حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Mekah sebagai pusat bumi 3

Posted by حَنِيفًا on May 9, 2008

Salam,

Sebuah proses dari perjalanan berpikir kerap lebih penting dari pada hasil itu sendiri. Ada memang skala-skala perbedaan dan penafikan, tapi saya percaya, perbedaan itu adalah rahmat bagi sebuah proses untuk mendapatkan keniscayaan pemahaman. Dan kita sedang mengarah ke sana. Semoga.

Terima kasih kawan,

Jika bulan ramadhan tiba, kita sering melihat dalam tayangan TV Swasta dalam acara “Tafsir al-misbah” sebagai juru bicaranya adalah seorang Guru besar Ilmu Tafsir Prof M. Quraish Sihab
Suatu ketika beliau ditanya oleh audien tentang kaitan tafsir suatu ayat dengan suatu contoh kehidupan ?? jawab beliau “Saya tidak tahu”
Dalam hati saya terenyuh, begitu jujurnya beliau berani mengatakan “tidak tahu” dengan mengesampingkan “gelar” dan “jabatan”.

Sekarang mari kita simak bersama dialog dalam suatu postingan yang melibatkan penafsiran (QS 41:11)

@Mr. Y
Mudah-mudahan teman2 lebih teliti lagi dalam memberikan
komentar, tentunya alangkah baiknya jika bertanya kepada yang
lebih tahu….

@Mr. N
Bisa diperjelas lagi maksudnya ?? (tanya Mr. N ke Mr. Y)
Tolong koreksi saya jika salah.
“Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan “asap… ” (QS 41:11)
Kenapa “Dukhan = Asap” ??
Karena asap bisa dilihat dengan kasat mata… dari matanya “anak tukang bakso”,”penjual bakso”… sampai “ilmuan penggemar bakso”.
Artinya siapapun boleh menggali, membicarakan, menimbang, mendefinisikan masalah (QS 41:11) diatas, dan ini tidak bertentangan dengan konsep “rahmatan lil’alamin”
Adapun definisi “Dukhan” menjadi Molekul,Quasar atau Tachyon… itu lain soal. !!!

@Mr. X
Asap, Dukhan terlihat.. mungkin oleh mata, mungkin dengan bantuan alat atau sekumpulan partikel yang berjarak satu dengan lainnya yang muncul dari ketiadaan….. Wallahu’alam….
(Maksudnya menengahi…)

Kesimpulan:
Mr. Y = Mungkin tidak sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuninya.
Mr. N = Mencoba mengingatkan namun dengan cara, apa adanya. (baca: Penglihatan)
Mr. X = Lupa kalau Ilmuwan menggunakan “Mata” , sebagai alat penglihatan.

Firman Allah ta’ala dalam surah Al A’raaf 179:

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيمِ

‘Audzu billahiminasy syaithonir rojim
Aku memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالإِنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لاَّ يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لاَّ يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ ءَاذَانٌ لاَّ يَسْمَعُونَ بِهَآ أُوْلَـئِكَ كَالأَنْعَـمِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُوْلَـئِكَ هُمُ الْغَـفِلُونَ

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS 7:179)

Astaghfirullah al’adzim…
Ampunilah hambaMu yang lemah ini … Yaa Allah,
Sesungguhnya kami dibutakan oleh Gelar, Harta dan Jabatan….
Bukakanlah pandangan mataku…
Bukakanlah mata hatiku…
Seperti para Nabi dan Rasul beserta orang-orang terdahulu….
Agar kami mudah memahami ayat-ayatMu,
Dan kami bersyukur telah dilahirkan di bumi “Indonesia“, Amin.

Sekarang mari kita lihat, baik dalam wacana Islam, Kristen, Ilmuwan,…

Pertengkaran antara Heliosentris dan Geosentris hanyalah ribut-ribut mengenai tidak apa-apa (much ado about nothing)

so…
Teori Bumi mengelilingi Matahari = Teori Matahari mengelilingi Bumi”

What’s Next…

Bisakah paham teori Heliosentris dan Geosentris menyangkal !!
1. Bumi Indonesia terdiri dari 2 musim.
…:Musim hujan saat Matahari condong ke Utara.
…:Musim Kemarau saat Matahari condong ke Selatan.
2. Bumi Indonesia merupakan Daerah Katulistiwa (Garis Lintang = 00)
3. Titik ekstrim Matahari Lintang Utara = 23,50
4. Titik ekstrim Matahari Lintang Selatan = 23,50
5. Intersection/titik potong garis Bujur dan Lintang Ka’bah adalah (400 BT, 23.50 LU)

Masihkah ragu Mekah sebagai titik pusat bumi ??
atau…
Masihkah ragu Ka’bah sebagai titik paling mendekati dengan pusat bumi ??

Insya Allah, dengan ijinNya akan saya lanjutkan….
Sebagai bahan renungan:
400 BT, 23.50
Mari kita urai angka-angka diatas 0, 2, 3, 4 dan 5.

Tambahan:
Yang menjadi pertanyaan terbesar adalah :
Patutkah Bangsa Indonesia ini mengagung-agung golongan ??
1. Islam
…:Syiah, Suni, Salafus Saleh, NU, Muhammadiyah, Persis…
…:Da’i, Kyai, Haji, Ustad…
2. Nashrani
…:Katolik, Protestan, Advent…
3. Hindu
4. Budha
5. Ilmuwan
…:Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika…
6. Budayawan
…:Sastra, Pelukis….

Wassalam, Haniifa.

Bersambung :
1. Kemenangan itu bila Suni sekaligus Syi’ah.
2. Ohh… Garputala-ku

17 Responses to “Mekah sebagai pusat bumi 3”

  1. insansains said

    ^_^ Tak ada yang salah dari teori Heliosentris maupun Geosentris. Masing-masing memiliki “pembenaran” keyakinan atas pandangannya terhadap alam kosmos ini. Toh.. “kebenaran” yang sesungguhnya akan menampakkan diri pada akhirnya, kelak. Tiap pandangan, tentulah saling melengkapi satu dengan yang lainnya. Tidak pernah ada yang dianggap salah, dan tidak ada yang dianggap benar. Hingga “KEBENARAN” itu sendiri yang menunjukkan dirinya.

    Sains atau ilmu pengetahuan, memang beginilah fitrahnya. Sebagaimana saat ini, kita memahami bahwa zat terkecil yang menyusun alam semesta adalah sekumpulan QUARK yang merupakan partikel elementer penyusun atom. Padahal ketika kita kembali menggunakan “mesin waktu” (sejarah), kita akan menemui seorang Thales yang saat itu beranggapan bahwa zat penyusun alam semesta adalah “AIR”. Puluhan tahun berlalu, pendapat Thales pun sirna dengan kemunculan pendapat / teori yang lebih benar (saat itu) yang mengganggap bahwa 4 unsurlah yang menyusun alam semesta : tanah, air, udara, dan api. Saat ini kita mungkin akan menertawakan pendapat tersebut, tapi tanpa seorang Thales dan pemikir-pemikir yang dari generasi ke generasi saling melengkapi, kita tidak mungkin mencapai sebuah “kebenaran” yang saat ini kita “anggap benar”.

    Sebagai insan-insan yang Allah tugaskan menjadi khalifah di muka bumi ini, kita hanya bisa mengumpulkan mozaik-mozaik “kebenaran” yang Allah sebarkan di bumi ini. Walaupun kita tidak akan pernah sampai pada kebenaran yang sesungguhnya, sebab yang Maha Benar adalah Dia yang AL-HAQ.

    @mas Insansains
    Terima kasih mas, saat membaca “mesin waktu” (sejarah) jadi membayangkan kenangan manis ketika berada diatas udara (baca:pesawat terbang) melihat pemandangan pulau Dewata (baca:Bali).
    Duhhh… semoga Allah ta’ala memaafkan kesalahanku.

    Pendapat Thales pun sirna dengan kemunculan pendapat / teori yang lebih benar (saat itu) yang mengganggap bahwa 4 unsurlah yang menyusun alam semesta : tanah, air, udara, dan api.

    Mata saya hanya melihat 2 unsur yaitu : Daratan (baca:tanah), Lautan (baca:air)
    Api dari Gunung Api, dan kebakaran Hutan tertutup awan ketika pengalaman penerbangan ke Pulau Sumatra.
    Udara terasa dikulit tapi tidak tampak oleh “mata“.
    Yaa… Allah, aku bersyukur telah menikmati perjalanan pesawat udara.
    Walaupun tidak seperti Nabi Muhammad s.a.w dalam perjalanan Isra’-Mi’raj
    Terima kasih Thales dan orang-orang yang mendebat pendapatnya.
    Apakah mereka termasuk “orang-orang” terdahulu ?? Wallahu ‘alam.
    Mungkinkah yang dimaksud orang lain “Im” dan “Yang” ?? Wallahu ‘alam.

    Salam hangat selalu, Haniifa.

  2. Herianto said

    Saya cuma mau ngomentari masalah pertanyaan besarnya mas :
    Patutkah Bangsa Indonesia ini mengagung-agung golongan ??

    Golong-golongan di satu sisi seperti perpecahan (3:103) dan di satu sisi (demi rapinya kerjasama) adalah kewajiban (3:104).
    Berkaitan dengan kaffah dan tawazzun, tentu kita tidak sepatutnya menafikan sama sekali kepentingan golongan2 an ini dan tidak pula ekstrim dalam mengagungkannya. Kecuali tentu atas apa yang ditentukan-NYA.
    Intinya [menurut saya] apakah Bangsa kita patut mengagung2kan golongan ?
    Jawabnya : tergantung DIA sajalah … 🙂
    Kalo DIA bilang : Jangan, ya tinggalkan, kalo DIA bilang :lakukan, ya kita lakukan.


    Tapi untuk menjadi muslim atau tidak, bukankah ini pilihan ?😆

    @mas Herianto
    Tapi untuk menjadi muslim atau tidak, bukankah ini pilihan ? benar dan betul
    Trim’s berat mas, semoga Allah selalu melipahkan rahmatNya, Amin.

    Wassalam, Haniifa.

  3. desmeli said

    postingan yang bermanfaat.😀

    @mba Desmeli
    postingan yang bermanfaat. Lebih bermanfaat komentar mba Desmeli😉
    Trim’s berat mba, semoga Allah selalu melipahkan rahmatNya, Amin.

    Wassalam, Haniifa.

  4. daengfattah said

    Sebagai bahan renungan:
    400 BT, 23.50
    Mari kita urai angka-angka diatas 0, 2, 3, 4 dan 5.

    Ini maksudnya apa yah?

    @mas Daengfattah
    Ini maksudnya apa yah? … yaa…direnungkan🙂
    Trim’s berat mas, semoga Allah selalu melipahkan rahmatNya, Amin.

    Wassalam, Haniifa.

  5. erander said

    Saya juga salut dengan Prof M. Quraish Sihab .. beliau setiap selesai menyimpulkan sesuatu bahasan selalu ditutup dengan kalimat — kira-kira — “Untuk sementara demikian kesimpulannya” .. itu menunjukkan beliau tidak merasa paling benar, dan membuka untuk didebat.

    Tidak pernah saya menjumpai para ahli agama yang menggunakan kalimat tersebut selain beliau. Walaupun ilmu agamanya banyak, beliau selalu tidak merasa paling benar dan itu tercermin dari kalimat tersebut.

    @mas Erander
    Prof M. Quraish Sihab menunjukkan beliau tidak merasa paling benar, dan membuka untuk didebat.Mudah-mudahan kita bisa mengikuti jejak beliau
    Trim’s berat mas, semoga Allah selalu melipahkan rahmatNya, Amin.

    Wassalam, Haniifa.

  6. wied said

    Ngikut Bung Herianto..(halah bisanya ngikut doank), mencoba ngomentarin “big question” ini “Patutkah Bangsa Indonesia ini mengagung-agung golongan ??”

    Bangsa Indonesia sudah ditakdirkan menjadi bangsa yang heterogen,malah mungkin sejak jaman “baheula” sudah menjadi tujuan “wisata” bermacam ras manusia, secara iklim Indonesia paling memungkinkan untuk menunjang kehidupan dan tentu saja hidup secara “berbudaya”.

    Dan semestinyalah kita patut berbangga, meskipun dengan kondisi yang sangat sangat heterogen tersebut, sampai saat ini nama Indonesia masih tercatat sebagai salah satu negara yang berdaulat di dunia ini. Kecuali, pertanyaan Saudaraku Haniifa ini dengan tidak ragu-ragu dijawab dengan “PATUT DAN SANGAT PERLU”.

    Dan seharusnyalah, kita sebagai bagian komunitas muslim yang kebetulan terbesar di tanah ini, bisa menjadi contoh dan tauladan yang baik bagi saudara-saudara kita yang lain. Bagaimana kita bisa meyakinkan saudara-saudara sebangsa untuk menggunakan konsep Islam dalam bernegara jika kita sebagai muslim masih sibuk saling klaim siapa yang paling benar, siapa yang paling berhak mendiami surga-Nya? Padahal Surga atau Neraka merupakan Hak Prerogatif Allah ? CMIIW.

    Wah, maaf Saudaraku Haniifa kalau komentar saya OOT dan tidak pada tempatnya. Lagi trenyuh saja melihat kondisi bangsa ini yang diambang perpecahan..

    @mas Wied
    Lagi trenyuh saja melihat kondisi bangsa ini yang diambang perpecahan..
    … Saya lebih trenyuh dipanggil saudara, oleh seorang pemerhati kebudayaan sendiri😉
    Trim’s berat mas, semoga Allah selalu melipahkan rahmatNya, Amin.

    Wassalam, Haniifa.

  7. […] Mekah sebagai pusat bumi 3Mekah sebagai pusat bumi 2Mekah sebagai pusat bumiTahajud Perkuat Sistem Imun TubuhBagaimana […]

  8. iwan said

    apa definisi pusat?

    @mas Iwan
    Trim’s atas kunjungannya…
    Apa definisi pusat? … Saya tidak tahu
    Keterangan jawaban silahkan baca yang ini !!

    Wassalam, Haniifa.

  9. iwan said

    klo anda saya kasih bola, terus saya tanya,”dimana letak pusatny?”,
    apa jawaban anda??

    @mas Iwan
    klo anda saya kasih bola…?
    Yaa trimokasih berat lah… apalagi bolanya dari emas murni plush 24karat😀

    terus saya tanya,”dimana letak pusatny?”
    Yach..nunggu mas Acong belah dua bola emasnya, nyang 1/2 ditabung… dan 1/2 dilego buat foya-foya…😀 ( tentu setelah diambil zakatnya lho… )

    apa jawaban anda??
    Sewaktu saya tanya mas Acong, katanya yang dilego, udah dilebur jadi perhiasan.
    Nah… nyang disimpen… bingung juga ngitung pusatnya, wong kari setengah …
    piye to pae.pae !! .😀

    mas iwan kacau.com, apa mau ngasih bola berlian gitu ??😀

    Salam Canda, Haniifa.

  10. iwan said

    kacau, anda berbelit2 bukti bahwa anda tidak tau apa2, payah dan tidak menjawab apa2

    @mas Iwan
    Mas Iwan waktu SD, nggak pernah ngejar itik yachhh..😀
    Pengalaman saya ngejar-ngejar itik yang lari berbelit-belit, yoo… ikut berbelit-belut😀

    Belut tuh…. mahluq Allah yang diciptakan mempunyai lendir lho… inget yach.
    Makanya musti percaya adanya Allah Sang Pencipta Jagat Raya Ini, termasuk Indonesia Raya…

    iwan said 13 hours ago:
    @atas saya
    1. buktikan klo Tuhan itu ada!
    2. buktikan klo muhammad itu utusan Tuhan!
    3. buktikan klo Al-Quran itu dari Aseli dari Tuhan!

    i bet you can’t
    _________________________
    Haniifa di atasnya mas Iwan😀
    Nyoooh… kalau udah lancar belajar bacanya !!
    Kalau mas Iwan aseli baru bisa baca huruf A tok…. Nyaah… ta’kei !!

    Firman Allah subhanahu wa ta’ala :
    Dan dari mana saja kamu keluar, maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang dzalim di antara mereka. Maka janganlah kamu, takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Dan agar Kusempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk. (QS 2:150)

    Catatan buat mas Iwan:
    Allah mengirimkan wahyuNya lewat malaikat Jibril ke Nabi Muhammad s.a.w berupa Al Qur’an, dan saya percaya Nabi Muhammad s.a.w itu utusan Allah.

    Saya tebelin yach…. biar the jelasht😀

    Wassalam, Haniifa.

  11. iwan said

    definisi pusat itu APA????
    jawab saja (klo bisa)

    @mas Iwan
    Duhh…. biyung… biyung
    definisi pusat itu APA????…….. 8)
    Samakan dulu dunk… nada bicaranya…
    Saya kentut…. kamu jawab … ???
    ::mas yang”kentut“.nge”dot”.kacau“di”.”com“beran

    Kata definisi bermakna batasan pemahaman manusia terhadap ilmu pengetahuan (baca: Akal & Fikiran,…kalau saya tambah Iman kepada Allah subhanahu wa ta’ala)

    Silahkan sekarang mas kentut … apa itu definisi ???😉

    jawab saja (klo bisa)…. Geli ahh… orang waras suruh jawab kentut bau😀
    Kamu booongg…. manaaaa bolanya !!! blon apa-apa udah boong
    Bisa nyoret-nyoret …. tapi nggak bisa…. ba a ba, ca a ca ==== “BACA”😀

    #Haniifa

  12. iwan said

    dan ini juga belum di jawab:

    1. Buktikan kalo Tuhan itu ada

    jawab ini dulu, mana bukti klo Tuhan itu ada!?

    @mas Iwan
    Definisi Kebo bule = Binatang yang otaknya kerdil tapi bulunya kayak orang bule
    Definisi Bule kebo = Orang yang berkulit tidak seperti kulit orang bule, tapi bisa bahasa bule…. luarrr biasanya cengengesan kaya orang bule supaya jadi bule benaran (haa… amit-amit) 8)

    Buktikan kalo Tuhan itu ada (bhs sunda: bukti = bubuk tai atawa kentut )
    Kebo bule = Kalau di panggil majikannya (baca:tuannya), ngerti masuk kandang kebo.
    Bule Kebo = Kalau di panggil majikannya (baca:Allah subhanahu wa ta’ala), ngerti Sahadat dan Sholat… dsb

    Naahh… mas Iwan ini kategori bule kebo bukan, kebo bule bukan ?!😀

    #Haniifa

  13. iwan said

    pertanyaan saya sangat sederhana, apa itu Pusat?
    anda bisa menjawabnya secra matematis, atau menggunakan kata2.
    saya ulangi,

    Apa itu Pusat???

    @mas Iwan
    Apa itu Pusat???
    Sabar… sabar mas …. minum dulu, nanti darahnya naik…. ??? penasaran😀 ….
    yang saya fahami = teori Heliosentris…. benar dan betul
    yang saya fahami = teori Geosentris….. benar dan betul
    Kesimpulan:
    1. Kedua teori tersebut benar-benar betul dari Allah subhanahu wa ta’ala
    2. Kedua teori tersebut betul-betul benar dari Allah subhanahu wa ta’ala

    Nahhh… mas Iwan seng Ganteng, pake teori apa ??
    Kalau mas Iwan nggak percaya bahwa Allah itu Maha Pencipta, yachh… ter…muter.
    Ibarat mas nyari bilangan “NOL” (0) pada jam analog ?
    Semoga cepet-cepet tobat….Jangan sama Lia Edan, atawa Mirza Ghulam Ahmad (wes koit), sebab nanti sahadatnya nyeleneh. (kalau Ahmad Musadeq dan Ahmad Sayuti katenya mah udah taubat)
    Baca-baca dulu ini biar adem kelapanya eh….kepalanya😀
    Saran jangan lupa minum obat migren, Haniifa.

  14. Karscirebon said

    Asalamualaikum.

    Hanifa yg baik, bolehkah Karscirebon menjawap pertanyaan iwan yang spt ini:

    “… 3.Buktikan klo Al-Quran ini aseli dari Tuhan! …”

    kebetulan karscirebon sedang meneliti code hujjah mujizat al-quran. Dimana berusaha membuktikan al-quran yang turunnya berangsur angsur ternyata mempunyai pola tertentu yang kalau dibaca komputer bisa menjadi grafik yg merupakan hujjah bahwa al-quran adalah asli dari allah.

    Lihat dipostingan saya di http://orgawam.wordpress.com/2008/04/16/ahmadiyah-mirza-ghulam-ahmad-nabi/#comment-579

    semoga iwan tak meledek al-quran lagi.
    Wassalamualaikum.

    Wa’alaikum Salam, @Mas Karscirebon
    Subhanallah….
    Allahu Akbar…

    Sungguh jauh lebih besar kebaikan @Mas Karscirebon dibandingkan saya, dari link diatas jelas tampak isi yang sangat menyakinkan bahwa :

    Untuk menemukan code hujjah muzizat alquran kita harus mempunyai pedoman yaitu surat huud ayat 1-5, alquran terdiri dari ayat ayat, tersusun rapi, dijelaskan secara terperinci. Coba abang urut jumlah ayat sesuai musaf, entrikan urutan jumlah itu spt 7;286;200 dst ke excel 2003. Jelaskan dalam bentuk grafik scatter tanpa rekayasa dengan computer terperinci.
    Maaf komentar saya cuplik sedikit… supaya orang lain ikut merasaka manisnya Al Qur’an, sebagaimana yang @Mas Karscirebo rasakan.

    Puji syurkur kepada Allah…
    Ternyata umat Islam khususnya dan umat manusia umumnya…. satu bukti lagi bahwa Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan Al Qur’an… berikut dengan cara sistematika Al Qur’an membela dirinya dari hujahan kaum munafikun/kufar.
    Terima kasih sekali @Mas Karscirebon, semoga Allah membalas kebaikan itu dan melipat gandakannya. Amin.

    Wassalam, Haniifa.

  15. Zul said

    hey manusia, makhluk mulia yang diberi kelebihan akal dari Tuhan, saudaraku juga, juga kawan ato prendku

    maukah kamu aku jelaskan sesuatu

    bahwa Tuhan selalu bersamamu

    setiap saat

    perhatikan telapak tanganmu!

    boleh kiri atau kanan, sama saja

    perhatikan dengan teliti lima jari tanganmu

    jika kamu perhatikan dengan teliti maka kamu akan mendapati sbb :

    jari kelingking = I ( alif )
    jari manis = J ( lam )
    jari tengah = J ( lam )
    jari telunjuk & Jempol = 4 ( ha )

    maka jika digabung, akan begini hasilnya ” 4JJl ” atau dalam alfabet kita bisa baca ” ALLAH “,
    Sang Pencipta,

    Perhatikan pula garis tanganmu yang utama ( bukan yang di jemari, tapi di tapak )

    apabila kamu miringkan telapak tengan kananmu 45 derajat ke kiri maka kamu akan mendapati bentuk sbb : I /\

    apabila kamu miringkan telapak tangan kirimu 45 derajat ke kanan maka kamu akan mendapati bentuk sbb : /\ I

    tahukah kamu apakah itu ? Belum tahu ?, oh ya lupa,saya belum ngasih tahu kok, hehe…

    ni saya kasih tahu ( tempenya beli sendiri )

    I /\= 18 dalam tulisan Arab
    /\ I = 81 dalam tulisan Arab

    apabila 18 ditambah dengan 81 maka hasilnya pasti 99, tanya deh sama temanmu

    apabila 18 dikurang 81 maka hasilnya pasti -63

    tapi kayaknya lebih ok kalau 81 dikurang 18 maka hasilnya 63 positif

    dan apabila 18 digabung dengan 81 ( 1881 ) lalu dibagi dengan 99, maka hasilnya 19 ( tanya temanmu yang pinter matematika )

    tahukah kamu apa itu 99 & 63 & 19 ???

    ngga tahu ??

    oh ya lupa,saya belum ngasih tahu ( jangan marah,ntar tempenya saya beliin deh )

    99 adalah jumlah nama2 Allah di dalam AL Qur’an, cari deh sendiri biasanya dirangkum dan dilingkari satu2 di balik sampul depan ato belakang, kalo ngga ada, cari sendiri dari ayat pertama sampai terakhir, tak kasih bocoran, tampung pakai ember cepet !!

    nih dia, salah satu nama-Nya adalah Al Ahad, yang berarti Esa, bukan satu, bukan satu yang menjelma-jelma jadi 3, itu sih bunglon

    63 adalah lamanya Nabi Muhammad hidup di dunia

    ( 63 tahun ), di masanya pula tatanan hidup manusia
    ( agama ) telah sempurna

    19 adalah jumlah ruas2 tulang yang menyusun kepalan tanganmu ( tidak termasuk ruas2 pergelangan tangan ), itung sendiri dech,

    jari jempol = 2 ruas

    jari telunjuk,tengah, manis,kelingking = masing2 3 ruas ( 3ruas x4 jari = 12 ruas )

    tapak = 5 ruas

    jadi 2 + 12 + 5 = 19

    itu juga angka yang biasa dipakai untuk mengecek kebenaran Al Qur’an.
    Angka 19 dapat digunakan untuk mencek apakah dalam sebuah kitab Quran terdapat suatu kesalahan atau tidak, dengan cara menghitung kata-kata krusial yang jumlahnya dalam Quran multiplikatif dengan angka 19, kemudian membagi angka hasil hitungan dengan 19, maka akan terlacaklah ada atau tidaknya suatu kesalahan

    LA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD AR RASULULLAH

    DIALAH ALLAH YANG MAHA ESA ( Esa beda dengan satu, esa artinya tidak terbagi, dan bukan bagian dari sesuatu, esa itu benar2 satu yang utuh ,beda dengan satu, satu itu adalah unit yang masih bisa dibagi, yang jika ada satu bagian tidak terpasang, maka ia tidak bisa disebut satu )

    ALLAH SATU -SATUNYA TEMPAT BERGANTUNG,

    TIADA BERANAK DAN TIADA PULA DIPERANAKKAN,

    DAN DIA SAMA SEKALI TIDAK SAMA DENGAN CIPTAAN-NYA ( karena jika sama, maka kita semua akan mengakui Tuhan yang sama, dan tidak akan ada banyak agama seperti sekarang ini )

    sekarang jelaslah bagi kita siapa Tuhan kita sebenarnya

    inilah satu dari sekian banyak ayat – ayat Tuhan yang berupa wujud benda, bukan tulisan dalam kitab

    kalimat-Nya pun tertulis di tangan kita ( La ilaha illallah muhammad ar rasulullah )

    BUAT KAWANKU YANG MASIH INGKAR,

    MASIHKAH KAMU AKAN TERUS TEGA MENDUSTAKAN TUHANMU YANG MAHA PENYAYANG ITU DENGAN TANGANMU YANG BERTULISKAN NAMA-NYA ITU ???

    SUNGGUH TERLALU !!!

    SEMENTARA DIA TERUS MEMBERIMU UDARA, AIR, CAHAYA, TUMBUHAN, HEWAN UNTUK DIMAKAN ATAU DIGEMBALAKAN, AYAH, IBU,TEMAN, SAUDARA, DAN APA SAJA YANG KAMU PERLUKAN DIA SIAPKAN, TERBAIK UNTUKMU, APA SAJA YANG KAMU BUTUHKAN, AGAR KAMU BISA MENJALAINI HIDUP,AGAR HIDUPMU MUDAH

    TAPI KAMU TEGA TERHADAPNYA-NYA

    SEMENTARA DIA, TERUS NGURUS DIRIMU ITU

    APAKAH KAMU SAMPAI HATI BERBUAT BEGITU KEPADA TUHANMU???

    TOBATLAH KAWAN, KEMBALILAH KE JALAN YANG LURUS, ALLAH PASTI AKAN MENGAMPUNIMU

    KETAHUILAH, SEANDAINYA KAMU INGKAR SAMA ALLAH, DIA NGGA BUTUH APA2 DARI KAMU

    DAN SEANDAINYA KAMU BERSYUKUR DAN SUJUD KEPADA-NYA, ITU NGGA AKAN MENAMBAH APA2 BUAT DIA

    TAPI ITU SEMUA BUAT KAMU,

    MAU TAHU KENAPA ?????

    KARENA, DIALAH ALLAH, YANG MAHA PEMURAH, LAGI MAHA PENYAYANG, LAGI MAHA PENYANTUN

  16. […] Mekah sebagai pusat bumi 3 […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: