حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Menangkal Film Fitna 2

Posted by حَنِيفًا on April 6, 2008

Salam,
Sewaktu membaca komentar dalam suatu postingan : “Btw, kalo ayat yang bilang kalau anak dan istri juga bisa jadi fitnah, disitu fitnah berarti apa ya?” … Kok rasa-rasanya ada di juz’amma …😀

Tapi dasar mulai pikun saya lupa nama surahnya. Lalu penasaran … Searching … kata “fitnah” pada Al Quran Digital memang nggak ketemu, trus nyari di terjemahan depag er-ri … juga nggak ketemu.

Yooo wiies … jump to conclution.

Tulisan : Hadis, hadiz, hadist atau hadits mestinya saya ngerti yang dimaksud sunnah rasul, tapi kalau ditulis “Hadi” saya maknai mungkin Mas Hadi. artinya …

Video Fitna = pideonya mba Fitna
Biar kelihatannya sedikit Oon tapi hati ini adem lho😀

Why…mesti jump to conclution ??!!
Dalam era globalisasi, ada kekuatan-kekuatan yang memang menghendaki Islam di Indonesia lemah. Untuk melemahkan kekuatan Islam Indonesia, hanya ada satu cara, yaitu diciptakan konflik di antara umat Islam sendiri. Dasarnya adalah bahwa umat Islam di Indonesia terlalu besar untuk diserang apalagi dikalahkan.
Sejarah membuktikan bahwa Belanda 350 tahun pernah menguasai Indonesia, namun secara struktural dan kultural, mereka tak pernah bisa menguasai rakyat Indonesia, yang mayoritas muslim.

Anak SD-pun tahu yang namanya Serambi Mekah, tidak sedetikpun dijajah oleh Bangsa Belanda yang menebarkan politik “devide et impera

Namun kalau kita mengamati maksud yang tersirat dan tersurat dari Harian The Jakarta Post, edisi Jumat [28/3/2008] pada halaman mukanya menerbitkan sebuah berita. berjudul Islam ‘recognizes homosexuality’ (Islam mengakui homoseksualitas)

Woww…sejak kapan ada “imam” wanita ??
Rasanya seorang muslim yang paling bodohpun tahu lebih daripada pinter keblinger…huh kalau jum’atan tidak ada kaum hawanya, walaupun tidak secara tegas dinyatakan di dalam Al Qur’an:
Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS 62:10)

Dari pada dalam pikiran menari-nari, menyimak dan menyamak statement beliau…

Islam mengakui homoseksualistas = Monggo mas !!! Di negara anda khan legal Homosek, silahkan injek Bumi Nusantara ini kayak tempo doeloe, muslim disini melimpah ruah kayak rempah-rempahnya”

Mangga atuh diamati bro….😀

Jakarta Tidak ada lagi pengemis. Mengemis adalah dosa kepada Pemerintah DKI. Yang memberi dan menerima sama masuk neraka bisa didenda sampai Rp 20 (duapuluh) juta atau masuk kubur bui atau prodeo atau tahanan selama-lamanya diberi makan oleh negara sampai 60 hari.

Tidak ada lagi jalan tol yang rusak seperti di jembatan tiga itu yang dalam dua tahun mengalami kebakaran sampai 5 kali, karena gubuk-gubuk yang bertumbuhan di bawah jalan tol. Tempat kaum hina dina yang kalah bersaing dalam era pembangunan hidup tanpa sandang pangan yang memadai.

Tidak ada lagi banjir kecuali banjir kiriman dari kota-kota terdekat, karena Banjir Kanal yang sudah disiapkan dan diperhitungkan oleh kompeni jaman Belanda sudah dibangun

Dikirimi pasukan “Kaypang” … disangka pasu-an hina dina := justru keberadaan merekalah yang mendistorsi mata agar tidak telena oleh kemewahan duniawi 8)
Luar biasa…. dukun cabul “wong londo” masih menghembus-hembuskan kehebatan rancangan pencegahan banjir kanal 8) 8)

Wasalam, Haniifa.

Bersambung :
1. Test…tes…eh salah….es… na es😀

4 Responses to “Menangkal Film Fitna 2”

  1. Donny Reza said

    Heuheu, rada susah memang kalau segalanya dipaksa harus serba setara. Padahal, dalam rantai makanan pun tidak semua jadi predator dan tidak semua jadi korban…*sigh* apa serunya kalau semua jadi serba ‘sama’?

    @
    Ha…ha..ha.. tepat mas Donny.
    Saya jadi membayangkan kebun binatang isinya cuma “kodok” semua.
  2. Herianto said

    Apa kuantitas kita sudah mencapai kualitas buih itu ya mas ? Apa ini tanda-tanda itu ?🙂

    @
    Apa kuantitas kita sudah mencapai kualitas buih itu ya mas ? Meneng saya seribu basa…😀
    Apa ini tanda-tanda itu ? Kalau baca-baca diberbagai blog, kayaknya banyak juga yang ber”peran” antagonis dan ini cukup memberikan setitik harapan peningkatan kualitas.
  3. blogblajar said

    Yah, namanya Fitnah sebenarnya memang muncul dari watak manusia yang tidak suka orang lain mencapai suatu keberhasilan atau punya tujuan untuk menghancurkan. Kalau sudah hancur kan tinggal diapa-apain juga enak. Jadi, Fitnah ataupun film FITNA semuanya memang punya tujuan dan maksud. Untuk emnagkah hal demikian mau tak mau justru berasal dari pemahaman kita sendiri. Tidak mudah emosian dan tentu kritisi dengan baik dan elegan atas apa yang terjadi.

    @mas blogblajar
    Lebih memaknai…!😀 , trim’s
  4. varda said

    Sepengetahuan saya, tidak ada larangan bagi perempuan untuk mengikuti sholat Jumat. Walau sebenarnya ini tidak diwajibkan buat mereka. Tentang film Fitna, film ini bisa jadi ramai, menurut saya karena justru umat Islam yang kurang ‘mempromosikan’ apa itu islam sebenarnya. Di barat, pengetahuan orang-orangnya tentang Islam dan kaum muslim sebatas yang negatif2; terorisme, penyiksa perempuan, hobi perang, terbelakang, dan sebagainya. Too bad, seharusnya umat Islam bisa bangkit dan menunjukkan jati diri keislamannya.

    @Mas Varda
    Begitu juga dengan pemisahan shaf dimasjid-masjid…. sepengetahuan saya di ka’bah (baca: Masjidil Haram) umat islam tidak di bedakan antara shaf wanita dengan laki-laki.
    Soal cara pandang bangsa Barat yang negatif terhadap kaum Muslim… Alhamdulillah sampai detik ini saya sangat yakin sekali, semakin terbelakang, kumuh, munafik…. dsb mereka. Saya beri contoh bagaimana bangsa Barat merampok musium-musium diawal perang invasi ke Irak… terbukti bukan bahwa mereka sebenarnya terbelakang😀
    Contoh real masalah sosial yang tak akan pernah terselesaikan: Kecanduan Alkohol, Incest, Homo..

    Wassalam, Haniifa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: