حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Anagram Shun-del Bolong

Posted by حَنِيفًا on July 31, 2009

2009 July 31
.

Oh sudah bener ya, maaf😀

Mas Hanifa itu IBLIS ya? kok saya lihat di blognya ada halaman ISLIB, ISLIB kan anagram dengan IBLIS😀

2009 July 31

.

@Syaitan Shun

Mas Hanifa itu IBLIS ya? kok saya lihat di blognya ada halaman ISLIB, ISLIB kan anagram dengan IBLIS
________________________
hahaha…
Coba sampean cek blognya
Hanifa …. –::Click me (Setan Shun)::

Shun del bolong setan alas tukang korupsi… sampean ngetek nyah kurang huruf “i”, Shun del yang idiot bin tolol … 😀😆

.:: Baik sampean sayah ajarin Anagram ::.

Haniifa = 7 huruf
Hanifa = 6 huruf

Sim salabin, abra kadabra…
7 = 6
6 = 5
.
.
1 = 0
Mr. Shun (1) = Mrs. Shun (0)
________________________
HalleKuya…
Mr. Shun + Mrs. Shun-del = Anak Setan Tuyul …😀😆

hal e kuya….
____________________________________________________________

2009 July 31

Mas aria tolong latexnya diperbaiki, saya kesulitan mengikutinya

2009 July 31

@Shun
Mas aria tolong latexnya diperbaiki, saya kesulitan mengikutinya
________________________
hahaha ….
Shun del tolol idiot


#Haniifa.

154 Responses to “Anagram Shun-del Bolong”

  1. lovepassword said

    HIk HIk…Kirain ada sundel bolong lewat. Ha ha ha. Itu lho yang pemerannya JUPE.

  2. Fietria said

    Update banget nih artikelnya mas haniifa. Kalau saya masih bingung mau nulis apaan. Jika boleh tahu, diskusi tersebut copas dari mana? Barangkali saya bisa ikutan.

  3. mel said

    ga tertarik ama yg begituan,,,sorry ya,,,
    ______________

    @Mbak Mel
    Sama sayah juga, apalagi di cuci maki,…😀

    Thx. atas kunjungannya.

    #Haniifa.

  4. adi isa said

    hehehehe…lucu banget nih artikelnya
    tapi saya suka banget sama gaya diskusi kang hanif..

    seep….lanjutkan..
    gue mah, takut ma’ shun-del bolong..hihihihihi
    (penampakannya..hahaha)

  5. qarrobin said

    Tak kirain bener2 ada anagramnya hihihi Shun-del bolong

    kabuuuuuuuuurrrrrrrr…………

  6. qarrobin said

    Mas kita pertama kali diskusi disini, judul postingannya apa ya, lupa nih……..payah dah mnemonik

    Kalo ga salah @haniifa pernah tanya
    1.matahari menjadi black hole, juga tanya
    2.bigimana materi terkonversi menjadi energi

    Saya udah jawab keduanya disini :
    http://qarrobin.wordpress.com/2009/08/01/night-of-power-beyond-einstein-and-heisenberg/

    1.kembaran matahari yang menjadi blackhole.
    2.untuk rumus matematika, lain waktu akan saya posting.

    Saya ingin berbagi pengetahuan ini, semoga ummat Islam menuju masa keemasan 300 tahun ke depan, kelamaan ga ya?

  7. qarrobin said

    @Kang haniifa,

    Biru udah ada blog baru nih, yang kemaren @Biru janjikan
    http://coretanbiru.wordpress.com/

  8. Fietria said

    Wah mas haniifa kedatangan yesus di khalifah Islam dan saya juga kedatangan yesus8 di about. Beberapa hari yang lalu saya diberitahukan oleh rekan muslim bahwa ada muslim yang terpancing omongan yesus8. Maka klarifikasi saya:
    1. Saya bukan SALIBI
    2. Saya tidak pernah memurtadkan siapapun dan agama apapun
    3. Sedari saya lahir sampai sekarang saya tetap muslim
    4. Komen saya memang pendek tapi dijadikan bahan hinaan buat beliau. Loh kok cuma saya yang dihina? Memangnya saya tidak pernah berkomen panjang?
    5. Saya pernah mengirim email pada TA, namun tak ada hub.khusus. Itu hanya upaya saya untuk membuka kedok TA.
    6. Blog & email saya diterbitkan oleh penerbit terkenal yaitu mas Lambang yang kini memiliki 2 pegawai sebagai penulis, yaitu kangboed ‘comentator blog (senior) dan fietria ‘blog fietria’ (junior). Sempat diplonco juga sama mas Lambang seperti OSPEK masa sekolah dulu.😀

    Kepada rekan2 sekalian, saya harap tidak terpancing omongan yesus8 dan rekan muslim yang berupaya mencari kelemahan dan kekurangan saya untuk mencemarkan nama baik saya. Meskipun beliau terang-terangan memamerkan nama saya dan mengurai kelemahan saya untuk mencari pendukung tapi saya tidak akan menyebut nama orang tsb demi etika perbloggeran.

    • qarrobin said

      Ada apa neng fietria, emang kadang kurang satu kata aja, orang bisa mengartikannya lain.

      misal saya menyampaikan
      dengan saya hanya menyampaikan.

      Dengan perbedaan kata hanya saja, bisa buat salah paham

      Sabar ya….
      Terus berjuang and keep writing, shohibku yang cantiq, hehe pasti cantique deh orang nya

  9. Fietria said

    Sambungan :
    7. Saya tidak percaya pada sembarang ustad tapi disalahartikan menjadi ‘saya tidak percaya ustad’. Ustad yang saya percaya adalah ustad yang asal usul pendidikan agamanya jelas dan ajaran yang diajarkan tidak menyimpang seperti Ahmadiyah
    8. Hanya karena terdapat kekurangan dan kelemahan pada artikel dan komentar saya, beliau beranggapan saya adalah umat kristiani. Padahal ini murni kekurangan dan kelemahan sebagai manusia biasa. Cobalah dipikir, apa ada umat kristen bernama Fitrianingsih? Itu nama asli tertera sesuai KTP.

  10. Makin seru aja kang
    Saya mau ikutan donk

    • haniifa said

      @Mba Kartika Mayang Sari
      Terima kasih lho @Neng, atas partisipasinya…. ada yang lebih seru lagih, kemarin ajah jumlah pengunjungnya diskusi iniratusan… padahal sedikit lagi seribu, mohon maaf komentarnya saya close…😦 coba simak sendiri.

      Salam hangat, Haniifa.

  11. wawan said

    Ma’af kpd sdr Haniifa saya belum sempat memberikan komentar diposting Khalifah untuk sdr Ayruel Chana, jadi terpaksa disini, sekali lagi ma’af.

    @Ayruel Chana

    Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

    Alhamdulillahirrabil’alamin, tks atas penjelasannya. Kalo begitu menurut anda bagaimana hadits shahih mengenai shalat sunnah tarawih berjama’ah itu? Coba tampilkan hadits tsb, kemudian kita bahas bersama, ok🙂 biar tidak ada debat kusir lagi😎

    • haniifa said

      @Wawan
      Nggak apa-apa cuma OOT ajah kali yachh….
      Sekalian saya juga minta tolong cariken hadits shahih atau yang dho’if juga boleh…. “Katanyah” @Mas Shun: Mas Hanifa itu IBLIS ya

      Nahh… sepanjang sejarah Agama Samawi, baik Yahudi, Nashrani dan Islam semua mengatakan bahwa IBLIS lah yang berbicara dengan Nabi Adam a.s

      Lalu menurut sampean bigimana ?!

      (kalau bisa dari hadits-hadits yach… jangan dari Al Qur’an😀 )

    • haniifa said

      @Wawan
      Bismillahir rahmaanir rahiim

      “Katanyah” @Mas Shun: Mas Hanifa itu IBLIS ya

      Saya mohon tampilkan haditsnya, jika memang saudara ahli hadits bukan ahlul bae… ehhh alhul OMDO… ding.:mrgreen:

      Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin

      #Haniifa.

      • wawan said

        Allah berfirman dalam hadits Qudsi: “Iblis berkata: “Ya Tuhan!, Engkau telah menurunkan Adam (ke muka bumi) dan mengetahui akan ada kitab-kitab dan utusan-utusan, lalu apakah kitab-kitab dan utusan-utusan mereka?” Allah berfirman: “Utusan-utusan mereka adalah para Malaikat dan para Nabi dari mereka sendiri. Lalu kitab-kitabnya adalah Taurat, Zabur, Injil dan al-Furqan.” Iblis bertanya: “Dan apakah kitabku?”Allah berfirman: “Kitabmu adalah al-Wasyem (yaitu lukisan-lukisan di badan dengan jalan melukai). Bacaanmu adalah syair-syair. Utusan-utusanmu adalah para dukun. Makananmu adalah sesuatu yang tidak disebutkan nama Allah atasnya. Minumanmu adalah setiap yang memabukkan. Kebenaranmu adalah dusta. Rumahmu adalah kamar-kamar mandi. Perangkap-perangkapmu adalah wanita-wanita. Muadzinmu adalah seruling dan masjidmu adalah pasar-pasar.” (HR. Thabrani dan Ibnu Abbas).

      • haniifa said

        @Wawan
        Maaf kok nggak nyambung yach…
        Intinya Hanifa itu Iblis, atau Iblis itu bernama Hanifa… bigicuhh, kok jadi ribet banget !!

      • haniifa said

        @Mas Ayruel Chana
        Jawaban komentar @mas sudah ada, tinggal di refresh ajah… thx.

        https://haniifa.wordpress.com/2009/07/30/khalifah-islam/#comment-3519

        @Wawan
        Terimakasih, tapi masih belon nyambung tuhh.. hakekatnya yang saya tanyaken kejelasan dari “Hanifa itu Iblis, atau Iblis itu bernama Hanifa” menurut hadits.

        #Haniifa.

      • wawan said

        Dikirain hadits apa saja mengenai Iblis😦

        Kalau Intinya Hanifa itu Iblis, atau Iblis itu bernama Hanifa…

        Jawabannya bisa ya, bisa juga tidak🙂

      • haniifa said

        @Wawan
        Hakekat artinya inti permasalahan, jadi bigimna seehh kok jawabannya plintat-plintut kayak anak-anak.

        Begini ajah biar sampean ngerti, maksudnya: mana haditsnya yang ada tulisan “Hanifa itu Iblis, atau Iblis itu bernama Hanifa

        (hehehe… jangan-jangan si wawan ini bisanya baca komik doang, dasar anyak-anyak yang masih bau tetek emaknya… belagu lagih:mrgreen: )

        #Haniifa.

    • wawan said

      Kalo gitu tidak ada hadits yg mengatakan “Hanifa itu Iblis, atau Iblis itu bernama Hanifa”😎

      • haniifa said

        @All
        Coba perhatiken sama rekan-rekan :

        haniifa said
        August 2, 2009 at 7:38 am

        @Wawan
        Bismillahir rahmaanir rahiim

        “Katanyah” @Mas Shun: Mas Hanifa itu IBLIS ya

        Saya mohon tampilkan >haditsnya, jika memang saudara ahli hadits bukan ahlul bae … ehhh alhul OMDO… ding.:mrgreen:

        Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin

        #Haniifa.

        Sumber :
        https://haniifa.wordpress.com/2009/07/31/anagram-shun-del-bolong/#comment-3527
        _______________________

        @Wawan
        Pertama menjawab:
        Kalau Intinya Hanifa itu Iblis, atau Iblis itu bernama Hanifa…
        Jawabannya bisa ya, bisa juga tidak

        Sekarang menjawab:
        Kalo gitu tidak ada hadits yg mengatakan “Hanifa itu Iblis, atau Iblis itu bernama Hanifa”😎
        __________________________

        @Haniifa tersenyum simpul.
        hehehe…

      • wawan said

        Saya sih ngikutin aja maunya, kalo ngga diikutin suka mengumpat. Tapi dikutin juga teuteup aja diumpat, Mbah jadi bingung:mrgreen:

      • haniifa said

        @Wawan
        Saya sih ngikutin aja maunya
        ____________________________________
        Bagus, cepat taubat kepada Allah subhanahu wa ta’ala… bahwa sampean telah memfitnah dengan tidak sengaja kepada Para Khalifah Islam yang telah berjuang dengan harta, benda bahkan nyawanya sendiri…
        Ingat sesungguhnya Allah itu Maha Penerima Taubat, Amin.

        Wassalam, Haniifa.

      • wawan said

        Lha itu kan mengutip dari Shahih Bukhari, harusnya anda komplen kepada penulisnya😎

      • haniifa said

        @Wawan
        Lha itu kan mengutip dari Shahih Bukhari, harusnya anda komplen kepada penulisnya
        __________________
        Baca dan perhatikan : Para Khalifah Islam yang telah berjuang dengan harta, benda bahkan nyawanya sendiri…

        Para Kalifah artinya termasuk Kalifah Umar yang sampean do’aken masuk neraka…

        (hehehe… lebih jelas sekarang si Wawan as munafikun tulen…😛 )

  12. qarrobin said

    buat shun dan teman2nya di @ria Turns

    http://ariaturns.wordpress.com/2009/07/03/semua-bilangan-asli-sama-lho/#comment-1444

  13. wawan said

    Kalo saya tertawa ngakak😆 lucu seeh pertanyaannya:mrgreen:

  14. haniifa said

    @Wawan bertanya sama Ustadz @Ayruel Chana

    Wawan: Alhamdulillahirrabil’alamin, tks atas penjelasannya. Kalo begitu menurut anda bagaimana hadits shahih mengenai shalat sunnah tarawih berjama’ah itu? Coba tampilkan hadits tsb, kemudian kita bahas bersama, ok🙂 biar tidak ada debat kusir lagi😎
    __________________

    Ustadz: Buat apa bicara Hadits dengan orang semacam kamu ahlul OMDO, Wawan… ntar disalah gunaken lagi

    #Katanyah Ustadz lho… :mrgreen:#

    • xixixi said

      Om Ayruel Chana pasti baca dulu ya… xixixi

    • wawan said

      Ya sudah kalo tidak bisa menampilkan haditsnya, berarti anda tidak mengetahuinya. Jadi selama ini anda hanya beragumen dgn dalil OMDO alias KATANYAH:mrgreen:😎

      • haniifa said

        @Wawan
        Hua.ha.ha.
        Maling tereak maling…:mrgreen:

      • haniifa said

        @Wawan
        Ya sudah kalo tidak bisa menampilkan haditsnya, berarti anda tidak mengetahuinya. Jadi selama ini anda hanya beragumen dgn dalil OMDO alias KATANYAH
        ____________________
        Terbukti sampean tidak tahu hadits sama sekali OMDO…😛 , mau bukti yah… hehehe..
        Nehhh…
        وَقَالُواْ كُونُواْ هُودًا أَوْ نَصَـرَى تَهْتَدُواْقُلْ بَلْ مِلَّةَ إِبْرَهِيمَ حَنِيفًا

        (hahaha… sori lupa Wawan n d geng nggak bisa IQRO, حَنِيفًا = haniifa = dilafadzken menjadi hanif )

        Nb:
        حَنِيفًا = orang-orang yang berlaku lurus mengikuti sunnatullah. Insya Allah.

      • wawan said

        Tapi suka menghina, pengumpat, sombong dan tidak tahu diri:mrgreen:

      • haniifa said

        Hua.ha.ha.
        Tapi suka memfinah pasti itu masuk NERAKA….😀😆

        Siapa yang menghina ?! Memang kenyataannya sampean (baca: Wawan n d geng) tidak bisa IQRO… hahaha

      • wawan said

        Ini mah bukan bukti😦

      • haniifa said

        @Wawan
        Ini mah bukan bukti
        __________________
        Wawan suka bubuk tai ??? … ruuuaarrrr biasa😀

      • haniifa said

        @Wawan
        Dah… ambil air wudhu…eh maksudnya cuci mulut pakai air bekas bubuk tai😀, dan baca lagih ini.

  15. wawan said

    Tapi suka menghina, pengumpat, sombong dan tidak tahu diri:mrgreen: serta suka memfitnah tanpa dalil yg jelas😦

  16. wawan said

    Dan suka menuduh sembarangan seperti di blognya sdr PJ:mrgreen:

  17. wawan said

    Coba tunjukkan buktinya kalo saya suka memfitnah?😕

  18. wawan said

    Silahkan di close lagi posting ini, Alhamdulillahirrabil’alamin.😎

  19. wawan said

    Mbah Tukul saya dapat informasi baru, sbb:

    Diriwayatkan dari Zurarah, Muhammad bin Muslim dan al Fudhail pernah bertanya kepada Abu Ja’far al Baqir ra dan Abu Abdillah ash Shadiq ra, tentang shalat sunnah pada malam hari bulan Ramadhan, apakah dikerjakan secara berjama’ah? lalu dijawab oleh keduanya:

    ” Sesungguhnya Nabi saw jika telah mengerjakan shalat isya, beliau pulang kerumahnya. Kemudian beliau keluar pada akhir malam ke mesjid, lalu beliau mengerjakan shalat malam. Kemudian pada suatu malam di awal bulan Ramadhan, beliau keluar ke mesjid untuk mengerjakan salat malam seperti biasa beliau lakukan, tetapi ternyata orang-orang berbaris di belakang beliau (bermakmum), maka beliau meninggalkan mereka dan pulang ke rumahnya. Lalu mereka melakukan itu selama tiga malam. Pada malam keempatnya, beliau berdiri diatas mimbarnya, memuji Allah dan menyanjungnya, kemudian beliau bersabda, ‘ Wahai orang-orang, sesungguhnya shalat sunnah di malam hari bulan Ramadhan dilakukan secara berjama’ah adalah bid’ah, dan shalat dhuha itu bid’ah. Oleh karena itu, janganlah kalian berkumpul pada malam hari di bulan Ramadhan untuk melakukan shalat sunnah berjama’ah dan jangan pula kalian mengerjakan shalat Dhuha, karena sesungguhnya hal itu adalah bid’ah (kemaksiatan). Ketahuilah ! Sesungguhnya setiap yang bid’ah itu sesat dan setiap yang sesat itu jalannya adalah ke neraka’ “. Kemudian beliau turun dari mimbarnya seraya bersabda, ‘Melakukan perbuatan yang sedikit di dalam sunnah itu lebih baik daripada perbuatan yang banyak di dalam bid’ah’ ” ( At-Tahdzib, 3/69-70, al-Istibshar 1/467, al-Faqih 2/32 dan al-Wasa’il, 5/192)😎
    __________________________________________

    @Wawan
    tetapi ternyata orang-orang berbaris di belakang beliau (bermakmum), maka beliau meninggalkan mereka dan pulang ke rumahnya.
    _________________________
    Ingat perang Uhud… boy😛 , jangankan sedang memimpin shalat… dalam keadaan perang dimana pasukannya kocar-kacirpun beliau (baca: Nabi Muhammad s.a.w) tidak pernah sekalipun meninggalkan para sahabat-sahabatnya… jika kebiasaan beliau shalat tarawih di rumah, lalu ngapain beliau datang ke masjid untuk shalat tarawih jika bukan untuk menjadi IMAM SHALAT tarawih berjamaah ?! ….. hehehe, dasar tukang plintir😛

    #Haniifa.

  20. wawan said

    Sekarang sudah jelas sekali bahwa shalat sunnah malam berjama’ah (tarawih) adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah sesat, setiap yg sehat adalah neraka dan Umar bin Khattab mengakuinya, hiiiy ngeriii:mrgreen:

    • haniifa said

      @Wawan
      Mbah Tukul saya dapat informasi baru
      ____________________
      Hua.ha.ha.
      Sangat jelas sodara-sodara, si Wawan sumber Bid’ah… pokoke info ajah, mau bener mau nggak… sebar luas:mrgreen:

      Si Wawan lupa cuci mulut bekas bukti.

  21. wawan said

    Sekarang sudah jelas sekali bahwa shalat sunnah malam berjama’ah (tarawih) adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah sesat, setiap yg sesat adalah neraka dan Umar bin Khattab mengakuinya, hiiiy ngeriii:mrgreen:

  22. wawan said

    Baca sekali lagi ah:

    Diriwayatkan dari Zurarah, Muhammad bin Muslim dan al Fudhail pernah bertanya kepada Abu Ja’far al Baqir ra dan Abu Abdillah ash Shadiq ra, tentang shalat sunnah pada malam hari bulan Ramadhan, apakah dikerjakan secara berjama’ah? lalu dijawab oleh keduanya:

    ” Sesungguhnya Nabi saw jika telah mengerjakan shalat isya, beliau pulang kerumahnya. Kemudian beliau keluar pada akhir malam ke mesjid, lalu beliau mengerjakan shalat malam. Kemudian pada suatu malam di awal bulan Ramadhan, beliau keluar ke mesjid untuk mengerjakan salat malam seperti biasa beliau lakukan, tetapi ternyata orang-orang berbaris di belakang beliau (bermakmum), maka beliau meninggalkan mereka dan pulang ke rumahnya. Lalu mereka melakukan itu selama tiga malam. Pada malam keempatnya, beliau berdiri diatas mimbarnya, memuji Allah dan menyanjungnya, kemudian beliau bersabda, ‘ Wahai orang-orang, sesungguhnya shalat sunnah di malam hari bulan Ramadhan dilakukan secara berjama’ah adalah bid’ah, dan shalat dhuha itu bid’ah. Oleh karena itu, janganlah kalian berkumpul pada malam hari di bulan Ramadhan untuk melakukan shalat sunnah berjama’ah dan jangan pula kalian mengerjakan shalat Dhuha, karena sesungguhnya hal itu adalah bid’ah (kemaksiatan). Ketahuilah ! Sesungguhnya setiap yang bid’ah itu sesat dan setiap yang sesat itu jalannya adalah ke neraka’ “. Kemudian beliau turun dari mimbarnya seraya bersabda, ‘Melakukan perbuatan yang sedikit di dalam sunnah itu lebih baik daripada perbuatan yang banyak di dalam bid’ah’ ” ( At-Tahdzib, 3/69-70, al-Istibshar 1/467, al-Faqih 2/32 dan al-Wasa’il, 5/192)😎
    __________________________

    @Wawan
    Terus saja sampean COPAS…hehehe…, dasar tukang plintir….

    😛

    Ingat perang Uhud, boy !! , jangankan sedang memimpin shalat… dalam keadaan perang dimana pasukannya kocar-kacirpun beliau (baca: Nabi Muhammad s.a.w) tidak pernah sekalipun meninggalkan para sahabat-sahabatnya… jika kebiasaan beliau shalat tarawih di rumah, lalu ngapain beliau datang ke masjid untuk shalat tarawih jika bukan untuk menjadi IMAM SHALAT tarawih berjamaah ?!

    (hihihi… si Wawan maksa memaksukan dogma-dogma busuk..😛 )

    #Haniifa.

    • haniifa said

      @Wawan
      sekali lagi ah
      ________________________
      Jadi sekarang makan tai nyah, bukan bukti lagih !!!

      (kesian banget lu… hehehe)

    • Mbah Tukul said

      @Wawan

      Penjelasan nak Wawan ini malah membuat mbah bingung, karena isinya beda dengan haditsnya Aisyah. Baiklah, bila hadits nak Wawan itu benar, kenapa sebagian besar ulama tidak pernah menyampaikan hadits tersebut dalam ceramah-ceramahnya? Dimama letak kesalahannya? Mohon penjelasan lebih lanjut.

      @Haniifa

      Sebaiknya kita sesama umat muslim tidak saling mencela dan berkata buruk.

      (QS Al Humazah:1)
      Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela.

      (QS Al Qalam:11)
      Yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah

      (QS An Nisaa:148)
      Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

      (QS Al Hujuraat:11)
      Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri, dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman, dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

      Wassalam

      • haniifa said

        @Mbah Tukul

        to:Wawan
        Haditsnya benar … hua.ha.ha.

        to:haniifa
        Dapet wangsit dari mana neehhh @mah…. tumben pakai ayat-ayat segala, biasanya dalil hadits yang diutameken… apalagi jika dibumbui penyedap… hehehe

        Kesimpulan:
        @mbah tukul makin tolol…, karena membela mati-matian dalil Oom Katanyah dan menyerang pakai tarjamah ayat-ayat Al Qur’an… 😀😆

      • Cekixkix said

        @Om mbah Tukul
        Komentar atau kentut, kok baunya sama… Cekixkix…kix..kix..

      • haniifa said

        @Mbah Tukul bin Tolol Tenan
        (QS Al Qalam:11)
        Apa yang digembar-gemborkan oleh Si Wawan… hehhhh

        Khalifah umat Islam dan semua yang ikut shalat tarawih… menurut Wawan semua masuk neraka.

        Sekarang sebutkan, siapa yang lebih kotor dan keji ucapannya ?!

        Kampret… loe.

      • Mbah Tukul said

        @Haniifa

        Hua..ha…ha..ha..ha..mbah Surip kesini dong…hibur kita-kita bro…Ta gendong kemana-mana..ta gendong kemana-mana..

        Mas Haniifa kalo lagi marah makin imut-imut deh..gemes aku..ta cubit pipinya boleh?

        @Cekixkix
        Mbah ini kentutnya wangii..hm..pantes wangi mawar di sini..hi.hi..hi..hi.

      • haniifa said

        @Mbah Tukul
        Ya sudah sampean buktiken, kejantanan mu di:

        http://imankristen.wordpress.com

        (hihih… apa masih bisa berdiri gitu @mbah… )

      • Cekixkix said

        @Om mbah Tukul
        Ikutan Om Haniifa, bukti nya mana… bisa berdiri Cekixkix…kix..kix…

      • haniifa said

        @Mbah Tukul
        Coba baca awal postingan :

        Mas Hanifa itu IBLIS ya? kok saya lihat di blognya ada halaman ISLIB, ISLIB kan anagram dengan IBLIS😀
        _________________
        Kalau sampean memang ahli agama, sebenarnya siapa yang harus sampean kuliahi… ?!

        Lain kali kalau mau jualan kecap doang, jangan di sini ahhh….😦

      • Mbah Tukul said

        @Haniifa
        @Cekixkix

        Wah, mbah udah liat tuh situs iman keresten..
        Kayaknya itu situs wong gendeng kabueh..
        Berat ah diskusinya, jalan mbah kan udah sempoyongan..
        Mendingan yang enteng-enteng aja..biar hepi bro..

      • Cekixkix said

        @Om Mbah Tukul
        Ada jejak cicak yah…. Cekixkix…kix…kix..

      • wawan said

        Assalamu’alaikum Wr. Wb.

        Alhamdulillahirrabbal’alamin, saya dapat hadir lagi disini.

        @Mbah Tukul

        Tks atas segala nasihatnya didalam beberapa ayat Al Qur’an sangat cocok sekali dgn karakter sdr Haniifa.:mrgreen: Bagaimana Mbah kita mau membahas tentang shalat Tarawih di blog ini atau di blognya sdr PJ?

        @Haniifa

        Saya merasa prihatin dan kecewa dgn anda, kenapa IP adress saya ditampilkan, itu kan melanggar kode etika blogger. Baru saya mengalami seperti ini. Tapi ngga apa-apa bagi saya karena sudah terlanjur. Untuk lain kali anda jangan melakukan itu lagi😎

        Kalau anda tidak setuju dgn pemahaman saya atau yg lainnya, semestinya anda bertanya kalau tidak tahu atau anda tampilkan pemahaman anda tentang hadits2 Rasulullah saw mengenai shalat sunnah tarawih berjama’ah. Karena amalan sunnah rujukannya hadits. Hanya itu saya kira😎 (masygul)

        Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

      • Cekixkix said

        Wabillahi Taufik Wal Hidayah Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

      • Cekixkix said

        @Om Haniifa
        @Om Wawan
        @Om dan @Tante

  23. wawan said

    Jadi sekarang sangat jelas sekali bukan hanya OMDO dan KATANYAH lagi😐

  24. haniifa said

    to: @Wawan si jagoan OMDO


    haniifa said
    August 2, 2009 at 7:38 am

    Bismillahir rahmaanir rahiim

    “Katanyah” @Mas Shun: Mas Hanifa itu IBLIS ya

    Saya mohon tampilkan haditsnya, jika memang saudara ahli hadits bukan ahlul bae … ehhh alhul OMDO… ding.:mrgreen:

    Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin

    #Haniifa.

    Sumber: WAWAN SANG OMDO…… hahaha

  25. wawan said

    Wabillahi Taufik Wal Hidayah Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    @
    😀 copas dari mana @Oom ?!
  26. wawan said

    Alhamdulillahirrabil’alamin

    @
    😀 sayah punya lebih lengkap lagi dunk.
    • haniifa said

      ‘Audzubillah himinasy syaithanir rajim.
      Bismillaahir rahmaanir rahiim.
      Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.
      Arrahmaanir rahiim.
      Maaliki yaumid diin.
      Iyyaaka na’budu wa iyyaka nasta’iin
      Ihdinash shiraathal mustaqiim.
      Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhuubi ‘alaihim wa ladh dhaaaaliin.

      Amin.

  27. haniifa said

    Wabillahi at-taufiq wa ‘ala nabiyyina muhammad shallallahu wa aalihi wa shahbihi wa salam.

  28. nur ichsan said

    ga maksud……

  29. Cekixkix said

    @Wawan
    Mau kemana Om, lari dikau oey… Cekixkix..kix..kix

  30. wawan said

    Yang mengundang saya adalah sdr Haniifa, soalnya komentar saya ditampilkan disini dan dia nge-link blog PJ disini, aneh :!

  31. Cekixkix said

    Tamuhttps://haniifa.wordpress.com/2009/07/31/anagram-shun-del-bolong/#comment-3536>nggak tahu di malu…. Cekixkix…kix…kix…

  32. Cekixkix said

    Clouse Up, pasta gigi……. Cekixkix…kix…kix…

  33. wawan said

    Saya ngasih komentar di blog PJ dan lainnya bebas2 aza kok🙂

  34. wawan said

    Sdr Haniifa juga tidak minta ijin kepada saya kalo komentar saya di blog PJ bakal ditampilkan disini dan saya juga ngga apa2. Malah saya merasa senang (kaget juga sih), karena ada perhatiannya.🙂

  35. wawan said

    Baiklah kalo kalian semua tidak mengharapkan saya untuk hadir disini, saya akan melanjutkan pembahasan shalat sunnah tarawih berjama’ah di blog PJ.

    Terimakasih kepada semuanya yang telah memberikan ruang dan waktunya di sini. Apabila ada kekhilafan kata2 dan cara penyampaiannya, saya mohon ma’af yg sebesar-besarnya. Inilah saya yang apa adanya.😐

    Wabillahi Taufik Wal Hidayah Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillahirrabil’alamin

  36. rubon said

    Ngantuk ah, bau-bau mulut…😀😆

  37. D3pd said

    Untung disini ga ada sundel bolong ya, ^_^…V

    @

    Disini adanya Wawan Bolong…😀

  38. qarrobin said

    @Cekixkix

    ngocol abissssssssss, saya selalu ketawa lihat komentar2nya yang lucu, avatar yg lucu, namanya juga lucu

    cekixkix……kixxxxxxxx…..ce…kixkix…………

    salam persahabatan buat @Cekixkix

    pokoke cekixkixxxxxxxxxxxxx…………..deh

  39. roni said

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Alhamdulillahirrabbal’alamin, saya dapat hadir lagi disini.

    @Mbah Tukul

    Tks atas segala nasihatnya didalam beberapa ayat Al Qur’an (sangat cocok sekali dgn karakter sdr Haniifa):mrgreen: Bagaimana Mbah kita mau membahas tentang shalat Tarawih di blog ini atau di blognya sdr PJ?

    @Haniifa

    Saya merasa prihatin dan kecewa dgn anda, kenapa IP adress saya ditampilkan, itu kan melanggar kode etika blogger. Baru saya mengalami seperti ini. Tapi ngga apa-apa bagi saya karena sudah terlanjur. Untuk lain kali anda jangan melakukan itu lagi kepada yg lain😎

    Kalau anda tidak setuju dgn pemahaman saya atau yg lainnya, semestinya anda bertanya kalau tidak tahu atau anda tampilkan pemahaman anda tentang hadits2 Rasulullah saw mengenai shalat sunnah tarawih berjama’ah. Karena amalan sunnah rujukannya adalah hadits. Hanya itu saya kira😎 (masygul)

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  40. […] on Logika 0/0=1 atau 1=0/0 (…wawan on Anagram Shun-del Bolongroni on Anagram Shun-del Bolongqarrobin on Anagram Shun-del Bolongwawan on Logika 0/0=1 atau 1=0/0 (…wawan on […]

  41. wawan said

    Saya ingatkan kembali haditsnya, sbb:

    “Dari Abdurrahman bin Abdul Qari menceritakan: Aku pernah keluar rumah bersama Umar bin Al Khattab radhiyallahu anhu di malam Ramadhan menuju masjid. Ternyata didapati padanya kaum Muslimin sedang shalat terpisah-pisah di masjid masing-masing shalat tarawih sendiri-sendiri . Dan ada pula yang shalat diikuti oleh sekelompok orang. Maka ketika melihat pemandangan demikian, berkata Umar : Aku berpandangan seandainya mereka disatukan dengan satu imam, niscaya yang demikian itu lebih bagus. Kemudian beliau bertekat menjalankan pandangannya itu dengan disatukan dalam satu jama’ah shalat tarawih dengan imam yang beliau pilih, yaitu Ubai bin Ka’ab. Kemudian aku di malam lain keluar lagi bersama Umar ke masjid dan kaum Muslimin sedang shalat tarawih dengan satu jama’ah dan satu imam. Maka Umarpun menyatakan : Sebaik-baik bid’ah itu adalah yang demikian”. (HR. Al Bukhari dalam Shahihnya, Kitab Shalatit Tarawih Bab Fadhlu Man Qaama Ramadhaan, hadits ke 2010)😎

  42. […] Astaghfirullah Perang komentar dalam suatu keyakinan antara @Haniifa (rdrubi [at] rad.net.id) dengan @Wawan (wawansyah[at]yahoo.com) yang katanyah orangnya sama dengan alias @Roni (ronikusumah[at]gmail.com). […]

  43. […] Anagram Shun-del Bolong […]

  44. […] anda tidak setuju dgn pemahaman saya atau yg lainnya, semestinya anda bertanya kalau tidak tahu atau anda tampilkan pemahaman anda _____________________________ #Haniifa: Terima kasih sekali, dan […]

  45. […] tentang wawan dan syi’ah lewat artikel di bawah ini: 1. Sudah Saya Baca 2. Khalifah Islam 3. Anagram Shun-del Bolong 4. Jadi siapa dunk, yang mengatur 5. Bid’ah itu artinya budah (busa asbun 6. Asal muasal […]

  46. xixixi said

    rame kaleeeee…. xixixi

  47. […] Anagram Shun-del Bolong […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: