidak setuju dengan cara sholat sperti diatas tapi yang saya inginkan biarlah ini menjadi bagian dari blognya mas haniffa. masih banyak hikmah dan pelajaran disini, justru dengan adanya kesabaran dan keihlasan saya bisa memahami blog ini.
        terserah mas haniffa dan mas-mas lainnya mau komentar apapun bagi saya blog ini adalah tempat saya menimbah ilmu ketahuidan saya supaya tidak tergelincir ke ajaran Islam tapi terselubung.
        masalah koit biarlah Allah SWT aja yang nentuin. mau sekarang, besok atau besoknya bagi saya tidak masalah toh semua yang ada didiri kita memang kepunyaaNYA dan pasti diambilnya. biarlah itu menjadi bagian rahasia Allah semata. jangankan hari ini, setelah ngetik komentar ini aja manusia bisa langsung koit tidak perlu tunggu sakit atau apapun.
        makasih mas cekikikan banyak membantu dalam hal “koment sadisnya” biar kebal sayanya hahahahahaah
        teruskan cekikikannya mas…

      • Cekixkix said

        @Om Batjoe
        Kalau kite potong ayam, pisonya kan mesti tajem… Cekixkix…kix…kix…

      • batjoe said

        hahahahahaha
        sip mas cekikikan.. tajemin lagi pisaunya jangan ayam aja mas sekalian keledainya juga deh….
        jadi tajemi lagi…..
        maksih mas cekikikan ……..

  25. kalo syiah di Indonesia dimana nih pusatnya???

    • @Mas Wedul Sherenian
      Kalau sepengetahuan saya yang pakar tentang Syi’ah adalah Dr. Jalaludin Rakhmat di Bandung Timur. Soal pusat Syi’ah di Indonesia saya sekarang kurang mengetahui secara jelas namum dahulu Alhamdulillah saya sempat/sering bahkan berdiskusi dengan kira-kira sekjennya di Kota Bandung, itupun setelah beliau (alm) murtad dari kaum Syi’ah.

  26. masyono9 said

    @Haniifa
    Subhanallah…..
    Terima kasih anda masih sering berkunjung ke Wisma Nan Indah KOE hehehehe…. Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1430 H, Mohon maaf Lahir dan Batih.

    Sory baru nongol…. bertapa memang enak kangggg

  27. wawan said

    @All

    Saya sudah dgn panjang lebar menyampaikan dan menjelaskan pemahaman Syi’ah. Dari semua itu dapat diambil kesimpulan bahwa Syi’ah adalah mazhab Nabi Muhammad saw = Islam Hakiki/Islam Murni, karena pemahaman Syi’ah seluruhnya sesuai dgn perintah Allah dan Rasul-Nya dalam Al Qur’an dan As-Sunnah.

    Adapun ceritera miring (fitnah) terhadap Syi’ah, itu sudah berlangsung ratusan tahun yg lalu semenjak Rasulullah saw wafat, namun pengikutnya (Syi’ah Ali) tetap konsisten hingga kini melawan segala segala bentuk kedzaliman Zionisme, Kaum Munafik, Kaum Kafir, Kaum Musyrik dlsb. Pendek kata musuh-musuh Islam yg setiap saat dapat menghancurkan Islam dari segala penjuru.

    Maka dari itu, marilah kita bersama-sama menjaga Ukhuwah Islamiah dalam persatuan dan kesatuan untuk menghadapi musuh-musuh Islam. Adapun masalah perbedaan pemahaman, biarlah menjadi pembendaharaan bagi agama Islam.

    Tidak timur dan tidak juga barat, tidak Sunni dan tidak juga Syi’ah. Mereka semua sesungguhnya Islam.

    Wassalam

    • @All
      Kesimpulan Wawansyah adalah seorang Khalifatul Bakatul syi’ahhhh… hua.ha.ha….

      Wakwekwok,😀😆

      • @All
        Coba sayah ingatken kembali bualan Wawansyah tentang kedua orangtuanya bahkan gurunya yang insya Allah ramadhan kemarin melaksanakan shalat tarawih berjamaah.

        wawan said: 05-08- 2009 (13:58:49) :

        Saya (baca: Wawan) merasa prihatin dan sayang kepada mayoritas umat Islam yg masih menjalankan bid’ahnya Umar bin Khattab tsb, sedangkan menurut Sunnah Rasulullah saw dlm haditsnya adalah hal yg baru dlm agama adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah sesat, setiap yg sesat jalannya adalah ke neraka.😦

        Astaghfirullahal ‘azhim
        Dasar anak durhaka, kedua orang tuanyapun dido’akan masuk neraka begitu juga dengan guru yang mengajarkannya.

        Wassalam, Haniifa.

      • @Wawansyah cs dan @Ressay Cs
        Sudahkah sampean buka (QS 17:23):
        Intinya biarpun kedua orang tua kalian bersebrangan faham tetapi mereka harus kalian hormati dan doa’ken, bukannya disumpahi masuk neraka… jadi kalian paham sekarang kenapa saya gambarken sebagai KELEDAI DUNGU.

        *** Sudah mah salah masuk faham agama syi’ah, sombong lagi merasa lebih benar daripada kedua orang tua kalian ***

        Wassalam, Haniifa.

      • wawan said

        Memang Orangtua saya Islam Sunni, karena Beliau sudah terbiasa dgn tatacara shalat Sunni pada umumnya. Tentu saja saya menghormati pemahamannya. Akan tetapi saya perlahan tapi pasti mengingatkan pemahaman Syi’ah kepada Beliau, step by step, gitu lho…🙂

      • @Wawansyah
        Selamat sampean seperti yang dikisahken oleh Nabi Khidir a.s, sebagai anak yang membawa kedua orang tua kejurang kegelapan sehingga atas perintah Allah dibunuh oleh Nabi Khidir a.s.

        Oh yahhh… Apakah Ali bin Abi Thalib ikut hijrah ?!
        Berapa usia beliau saat Nabi Muhamma s.a.w Hijrah ?!
        Apakah perintah dan tatacara Shalat belum lengkap saat Nabi Muhammad s.a.w Hijrah ?!

        Kesimpulan:
        Pendiri Agama Syi’ah adalah Imam Ali bin Saba’

        Wassalam, Haniifa.

      • wawan said

        Imam Ali sejak umur 5 thn hingga dewasa diasuh dan dibimbing oleh Rasulullah saw dan menyaksikan turunnya Wahyu di rumah Beliau saw.

        Kalau saja Islam tidak terkontaminasi, tentu saja semua tatacara ibadahnya seperti mazhab Syi’ah, karena Syi’ah adalah mazhab Nabi Muhammad saw.

      • @Wawan ahlul omdo
        Rasulullah saw dan menyaksikan turunnya Wahyu di rumah Beliau saw.
        ___________________
        Hua.ha.ha… wahyu pertama kali di gua hira dan tidak semua wahyu turun di rumah.
        Ali bin Abi Thalib tidak ikut hijrah, dasar keledai dungu😀😆

      • wawan said

        Kan setelah menerima wahyu Rasulullah saw pulang ke rumah, tentu saja Imam Ali juga mendengar apa yg disampaikan oleh Rasulullah saw.

      • wawan said

        Makanya dalam haditsnya Rasulullah saw bersabda : “Aku adalah kota ilmu, Ali adalah pintunya”

      • @Wawan
        Hua.ha.ha… Nabi Muhammad s.a.w saat Hijrah dan bersembunyi di Gua bersama Abu Bakr kemudian menerima wahyu.

        Abrakadabra.. Rasulullah pulang dulu ke Mekkah dan memberi tahukan soal wahyu kepada Ali … hua.ha.ha… kayak cerita salman rusdie atuh jang…😀😆

      • Fitri said

        @Wawan
        Hua.ha.ha… Nabi Muhammad s.a.w saat Hijrah dan bersembunyi di Gua bersama Abu Bakr kemudian menerima wahyu.
        ———————————————————————————————-

        Hebat euy….. pemahaman Wawan Syiah. Belajar dimana tuh?😆

      • ressay said

        wahyu tidak bisa turun kepada selain Nabi?

        Itulah pemahaman yang menyimpang dari Al-Qur’an. pemahaman orang-orang sesat. iya gak fitri?

        ente mau sesat atau lurus? hayo….

      • Re:sSAY😀😆
        Inget nggak sampean sama nasehat @Tuan Putri soal “Bom bunuh diri”… hehehe,

        @Tuan Putri
        Silahkan baca dan analisa sendiri, siapa sesungguhnya yang berlaku lurus itu ?!
        Insya Allah, kita umat Islam tidak akan bergeming dengan gertak sambal kebusukan orang-orang yang beragama Syi’ah.

      • Fitri said

        wahyu tidak bisa turun kepada selain Nabi?

        Itulah pemahaman yang menyimpang dari Al-Qur’an. pemahaman orang-orang sesat. iya gak fitri?

        ente mau sesat atau lurus? hayo….

        ————————————————————————————

        Kalau saya percaya wahyu tidak turun kepada selain nabi, maka saya lurus dalam Islam dan sesat dalam Syi’ah.

        Kalau saya percaya wahyu turun selain nabi, maka saya sesat dalam Islam dan lurus dalam Syi’ah.

        Begitu lho…

        Tapi saya Islam dan enggak tertarik ikut Syi’ah.

    • Cekixkix said

      Oi Wan elo ati-ati kalo ngamen, buat sumbangan Imam Ali sekarang ada UU anti ngamen lho, lagian waria sekarang lebih keren-keren daripada waria tapi bewoknya lebat… Cekixkix…kix…kix…

    • batjoe said

      Adapun ceritera miring (fitnah) terhadap Syi’ah,
      … tidak ada fitnah dalam hal ini, kalau fitnah kenapa mas wawan tidak berdebat aja ma yang buat youtubenya ….

      namun pengikutnya (Syi’ah Ali) tetap konsisten hingga kini melawan segala segala bentuk kedzaliman Zionisme, Kaum Munafik, Kaum Kafir, Kaum Musyrik dlsb. Pendek kata musuh-musuh Islam yg setiap saat dapat menghancurkan Islam dari segala penjuru.
      … bukankah ajaran sholat diatas tidak menyimpang jauh dari ajaran Rasulullah dan apakah hal itu malah akan merusak umat Islam dan kami juga tidak suka dengan para orang2 yang mas sebut itu tapi yang paling bahaya adalah orang Islam yang merusak Ketahuidan orang Islam dengan tata cara sholat yang diluar akal pikiran pakai batu dijidat, tepuk tangan dan siulan ….

      • wawan said

        Justru terbalik Mas, ajaran Syi’ah adalah ajaran murni Islam yg dibawa oleh Nabi Muhammad saw dan Ahlul Baytnya, hanya saja kita sudah terbiasa secara turun temurun mengamalkan tatacara shalat Sunni.

      • wawan said

        Makanya kita kaget melihat tatacara shalat orang-orang Syi’ah. Kalau di Sunni ada yg seperti shalat Syi’ah yaitu mazhab Maliki.

      • @Wawan
        Apakah Ali bin Abi Thalib waktu kecil diajarkan Shalat oleh Nabi Muhammad s.a.w dengan sumpah serapah ?!

      • wawan said

        Oh itu hanya ceritera miring :mrgreen:

      • Yaaa.. saiyah sudah tahu kamu miring otaknyah dan gelap hatinya… hua.ha.ha…😀😆

      • batjoe said

        mas….
        saya bingung dengan yang mas percayai dan memberikan argument yang menyatakan kebenaran dengan tata cara sholat seperti diatas dan mengatakan diri saya sunni dan diri anda syiah.
        yang saya mau tanyakan apakah benar mas mengunkan tata cara sholat seperti itu ?
        kalau iya berarti semua buku tentang ajaran sholat yang semenstinya yang sudah luas dan lama beredar anda katakan salah ?
        mas!!! oran tua saya dari kecil mengajari saya dengan praktek langsung mengunakan sholat yang diajarkan sesuai dengan yang mas haniffa utarakan setelah itu diperkuat dengan buku.
        kenapa praktek dulu karena kita dijarkan kesabaran, keihlasan dan taqwaduh kepada Allah SWT kemudian dengan buku yaitu bacaannya serta tata tertibnya sholat.
        ndak ad tuh orang tua saya nyurh saya “bersiul dan bertepuk tangan” jadinya seperti di rumah tuahn yang lain manggil Allah SWT pakai nyanyi dan tepuk tangan segala.
        Mas malah menyuruh oang tua kita ikut tata cara sholat diatas?? wah gawat mas…
        saya hanya sharing ya mas… ibu saya yang masih hidup sekarang ini hanya lulusan SD dan belajar sholat dan mengaji hanya dengan ayah saya (sholat yang disampaikan oleh mas haniffa) tapi hasilnya luar biasa. contoh kecil pada saat saya mengaji dan salah tajuidnya padahal ibu saya lagi ngerapin pakaian tanpa diminta ibu saya langsung membetulkan tajuid saya dengan lantang dan tegas apalagi kalau beliau ngelihat saya sholat sperti diatas mungkin saja ndak segan-segan saya didampratnya atau dihajarnya. beliau sekarang adalah ketua pemandi mayat wanita di kampung saya. Cuma seorang lulusan SD lho mas..???
        bagi mas mungkin yang diatas itu benar tapi orang tua jangan dibawa salah mas. parah mas durahka sekali sedangakan mas tidak tahu masa depannya mereka kelak di alam kubur…
        ngeri saya mas…..

  28. dedekusn said

    No komen deui sawe kang….. bagoesssss pisann…
    ternyata Syi’ah aneh pisaaaannnnn

  29. Postingan yang sangat Bagus sekali dan layak untuk di ketahui oleh seluruh Ummat Muslim. Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

    Terimakasih Mas Haniifa atas Pencerahannya

    Salam Taklim
    Wassalam

    • @Mas Pengembarajiwa
      Kembali kasih @mas, kita semua sedang belajar dan mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta’ala merido’i serta mengampuni kita semua jika ada salah kata, Amin.

      Wassalam, Haniifa.

  30. opik said

    (Al-Hujurat:11) Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.

    jika kalian termasuk orang-orang yang berilmu…maka sudah sepantasnyalah kalian malu dihadapan Allah SWT, karena mem-BANGGA-BANGGA-kan nikmat-NYA (ILMU)….

    wassalam…

    • @Opik
      Alhamdulillah
      Terimakasih mudah-mudahan @Kang Wawan tidak mengolok-olok lagi umat Islam yang tarawih berjamaaah, @Mas Ressay tidak lagi mengolok-olok para ahli tafsir yang sudah stabil, demikian pula orang-orang yang ber Agama Syi’ah tidak lagi mengolok-olok tatacara shalat Umat Islam dan Wanita-wanita Agama Syi’ah/Wanita yang beragama Kristen tidak lagi mengolok-olok wanita yang beragama Islam yang belum diberi kemampuan untuk mengenakan Jilbab.

      Wassalam, Haniifa.

    • Cekixkix said

      @Om Opik
      Tul top tuh, gue setuju ame ente!

      ressay said
      September 19, 2009 at 5:27 pm

      hahahaha…bukannya gravatar ente anjing cuy? Jangan2 ente manusia berhati anjing? hahahaha…

      Nohhh.. @Om Ressay makanye jangan suka mengolok-olok gravatar gue, baca tuh nasehat @Om Opik… Cekixkix…kix…kix…

    • yasser said

      Lalu apa yang Anda lakukan disini?

      hehehe…silakan jawab.

      Lalu apa yang dilakukan oleh haniifa?

      Silakan tebak…

      Mana ini haniifa? saya tunggu argumen ilmiahnya lho.

      • @All

        Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah“, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui. (QS 3:78)

        Berani benar dia mengatakan yang tidak-tidak, lalu siapakah yang memberikan ilham ?!
        Sehingga jari-jemarinya tidak sesuai dengan otaknya

        Mana ini haniifa? saya tunggu argumen ilmiahnya lho.
        ________________________
        Selanjutnya, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

        Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar) (QS 2:18)

        Wassalam, Haniifa.

      • ressay said

        Betul ustadz, memang harus dikritisi.

        Dan saya menggunakan argumen Anda. Jika Anda konsisten dengan argumen awal Anda yang sangat senang menggunakan Al-Qur’an versi DEPAG RI, ya harusnya Anda terima itu bahwa wahyu bisa turun kepada selain Nabi.

        Janganlah Anda menyelisihi Al-Qur’an. Jika Anda menyelisihi Al-Qur’an, maka sesat lho ustadz.

        Mana ini bantahan atas argumen saya? kok Anda mengomentari pribadi saya terus? Ndak mampu yach? Kasihan Anda ini ustadz. Sudah ketahuan boongnya, ketahuan kedunguannya pula.

        Anda mengatakan bahwa wahyu turun hanya kepada Nabi.

        Tetapi Allah berkata bahwa wahyu turun bisa kepada selain Nabi.

        Omong kosongkah ini? TIDAK…!!! ini buktinya

        Allah mewahyukan kepada LEBAH:

        وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتاً وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ

        Artinya: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”, (QS. An-Nahl 16:68)

        Allah mewahyukan kepada para malaikat:

        إِذْ يُوحِي رَبُّكَ إِلَى الْمَلآئِكَةِ أَنِّي مَعَكُمْ فَثَبِّتُواْ الَّذِينَ آمَنُواْ سَأُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُواْ الرَّعْبَ فَاضْرِبُواْ فَوْقَ الأَعْنَاقِ وَاضْرِبُواْ مِنْهُمْ كُلَّ بَنَانٍ

        Artinya: (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat : “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (QS. Al-Anfaal 8:12)

        Allah mewahyukan kepada langit:

        فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَى فِي كُلِّ سَمَاء أَمْرَهَا وَزَيَّنَّا السَّمَاء الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظاً ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

        Artinya: Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (QS. Fush Shilat 41:12)

        Silakan bantah jika memang tidak setuju. saya tunggu. Jika tidak Anda bantah juga, MAKA ANDA DUNGU. bukan begitu ustadz dungu?

      • @All
        Silahken baca kesombongan beliau:

        ___________________
        ressay said
        September 16, 2009 at 4:23 am
        …..

        Pada diskusi saya dengan ustadz kita yang satu ini, saya mengkritik penerjemahan yang ada pada beberapa Al-Qur’an terjemahan, entah itu tingkatan internasional kek atau luar angkasa sekalipun. karena bagi saya, tidak ada jaminan atas mereka terbebas dari kesalahan dari penerjemahan. Itu prinsip yang saya pegang. Silakan jika ingin membantah prinsip ini.

        Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat itulah pokok-pokok isi Al Qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal. (QS 3:7)

        Wassalam, Haniifa.

      • ressay said

        @All dan terkhusus untuk ustadz haniifa yang dungu
        Saya sama sekali tidak sombong. Saya hanya mengatakan apa adanya, bahwa ulama pun bisa salah. Kecuali jika Anda semua mengkultuskan para ulama sehingga Anda semua berpendapat bahwa ulama itu tidak mungkin salah. Naudzubillah.

        Saya pikir ayat yang sedang kita diskusikan bukanlah ayat mutasyabihat. Apalagi apa yang jadi pendapat saya, terbebas dari ra’yu saya sendiri. Saya menampilkan ayat2 tersebut apa adanya seperti yang ada di Al-Qur’an versi DEPAG RI. Makanya saya sarankan sekali lagi, jika Anda semua tidak percaya, buktikan saja apakah saya benar-benar mengutip dari Al-Qur’an versi DEPAG RI atau tidak.

        Haniifa mengatakan bahwa wahyu hanya turun kepada Nabi. Sedangkan ayat Al-Qur’an yang saya kutip dari DEPAG RI, berbeda dengan ocehannya haniifa yang memang sudah ketahuan kedunguannya.

        Allah mewahyukan kepada LEBAH:

        وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتاً وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ

        Artinya: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”, (QS. An-Nahl 16:68)

        Allah mewahyukan kepada para malaikat:

        إِذْ يُوحِي رَبُّكَ إِلَى الْمَلآئِكَةِ أَنِّي مَعَكُمْ فَثَبِّتُواْ الَّذِينَ آمَنُواْ سَأُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُواْ الرَّعْبَ فَاضْرِبُواْ فَوْقَ الأَعْنَاقِ وَاضْرِبُواْ مِنْهُمْ كُلَّ بَنَانٍ

        Artinya: (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat : “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (QS. Al-Anfaal 8:12)

        Allah mewahyukan kepada langit:

        فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَى فِي كُلِّ سَمَاء أَمْرَهَا وَزَيَّنَّا السَّمَاء الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظاً ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

        Artinya: Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (QS. Fush Shilat 41:12)

        Silakan bantah jika memang tidak setuju. saya tunggu. Jika tidak Anda bantah juga, MAKA ANDA DUNGU. bukan begitu ustadz dungu?

      • opik said

        argumen yang menggunakan bahasa perumpamaan (tersirat) sebagai pegangan dalam menta’wilkan arti WAHYU, menunjukkan kekurangan ILMU dalam memahami al-Qur’an…

        mengapa…???

        karena semua ayat yang menggunakan bahasa perumpamaan sangat tidak dapat dipertanggungjawabkan sebagai hukum…

        contoh:

        1. Artinya: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”, (QS. An-Nahl 16:68)

        jika katakata MEWAHYUKAN KEPADA LEBAH disamaartikan degan WAHYU kepada NABI/RASUL, maka akan gugur dengan sendirinya, karena lebah tidak dapat menyampaikan FIRMAN ALLAH kepada sesama makhluknya…(tidak dapat dijadikan HUKUM)

        2. Artinya: (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat : “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (QS. Al-Anfaal 8:12)

        Jika kata-kata MEWAHYUKAN KEPADA MALAIKAT disamaartikan dengan WAHYU kepada NABI/RASUL, juga aka gugur dengan sendirinya, karena FIRMAN ALLAH tersebut tidak disampaikan oleh malaikat penerima wahyu kepada sesama malaikat.

        3. dan seterusnya, dan sebagainya….termasuk wahyu (ilham) kepada manusia selain NABI/RASUL, akan gugur dengan sendirinya karena tidak berfungsi sebagai HUKUM.

        jadi WAHYU secara TERSURAT memang HANYA UNTUK NABI/RASUL dan merupakan HAK PREROGATIF ALLAH untuk menyampaikannya kepada manusia pilihanNYA (NABI/RASUL) sebagai HUKUM.

        @
        Mantab’s😀
      • mas opik TOP deh cara berargumentasinya.. ini baru sip!!!
        terus mas bila emang salah ya salahain aja terus samai bener lagi.
        salam kenal

  31. Fitri said

    Selamat Hari Raya Idhul Fitri

    Minal aidzin wal faidzin

    Mohon maaf lahir dan bathin

    Selama ini mungkin telah ada kata-kata yang kurang berkenan, maaf’in saya ya mas haniifa?
    😛

  32. opik said

    @mba fitri…

    dunia mmg cuma selebar daun kelor…ternyata ketemu disini juga…

    • Fitri said

      Memang sebelumnya kita pernah ketemu ya?😆

      Saya jarang keliling, jadi kurang hapal juga nama-nama komentator.

      • opik said

        ehm….ni mba fitri yang suka mampir di forum ummah bukan…???

        kalo salah orang…ya mohon dimaafkan…sekalian salam kenal…

      • Fitri said

        Forum ummah?

        Oh bukan, saya enggak pernah ke forum ummah.

      • opik said

        ups…jadi malu…udah sksd…🙂

        salam kenal aja dech…🙂

        wassalam….

        nb: gravatarnya sama….

      • Fitri said

        nb: gravatarnya sama….
        ————————–
        kalau gravatarnya sama, mungkin juga memang saya. Tapi forum ummah alamat web-nya dimana ya? Kadang-kadang saya kalau keliling bisa lupa juga.

  33. zipoer7 said

    Salam Takzim
    Menuju jalan shirot lebih sulit dibanding jalan syiton penuh aral dan duri tapi lebih nyaman jika jalan dilukis dengan tawakal, agar perjalanan santun terarah
    Salam Takzim Batavusqu

  34. KangBoed said

    Lebaran telah tiba !!!..

    Sebulan sudah kita jalani Ramadhan bersama
    Malam penghujung hari yang indah ini
    Genderang Perang sudah di tabuh.
    Pekik Kemenangan dikumandangkan
    Alunan Nada Pengagungan dinyanyikan
    Suara Riang Gembira berkeliling kota
    Ramadhan dengan segala perniknya telah kita lewati bersama
    .

    “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”

    .
    Mudah mudahan Jerit kemenangan ada dalam diri kita semua
    Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
    Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
    Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
    Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
    Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
    Bebenah dan jadikan momentum kemenangan ini
    Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
    Dahulu datang putih suci bersih
    Mudah mudahan kembali suci putih bersih
    Tiada kata yang terungkap lagi
    Mari kita bersama menyambut hari yang FITRI
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqoba lallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin

    Dari :
    ” Kang Boed Sekeluarga “

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabat Sahabatkuku terchayaaaaaaaank

    I Love U fuuulllllllllllllllllll

    @
    Salam damai kembali dari Haniifa sekeluarga
    dan mohon maaf lahir bathin
    • KangBoed said

      mudah mudahan semangat lebaran.. semangat persahabatan dalam CINTA dan KASIH SAYANG terus melekat di hati kita semua.. dan bertumbuh kembang membangun kembali kepribadian bangsa yang ramah dan penuh CINTA
      salam sayang untukmu saudaraku

      @
      Salam sayang selalu untuk saudaraku @Kang Boed
      • wawan said

        @KangBoed

        Sama-sama Kang, saya juga mohon ma’af lahir dan bathin (walaupun sudah terlambat). Semoga dengan momentum Idul Fitri ini, semangat Ukhuwah Islamiah semakin bertambah erat saja,…🙂

        Wassalam

  35. wawan said

    Wahyu di dalam Al-Quran Al-Karim

    Al-Quran Al-Karim penuh dengan penggunaan kata wahyu di dalam banyak ayatnya. Pemakaian kata wahyu tidak hanya terbatas pada manusia. Akan tetapi, ia merupakan bagian dari proses penyempurnaan Yang dengannya eksistensi bertranspormasi. Dan wahyu bagi manusia tergolong tingkatan tertinggi dari wahyu, yaitu ketika Allah Swt memilih di antara hamba-hamba-Nya yang diwahyukan kepadanya.

    Wahyu secara umum terbagi dalam dua bagian, yaitu: wahyu bagi para nabi dan bagi selain para nabi. Dan ini merupakan rahasia di balik kesuksesan dakwah dan risalah para nabi.

    Adapun wahyu bagi para nabi, maka ia terdapat dalam ayat-ayat berikut ini:

    -Ayat 117 dan 160 dari Surah Al-A`raf, ayat 36 dari Surah Hud, ayat 13, 48, dan 77 dari Surah Tha Ha, dan wahyu yang khusus berkenaan dengan Nabi Muhammad saw, maka kita dapati pada ayat 163 dari Surah An-Nisa’, ayat 19, 106, 145, dan 50 dari Surah Al-An`am, dan ayat 2 dari Surah Yunus.

    Sedangkan wahyu bagi selain para nabi, maka ia terdapat dalam ayatayat berikut ini:

    – Ayat 111 dari Surah Al-Ma’idah, ia wahyu kepada hawariyyin (pengikut setia Nabi `Isa a.s.); ayat 38 dari Surah Tha Ha dan ayat 7 dari Surah Al-Qishash, ia wahyu kepada ibu Musa a.s.; ayat 68 dari Surah An-Nahl, ia wahyu kepada lebah; ayat 5 dari Surah Az-Zilzalah, ia wahyu kepada bumi; dan ayat 121 dari Surah Al-An`am, ia wahyu kepada syetan.

    Wassalam

    • opik said

      argumen yang menggunakan bahasa perumpamaan (tersirat) sebagai pegangan dalam menta’wilkan arti WAHYU, menunjukkan kekurangan ILMU dalam memahami al-Qur’an…

      mengapa…???

      karena semua ayat yang menggunakan bahasa perumpamaan sangat tidak dapat dipertanggungjawabkan sebagai hukum…

      contoh:

      1. Artinya: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”, (QS. An-Nahl 16:68)

      jika katakata MEWAHYUKAN KEPADA LEBAH disamaartikan degan WAHYU kepada NABI/RASUL, maka akan gugur dengan sendirinya, karena lebah tidak dapat menyampaikan FIRMAN ALLAH kepada sesama makhluknya…(tidak dapat dijadikan HUKUM)

      2. Artinya: (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat : “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (QS. Al-Anfaal 8:12)

      Jika kata-kata MEWAHYUKAN KEPADA MALAIKAT disamaartikan dengan WAHYU kepada NABI/RASUL, juga aka gugur dengan sendirinya, karena FIRMAN ALLAH tersebut tidak disampaikan oleh malaikat penerima wahyu kepada sesama malaikat.

      3. dan seterusnya, dan sebagainya….termasuk wahyu (ilham) kepada manusia selain NABI/RASUL, akan gugur dengan sendirinya karena tidak berfungsi sebagai HUKUM.

      jadi WAHYU secara TERSURAT memang HANYA UNTUK NABI/RASUL dan merupakan HAK PREROGATIF ALLAH untuk menyampaikannya kepada manusia pilihanNYA (NABI/RASUL) sebagai HUKUM.

      Wahyu-wahyu dari Allah kepada makhluk selain Nabi/Rasul TIDAK BISA DIJADIKAN SANDARAN HUKUM….

      silahkan gunakan logika dan akal pikiran sehat anda…

      1. apakah Lebah saat menerima wahyu lantas wahyu itu untuk disampaikan kepada lebah…??? (atau makhluk lainnya)

      2. apakah Malaikat dan langit ketika menerima wahyu lantas untuk malaikat/langit…???

      3. apakah wahyu lainnya yang diterima oleh manusia selain Nabi/Rasul juga untuk disampaikan kepada manusia lainnya…??? (TOLONG HADIRKAN SATU SAJA JIKA ADA DALIL YANG MENERANGKAN WAHYU DARI ALLAH KEPADA MANUSIA SELAIN NABI/RASUL YANG DIAMANATKAN UNTUK MANUSIA LAINNYA…!!!)

      sedangkan WAHYU untuk NABI/RASUL adalah WAHYU KHUSUS UNTUK MANUSIA dan SEMESTA ALAM (ingat surat Jin, ingat peristiwa dialog sulaiman AS dengan Semut)

      Jadi, tidak ada manusia selain nabi/rasul yang menerima wahyu untuk disampaikan kepada manusia lainnya…!!!

      jika ada manusia selain nabi/rasul yang menerima wahyu, maka wahyu itu hanya untuk dirinya sendiri. dalam arti lain wahyu tersebut adalah bentuk ILHAM dari Allah…dan WAHYU TERSEBUT TIDAK BISA DIJADIKAN DASAR HUKUM….!!! (jika ada tolong hadirkan dalilnya!!!)

      SEGALA DALIL YANG DIGUNAKAN UNTUK MENG-KLAIM MANUSIA (MAKHLUK LAINNYA) MENERIMA WAHYU DARI ALLAH UNTUK DIAMANATKAN KEPADA MANUSIA LAINNYA SETELAH NABI MUHAMMAD SAW, ADALAH DUSTA, SESAT, GUGUR DEMI HUKUM ALLAH DAN TELAH MENG-INGKARI AL-QUR’AN….

      sadarlah….segera ber-Istighfar mohon ampun kepada Allah dan kembalilah kejalan Allah yang LURUS…

      “yaa muqallibal qulub tsabit qulubana ‘ala diinika…”

      wassalam

      @
      Top’s 😀
      • Fitri said

        Nah, ini baru sip dah argumennya.
        :mrgreen:

      • wawansyah said

        Iya, tapi menurut Al Qur’an wahyu dapat turun kepada selain Nabi, itu sudah sangat jelas dalam ayat-ayatnya tsb diatas,…🙂

      • Eagle said

        @Saudara Wawansyah
        Betul saudara Wawan tapi pesan yang ingin disampaikan oleh para Ahli tafsir dan Saudara Haniifa adalah jangan sampai manusia biasa mentakwilkan bahwa wahyu turun pada manusia biasa, seperti Lia Edan yang merasa menerima wahyu… hehehehe

      • wawansyah said

        Kalo Lia Edan mah menerima wahyu ilham dari syetan, sedangkan wahyu risalah (Nubuwah) hanya turun kepada para Nabi dan Rasul.

      • rubon said

        @Saudara Wawansyah
        Tapi di Al Qur’an tidak ada Nabi/Rasul Ali dan Imam Ali… hehehe
        Di Al Qur’an Imamnya seluruh manusia Nabi Ibrahim .a.s
        Di Al Qur’an ada Keluarga Ali Imran bukan keluarga Ali bin abi thalib… hehehe

      • eagle said

        @Saudara Wawan
        Apa yang dimaksud kalimat : “Kalo Lia Edan mah menerima wahyu ilham dari syetan,” ?!

        Makin aneh sajah penafsiran orang-orang syiah ini… hahaha..hahaha….

      • @Opik

        sedikit meluruskan

        jika katakata MEWAHYUKAN KEPADA LEBAH disamaartikan degan WAHYU kepada NABI/RASUL, maka akan gugur dengan sendirinya, karena lebah tidak dapat menyampaikan FIRMAN ALLAH kepada sesama makhluknya…(tidak dapat dijadikan HUKUM)

        Lebah bisa menyampaikan firman Allah sesama lebah..ingat, di komunitas lebah itu sama seperti semut…ada raja/ratu/pekerja..dst. Ratu bisa memerintah lebah lain

        2. Artinya: (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat : “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (QS. Al-Anfaal 8:12)

        Jika kata-kata MEWAHYUKAN KEPADA MALAIKAT disamaartikan dengan WAHYU kepada NABI/RASUL, juga aka gugur dengan sendirinya, karena FIRMAN ALLAH tersebut tidak disampaikan oleh malaikat penerima wahyu kepada sesama malaikat.

        maksud wahyu dalam QS 8:12 itu bukan wahyu kepada malaikat tapi nabi. Allah mewahyukan kepada malaikat===>dibawa ke===>nabi

        Bukan nabi berarti Ilham==>ilmu pengetahuan==>ke sesama manusia

      • @Kang Opik
        Alhamdulillah

        @Mas Wedul Sherinian
        Subhanallah
        Terimakasih sangat melengkapi komentar @Kang Opik
        _________________
        Maksud wahyu dalam QS 8:12 itu bukan wahyu kepada malaikat tapi nabi. Allah mewahyukan kepada malaikat===>dibawa ke===>nabi

        Bukan nabi berarti Ilham==>ilmu pengetahuan==>ke sesama manusia
        __________________
        Firman Allah mengenai Ilham (in kontek: fa alhamahaa) hanya terdapat pada (QS 91:8)

        maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya

        Disini kita harus hati-hati, karena ilham bisa dua kemungkinan fasik dan takwa, sedangkan wahyu hanya satu kemungkinan.

        Di wahyukan kepada malaikat buktinya setiap malaikat tidak pernah ingkar/kafir kepada seluruh perintah Allah
        Di wahyukan kepada lebah buktinya lebah selalu mengikuti semua perintah dari Allah yang menciptakan lebah dan memerintahkan cara-cara membuat rumah.

        Pemahaman Agama Syi’ah dan Agama Kristen mengenai WAHYU adalah menggeralisasi penerima wahyu kepada seluruh manusia, pemaham ini yang perlu kita luruskan.

        Salam hangat selalu to @All, Haniifa

      • opik said

        @ mas wedhul..

        terima kasih sudah meluruskan.

        salam kenal

        wassalam

      • @Mas Haniifa

        Siip, ngemeng2 lu di tunggu di blognya @Ressay tuh..hehehe

        @Mas Opik

        salam kenal juga

      • @Mas Wedul Sherenian
        Alhamdulillah
        Sayah perhatikan terus, dan hua.ha.ha… nggak tega melihat kelimpungannyah.

      • @Mas Hanifa

        Mas saya lihat komentar anda :

        Di wahyukan kepada malaikat buktinya setiap malaikat tidak pernah ingkar/kafir kepada seluruh perintah Allah
        Di wahyukan kepada lebah buktinya lebah selalu mengikuti semua perintah dari Allah yang menciptakan lebah dan memerintahkan cara-cara membuat rumah.

        kira-kira untuk lebah pakai kata ILHAM atau WAHYU kalau gitu===>soalnya dalam pemahamaku kalau wahyu itu ya semisal Al-Quran-Taurat-Zabur dan Injil, yang mana selalu lewat malaikat dalam penyampaian dan bukankah kata mas Whyu hanya kepada nabi?…Mohon pencerahannya???

      • @Mas Wedul
        Al-Quran-Taurat-Zabur dan Injil, yang mana selalu lewat malaikat dalam penyampaian dan bukankah kata mas Whyu hanya kepada nabi?…Mohon pencerahannya??
        _______________________
        Betul wahyu dalam artian bahasa indonesia, jangan terbalik dengan bahasa aslinya/arabiyun mubin.
        Nabi dan Rasul adalah manusia juga menerima WAHYAA, AUHAA dan ALHAM
        Satu contoh saja:
        Lebah menerima أَوْحَى atau AUHAA oleh karena Wahyaa dan Auhaa disinonimkan menjadi WAHYU dalam Bahasa Indonesia maka Oom Ressay keblinger berat… hua.ha.ha.

        Sebenarnya kalimat negasi dari @Kang Qarrobin Djuti cukup jelas, mengenai hal tersebut.

        Menurut saya, setelah Muhammad, tidak ada lagi yang menerima wahyu baru. Karna di al quran tidak ada fa awhaina ila nass

        Wassalam, Haniifa.

      • @Mas Wedul Sherenian
        Gimana bisa difahami ?!
        Sekarang saya lanjutken dengan (QS 42:51), Allah berfirman:

        أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيمِ
        Aku mohon perlidungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

        وَمَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُكَلِّمَهُ اللَّهُ إِلاَّ وَحْياً أَوْ مِن وَرَآءِ حِجَابٍ أَوْ يُرْسِلَ رَسُولاً فَيُوحِىَ بِإِذْنِهِ مَا يَشَآءُ إِنَّهُ عَلِىٌّ حَكِيمٌ

        Wa maa kaana li basyarin ay yukallimahullaahu illa WAHYAAN au miw warraai hijaabin au yursila rasuulan fa yuuhiya bi idznihii maa yasyaau innahuu ‘aliyyun hakiim.

        Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan WAHYAAN (baca: wahyu) atau di belakang tabir atau dengan mengutus -seorang- utusan (malaikat) lalu diwahyukan(baca: disampaikan) kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.

        Malaikat Jibril dan para malaikat terikat ruang dan waktu.
        Langit dan Bumi juga terikat ruang dan waktu.
        Demikian juga Manusia, Lebah, Jin… dll terikat ruang dan waktu.

        Sampainya “Wahyu” kepada para Nabi dan Rasul semua melewati tabir dan semua tabir ini terikat oleh ruang dan waktu yang telah Allah ciptakan.

        Contoh lain :
        Dari Allah => Auhaa ke langit => Wahyaan (baca: wahyu) => Nabi/Rasul.
        (Oleh karena itu ada hadits mengatakan bahwa Nabi Muhammad s.a.w menerima wahyu berupa gemerincing lonceng (lewat gelombang udara) adapun kapan dan dimana gemerincing lonceng tersebut hanya Malaikat Jibril saja yang diberi kuncinya oleh Allah)

        Dari Allah => Auhaa ke langit => Ilham => Seluruh manusia
        Disinilah para JIN menyesal karena tidak bisa lagi mendengar berita dari langit seperti yang disiratkan pada (QS Al Jin ayat 9)

        Dari Allah => Auhaa ke para malaikat penjaga => Ilham => Seluruh Manusia dan seluruh Jin.
        Disinilah kelebihan Umat Manusia dari Umat Jin, karena masih dapat mendengar melalui dua (2) tabir ilham dari Allah, bukan definisi ilham kata Wawansyah Syi’ah…😀😆

        Wassalam, Haniifa

      • @Mas Haniifa

        Soal Lebah Kalau dipahami sebenarnya cuma masalah penggunaan kata aja ya. Gue juga percaya Wahyu hanya turun kepada Nabi. Adakah suatu kata selain Wahyu yang lebih tepat untuk penerapan kepada Lebah agar gak rancu terhadap Wahyu yang turun kepada Nabi. Soalnya lebah bukan nabi dalam artian nabi Musa,Ibrahim dll. Bisa aja dalam komunitas lebah juga ada nabi bagi mereka. Lebah kan juga suatu kaum …hehehe sori kalau ada yang salah dari argumen gue. Mohon pencerahannya

      • @Mas Wedul Sherenian
        Coba sampean pelajari dengan tenang dan hati terbuka komentar saiyah tentang “Wahyu” pada lebah, kenapa bukan “Ilham” :

        https://haniifa.wordpress.com/2009/08/22/agama-syi%e2%80%99ah-sama-dengan-agama-kristen-2/#comment-5321

      • @Mas Haniifa

        Mas disana kesimpulannya Messanger ada kaitannya dengan Malaikat, sedang nabi lewat Mimpi. Setelah para nabi meninggal maka para ulama berijtihad dalam menetapkan hukum turunan===>bukankah mereka menetapkan ijtihad dan mendapat ilham bukan lewat mimpi?.

        Saya punya pendapat sendiri: Memang susunan syaraf lebah sederhana===>Allah menaruh firmannya pada lebah lewat pencangkokan firman, seperti orang yang dihipnotis (telepaty)

        Maaf jika pendapat gue salah. Kayaknya saya dan anda disini hanya terjebak dalam “Kata”. Sedangkan @Ressay dan konco-konconya terjebak dalam “Pemahaman”.

      • @Mas Wedul Sherinian
        Maaf jika pendapat gue salah. Kayaknya saya dan anda disini hanya terjebak dalam “Kata”. Sedangkan @Ressay dan konco-konconya terjebak dalam “Pemahaman”.
        _________________________
        Benar sekali kita berdua loop pada sinonim kata “wahyu” dan homonim tetapi tidak terjebak dalam pemahaman, justru saya mengarahken ressay dan para konco pada bahasa aslinya (baca: lafadziyah) agar mereka mau memahami bahwa “fa awhainaa” bisa juga bermakna perintah/instruksi seperti pada ayat berikut.
        Allah berfirman kepada Nabi Nuh a.s :

        Lalu Kami wahyukan kepadanya: “Buatlah bahtera di bawah penilikan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami telah datang dan tannur telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap (jenis), dan (juga) keluargamu, kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa adzab) di antara mereka. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang dzalim, karena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan. (QS 23:27)

        Fa Auhaina… diterjemaahkan sebagai Wahyu
        dan…
        Wa Wahyinaa… diterjemaahkan sebagai Perintah, padahal sangat jelas kata “Wahyina” lebih mendekati kata Wahyuna😀

        Wassalam, Haniifa.

      • oke deh Akur….hehehe

      • 😀 dan kaum Agama Syi’ah lewat semuah tuhh, sama @mas Wedul… hahaha… beliau-beliau kelimpungan kelihatanya.😀

      • wawan said

        Ma’af saya koreksi pernyataan dibawah ini:

        Kalo Lia Edan mah menerima wahyu ilham dari syetan, sedangkan wahyu risalah (Nubuwah) hanya turun kepada para Nabi dan Rasul.

        Seharusnya yg benar adalah;

        Kalo Lia Edan mah menerima wahyu antara makhluk dgn makhluk yaitu berasal dari syetan, sedangkan wahyu risalah (Nubuwah) hanya turun kepada para Nabi dan Rasul.

        Sekali lagi ma’af, karena keliru dlm membaca dan memahaminya.

        Wassalam…

      • Eagle said

        @Saudara Wawan
        Tidak usah minta maaf dan koreksian segala, silahkan saja saudara mohon ampun dan bertaubat kepada Allah, semoga taubatan saudara diterima disisiNya, Amin.

      • wawan said

        @Eagle

        Saya hanya mengkoreksi penjelasan tsb diatas

        https://haniifa.wordpress.com/2009/09/25/agama-syi%e2%80%99ah-sama-dengan-agama-kristen-8/#comment-6496

        Karena memang saya keliru, hanya itu saya kira. Sudah tentu kemudian saya memohon ampun dan bertaubat kepada Allah swt.

        Wassalam…

      • Eagle said

        @Saudara Wawan
        Saya tidak berani mengatakan benar atau salah koreksian saudara itu, tapi coba ingat ayat berikut, yang menerangkan bagaimana Allah menempatkan 2 malaikat penjaga pada setiap diri manusia atau singkatnya syaitanpun tidak bisa diidzinkan masuk kedalam hati manusia jika tidak diberi idzin oleh Allah.

        (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. (QS 50:17)

        Wassalam.

      • @Wawansyah
        Kalo Lia Edan mah menerima wahyu antara makhluk dgn makhluk yaitu berasal dari syetan
        _______________________
        Weleh…weleh… tambah ngawur atuh jang.. hahaha…
        1. Wahyu berasal dari syetan.😀😆
        2. Serupa tapi sama atuh dengan sak ndurunge : “Kalo Lia Edan mah menerima wahyu ilham dari syetan.

        sedangkan wahyu risalah (Nubuwah)
        ________________________
        Hua.ha.ha… ada Wahyu Risalah, ada Wahyu Wawansyah, ada Wahyudin…dsb😀😆

        wahyu hanya turun kepada para Nabi dan Rasul.
        _________________________
        Sampean kalau komentar biginuh sama Oom Ressay, insya Allah, ditabokin lagi lho… hahaha…
        Sebab menurut sabda @Imam Yes Serrr adalah “Wahyu Turun Kepada Selain Nabi?“ dalam artian mau @Lebah kek, mau @Langit kek, mau @Mbah Jambrong kek… pokoke “wahyu”nya sama dan serupa dengan wahyu yang turun kepada para Nabi dan Rasul…:mrgreen:

  36. Rizal said

    @hanifa:
    “Mengapa Nabi Muhammad s.a.w mempercayaken Usamah yang masih muda belia padahal Abu Bakr, Umar bin Khatab, Usmants bin Afan, Ali bin Abi Thalib dan jendral tangguh Kalid bin Walid mereka lebih mamapu dan lebih dapat diandal ken ?!”

    Jawaban: Karena Abu Bakar dan Umar pernah lari dari medan peperangan (perang Uhud) alias desersi (QS Ali Imran 153).

    @hanifa:
    “Agama Syi’ah” sama dg agama Kristen ?

    He he he dikira isinya gimana gitu, eh cuma manipulasi foto2 ? He he udah kehabisan bahan kale….

    Mas Yasser / Wawan engga usah dilayani..cuma buang2 waktu..ngawur2…

    @😀 hua.ha.ha… orang-orang syi’ah idiot semuah.
    • wawan said

      @Rizal

      Saya mah cuman menyampaikan dan mengingatkan saja mengenai pemahaman Syi’ah, hanya itu saya kira. Semoga yg ngawur tidak semakin awur-awuran lagi🙂

      Wassalam

    • rubon said

      @Rizal

      Jawaban: Karena Abu Bakar dan Umar pernah lari dari medan peperangan (perang Uhud) alias desersi (QS Ali Imran 153)

      QS Ali Imran 153 adakah kejelasan bahwa yang lari Abu Bakr dan Umar bin Khatab?!

      Kalau kamu @Rizal pasti lari terkencing-kencing dimedan perang… hahahaha😀😆

    • @Mas Rizal
      He he he dikira isinya gimana gitu, eh cuma manipulasi foto2 ? He he udah kehabisan bahan kale….
      Mas Yasser / Wawan engga usah dilayani..cuma buang2 waktu..ngawur2…

      ___________________
      Kehabisan bahan ?!
      Coba baca komentar sohib syi’ah sampean soal Lia Edan yang mendapatken “wahyu ilham”😀😆

      Nubuwwah Lia edan : Wahyu Ilham dari syaitan
      Mbok Lia sangka menerima Wahyu padahal Ilham

      Nubuwwah Imam Ali : buwwah Mangga buwwah Belimbing
      Saiyah nggak nyangka si Imam Ali bibirnya sumbing… Hua.ha.ha…

    • Eagle said

      @Saudara Rizal
      Coba perhatikan Al Qur’an Asy Syams ayat 8:
      “maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya,””

      Sekarang perhatikan komentar Saudara Wawansyah:
      “Kalo Lia Edan mah menerima -wahyu- ilham dari syetan,”

      Bagaimana menurut saudara, ilham yang turun kepada Lia Eden ?!

      Jelas sekali Wawansyah dan juga saudara Rizal ingkar kepada Al Qur’an, itulah akibat Paham Agama Syi’ah yang sangat jauh dari Agama Islam.

  37. […] komentar saiyah pukulan telak atas ketololan  Kaum Agama Syi’ah… […]

  38. syaiful said

    Assalamualaikum Wr. Wbr.

    kunjunganperdana. pendatang baru dan salam kenal

  39. Salam untuk semua yang beriman…
    saya heran dengan gambar2 yang dikomentari secara sontoloyo…yg lebih saya herankan kok ada orang yg nyebut hanifa itu ustad, waduh payah umat Islam kalo ustadnya bego kayak gitu. Saya Sunni, tapi cara yg dilakukan Hanifa itu (mas atau mbak, gak tau saya) sangat bodoh. jgn bikin malu orang2 Sunni dong dgn cara2 seperti ini. Solat di lapangan emang haram? tiga kali nepuk paha??? itu takbir bro tiga kali takbir habis solat… haramkah orang mengucapkan takbir dengan mengangkat tangan tiga kali setelah abis solat? tentang mimbar yg ada di sisi jemaah solat, lha wong musollahnya kecil, makanya ketika gak dipakai untuk khotbah ya diletakkan di samping. bodoh amat sih komentarnya. soal orang yg duduk di belakang itu, itu bukan imam solat tapi makmum yg gak bisa solat berdiri makanya solatnya duduk, emang gak ada ketentuan itu dalam madzhab Sunni…bikin malu orang Sunni aja. Terus tentang batu yg dijadikan tempat sujud, mrk memang sujud di atas tanah, kita bleh di atas sajadah, bukannya mereka menyembah tanah dan kita juga bukan penyembah sajadah. Yg pinter dong jadi orang Islam, jangan ikut2an yahudi dan Amerika.

  40. semoga orang yang jauh dari ajaran Allah SWT cepat sadar dan diberi hidayah.Amien

  41. […] Agama Syi’ah sama dengan Agama Kristen 8 […]

  42. […] Agama Syi’ah sama dengan Agama Kristen 8 […]

  43. […] Agama Syi’ah sama dengan Agama Kristen 8 […]

  44. […] Agama Syi’ah sama dengan Agama Kristen 8 […]

  45. […] bilang bahwa salah satu kemiripan antara Syiah dengan Yahudi [atau Kristen seperti yang dilakukan orang ini] adalah selesai salat mereka memukul paha. Melalui ‘ulama’ seperti ini juga ada […]

  46. triyo said

    hahaha, selera humor anda tinggi..tapi kok objek humornya ibadah yah,piss aahhh

    @😀 hehehe….
    Rasanya mereka (Syi’ah) memang mempermainkan Agama Islam
  47. umar said

    susah bicara sama orang syiah karena ini bukan masalah bodoh dan pintar, ane yakin orang syiah pintar2 tapi tersesat, akhi dan ukhti sekalian klo orang sudah tersesat susah deh kecuali klo ALLAH memberi petunjuk sama mereka pada hal kesesatan mereka sudah sangat nyata ”Ya ALLAH berikanlah petunjuk kepada mereka”amin

    @
    Amiin
  48. ZAINAL ABIDIN said

    tampilkan donk agama sunni yang sedang sujud di sajadah atau karpet atau marmer atau kayu. itu kan berarti agama sunni menyembah sajadah atau karpet. tul kan? tak ada contoh tuh dari Rasululloh. Rasululloh mencontohkan sujud di tanah saat solat di masjid nabiwi. sekarang mah sudah pakai marmer

    • @Oom Zainal Abidin
      Masak seeh, bijituh…😀😆
      Bukankah di Arabsaudi itu lebih banyak batu dan padang pasir… , atau menurut sampean Rasulullah mencari tanah baru shalat .. hihihi…

  49. […] Agama Syi’ah sama dengan Agama Kristen 8 […]

  50. Bijak said

    Umar itu tolol!!

  51. nagib said

    liat aja.. mana ada orang syi’ah jd wali….???? mukanya aja gak ada cahaya, redup semua kayak obor kehabisan minyak…

  52. abu hanan said

    salam
    beberapa teman pernah berdiskusi dan sholat berjamaah subuh dengan orang2 syi’ah di surabaya.dan tidak ada yang berbeda mulai gerak dan bacaan dgn yg biasa dilakukan org2 sunni.melihat posting diatas kok be”rasa” aneh ya?tetangga sekitar masjid juga gak ber”masalah” dgn mereka (kaum syi’ah tersebut bergaul secara wajar dgn masyarakat sekitar dan kaum syi’ah adalah mayoritas di wilayah tersebut).
    salam.

    • balakutax said

      Jangan aneh atuh sama mereka (Syiah)? karena mereka dalam rangka menjalankan Taqiyahnya (berbohong) coba diintipin pas lagi sholat sendiri pasti beda alias sama dengan video di atas…

  53. Ncut said

    Saya baca-baca di mari..sedih liat komen-komen orang yg kelihatan sekali jiwa membenci dan menghina (seperti bukan muslim saja) Selama syahadat nya La illa ha illallah Muhamadurrasulullah arti nya sama – sama muslim..mengenai syariat jalani keyakinan masing-masing. Saya bukan pengikut Syi’ah, tapi saya mencintai Rosul Muhammad dan keluarganya dan para sahabatnya. Termasuk Saidina Ali Salam Damai…

  54. antelove7 said

    maaf kalo interupsi dikit,,

    wahyu emang buat nabi/rasul…

    wahyu pada lebah lebih dimaknai sebagai ilham sebagai ilmu pengetahuan.

    hewan atau malaikat tak mungkin di beri wahyu……..

    manusia dan jin diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah, jadi otomatis mendapatkan wahyu…

    manusia diciptakan sebagai pemimpin di muka bumi

    hewan dan tumbuhan diciptakan untuk manusia….

  55. tata said

    mati gue kalo dah berbicara tntng syiah, kgk ada habisnyeee… ente-2 sekalian pokoknya kalo beragama tuh kudu ati-2. jgn asal milih…. kaji dulu yg bener darimanaa….

  56. Haduuh beneran agama sendiri shalatnya masih bolong masih sering MENGHUJAT Saya memang bodoh mengenai hal ini tapi saya pernah mengutip suatu ayat Al-Quran “hendaknya kita hidup dalam perbedaan dan jangan mengusik saudara kita yang berbeda selama dia tdak mengganggu kita”..
    Satu lagi ya kaka yang tau SANGAT MEMAHAMI TENTANG INI. Isla itu damai tapi ini bisa memicu PERANG…sadar gak.
    maaf ya saya hanya orang BUTA AGAMA ! tapi tau mana yang benar dan mana yang sebaknya kita jauhi..Alhamdulillah saya ISLAM NU.

    • Yamaha said

      Saya seorang Nu🙂
      Boleh tahu ayat apa gerangan yang anda kutip?

    • حَنِيفًا said

      @Mas Valiant Tacazily
      Ooh… bejituh yah, jadi tulisan saya akan mengakibatken peperangan.
      Mari kita buktiken, siyapa yang sesungguhnya membuat huru-hara dalam Ad diin Islam.

      INI ARTIKEL SAMPEAN : http://valiant-share.blogspot.com/2012/04/asal-usul-lambang-bulanbintang-pada.html


      Lambang bulan sabit dan bintang bersegi lima ditengah-tengahnya, yang dipasang pada kubah-kubah masjid, apakah memang ada dalilnya? kalau memang tidak ada apakah ini tidak menyalahi syar’i, bukankah lambang pemersatu kita adalah baitullah, sebagai kiblat umat islam???

      Sebenarnya asal muasal lambang bulan bintang berasal dari lambang khilafah Islamiyah terakhir yang dimiliki umat Islam, Khilafah Turki Utsmani.

      Khilafah ini adalah warisan terakhir kejayaan umat Islam. Memiliki luas wilayah yang membentang dari ujung barat sampai ujung timur dunia. Wilayahnya secara real adalah tiga benua besar dunia, Afrika-Eropa dan Asia. Ibukotanya adalah kota yang sejak 1400 tahun yang lalu telah dijanjikan oleh Rasulullah SAW sebagai kota yang akan jatuh ke tangan umat Islam.

      Rasulullah bersabda,”Qonstantinople akan kalian bebaskan. Pasukan yang mampu membebaskannya adalah pasukan yang sangat kuat. Dan panglima yang membebaskannya adalah panglima yang sangat kuat.”.

      Berabad-abad lamanya umat Islam memimpikan realisasi kabar gembira Rasulullah ITU. Namun sejak zaman khalifah Rasyidah, Bani Umayah hingga Bani Abbasiyah, kabar gembira itu tidak pernah juga terealisasi. Memang sebagian Eropa sudah jatuh ke tangan Islam, yaitu wilayah Spanyol dengan kota-kotanya antara lain : Cordova, Seville, Granda dan seterusnya.

      Namun jantung Eropa belum pernah jatuh secara serius ke tangan Islam. Barulah ketika Sultan Muhammad II yang lebih dikenal dengan Sultan Muhammad Al-Fatih menjadi panglima, jatuhlah kota yang pernah menjadi ibu kota eropa itu. Lewat pertemupuran yang sangat dahsyat dengan menggunakan senjata paling modern di kala itu, yaitu CANON atau meriam yang sangat besar dan suaranya memekakkan telinga, Muhammad Al-Fatih berhasil menjatuhkan kota konstantininopel itu dan menjadikannya sebagai ibu kota Khilafah Turki Utsmani. Serta menjadikannya pusat peradaban Islam.

      Wilayahnya adalah tiga benua dan semua peradaban yang ada di dalamnya. Saat itu bulan sabit digunakan untuk melambangkan posisi tiga benua itu. Ujung yang satu menunjukkan benua Asia yang ada di Timur, Ujung lainnya mewakili Afrika yang ada dibagian lain dan di tengahnya adalah Benua Eropa. Sedangkan lambang bintang menunjukkan posisi ibu kota yang kemudian diberi nama Istambul yang bermakna : Kota Islam.

      Bendera bulan sabit ini adalah bendera resmi umat Islam saat itu, karena seluruh wilayah dunia Islam berada di bahwa satu naungan khilafah Islamiyah. Tidak seperti sekarang ini yang terpecah-pecah menjadi sekian ratus negara yang berdiri sendiri hasil dari jajahan barat.

      Wajar kalau lambang itu begitu melekat di hati umat dari ujung barat Maroko sampai ujung Timur Maroke. Inilah lambang yang pernah dimiliki oleh umat Islam secara bersama, bulan dan bintang.
      Sedangkan masalah warna, justru ini menarik, karena lambang dunia Islam itu justru berwarna merah, bukan hijau seperti sekarang.

      Wallahu a`lam Bisshawab.

      Menurut sampean, apa yang terjadi jika seluruh umat islam di Indonesia mengganti lambang bulan sabit di masjid-masjid. SEMENTARA DI MASJIDIL HARRAM dan MASJIDIL NABAWI TERDAPAT LAMBANG BULAN SABIT.

      Masjid Nabawi memiliki 10 minaret (menara): masing-masing setinggi 105 meter dan mempunyai ornamen tiang bulan sabit😀 . Tinggi lantai dasar 12,55 m dan ruang bawah tanah setinggi 4 meter. Jumlah tiang masjid selama perluasan 2.104 tiang berdiameter 64 cm dengan jarak antartiang antara 6 meter sampai 18 meter yang membentuk serambi dan pelataran.
      Hebatnya, masjid ini memiliki 27 kubah berteknologi tinggi, yang dapat dibuka secara elektrik untuk pengaturan kondisi udara alami dalam masjid. Seluruh kubah itu menaungi 18 x 18 meter firkan yang membentuk pelataran terbuka dalam masjid (tipe hipostyle). Tinggi kubah itu dari lantai atap mencapai 3,5 meter. Sedangkan dari lantai dasar 16,56 meter berdiameter 2,3 meter dan jari-jari tinggi 4 meter.
      Sementara itu, pada makam Rasulullah terdapat gambar-gambar dekoratif bermotif bandul, lampu, masjid dan menara. Sambungan dekorasi ukiran kayu, marmer dan logam pada jendela, pintu, tiang, dikerjakan dengan sangat teliti dengan tingkat presisi yang sangat tinggi.
      Masjid Nabawi telah mengalami banyak perluasan dan pembangunan oleh banyak penguasa. Namun, bentuk dasarnya tetap tak berubah: struktur hypostyle sebagai struktur arabesque. Struktur inilah yang dipakai masjid-masjid terkenal lain di dunia. (dari berbagai sumber).

      Atau menurut sampean lambang BULAN SABIT diganti dengan tanda SALIB ?!😛

      Jadi apanyah neeeh, yang pemersatu ?!😀

    • Cekixkix said

      @Om Talian Tarzan😆
      Kheknya elo jadi Islam sebab bokap yeh ?????
      Gimane klo lambang mesjid didaerah elo, ganti pake kolor bokap sebagai ideologi keislam bokap elo… Cekixkix…kix…kix…
      Gue jamin elo bakalan digantung ame atu er-we…😆😆😆

    • حَنِيفًا said

      @Mas Valiant Tacazily
      maaf ya saya hanya orang BUTA AGAMA ! tapi tau mana yang benar dan mana yang sebaknya kita jauhi..Alhamdulillah saya ISLAM NU.
      ____________________
      Sampean bukan saja buta agama tapi buta juga soal Islam… hehehe…
      Mana ada tuh ISLAM NU dari jaman Nabi hingga sekarang ?!😀

    • Rubon said

      @Sdr Valiant
      ISLAM NU = ISLAM NAHDATUL ‘ULAMA
      سُوۡرَةُ الشُّعَرَاء ١٩٧
      أَوَلَمۡ يَكُن لَّهُمۡ ءَايَةً أَن يَعۡلَمَهُ ۥ عُلَمَـٰٓؤُاْ بَنِىٓ إِسۡرَٲٓءِيلَ
      awa lam yakun lahum aayatan an ya’lamahu ‘ulamaau banii israa-iila
      Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya? (QS 26:197)

      Bagaimana perilaku para Ulama itu ?!

      Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.” (QS 61:6)

      Jadi ISLAM NU adalah ISLAM ‘ULAMA BANI ISRAIL:mrgreen:

  57. Cekixkix said

    @Om Talian Tarzan😆
    Haduh, elo kheknya kencingnye blon lurus yeh… Cekixkix…kix…kix…
    Dah ngaku bodo sendiri, pake komeng super bodo lagian…🙄🙄🙄

  58. […] bahwa salah satu kemiripan antara Syiah dengan Yahudi [atau Kristen seperti yang dilakukan orang ini] adalah selesai salat mereka memukul paha. Melalui ‘ulama’ seperti ini juga ada seseorang yang […]

  59. Numpang nampang kang dan ikut ngeramein.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: