حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Nabi Adam a.s bukan manusia pertama 3

Posted by حَنِيفًا on May 26, 2009

Assalamu’alaikum,

Tidak sedikit Al Qur’an menceritakan para Nabi dan Rasul berikut dengan asal-usul keluarganya, misalnya Kisah Nabi Nuh a.s yang anaknya membantah kepadanya atau kisah Nabi Luth a.s yang istrinya durhaka sehingga Allah subhanahu wa ta’ala lasung meng-adzabnya sebagai contoh manusia kemudian.
Kisah-kisah tragis para nabi beserta keluarganya tersebut bukanlah suatu kebetulan namun sudah menjadi kehendakNya, sebagai pelajaran bagi manusia pada umumnya dan saya sangat yakin sekali bahwa kita tidak akan pernah sanggup menanggung penderitaan seperti para Nabiullah dan Rasulullah.
Sebenarnya saya ingin mengupas mengenai makna “Wahidatan” secara komprehensif pada (QS 7:189), namun rekan @Mr Mahesa melontarkan pertanyaan yang menggelitik maka tidak ada salahnya saya kupas sekilas, toh masih berkaitan dengan kalimat : khalaqakum min nafsiw wahidatin wa ja’ala minhaa zaujaha.

Jika disimak Al’araaf 189 dari sudut tata bahasa arab,memang tak salah dalil-dalil nya. Karena berasal dari Al-Qur’an yg pasti tak ada yg salah.Tapi liat juga ayat selanjutnya 199 ja’ala lahu syuroka’a,ternyata isim yg disebutkan pada ayat 189 menyekutukan Allah. Timbul pertanyaan, ”Adakah seorang Nabi yg menyekutukan Allah..?? jelas tidak ada. Yang pasti Al ’araaf 189 bukanlah seorang nabi tapi seorang musryikin.

Keluarga siapakah gerangan ?!

Seluruh kitab suci samawi bila meriwayatkan keluarga seseorang biasanya berkaitan dengan Nabi tertentu, saya sendiri tidak berani menulis atau secara tegas mengatkan kafir /musrik hanya berdasarkan penafsiran atau sejarah yang belum tentu keabsahannya oleh karena itu silakan tarik kesimpulan masing-masing sedangkan pesan yang ingin saya sampaikan adalah bahwa kalimat  “khalaqakum min nafsiw wahidatin wa ja’ala minhaa zaujaha.” bisa merupakan terciptanya tatanan masyarakat tertentu , seperti analogi terciptanya sistem kereta api pada postingan sebelumnya.

Mari kita kaji Surah Al ‘Araaf dimulai dari ayat 189, dengan asumsi Umatan Wahidatin adalah suatu keluarga.

189. Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, istrinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: “Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang sempurna, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur“.

Dengan jelas ada kekhawatiran pada pasangan suami-istri tersebut terhadap kandungannya terutama saat-saat akan persalinan, berarti mereka sebelumnya tidak mempunyai anak, sehingga mereka memohon agar diberikan anak yang sempurna !!.
Do’a untuk memperoleh “anak yang sempurna” tentu yang dimaksud adalah anak laki-laki yang sehat tampa cacat, sejarah membuktikan bahwa peranan anak laki-laki lebih dominan bahkan terdapat suatu periode dimana anak-anak perempuan dikubur demi menutup aib keluarga, sekarang mari kita lihat korelasinya dengan sejarah.
Bangsa Arabiyin (termasuk bani Israil) mempunyai nenek moyang  yaitu Nabi Ibrahim a.s yang lahir di Babilonia (sekarang Irak) dan beliau merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Dua saudara kandungnya adalah Nakhur dan Hasan, ayah Nabi Luth a.s.

190. Tatkala Allah memberi kepada keduanya seorang anak yang sempurna, maka keduanya menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya kepada keduanya itu. Maka Maha Tinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan.

191. Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatu pun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang.

Ayah Nabi Ibrahim a.s (Azar) termasuk orang yang sangat dicintai Raja Namrud karena pandai membuat patung berhala. Patung-patung karyanya disembah oleh para pengikut Raja Namrud.

192. Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada penyembah-penyembahnya dan kepada dirinya sendiri pun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan.

193. Dan jika kamu (hai orang-orang musyrik) menyerunya (berhala) untuk memberi petunjuk kepadamu, tidaklah berhala-berhala itu dapat memperkenankan seruanmu; sama saja (hasilnya) buat kamu menyeru mereka atau pun kamu berdiam diri.

194 .. 198

Nabi Ibrahim a.s berdakwah kepada kaumnya dengan cara membuktikan bahwa berhala-berhala yang mereka sembah tidak bisa melindungi mereka. Ketika rakyat Babilonia merayakan suatu hari besar di luar kota,beliau tidak ikut merayakan dengan alasan sakit. Ketika kota sudah sunyi maka berhala-berhala tersebut dihancurkan dengan sebuah kapak besar dan disisakan sebuah berhala yang paling besar.

199. Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh.

200. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Syaitan terbuat dari API jadi yang dimaksud “ditimpa sesuatu godaan syaitan” adalah peristiwa Nabi Ibrahim a.s akan dibakar hidup-hidup oleh api yang membara.  Nabi Ibrahim a.s dibawa ke tanah lapang dan rakyat Babilonia datang berbondong-bondong untuk menyaksikan eksekusi pembakarannya  setelah dibelenggu Nabi Ibrahim a.s dimasukkan ke dalam api.  Karena Nabi Ibrahim a.s  berlindunglah kepada Allah maka api terasa dingin selanjutnya dikisahkan pada (QS 21:68-70)

Untuk sementara ini saya meyakini bahwa kata “kamu” pada (QS 7:189) adalah ayahanda Nabi Ibrahim a.s yang bernama AZAR, wa allahu ‘alam.

Analogi: khalaqakum min nafsiw wahidatin wa ja’ala minhaa zaujaha
Kasus penembakan JFK sekian lama ditutupi dengan keyakinan palsu bahwa sang esekutor hanya “seorang diri”  berikut dikuatkan dengan teori konspirasi berbagai disiplin ilmu.

(bersambung…)

Wassalam, Haniifa.

About these ads

86 Responses to “Nabi Adam a.s bukan manusia pertama 3”

  1. kangBoed said

    hmm.. saya mesti belajar banyaaaak sama kang Haniifa anu kaseup jeung bageur.. *muka ngarep ON*..
    Salam Sayang
    Salam Kangen
    Selamat Bergadang.. :mrgreen:

  2. Mr. X said

    Mana nabi adam? Kok tidak diceritakan?
    __________

    @
    Insya Allah, saya ceritaken kemudian..
  3. kancrutt said

    judulnya menjadi kontroversi, pembahasan bersambung bikin orang penasaran :D
    satu pertanyaan saya, apakah anda hanya sengaja mengambil judul yg kontroversial untuk menggugah orang membacanya? atau memang anda punya pembuktian & menarik kesimpulan bahwa nabi Adam AS bukan manusia pertama?

    _____________

    @Mas Kancrutt
    Insya Allah, mengubah paradigma yang keliru mengenai sunatullah.
    Menarik kesimpulan ?! Rasanya setiap penarikan konklusi akan menghasilkan premise dasar yang baru.

    Wassalam, Haniifa.

    • kancrutt said

      mas saya tambah ngga ngerti :D bisa ngga jawabnya pake bahasa orang awam, ilmu saya ga nyampe buat mencerna bahasanya si mas :D

      ___________

      @
      Kalau bigitu baca aja dulu, Ok.
      Al Qu’ran say “IQRO” :D

      Wassalam, Haniifa.

  4. Filar Biru said

    Sebagian ulama ada yang mengatakan adam adalah manusia pertama dan sebagian lagi bukan, terlepas dari pro dan kontra jawabannya ada didialog antara malaikat dan Allah SWT dalam Alquran. Mari kita sama-sama memecahkan misteri ini mana tahu ada secercah tabir.

    salam

    @
    Amiin.
  5. Wandi thok said

    Kok bersambung mas? Aku tunggu kesimpulannya ajah yah :D
    ———————————————————
    Off out the post:
    Dua tulisan diblogku sengaja saya pasang statis mas, jadi kalo pengin tulisan barunya di tulisan ke-3, lagian di tanggalnya juga sudah jelas kok D

  6. Mr. X said

    Judulnya dibuat kontroversi padahal isi artikel yang mau dimuat bukan nabi adam. Maklum usaha meningkatkan ranking. Betul kan mas haniifa? Biar dapat award, gitu lho.

    @
    Hua.ha.ha… mohon mahaf sayah tidak menuhankan Award :D :lol:
  7. wallahu alam bishawab, tentang sejarah keluarga para nabi dan rasul, agaknya memang bisa menjadi kajian tersendiri, mas haniif. bahkan, jika sudah ketemu sumber2nya yang valid dan layak dipercaya, mas haniif bisa menuliskannya menjadi tulisan berseri. insyaallah akan sangat bermanfaat.

    @
    Insya Allah, dan terimakasih sekali atensinya.
  8. Assalamu alaikum wr wb

    Alhamdulillah ..ternyata cepat juga diskusi ttg ini berlanjut….

    Surat ANNISA 1
    http://quran.kawanda.net/ayat.php?surat=4&ayat=1

    1. Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur-rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (QS. 4:1)

    NAFSIW WAHIDAH
    Diri yang satu
    Yap ..boleh dikatakan no gender pada nafs..

    akan tetapi selanjutnya

    WA KHOLAQO MINHA
    MINHA = dariNYA
    Nya …masih boleh dikaitkan ke nafsiwwahidah

    selanjutanya
    ZAUJAHA…

    HA disini tak ada masalah seperi halnya MINHA
    akan tetapi ZAUJA….disini yang jadi rentetan pertanyaan yang membuka tabir akan manusia pertama.kalau memang istri…seharusnya ZAUJATAHA….
    Akan tetapi disini ZAUJAHA….Suaminya…
    its masih ok …jika hanya diartikan pasangan dari NAFSIW WAHIDAH..

    segitu dulu…moga bermanfaat

    WASSALAM

    • haniifa said

      Terjamaah sebenarnya dari ( QS 4:1 ) adalah:
      1. Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur-rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (QS. 4:1)

      Jadi ada tambahan terjamaah :
      ____________________________
      WA seharusnya diterjemaahkan “DAN”
      menjadi…
      WA berubah menjadi “DAN” + DARIPADANYA ALLAH :D

      Wassalam, Haniifa.

  9. Oh..ya..

    Nabi ADAM AS Kholifah pertama di muka bumi…..Alqur’an memang mengatakannya.
    Sedangkan Nabi ADAM AS Manusia pertama…belum nemu dalil Alqur’an…
    haniifa ada dalil?

    • haniifa said

      Wa’alaikum Salam, @Mas Ayruel
      Subhanallah…
      Sangat bermanfaat terutama verify soal ZAUJATAHA
      Pada (QS 4:1) ini terdapat dua (2) kata Khalaga
      Menurut pemahaman saya :
      1. Khalaqkum (-min nafsiw wahidatin-) := diciptakan KAMU
      2. Wa khalaqa minhaa zaujaha := Dan diciptakan pasanganMU (terlepas dari polemik gender HA dan HU… atau ZAUJATAH)

      Jelas terdapat kesetaraan penciptaan dengan menggunakan kata “KHALAQA” antara KAMU dan pasanganMU, yang lebih dahulu diciptakan tentu Nabi Adam a.s makanya di (QS 2:30) disebut sebagai Khalifah

      Wassalam, Haniifa.

  10. m4stono said

    salam kenal
    keknya memang bukan, konon di gabon afrika ada fosil reaktor nuklir usianya 2 milyar tahun dan reaktor tsb lebih canggih dari reaktor2 modern sekarang dan beroprasi sekitar 500rb tahun… apakah mereka manusia2 sebelum adam?

    _____________

    @Mas M4stono
    Mungkin fiksi ilmah @mas yach.
    Terimaksih atas kunjungannya.

    Wassalam, Haniifa.

  11. Tanpa nama said

    Konon bisa jadi sebelum penciptaan adam, Allah sudah menciptakan manusia. Lalu terjadilah kiamat sehingga bumi tidak di huni manusia lagi. Dan ketika di surga nabi adam dan hawa memakan buah yang di larang, maka adam dan hawa di turunkan ke bumi.

    ________________

    @Mas Tanpa Nama
    Memang harus dikaji lebih dalam… :D
    Terima kasih atas kunjungannya.

    Wassalam, Haniifa.

  12. Lambang said

    Duh, kenapa ada komen (nomor 2 dan 6) yang seolah-olah dari saya tapi sebenarnya tidak mencerminkan kepribadian saya dalam berkomen.

    Maaf ya Mas Haniifa.

    Salam.
    *mohon dikenali IP address saya ini*

  13. Rohedi said

    Ass.Wr.Wb mas Haniifa. Sama sekali tidak terfikirkan sebelumnya di benak Rohedi akan manusia sebelum Nabi Adam A.S, malah saya sedang mempersiapkan Publikasi Resmi tentang hikmah Adam melanggar lararangan memakan Buah Kuldi sebagai pencetus berkembangnya Sains dan Teknologi, disamping tujuan Allah untuk membedakan tingkat keimanan Anak Cucu Nabi Adam. Wassalam.

    • adi isa said

      oke deh, saya jadi penasaran..
      soalnya sejak buah khuldi dimakan adam dan hawa,
      koq, rentang waktunya dengan penemuan sains dan teknologi memakan waktu yang lama?
      kira-kira 10ribu tahun yang lalu.

      mas iya sih…?

    • haniifa said

      Wa’alaikum Salam, @mas Rohedi dan @mas Adi Isa
      Sungguh menarik memang kisah tersebut, semoga @mas Rohedi bisa menjelaskan:

      Dan Kami berfirman: “Hai Adam diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang dzalim. (QS 2:35)
      dan janganlah kamu dekati pohon ini artinya bisa saja Nabi Adam a.s sebagai khalifah namun tidak mampu melarang istrinya Hawa untuk memakan buah dari pohon tersebut

      Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. (QS 3:37)

      Nabi Zakaria a.s keheranan sebab Maryam memakan “suatu buah” yang tidak pernah dilihat sebelumnya ?!
      Kemudian Maryam mengandung setelah memakan buah tersebut, perhatikan urutan ayatnya (QS 3:37) memakan buah dan pada (QS 3:45) kabar kandungan yang bernama Isa Al Masih.

      Apakah buah yang sama, yang dimakan oleh Hawa dan Maryam ?!

      Wassalam, Haniifa.

  14. Rohedi said

    Mas Adi Isa, kalo menilik ke belakang high teknologi itu mencuat segera setelah berhasil dibangkitkannya Laser sebagai bukti dari terpaketnya energi radiasi elektromagnetik, satuan paket energi itu sebesar hv untuk setiap cahaya ekawarna berfrekuensi v.

  15. Rohedi said

    Mas Adi Isa dan Mas Haniifa, sebagaimana dijelaskan dalam Al-qur’an, suasana di Surga penuh dengan nuansa harmonisasi, kecuali syaithan yang bersifat pembangkang. Secara esensi Adam dan Hawa diciptakan dari tanah yang tentu saja memiliki sifat hakiki massa. Secara matematika keharmonisan Adam dan Hawa dapat digambarkan dengan fungsi cosinus dan sinus. Kedua fungsi ini hakekatnya sama, yaitu sama-sama memiliki periode perulangan yang sama baik dalam ranah ruang maupun waktu, keduanya hanya terbedakan menurut kemunculannya yang orang fisika menyebutnya berbeda fasa.

    • haniifa said

      @Mas Rohedi
      Saya setuju dengan “Secara esensi Adam dan Hawa diciptakan dari tanah yang tentu saja memiliki sifat hakiki massa”

      Secara Matematis:
      Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. (QS 3:59)

      Allah subhanahu wa ta’ala hanya menciptakan 2 manusia yang tidak ber bapak. yaitu Nabi Adam a.s dan Nabi Isa a.s
      Bilangan prima yang GENAP hanya 2, selain itu bilangan prima semuanya GANJIL,
      Bilangan prima 2 ini juga merupakan bilangan PRIMA TERKECIL silogisme dengan (Adam dan Isa, yang tidak berbapak)
      Bilangan prima 2, sama hasilnya antara operasi matematika: Tambah, Kali dan Pangkat
      Bilangan prima 2, sama hasilnya antara operasi matematika: Kurang, Bagi dan Sqrt().

      Perhatikan posisi (QS 3:59)
      (QS 3:59) := 3 dan 5 bilangan Prima
      (QS 3:59) := jumlah bilangan PRIMA 2
      (QS 3:59) := 9 bukan bilangan prima
      (QS 3:59) := Nama Surah^jumlah bilangan prima := 3^2 := 9

      Wassalam, Haniifa.

  16. Rohedi said

    Tidak sulit untuk menghadirkan fungsi sinus dan cosinus itu secara fisika. Pak Hooke tinggal mengkaitkan sebuah massa kecil ke salah satu ujung pegas tak bermassa yang ujung lainnya terikat pada suatu tempat. Nah bila Pak Hooke menarik atau menyimpangkan massa kecil sejauh yang masih dalam batas keelastisan pegas sesuai Hukum hooke, yaitu gaya sebanding dengan simpangannya, maka dari persamaan diferensial yang merepresentasikan hukun ke 2 Newton itulah muncul fungsi sinus dan cosinus. Di sepanjang osilasi atau gerak bolak balik massa kecil itu selalu tetap. Bukankah ini sesuai dengan derajad keimanan Adam dan Hawa kepada Allah selama di Surga sama besar.

    • haniifa said

      @Mas Rohedi
      Saya yakin buat @mas pasti mudah.
      Saya mungkin masih belum paham pada persamaan diferensial, diubah menjadi Integral dengan batas atas dan bawah ?!
      Adanya batas atas dan bawah membuktikan bahwa turunan fungsi yang mempunyai “konstanta”, sebenarnya nilai “konstanta”-nya masih variable antara batas atas dan bawah !!

      Wassalam, Haniifa.

  17. Rohedi said

    Lalu apa apa konsekuensi manakala pak hooke menyimpangkan pegas sejauh jarak yang melanggar hukum keelastisan pegas? Ya tentu saja hukum ke 2 Newton tidak berlaku lagi. Osilasi massa itu selanjutnya di handle oleh persamaan diferensial linear schrodinger, yang solusinya menunjukkan energi osilator harmonis itu tidak konstan lagi, melainkan bertingkat mengikuti E=hv(n+1/2), dengan n dimulai dari nol. Apa pesan releginya, Rohedi serahkan pada panjenengan semua.

  18. Rohedi said

    Mas Haniifa, bagi mahasiswa fisika pemecahan persamaan diferensial linear schrodinger itu sudah menjadi menu lahapan. Mengapa, ya karena semua pustaka fisika modern dimanapun menyelesaikan cara yang sama. Nah dalam kontek inilah Stable Modulation Technique hadir, yang saya tawarkan sebagai cara baru untuk menyelesaikannya, sebagaimana Rohedi paparkan di http://rohedi.com/content/view/25/26/. Nah untuk memverifikasi rumus integral rumit yang ada di Tabel Integral, mas Haniifa cukup gunakan Bernoulli integral yang di http://rohedi.com/content/view/34/1/, atau click alamat di sebelah avatar Rohedi. Insya Allah barokah, karena Rohedi telah terlebih dahulu melakukannya.
    _________________

    @Mas Rohedi
    Insya Allah @mas.
    Terima kasih atas sharenya.

    Wassalam, haniifa.

  19. Lambang said

    Mas Haniifa,

    Saya mau melanjutkan pertanyaan saya di Filar Biru tentang topik yang sama dengan topik ini (Nabi Adam) tapi belum dijawab oleh Filar Biru.
    Ref: http://filarbiru.wordpress.com/2009/05/26/teori-gila/#comment-29

    Barangkali Mas Haniifa ada referensi siapa yang menyusui Nabi Adam? Dari kaum Christiani saya dapat info bahwa yang menyusui Nabi Adam adalah sapi.

    Sebetulnya info itu ngga penting bener sih buat saya, tapi paling ngga kalau ketemu sapi kan saya bisa kasih salam, “Hai Mama Sapi, apa kabar?”

    Salam.

    • haniifa said

      @Mas Lambang
      Misalnya Al Qur’an mengatakan ke dua anak laki-laki Nabi Adam a.s berselisih titik dan tidak dikatakan siapa nama mereka, bukan !.

      Saya sudah komentar bahwa yang menyusui Nabi Adam a.s jelasnya “Kaum Wanita” yang pernah melahirkan, kalau @mas-nya menanyakan siapa : saya nggak tahu.

      Wassalam, Haniifa.

  20. Rohedi said

    Rohedi mohon maaf mas Haniifa, saat memposting hikmah Nabi Adam memakan buah kuldi itu, diskusi dengan panjenengan terkesan berlangsung satu arah. Itu semata-agar apa yang Rohedi post tertulis secara utuh. Tapi mohon maaf lho kawan-kawan, itu semua jangan dijadikan pembenaran, karena ia hanya tafsiran fisika yang Rohedi fahami. Jangan dikira Rohedi tidak mencermati komentar rekan-rekan. Seperti yang pernah saya paparkan di artikel “meng otak atik alfaatihah” agorsilaku, base Rohedi dalam meningkatkan keimanan kepada Allah melalui matematika adalah Persamaan Diferensial, keimanan Rohedi terhadap Alqur’an kian mantap manakala mendapat korelasi angka nomor ayat dengan isinya semisal QS:359 sebagaimana dicermati mas Haniifa. Semoga ke depan akan semakin banyak hal yang dapat digali dari diskusi ini, dan kiranya dapat bermuara pada publikasi secara ilmiah semisal disubmit ke Jurnal Religi di kampus AL AZHAR Cairo, Amin.Wassalam Rohedi.

    • haniifa said

      @Mas Rohedi
      Dengan rendah hati saya mohon maaf, jika @mas merasa diskusi berlangsung searah.
      Jujur saja, mungkin kemampuan FISMAT saya tidak sehebat @mas Rohedi… :( dan disatu sisi saya tidak ingin seluruh wacana postingan saya menjurus pada disiplin ilmu tertentu, semoga @mas bisa memahaminya.

      Wassalam, Haniifa.

  21. Rohedi said

    Sama sekali tidak begitu mas Haniifa. Setelah comment pertama masuk, lalu Rohedi susul dengan beberapa posting comments berikutnya. Dan setelah semuanya selesai, saya baca ulang dan ternyata saya tidak sempat membaca reply dari kawan-kawan terutama dari mas Haniifa. Ini akan Rohedi jadikan pelajaran agar menahan ego dalam berkomentar. Mas Haniifa, jujur saya selalu panjatkan puji syukur bisa dipersatukan dengan blog haniifa, yang tentu saja blog ayruel dan agorsilaku. Via tiga blog religi ini insya allah kelak Anak Bangsa Indonesia akan lebih mengenal Stable Modulation Technique dari aspek religi. Artinya kita saling melengkapi, bukan tidak mungkin kita dapat menjalin kolaborasi agar kajian Pengembangan Matematika Islam menjadi konferehensif. Oh ya saya faham blog haniifa tidak diarahkan ke satu disiplin ilmu tertentu. Maka dari itu Rohedi biasanya menaruh komentar manakala diskusi di artikel itu sudah mencapai klimak. Matur Nuwun lho mas Haniifa. Wassalam.

  22. jelasnggak said

    @Rohedi.

    Kamu ini ya..Seneng banget nyambung2-in agama dengan fismat.

    Begini mas/pak/sdr. Yth. Yang dikasihani oleh Owoh subhana huwataaala.

    Agama itu mengajarkan kita cara untuk masuk surga.
    Bukan ngajar kita tentang science.

    Science itu selalu berubah.
    Sedangkan agama ngga akan pernah berubah (karena yang buat agama kan sang pencipta)

    Kalau agama membenarkan science…. nanti kalau science-nya berubah gimana..?
    Jadi salah dong agama itu..

    • konyol said

      @Jelasnggak
      Kalau agama sampean surganya adalah surga-suragaan alias neraka, sebab sunatnya SUNAT-SUNATAN
      awas lho burung gerejanya terbang sembarangan… ntar ada nyang motong jambulnya :lol:

    • Rubon said

      Science berubah karena sifat relatif ilmu pengetahuan manusia Pak Jel, dan pemahaman manusia terhadap Al kitab juga relatif.
      Jadi intinya science harus mempunyai tolok ukur, dan standar yang paling benar dan lengkap adalah Al Qur’an. Disini tidak menafikan pada Injil dan Taurat yang sekarang sudah terdistorsi oleh tangan-tangan jahil manusia itu sendiri.

    • haniifa said

      @Bapa Jel
      Bigimana penjelasannya tuh, pertanyaan diatas ini. :P

    • pemula said

      Aslm. Sy bersyukur menemukan forum diskusi ini. Sy memang tidah menguasai agama ataupun science tingkat tinggi. Tp sy tdk setuju dgn bpk jelasgak. Sy yakin,agama tdk mgkn bertentangan dgn science. Hny sj,sampai setinggi apa science yg kita kuasai skrg? Mgkn,bth wkt sampai tingkatan science yg ada itu bisa membuktikan ayat2 Allah. Trm ksh,wass.

  23. Rohedi said

    @jelasnggak, senang berkenalan dengan anda. Tapi mohon maaf Rohedi belum bisa memberi reply terhadap komentar anda, karena anda tidak serius. Allah saja ada tulis awoh. Kalau anda mau berdebat dengan Rohedi, silahkan anda send comment ke metrostateatheist pada artikel light=god, kelihatannya anda cocok menjadi salah satu nara sumber blog anti agama itu. Okay, jangan lupa boyong teman-teman yang sealiran dengan anda ke sana yach. Salam. Mohon maaf mas Haniifa Rohedi langsung menjawab ke Ybs.

    • jelasnggak said

      @Rohedi.

      Lhoo…..
      Kok malahan ngambek sih mas..?

      Justru saya serius di sini.

      Kita ngga boleh nyebut nama Dia dengan sembarangan dan di sembarang tempat. APalagi buat main2.. .. iya kan..?

      Ngomong2..

      Ngga mau jawab atau ngga bisa jawab nih.?

      Ck..

      Lulusan ITS masa begitu sih…

      Bernoulli-nya gimana tuh mas…?

      Salam kenal

    • Eagle said

      wek.kek.kek.kek

      Pake nanya-nanya fismat dan bernoulli segala

      SATU : @jelasnggak
      100 + 98 + 39 + 49 + 60
      Kalau dijumlahkan, maka hasilnya 313.

      DUA : @jelasnggak
      1 + 1 = nggak tahu :lol:

  24. Rohedi said

    Waduh anda berani amat bawa-bawa almamater Rohedi. Maaf Rohedi tidak sembrono berdebat dengan lawan debat yang ndak jelas macam anda ini @jelasnggak. APALAGI memperbingcangkan sesuatu yang berhubungan dengan penyelamatan aset institusi partekeler tertentu semacam Bernoulli scenario. Tapi Rohedi masih memberi kesempatan buat anda untuk berdiskusi di sini, asal anda bisa menjawab pertanyaan sederhana yang tentu terkait dengan artikel ini. Okay. Begini. Manakala Adam dan Hawa masih di surga mereka serasa tidak merasakan tantangan apa-apa, karena apa yang mereka inginkan semuanya tersedia. Kalau pendidikan @jelasnggak minimal SMA atau yang sederajad, anda pasti sepakat bahwa suasana kemapaman di Surga itu secara matematika dapat dimodelkan dengan sesuatu yang konstan, tepatnya model itu berupa sebuah konstanta, ataulah tulislah dengan y=c. Pertanyaan Rohedi yang harus dijawab adalah bagaimana cara membuktikan bahwa turunan konstanta terhadap waktu atau dy/dt=0 yang diajarkan Pak Liebniz dan Pak Newton itu benar. Jika @jelasnggak tidak bisa membuktikannya maka ikhlaskan Rohedi ngambek sekalipun anda ejek macam apapun. Salam.

    • jelasnggak said

      @rohedi

      Kamu berkata:

      Tapi Rohedi masih memberi kesempatan buat anda untuk berdiskusi di sini, asal anda bisa menjawab pertanyaan sederhana yang tentu terkait dengan artikel ini. Okay. Begini. Manakala Adam dan Hawa masih di surga mereka serasa tidak merasakan tantangan apa-apa, karena apa yang mereka inginkan semuanya tersedia.

      Sipp. Lanjutkan!

      Kalau pendidikan @jelasnggak minimal SMA atau yang sederajad, anda pasti sepakat bahwa suasana kemapaman di Surga itu secara matematika dapat dimodelkan dengan sesuatu yang konstan, tepatnya model itu berupa sebuah konstanta, ataulah tulislah dengan y=c.

      Ha ha ha ha ha ha ha ha…

      Masssss mas…

      begini mas.

      Pertama.

      Pendidikan saya adalah irrelevant dengan apakah kemapanan di surga dapat dimodelkan atau tidak.

      Kedua.

      Suasana kemapanan di Surga TIDAK DAPAT dimodelkan dengan apapun.

      Kenapa? karena kita tidak tau dengan pasti bagaimana sebenarnya suasana di surga itu. Seperti apa suasana di surga itu.
      Bisa seperti yang kamu katakan (bahwa tidak ada tantangan), bisa juga bukan.

      Karena asumsi yang digunakan sudah ngga valid, maka pertanyaan kamu tuh menjadi pertanyaan yang tidak valid.

      Pertanyaan yang tidak valid akan menghasilkan argument yang ngga jelas.

      Ngerti mas.(tanya sama senior ITS saja kalau ngga percaya :lol:)

      .
      .

      ck..ck..ck
      .
      .

      kirain mau tanya apa gitu…he he he

      .
      .
      salam

  25. jelasnggak said

    @konyol.

    Sudahlah.

    Sebaiknya kita selalu berusaha untuk tidak mempermalukan diri sendiri dengan menuliskan hal yang tidak berbobot.

    .
    .
    .
    sudah tahun 2009 …

  26. Rohedi said

    Tabahkan hati panjenengan mas konyol dalam meladeni tantangan debat kusir dari non muslim macam @jelasnggak ini. Dari tutur bahasanya yang tidak sopan itu semula Rohedi pikir @jelasnggak datang dari kelompok atheist, tapi setelah saya click tempat dia nangkring minum kopi, Masyaallah Rohedi sempat mengeluskan dada karena @jelasnggak penganut agama Nasrani, agama yang diturunkan Nabi Isa A.S. Sekasar itukah cara bertegur sapa yang diajarkan lukas, mathias dan ganknya lewat para pendeta gereja? Padahal kalau kita lihat formula analogi keimanan yang Rohedi berikan E=hv(n+1/2), ketika masih di dalam perut ibunya jelasnggak telah dibekali dengan Iman sebesar hv/2, sama seperti bekal awal yang kita miliki. @jelasnggak salurkan energi keimanan itu secara benar setidaknya kerahkan buat mencerdaskan saudara-saudara yang seiman dengan anda. Kalau dikomunitas anda belum ada bekal, saya ikhlas integral Bernoulli yang di alamat Rohedi atau http://rohedi.com/content/view/34/1/ itu dijadikan bekal untuk mencerdaskan Umat Kristiani, minimal yang bermukim di Indonesia. Salam.

    • Cekixkix said

      Betul Pak Rohedi, 1 umat Islam setara dengan 10 ekor manusia-manusia semacam @jelasnggak… :lol:

      • fitri said

        @Rohedi
        Memang ada kalanya jika kita mendapat serangan, kita selidiki dulu siapa orang itu.
        Saya juga pernah dapat serangan dari sangkebenaran, setelah saya search di google dan mengunjungi blognya….Masya’Allah isinya jahat sekali…
        Sering mampir ke blog satu ke blog lain dan memberi komentar yang isinya sama dengan yang sangkebenaran kirim ke saya.

  27. jelsanggak sepertinya si jboz juga…

  28. Filar Biru said

    cosmicboy=jboz=jelasnggak=imankristen=0 besar

  29. wah bersambung…

  30. dhammaduta said

    bukannya si hawa datangnya dari tulang rusuknya si adam??
    ________________

    @Dhammaduta
    Setahu saiyah… burbur ayam, suka ada tulang rusuk ayam… :mrgreen:

    #Haniifa.

  31. mbah tukul said

    @ ALL

    Jadi apa hubungannya Pithecanthropus Erectus, Homo Neanderthal, atau Homo Soloensis dengan Nabi Adam? Aku juga mau tanya, kenapa dinosaurus ngga dibawa ke dalam perahu Nabi Nuh? Apa ukurannnya yang kegedean? Tapi kalo menurut cerita, kan semua binatang dibawa sepasang-sepasang ke dalam perahu Nabi Nuh? Ooalahh..mumet aku.
    __________________

    @Mbah Tukul
    Nehhh saiyah copas komeng 5 bulan yang lalu….

    #abu syauqi :

    lucy, fosil manusia berumur 3.200.000 tahun, ditemukan di afrika tahun 1974.

    lucy usianya jauh lebih tua daripada kera leluhurnya darwin. gw keturunan lucy kayaknya, darwin keturunan kera,

    anggaplah leluhur manusia seumur lucy, 3,2 juta tahun, kira2, sudah berapa ribu kali kah nenek moyang kita, dari berbagai generasi, berjalan mengelilingi bumi??

    jaman dulu belum ada waralaba McD, jadi kalo mau makan ya harus dicari sendiri,
    kalo tanah udah g subur ya cari dan pindah ke daerah baru, kalo binatang2 sumber daging pindah merumput ya ikutan pindah,

    riwayat manusia ini ttg migrasi, mondar mandir sana sini,
    kayak abg hari ini yg menjelajah dari mall k mall, distro ke distro, jadi kalo fashionnya sama wajar2 aja karena memang itu2 aja pelakunya.

    #Haniifa:
    @Mas Abu Syauqi
    mana ada yg asli di dunia ini…..
    _____________
    Semua asli di dunia ini yaitu ciptaan Allah yang Maha Pencipta.
    Yang dirujuk itu satu, penafsirannya yg banyak
    QS 112:1 “Qulhu wa Allahu AHAD”
    (Katakan: Allah yang Maha “ESA”)

    lucy, fosil manusia berumur 3.200.000 tahun, ditemukan di afrika tahun 1974
    _____________
    Bagaimana tingkat probabiliti waktu paruh, apakah benar-benar 100% ?! :D
    Apakah ada jaminan bahan sampling fosil tsb benar atau hanya tempelan senyawa Carbon yang dicangkokan ?!

    Wassalam, Haniifa.

    Sumber :
    http://wiedjaya.wordpress.com/2008/03/28/agama-nabi-adam-kejawen-sunda-wiwitan/

  32. Mbah Tukul said

    @Abu Syauqi
    @Haniifa

    Jadi sebenarnya Nabi Adam itu bukan manusia pertama, atau Lucy itu adalah Nabi Adam? Tapi kalo melihat usianya 3.200.000 tahun. Artinya peradaban manusia itu sudah ada sejak jaman dinosaurus.

    Tapi kalo lihat di kitab Perjanjian Lama, Nabi Adam itu ada sekitar 15.000 SM. Ini kan kontradiktif?

    Nah aku mau tanya lagi, dari beberapa situs yang mbah baca. Pada jaman sebelum adanya kebudayaan Mesir, sudah ada kebudayaan dengan peradaban ilmu pengetahuan tinggi, yaitu kebudayaan Atlantis. Kebudayaan Atlantis diceritakan oleh para filsuf Yunani, diantaranya Plato, Aristoteles, dan telah ada sekitar 20.000 SM. Artinya sebelum Nabi Adam.

    Pengetahuan tentang Atlantis dipelajari di Alexandria oleh para siswa di sana, sebelum Mesir diduduki oleh Romawi.

    Bagaimana ini, mohon penjelasannya?

    • haniifa said

      @Mbah Tukul
      Artinya peradaban manusia itu sudah ada sejak jaman dinosaurus.
      ___________________________
      Mengenai Nabi Adam a.s bukan manusia pertama, saya setuju dengan @mbah. Namun jika dikatakan adanya jaman Dinosaurus ini yang agak kurang bisa dipercayai, saya kira sampai awal tahun 80 beberapa ilmuan masih menganggpa bumi ini elip bukan demikian juga dengan mitos adanya minyak fosil padahal aslinya adalah jenis minyak mineral (minyak bumi) yang keberadaannya didalam lautan ditandai dengan beberapa jasad renik.

      Suatu hal yang mustahil adalah jika benar ada dinosaurus maka kepunahan dinosaurus akan sangat kontradiktif dengan keberadaan manusia, seperti yang digembar-gemborkan bahwa kemampuan fisik binatang ini jauh lebih hebat dari manusia (binatang saat ini, menurut mereka) jadi bisa disimpulkan kepunahannya akan punah juga seluruh tatanan bumi ini atau dengan kata lain Allah mencipta ulang semua elemen kehidupan di bumi dan hal ini yang sulit saya fahami karena lebih mudah memercayai kiamat daripada penciptaan kedua ?!

      Kebudayaan Atlantis diceritakan oleh para filsuf Yunani
      ______________________
      Saya belum bisa berkomentar banyak mengenai ini, cuma Atlantis sering dikatakan benua yang tenggelam jadi kalau menurut versi Al Kitab maka benua yang dimaksud adalah sejaman dengan Nabi Nuh a.s

      Wassalam, Haniifa.

  33. Mbah Tukul said

    @Abu Syauqi
    @Haniifa

    Dari info yang aku dapat, Atlantis itu adalah nama negara, yang ada di benua Lemuria, dan ada sejak 24.000-10.000 SM. Benua ini hilang tenggelam pada zaman Nabi Nuh, ketika banjir besar menutup seluruh daratan bumi.

    Nah ini yang mengejutkan. Prof Santos menduga bahwa benua Lemuria ini ada di sekitar Indonesia ini. Indonesia bro..

    Di dalam kebudayaan Lemuria, spiritualitasnya didasari oleh sifat feminin, atau mereka lebih memuja para dewi sebagai simbol energi feminin, ketimbang memuja para dewa sebagai simbol energi maskulin. Hal ini cocok dengan spiritulitas di Indonesia
    yang pada dasarnya memuja dewi atau energi feminin, seperti Dewi Sri dan Nyi Roro Kidul (di Jawa) atau Bunda Kanduang (di Sumatera
    Barat, Bunda Kanduang dianggap sebagai simbol dari nilai-nilai moral dan Ketuhanan). Bahkan di Aceh pada masa lalu yang dikenal
    sebagai Serambi Mekkah pernah dipimpin 4 kali oleh Sultana (raja perempuan) sebelum masuk pengaruh kebudayaan dari Arab Saudi yang
    sangat maskulin. Sebelum itu di kerajaan Kalingga, di daerah Jawa Barat sekarang, pernah dipimpin oleh Ratu Sima yang terkenal
    sangat bijak dan adil. Di dalam kebudayaan lain, kita sangat jarang mendengar bahwa penguasa tertinggi (baik spiritual atau
    politik adalah perempuan), kecuali di daerah yang sekarang disebut sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Setelah masa Atlantis (Lemuria) ada 5 ras yang berkuasa, yaitu: kulit kuning, merah, coklat, hitam, dan pucat. Pada masa itu kebudayaan yang menonjol adalah kulit merah, jadi kemungkinan
    besar kebudayaan Indian/Aztec/Maya juga berasal dari Atlantis.

    Tetapi, kemudian kebudayaan itu terkebelakang dan selanjutnya kebudayaan kulit hitam/coklat di India yang mulai menguasai dunia. Inilah kemungkinan besar jaman kejayaan yang kemudian dikenal
    menjadi Epos Ramayana (7000 tahun lalu)dan Epos Mahabarata (5000 tahun lalu). Tetapi, kemudian kebudayaan ini pun hancur
    setelah terjadi perang Baratayuda yang amat dahsyat. Kemungkinan perang itu menggunakan teknologi laser dan nuklir (sisa radiasi nuklir di daerah yang diduga sebagai padang Kurusetra sampai saat
    ini masih bisa dideteksi cukup kuat). Selanjutnya, kebudayaan itu mulai menyebar ke mesir, mesopotamia (timurtengah), cina, hingga ke masa sekarang.

    Nah ini info lagi dari situs rujukan Mas Haniifa.

    Jika Kejawen menggunakan Pawukon sebagai dasar waktu ritualnya, Sunda Wiwitan menggunakan penanggalan yang biasa disebut sebagai Kala Sunda. Penyebutan nama hari,bulan dan musim antara Pawukon dan Kala Sunda sama persis. Mungkin hanya awal permulaannya saja yang berbeda. Jika awal Pawukon diketahui dari pemecahan kode Pakdhe Shar terhadap cerita lakon Watugunung-nya Ronggo Warsito, maka perhitungan Kala Sunda diyakini berawal dari munculnya sosok Aki Tirem dari Salakanagara.

    Bisa dipastikan “pencipta” Pawukon ataupun Kala Sunda, yang merupakan warisan budaya bernilai tinggi dan sudah terbukti paling tua, adalah “manusia” yang mempunyai tingkat intelegensia yang cukup tinggi, kira-kira siapa “manusia” yang sudah ada semenjak ~15.000 SM jika kita merujuk umur dari Pawukon itu sendiri ?

    Nah dari info di atas, kalo begitu ada kemungkinan bahwa Nabi Adam itu adalah dari Atlantis, yang diduga oleh Prof. Santos, adalah Indonesia.

    Ini juga terkait dengan Imam Mahdi, dari beberapa Hadits yang menyatakan bahwa Imam Mahdi akan datang dari sebelah Timur. Ada lagi yang menyatakan dari tempat turunnya Nabi Adam as. Cocok, kalau begitu, ya dari Indonesia bro.. Ini juga sesuai ramalan Joyoboyo tentang Ratu Adil bro..

    • haniifa said

      @Mbah Tukul
      Saya garis bawahi yang ini:
      Ini juga terkait dengan Imam Mahdi, dari beberapa Hadits yang menyatakan bahwa Imam Mahdi akan datang dari sebelah Timur
      _____________________________
      Bukankah seluruh Nabi datang dari bumi belahan timur ?!.

      Ini juga sesuai ramalan Joyoboyo tentang Ratu Adil bro..
      _____________________________
      Sepanjang sejarah dan kenyataan yang saya pahami wilayah Asia Tenggagara, Papua, Australia penduduk yang bertahan / pribuminya berkulit hitam dan berambut kriting: cntohnya suku Aborigin.
      Adapun penduduk Asia Tenggara yang sekarang cikal bakalnya dari penduduk sekitar sungai Saluen dan Mekong di Cina, dan fakta sejarah ini cukup bisa diandalkan. Disisi lain penduduk belahan bumi bagian Barat berasal dari penduduk sekitar sungai Eufra dan Nil
      Peninggalan sejarah pada kenyataannya Mesir kuno lebih dulu mempunyai kebudayaan yang tinggi dibandingkan dengan Cina (kalau dipercaya sebagai cikal bakal bangsa Asia Tenggara), dengan demikian maka gugurlah Ramalan Joyoboyo tentang Ratu Adil ?!

      Tapi yang sangat menarik adalah mengapa Joyoboyo bisa memproyeksikan adanya Ratu Adil ?!
      Ratu sendiri dalam keberagaman bahasa di Indonesia lebih bernuansa feminin gender apakah sudah ada distorsi dari fihak luar ?! Saya bukanya berprasangka namun @mbah boleh periksa sendiri mengenai Kebudayaan Bangsa Kita, misal kalangan pelajar Indonesia Jurusan Sastra Sunda untuk menyelesaikan S3 pada harus ke Negeri Belanda.
      :D

      Wassalam, Haniifa.

  34. @haniifa…

    saya sudah membaca postingan anda yg berjudul “Nabi adam as bukan manusia pertama 1-3″…ada beberapa hal yg saya perlu jelaskan berkaitan dg hal ini krn saya lihat ada beberapa kesalahan yg cukup fatal dari uraian anda…

    kalimat ” laqod kholaqnakum wa showwarnakum… ” (QS 7 ayat 11) mestinya terjemahannya adalah ” sungguh Kami telah menciptakan dan membentuk kalian “…krn dhomir antum dalam bentuk nashob (kum)itu adalah dhomir jamak yg artinya “kalian”…jadi tidak tepat kalau diterjemahkan dg kata “kamu” krn kata “kamu” itu menunjuk kepada kata ganti orang ke dua tunggal…lalu siapa yg dimaksud dg “kalian” dalam ayat ini?…tentu yg dimaksud adalah manusia secara umum yakni keseluruhan manusia, termasuk adam as, krn tidak ada korinah yg membatasinya pada konteks ayat ini…kalimat selanjutnya “…tsumma qulna lil-malaikatis-judu li adama…” yang artinya “…lalu Kami berkata (maksudnya memerintahkan)kepada malaikat ‘sujudlah kepada Adam ‘…”…kalimat ini mengarahkan fokus pembicaraan kepada adam as, bukan lagi kepada “kalian”…jadi tidak ada keganjilan dalam hal pengertian pada ayat ini sehingga tidak memerlukan tafsir…kalau kata “kum” diterjemahkan dg kata “kamu” tentu ini tidak tepat secara bahasa,ini kesalahan yg cukup fatal…atau terjemahan dari depag itu telah mengarah kepada tafsir???

    kalimat ” huwal-ladzi kholaqokum min nafsiw-wahidatin…” (QS 7 ayat 189), mestinya terjemahannya adalah ” Dia (Alloh) yg telah menciptakan kalian dari diri yg satu…”…siapa yg dimaksud dg “kalian”?…tentu adalah bani adam, yakni seluruh manusia kecuali adam as, yg membatasi pengertiannya adalah kalimat selanjutnya yaitu kata-kata “dari diri yg satu” dan yang dimaksud dg “nafsuw-wahidah” atau “diri yg satu” ini tentu adalah adam as…frasa “nafsuw-wahidatun” termasuk dlm katagori na’at-man’ut, sifat dan yg disifati, dalam hal ini man’utnya (yg disifati) adalah kata “nafsun” dan kata ini dalam bahasa Arab termasuk kata jenis muannas/jenis perempuan makanya na’atnya (yg mensifati) harus jenis muannas pula yakni “wahidatun”…dan salah kalau kata “nafsun” yg dimaksudkan adalah hanya perempuan krn kata “nafsun” atau “diri” bisa saja menunjuk kepada laki-laki atau perempuan yg bernyawa, yg memiliki an-nafs…

    seperti juga frasa “ummatuw-wahidatun” adalah na’at-man’ut, dimana kata “ummatun” (man’ut, yg disifati)adalah jenis muannas dan na’atnya (yg mensifati) juga harus jenis muannas pula yakni kata ” wahidatun”…dan perlu diketahui kata “ummatun” artinya tidak melulu “sekumpulan manusia/orang” tapi kata ini bisa juga berarti “thoriqoh atau jalan”…makna mana yg dipakai tergantung konteks ayatnya…dan dalam ayat misalnya surat Yunus ayat 19 ” wa ma kanan-nasu illa ummataw-wahidah fakhtalafu…”, kata “ummatun” dalam ayat ini mestinya bermakna “thoriqoh atau jalan”, tidak tepat kalau dimaknai dg “sekelompok manusia/orang” krn tidak sesuai dg konteks ayat, krn yg menyebabkan perselisihan diantara manusia adalah perbedaan dalam jalan hidup atau thoriqoh…sehingga terjemahan ayat tersebut mestinya adalah ” dan tidaklah manusia itu (dulunya) kecuali dalam thoriqh/jalan yg satu tapi setelah itu mereka berselisih…”…atau bisa juga kata “ummatuw-wahidatun” itu maknanya adalah dinul-islam atau ad-din saja, dan ini tentu sudah memasuki wilayah tafsir…

    jadi kesalahan yg cukup fatal jika frasa “nafsuw-wahidatun” diartikan dg “satu keluarga” seperti yg anda gagas krn sudah keluar dari makna yg dimaksud di dalam dalam ayat tersebut…

    kalimat “…wa ja’ala minha zaujaha liyaskuna ilaiha…” (QS 7 ayat 189)yang artinya “…dan (Dia, Alloh) menjadikan (maksudnya menciptakan) darinya pasangannya (yakni istrinya) supaya dia merasa senang kepadanya…”…dhomir “ha” dalam frasa “minha zaujaha” adalah jenis muannas…kenapa ? krn kembalinya kepada frasa “nafsuw-wahidatun” yg juga berjenis muannas dan frasa “nafsuw-wahidatun” tentu yg dimaksud adalah adam as…

    kalimat selanjutnya “…falamma taghosysyaha…” (QS 7 ayat 189), yang artinya “…maka setelah dia mencampurinya…”…apakah “dia” yg dimaksud adalah adam as dan apakah yg dimaksud dg dhomir “ha” atau “nya” adalah hawa?….jelas bukan, krn arah pembicaraan tidak lagi kepada adam as tetapi kepada salah seorang laki-laki penduduk mekkah atau madinah dan istrinya dan bisa jadi kaum musyrikin…yg menunjukkan hal ini adalah kata-kata selanjutnya dan ayat selanjutnya (QS 7 ayat 190)…itulah sebabnya sebelum kalimat ini ada tanda washol/tanda berhenti…

    kita harus memiliki kemampuan bahasa arab yg cukup untuk mengatahui maksud al-qur’an, mengandalkan terjemahan saja tidak cukup…krn kadangkala terjemahan bisa menyesatkan…tapi bagaimanapun juga kita masih perlu banyak belajar

    • @Mas Kusmardiyanto
      ada beberapa hal yg saya perlu jelaskan berkaitan dg hal ini krn saya lihat ada beberapa kesalahan yg cukup fatal dari uraian anda…
      ________________________
      Alhamdulillah, @mas sedia berkunjung digubug butut ini… demikian juga telah saya baca (mohon maaf penjelasan diatas) di berbagai forum yang essensinya sama dengan koreksi terjemaahan Al Qur’an

      kita harus memiliki kemampuan bahasa arab yg cukup untuk mengatahui maksud al-qur’an, mengandalkan terjemahan saja tidak cukup…krn kadangkala terjemahan bisa menyesatkan…tapi bagaimanapun juga kita masih perlu banyak belajar
      ________________________
      Untuk perihal ini, sebelum sampean menduga-duga dan kita berdiskusi tanpa arah yang tentu, silahken sampean baca sekilas saja Cara-cara bagaimana saya menerima terjemaahan Al Qur’an

      Mohon maaf sebelumnya !!, silahkan @mas beri 1 komentar saja disini.

      Salam hangat selalu, Haniifa.

  35. [...] Nabi Adam a.s bukan manusia pertama 3 [...]

  36. putra said

    NABI ADAM MANUSIA PERTAMA………..DIALAH YG PERTAMA…..
    KALAU BUKAN DIA….SIAPA??? CB BERIKAN BUKTI YANG LENGKAP DAN AKURAT !!!!

  37. Roy Rey said

    Wah hebat hebat yang comment yah…. pada pinter2 (yang pasti saya bodo banget… boro2 ngerti fisika, alogaritma dasar aja ora mudeng).

    Tapi,
    1.Saya masih percaya nabi Adam A.S manusia pertama di alam semesta.
    Jika ada mahluk yang membuat kerusakan/kehancuran seperti yang dikhawatirkan malikat pasti bukan manusia, dan mungkin pula bukan di planet Bumi, toh alam semesta begitu luas bisa dimana aja. Disetiap bintang ada kehidupan Bintang=matahari/planet berapa jumlah bintang dilangit (males ngitung). kemungkinan adanya mahluk yang sama cerdas atau lebih juga ada. Kemungkinan mahluk yang merusak juga ada. Tapi bukan manusia.

    2. Saya lebih mempercayai Nabi Adam A.s hidup sekitar 4 s/d 6 juta tahun yang lalu, dan tinggi banget (katanya 30 meter bahkan ada yang bilang 27432 meter..wow). kalo dipikir firaun cuma 3 meter(mungkin bisa menjadi acuan) dan manusia sekarang yang katanya rata2 178cm untuk pria.

    3.Siti Maryam mengandung bukan karena makan buah. Karena otak saya yang bodo ini masih mikir kalo kelahirannya unta yang keluar dari batu… berarti batunya juga makan buah…..

    Segitu aja.. sekali lagi maafin yah kalo saya kurang pinter seperti kalian semuanya.

  38. machiavelli said

    pemilik blog, boleh diskusi dengan anda, kalau nabi adam bukan manusia pertama, lantas siapakah manusia pertama menurut anda hehe…

    @Mas Machiavelli
    Menurut Al Qur’an: Adam adalah Khalifah pertama…. mosok sehh sampean tidak baca.. hehehe…
  39. The70No said

    #di atas saya#
    Pertanyaan bisa dijawab jika anda bisa menunjukan siapakah Malaikat pertama dan Jin Pertama .. heheheeee.

  40. Roy Rey said

    halo..halo…

  41. Cekixkix said

    @Om Roy Rey
    Wooww…. Gravatarnye keren banget my bro.. Cekixkix…kix…kix..

  42. Isti said

    Assalaamu’alaykum

    alhamdulillah, lihat blog ini

    maaf kang hanif, saya hanya mau minta tolong
    saya ingin belajar tafsir qur’an dengan serius
    termasuk memahami kata per kata seperti diskusi ini

    kang hanif tahu situs untuk belajar tafsir quran online?
    Terima kasih kang

    saya bukan keluaran pesantren, tapi sayang sekali jika sampai akhir hayat saya tidak mau berusaha untuk memahami firman Allah yang saya sembah

    • Wa’alaikum Salam @Mbak Isti
      Subhanallah,… hatur tengkiu kalau berkenan membaca blog butut ini.
      Mengenai belajar Al Qur’an online / tafsir, sayah dapati dengan membandingkan beberapa buku tafsir dari depag, digital dan beberapa tafsiran online yang banyak tersebar di web site.

      Alhamdulillah, saya juga bukan keluaran pesantren .. jadi kita sama dan sebangun.

      Salam hangat selalu, Haniifa.

  43. thepanji said

    agar teman” semua tau..

    usia brpa nabi adam meninggal??
    dan udah brpa tahun dari nabi adam meninggal sampai sekarang..??

    baru ketauan ada mnusia gx seblum nabi adam…

    • @Mas Thepanji
      Untuk mengetahui usia Nabi Adam a.s, maka sampean harus tahu secara tepat usia berapa Nabi Nuh a.s meninggal dan kapan dilahirkennya ?! :D

      Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang dzalim. (QS 29:14)

      Ingat Nabi Nuh a.s tinggal bersama kaumnya 950 tahun ?!
      Maka berapa sisa usia beliau ketika kaumnya tersapu banjir besar ?!

      (singkat kata Nabi Nuh a.s tidak lagi tinggal bersama kaumnya… hehehe….)

      Hatur tengkiu atas kunjungannya…

    • jack said

      @Panji

      Sebelum mau ngukur ya dicari dulu penggarisnya. emangnya penghitungan tahun yang sekarang kita pakai itu ada mulai kapan??

  44. keynoy said

    Jika Surga Dan Neraka Tak Pernah Ada, Masih Kah Kau Bersujud Kepada Nya?

    Setujukah Anda Jika Tuhan Bukan Sebuah Benda Mati? Dapatkah Benda Mati Menciptakan Sesuatu Yang Bernyawa Didepan Mata Anda?

    Setujukah Anda Jika Tuhan Bukan Hewan? Sedangkan Hewan Itu Ada Setelah Dunia Ini Ada.

    Setujukah Anda Jika Tuhan Tidak Mati Dan Tidak Akan Pernah Mati? Bagaimana Nasib Dunia Jika Tuhan Itu Mati? Walau Seketika? Bukankah Semua Yang Ada Di Dunia Ini Berjalan Sesuai Kehendak Nya?

    Setujukah Anda Jika Tuhan Tidak Beranak Dan Tidak Diperanakan? Jika Tuhan Itu Beranak atau Diperanakan, Maka Tuhan Itu Bisa Jadi Banyak, Dan Tidak Esa? Apakah Kalian Percaya Ada Nya Tuhan Lain?

    Tuhan Terhubung Dengan Seluruh Alam Dan Diri Kalian, Apakah Kalian Tidak Merasakan Nya? Sebab Sebagian Ruh Nya Lah Yang Ditiupkan Ke Jasad Kalian, Karena Dari Nya, Maka Akan Kembali Kepada Nya.

    Setujukah Anda Jika Tuhan Bukan Manusia Dan Manusia Bukan Tuhan? Jika Tuhan Manusia, Apakah Dia Di Lahirkan? Jika Dia Dilahirkan, Siapa Yang Menciptakan Dunia Ini? Sementara Dia Belum Lahir?

    Imanilah Apa Yang Seharusnya Kalian Imani, Pikirkanlah Apa Yang Seharus Pikirkan.

  45. Salim S Ag said

    coba juga banding dengan.
    http://www.rumahfiqih.com/ust/e2.php?id=1183188052
    thank’s..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 53 other followers

%d bloggers like this: