حَنِيفًا

haniifa.wordpress.com

Kera berasal dari Bangsa Yahudi

Posted by حَنِيفًا on January 16, 2008

Assalamu’alaikum,

Firman Allah, yang menyatakan manusia berubah menjadi “kera” ada dua ayat dan jelas termasuk ayat-ayat muhkamaat, tentang peringatan kepada “Sebagian Bani Israil” atau sebagian Yahudi :

Surat Al Baqarah ayat 65:
” Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: ‘Jadilah kamu kera yang hina’ “. ( QS 2:65)

Dan

Surat Al A’raaf ayat 166:
” Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang mereka dilarang mengerjakannya, Kami katakan kepadanya: ‘Jadilah kamu kera yang hina’ ” (QS 7:166)

Sementara diayat yang lain:
Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: ‘Jadilah!’ maka terjadilah ia ” (QS 36:82)

Yang menjadi pertanyaaan, apakah perilakunya seperti “KERA” atau memang menjadi “KERA” secara fisik ?!!

Selain itu yang patut diperhatikan adalah “kutukan Allah” terjadi jauh sebelum Nabi Isa a.s lahir. (jaman Nabi Musa a.s)

Namun apapun pilihannya, menurut pemahaman saya “Teori Darwin” adalah sebuah teori “penyangkalan” kepada dua ayat tersebut diatas yang dibungkus dengan rapih seolah-olah manusia adalah hasil Evolusi.

Pemahaman Darwinisme: dari “Kera” mejadi “Manusia”.

Pemahaman Al Qur’an: dari “Yahudi (manusia)” menjadi “Kera”.

Wassalam, Haniifa.

1. Akibat INCEST := peringatan pada (QS 6:146)

50 Responses to “Kera berasal dari Bangsa Yahudi”

  1. Ayruel chana said

    wah ….terimakasih sohib…memang benar tuh hanifa……..o
    Ker berasal dari orang yahudi

    @Mas Ayruel Chana
    Kembali kasih.., mas😉
    Wassalam, Haniifa.
  2. Abudaniel said

    Assalamu’alaikum,
    Mengenai kutukan Allah kepada sebahagian Bani Israel (keturunan Nabi Ya’kub), terutama dari suku Yahudi (keturunan Yahuda anak Nabi Ya’kub AS), kalau kita baca dalam ayat tersebut (QS 2 : 65 & QS 7 : 166 ), maka betullah memang pernah terjadi pada suatu masa sebelum Isa AS, hal yang semacam itu. Manusia menjadi kera, karena melanggar syar’iat Hari Sabbath ( pensucian Hari Ketujuh – Sabtu, dalam syari’at Musa AS ). Apakah sebahagian kera yang hidup sampai masa kita ini adalah keturunan orang Yahudi yang dikutuk Allah?. Wallahua’lam. Sulit untuk membuktikannya, karena nggak ada kera yang pernah buka mulut menceritakan asal usul mereka. Tapi kalau dilihat dari tingkah laku sebahagian umat Yahudi dewasa ini, maka kita yakin bahwa kutukan tersebut bukan hanya menyangkut fisik mereka, bahkan juga mengena pada tingkah laku mereka yang seperti kera, terutama keserakahannya.
    Apakah keturunan Isa AS ( Jesus )juga termasuk yang dikutuk?. Saya rasa tidak. Karena Jesus ( Isa AS ) adalah keturunan suku Lewi ( salah seorang anak Nabi Ya’kub AS yang menurunkan Nabi Harun AS dan Musa AS dan juga merupakan suku dari ibunya Isa – Maryam AS ). Dimasa sekarang, semua Bani Israel yang hidup ditanah Palestina disebut Yahudi. Pada hal tidak semua “Yahudi” yang sekarang adalah keturunan Yahudi, masih banyak juga yang berasal dari keturunan Bani Lewi, Bani Benyamin maupun keturunan Bani Israel yang lain, selain Yahuda. Makanya, tidak semua Bani Israel yang di Palestina sekarang mau disebut Yahudi. Karena mereka bukan orang atau keturunan Yahuda. Dan, menurut beberapa penelitian tentang “Yahudi”, Yahudi yang sekarang mendominasi Negara Israel, sebahagian besar adalah Yahudi diaspora ( yaitu Yahudi yang terusir dari kerajaan Yahudi Selatan akibat penaklukan oleh bangsa Babilon dan kemudian atas pengampunan Cyrus-II setelah mengalahkan Babilon pada tahun 538 SM, bangsa Yahudi dibolehkan kembali kenegeri asalnya, tetapi karena sering melanggar aturan dan memberontak kepada kerajaan penakluknya, maka bangsa Yahudi diusir dan melanglang buana kemerat tempat, termasuk ke tanah Arab/Hejaz, terutama di Madinah), bukan Yahudi murni lagi. Karena banyak dari mereka adalah keturunan Yahudi blasteran Sumeria, blasteran Babilon, Yahudi blasteran Romawi maupun Yunani. Contohnya Paulus atau Saul, yang merupakan blasteran Romawi dari sebelah bapak dan ibu keturunan Yahudi. Jadi nggak heran kalau ajaran yang dibawanya sangat bertentangan dengan ajaran yang dibawa Isa(Jesus)maupun muridnya seperti Petrus, Thomas dan juga Yudas ( yang tertuduh sebagai “penghianat” yang menyerahkan Jesus kepada Rabbi Yahudi dan tentara Romawi untuk disalib – Baca buku “Apakah Yudas penghianat atau penyelamat”).
    Jadi tidak heranlah, akibat kutukan Allah tersebut, sampai sekarang suku Yahudi berkelakuan seperti kera, ditambah lagi “ketidak murnian” mereka sebagai suku Yahudi keturunan Yahuda.
    Tidak heran pula, mereka-mereka tersebut ( Yahudi ex-diaspora) disebut Bani Israel ke 13 (walaupun sebenarnya Nabi Ya’kub AS hanya menurunkan 12 suku Bani Israel, termasuk suku Yahudi salah satunya).
    Wallahua’lam.
    Wassalam,

    W’alaikum Salam, @mas Abudaniel
    Terima kasih mas Abudaniel, saya jadi mendapat pemahaman ayat dibawah ini:
    Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku; dan dari sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang itu, selain lemak yang melekat di punggung keduanya atau yang di perut besar dan usus atau yang bercampur dengan tulang. Demikianlah Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka; dan sesungguhnya Kami adalah Maha Benar.. (QS 6:146)
    Sebelumnya saya selalu bertanya-tanya kenapa Allah ta ‘ala hanya mengharamkan yang termaktub diatas kepada orang-orang Yahudi.😀
    Wassalam, Haniifa.
  3. Abudaniel said

    Assalam’alaikum,
    Apakah penganut agama Yahudi sekarang masih mematuhi larangan yang tadinya tercantum didalam Kitab Suci (Torah)mereka, yang kemudian disitir ulang oleh Alquran untuk pengetahuan kita?. Tidak. Mungkin karena ayat-ayat tersebut sudah tidak terdapat lagi didalam Kitab Suci mereka dewasa ini, atau mereka merasa bukanlah Yahudi, tetapi hanya Yahudi dalam politik saja demi untuk mendapatkan tempat tinggal yang tetap, karena selama ini hidup dalam keadaan diaspora. Seperti yang saya sebutkan, mereka bukan lagi keturunan Yehuda sebenarnya, ditambah lagi dengan berkembangnya agama “Yahudi” kepada orang diluar Bani Israel, maka ada “dalih” bagi mereka untuk tidak mematuhi larangan tersebut.Bagaimana pengikut Nabi Isa AS (Jesus)?. Saya yakin, pada zaman beliau diutus, karena sebagaimana dikatakan beliau sendiri bahwa beliau diutus hanya untuk domba Israel dan juga tidak akan merubah hukum Taurat walau hanya satu titikpun, Jesus dan para pengikutnya yang murni tetap mematuhi hukum tersebut. Sekarang?. Tidak. Karena agama yang berkembang sekarang bukanlah agama yang dianut oleh Isa AS/Jesus beserta para sahabatnya, tetapi agama yang dikembangkan oleh Saul atau Paulus.
    Jadi tidak heran, karena tetap melanggar larangan yang ditetapkan Allah, sampai sekarang tingkah laku “Yahudi” tetapa seperti kera dan babi. Kecuali, mungkin, bani Israel bukan keturunan Yehuda, seperti bani Lewi, Yusuf, Benyamin dan lainnya ( walaupun, karena dominasi suku Yehuda/Yahudi, maka mereka inipun digeneralisasi sebagai Yahudi). Wallahu a’lam.
    Wassalam,

    Wa’alaikum Salam,@Mas Abudaniel
    Itu hanya hipotesis…tapi sepertinya sama yach.
    Sayangnya tidak ada tindak lanjut penelitian (soal hiegenis) tentang maksud (QS 6:146).
    Namun ahh…mudah-mudahan pernah ada tapi tidak dipublikasikan tapi disembunyikan😀

    Wassalam, Haniifa.

  4. john said

    STOP Menghujat Yahudi
    STOP Menghujat Non Muslim
    STOP Pembahasan tentang Yahudi
    apapun bentuknya

    Tuhan menciptakan bangsa Yahudi untuk Pelajaran

    Cukup Tuhan saja yang menghakimi dan membahasnya

    Sebarkan Kedamaian

    @Mas John
    Setuju mas “Sebarkan Kedamaian”
    STOP juga Menghujat Islam…😀
    Trim’s, mudah-mudahan kita saling mengingatkan.

    Wassalam, Haniifa.

    • CosmicBoy said

      @ All,

      Islam ialah ciptaan Yahudi.

      Jangan stop untuk menyebarkan kenyataan ini!!!

      • @Bung CosmicBoy
        Yahudi itu keturunan Nabi Ibrahim a.s via Sarah
        so…
        Mereka sebelumnya mengikuti agama yang hanif (baca: lurus) berkali-kali Allah menolong mereka, termasuk dari bencana perbudakan bangsa Mesir… tetapi mereka senantiasa merubah-rubah hukum taurat dan injil.

        Sila sampean pihkirkan dalam-dalam.
        1. Nabi Ibrahim a.s (Krs: Abraham) sejaman dengan Nabi Luth a.s (Krs: Lot)….
        2. Tidak ada keturunan/ras dari Nabi Luth a.s yang membawa kitab kecuali dari Keturunan Nabi Ibrahim a.s
        3. Itulah sebabnya Yahudi dimurkai oleh Allah.

        Sikian….

      • brokoli said

        walah,.. sejak kapan kslam bentukan yahudi,.? kebanyakan berhalusinasi kamu orang,.

      • brokoli said

        walah,. sejak kapan islam ciptaan yahudi,.? mungkin kamu terinspirasi dengan lagu “pelangi-pelangi ciptaan tuhan,”.. dasar babal.

      • bronis said

        walah,. kamu pelajari literatur dari mana bro,.? dari tiang jemuran,,?

  5. Abinurulkhairiah said

    Salam,
    @ John,
    Maaf, kita bukan menghujat, tapi bereaksi atas aksi mereka.
    Kita tidak menggeneralisir bahwa Yahudi itu jelek, non-muslim itu jelek. Ada Yahudi yang baik dan ada pula non-muslim yang baik, apakah itu Kristen, Budha, Kong Hucu, Hindu dan sbgnya. Karena saya sendiri punya sahabat karib yang Katholik, Protestant, Konghucu dan Budha. Mereka tidak pernah menyinggung agama saya dan saya juga tidak pernah menyinggung kepercayaan mereka.
    Tidak kami nafikan bahwa, sayangnya, ada juga “Muslim” yang jelek.
    Yang kami minta, jangan lihat prilaku segelintir umatnya yang “menyalahi” ajaran Islam untuk menghakimi bahwa ajaran Islam itu “kacau” atau menyama-ratakan bahwa umat Islam itu brengsek. Pelajari Islam secara betul, sebagaimana kami memperlajari ajaran agama non-muslim, terutama Kristen, dengan merujuk pada pendapat tokoh dan cendikiawan mereka sendiri disamping membandingkan dengan ajaran dan kitab suci kami.
    Setiap aksi pasti menimbulkan reaksi. Jangan menyakiti kalau tidak mau disakiti.
    Bukankah ada ajaran Kristen didalam Injil Didache Pasal 1 ayat 2 yang berbunyi :
    “dan segala sesuatu yang kamu tidak inginkan dilakukan terhadap kamu, janganlah kamu melakukannya terhadap sesamamu”.

    Sementara didalam ajaran Islam ada pedoman yang hampir senada : ” Berbuatlah kepada saudaramu apa yang kami ingin mereka perbuat kepadamu”.

    Coba baca sejarah agama-agama. Jangan hanya tahu satu, lalu beranggapan tahu semua.
    Salam,

    @Mas Abinurulkhairiah
    Terima kasih atas penjelasan yang sangat “adem” ini …😀
    Wassalam, Haniifa.
  6. john said

    mengapa harus punya ekspektasi terhadap diri sendiri kalo mau berbuat baik terhadap sesama.
    Bukankah ketulusan lebih baik…
    Stop Violence
    Ciptakan dan jaga perdamaian

    @
    Tapi ternyata sampean yang mencari gara-gara di gubug derita init😛
    Dasar kristen munafikun hehehe
  7. Abudaniel said

    Salam,
    Penafsirannya begini.
    Kalau kamu nggak mau disakiti, jangan menyakiti. Kalau tidak mau dimusuhi, jangan memusuhi.
    Kalau kamu ‘ingin” orang lain berbuat baik kepada kamu, berbuat baiklah dulu kepada mereka. Bukan karena kita tidak tulus berbuat baik, tetapi terlepas dari mereka mau membalas kebaikan kita atau tidak, setidak-tidaknya atau sekurang-kurangnya kita telah menjaga diri kita dari “kejahatan” mereka. Masa ada orang yang sudah kita baiki, sampai hati menjahati kita?. Kalau ini terjadi,maka namanya sudah keterlaluan.

    STOP VIOLENCE!!!. CIPTAKAN DAN JAGA PERDAMAIAN.
    Saya suka itu!!.
    Tapi bagaimana?. Baru-baru ini saja umat Islam sudah difitnah dengan dibuat dan diedarkan, oleh salah seorang anggota parlemen Belanda, Mas Wilders, film yang berjudul “FITNA”.
    Apakah umat Islam salah, kalau bereaksi atas aksi ini?.
    Apakah umat Islam harus diam kalau saudaranya disakiti?.
    Siapakah yang mencetuskan Perang Salib?. Siapakah yang mula-mula memporakporandakan Afganistan. Siapakah, yang dengan alasan yang dicari-cari, meluluh lantakkan Irak?. Siapakah yang merekayasa Dekrit Balfour, sehingga Yahudi bisa melumat Palestina?. Siapakah, yang dengan dalih perniagaan rempah, akhirnya menguras harta kekayaan Indonesia?. Siapakah yang dengan alasan yang tidak jelas, menumpahkan darah di Kosovo dan Bosnia?. Siapakah yang mengobrak abrik Albania?. Siapakah yang memulai kerusuhan di Ambon dan Poso?. Siapak yang mengadu domba rakyat Sudan sehingga terjadi perang saudara?. Siapakah yang menghancurkan Aljazair?.
    Siapakah yang mengejar-ngejar Muslim Filipina?. Muslim Tahiland?.
    Buktikan, apakah umat Islam?. Apakah umat Islam yang mendahului?.

    Kita cinta damai. Tapi kalau ada aksi terhadap kita, maka jangan salahkan kita kalau berreaksi?. Kita tidak suka kekerasan, tapi jangan kerasi kita!.
    Salam,

    @Mas Abudaniel
    Mudah-mudahan bukan slogan smata…yach mas😀
    Wassalam, Haniifa
  8. Abudaniel said

    Assalamu’alaikum,
    Biasanya begitu mas.
    Contohnya kang Bush. Berteriak masaalah HAM..eeee nggak tahunya pelanggar HAM berat.
    Teriak perang melawan terorrist..eee nggak tahunya dia sendiri biangnya terorrist.
    Negara lain nggak boleh punya senjata nuklir. Eeee diam-diam dia sendiri nyang nyapport Yahudi bikin senjata nuklir.
    Kebijakan ambivalen atau apa ya?. Bagaimana mengimplementasikan slogan damai.
    Selama politik belah bambu dipergunakan “mereka”, maka tidak akan pernah terujud kedamaian yang hakiki.
    Selama terorrist teriak terorrist, tidak akan pernah sirna “terorrist” dari muka bumi.
    Wassalam,

    Wa’alaikum Salam, @Mas Abudaniel.
    Begitulah…
    Sewaktu serangan 11 Sep, WTC. saya agak curiga…. Suatu ketida nonton CD tentang pasukan “pemadam kebakaran” yang kebetulan mempunyai waktu yang bersamaan dengan ledakan WTC. Setelah saya amati dengan seksama ternyata banyak hal yang janggal.
    Misalnya :
    Kondisi gedung yang kosong melompong !.
    Pengambilan scene gambar dari berbagai sudut, artinya banyak camera terpasang !.
    dll.
    Sayangnya CDnya hilang….
    Padahal setelah membaca komentar mas, …. terinspirasi meng-capture gambarnya untuk bahan diskusi … 😀

    Wassalam, Haniifa.

  9. Abudaniel said

    Assalamu’alaikum,
    Mas Haniifa,
    Saya juga bingung waktu itu. Saat itu lagi dikantor pada hari Senin waktu kejadiannya. Yang herannya tidak berapa menit berselang sesudah kejadian, gambarnya sudah bisa diakses lewat internet dengan penampilan angle yang berbeda-beda. Juga kok ada ya, orang yang “kebetulan” membawa handy cam untuk merekam saat-saat menegangkan penabrakan pada gedung ke dua. Waktu itu nggak kepikiran. Tetapi setelah beberapa waktu baru terasa ada kejanggalan. Biasanya WTC adalah tempat berkumpulnya para pialang Yahudi. Tapi kok hari Senin saat kejadian Yahudinya “menghilang”.
    Aneh dan “ajaib”!.
    Wassalam,

    Wa’alaikum Salam, @Mas Abudaniel.
    Aneh dan “ajaib”!., Mungkin juga setelah mereka menghayati (QS 2:65) tidak lagi “bermain-main” di hari “Sabtu”….berkat kolaborasi dengan hari “Minggu” (Nashrani) maka disepakatilah hari selain (Sabtu dan Minggu) ….
    Suatu kebetulan-kebetulan yang di rencanakan secara “busuk” tepatnya ….😦

    Wassalam, Haniifa.

  10. Herianto said

    Ada sejumlah ayat yang jelas2 (muhmakat) pada Al Qur’an yg menceritakan tentang kebejatan tingkah yahudi ini. Di sisi lain ada juga ayat yg menyiratkan keunggulan khusus yg diberikan ke mereka.
    Yang ada dalam pikiran saya adalah : semestinya yahudi sebagai bangsa (keturunan bani israil ya ?) dan yahudi sebagai penyelewengan agama (sejak Musa AS) harus dibedakan. Bukankah Islam tidak mengenal dosa turunan.
    Menghujat yahudi sebagai sumber malapetaka di kehidupan ini akan menjadi sia-sia jika ternyata kita tidak memperlihatkan (mengusahakan) kelebih-unggulan sendiri dengan sebenarnya. Watak [buruk] yahudi tentu jauh lebih berbahaya ketimbang bangsanya, karena tak dipungkiri jika watak2 jahat yahudi itu pun saat ini bermunculan di antara kita.
    “Di samping lemahnya persatuan sesama, kelemahan utama lain ummat ini adalah lemahnya unjuk kerja di kehidupan”.
    Fakta, sementara ini yahudi memenangkannya.

    @Mas Herianto
    Bukankah Islam tidak mengenal dosa turunan. ?? Sepertinya 100%, saya sependapat dengan mas Her, tapi terus terang saja sepertinya “doktrin dosa warisan” disadari maupun tidak disadari men-distorsi alam pemikiran umat islam.

    Wassalam, Haniifa.

  11. john said

    Tidak adakah cara – cara yang lebih manusiawi daripada hanya berperang angkat senjata….

    Selamanya peperangan itu hanya akan menimbulkan kerusakan di muka bumi

    Balas dendam gak ada matinye

    kalau dah begini bisa jadi kalian – kalian ini sebagai salah satu penyebab pembinasaan massal baik dari muslim maupun non muslim yang terdoktrin untuk menumpas yahudi/non muslim sampai tuntas

    Kalau cara cara rimba dibalas dengan rimba lalu apa bedanya kalian dengan mereka …

    Damai Itu Indah…

    @Mas John
    ..bisa jadi kalian – kalian ini sebagai salah satu penyebab pembinasaan.. Silahkan saja berprasangka buruk, saya tidak memaksa !!?
    Perlu mas john, ketahui saya memahami sejarah Yahudi Orthodox yang bekerjasama dengan Rasulullah Muhammad s.a.w untuk mendesain pedang, baju besi, dan perlengkapan perang bagi pasukan muslim, mengapa? mereka senang dan merasa tenteram dibawah perlindungan Rasulullah Muhammad s.aw. dan mereka (Yahudi Orthodox) tetap dalam keyakinannya sendiri.
    Kalau sejarah itu juga mas John tampikan, sekali-lagi itu hak anda dan saya tidak memaksa !!!

    Wassalam, Haniifa.

  12. john said

    anda tidak memaksa tapi anda itu menyebarkan doktrin kebencian pada yahudi/non muslim

    mengapa anda begitu sombong

    Lakum Dinukum Waliyaddiin… (Untukmu Agamamu dan Untukku Agamaku).

    emang manusia bisa memilih dari perut mana ia akan dilahirkan

    Gak perlu pamer ilmu lah kalau tujuannya hanya untuk merusak dunia

    @Mas John
    Alhamdulillah, kalau mas john menganggap saya berilmu…😀
    Lakum Dinukum Waliyaddiin… ” Yap…saya setuju.
    Silahkan mas john pelajari bagaimana “doktrin Islam” sebenarnya dalam komentar ini.

    Wassalam, Haniifa.

  13. saya bingung mau komentar apaan…..
    tapi yang jelas bukan kebencian yang dituju oleh penulis…kayaknya kewaspadaan…

    @Mas Ayruel Chana
    Sama bingungnya menjelaskannya !! …😀
    Wassalam, Haniifa.
  14. ins4nk4mil said

    demikianlah sabda allah…dan SEMUA muslim (harus) percaya…

    @Mas Ins4nk4mil
    Amin.
  15. abumuadz said

    @haniifa
    maaf nih, setahu saya ada hadis yang menyatakan bahwa kera dan babi hasil kutukan itu tidak akan beranak. (saya lupa hadisnya ntar di cari dulu)

    @Mas Abumuadz
    Memang banyak opini yach mas, semisal hanya gen babi dan kera yang mendekati gen manusia.
    Wassalam, Haniifa.
  16. Assallamu’alaikum Wr.Wb.
    Salam hormat dan salam kenal buat semua sahabat yang komentar di blog dan artikel ini. Sekedar informasi, dalam QS.2:120 Allah SWT menyebutkan adanya suatu komunitas yang memusuhi kebenaran (nilai-nilai Islam). Kemudian Allah SWT di bagian akhir firmanNya (dalam QS.114) menyatakan, bahwa ada setan yang berbentuk manusia.
    Berdasarkan firman Allah SWT, maka diketahui adanya komunitas yang memusuhi nilai-nilai Islam. Komunitas ini merupakan wujud dari adanya setan yang berbentuk manusia. Oleh karena, setan adalah kaki tangan Iblis, maka komunitas sebagaimana dimaksud oleh Allah SWT dalam QS.2:120 dan QS.114 layak disebut Komunitas Iblis.
    Dalam konteks implementatif Komunitas Iblis ini telah mendunia, dan kekuasaannya menyebar di mana-mana. Maka komunitas ini layak disebut Komunitas Iblis Internasional. Sebagai komunitas Iblis, maka komunitas ini gemar berbuat kerusakan dan kedzaliman di mana-mana. Sehingga dalam konteks kekinian, maka dapatlah diidentifikasi, bahwa Komunitas Iblis Internasional itu terdiri dari: (1) Yahudi Israel, yang merampok tanah Palestina, dan membantai warganya sejak tahun 1920 hingga sekarang; (2) Inggris, yang membantu pendirian Negara Israel oleh Bangsa Yahudi, melalui migrasi besar-besaran Yahudi Eropa ke tanah Palestina, yang saat itu dijajah Inggris, hingga berdirinya Negara Israel pada tahun 1948; (3) Amerika Serikat, yaitu negara dan bangsa yang dijajah oleh Pengusaha Yahudi, sehingga secara membabi buta mendukung Yahudi Israel; (4) dan sekutu-sekutunya.
    Untuk berbagi lebih detail, silahkan mampir ke “Sosiologi Dakwah” di http//sosiologidakwah.blogspot.com
    Yang penting, kita tahu, bahwa Allah SWT tidak pernah berdusta. Maha Benar Allah dengan segala firmanNya

    Wa’alaikum Salam, @Mas Aristiono Nugroho
    Benar sekali @mas, memang Allah subhanahu wa ta’ala sudah mengingatkan kita akan adanya godaan komunitas yang diawali oleh jin kafir yang bernama Iblis. Penghulu kejahatan itu (Iblis) dari golongan Jin “… kaana minal jinni…” (QS 18:15), oleh karena itu saya sependapat dengan mas… bahwa persekutuan manusia dengan syaitan kita anugrahi gelar “Komunitas Iblis”😀
    Terimakasih apresiasinya, insya Allah saya mampir ke : http://sosiologidakwah.blogspot.com

    Wassalam, Haniifa.

  17. sayurmayur said

    lhooo lhooo si john ini gimane see.anda pasti tau salah satu hukum fisika dasar yaitu aksi reaksi.yahudi beraksi muslim bereaksi.jgn asal njeplak dong.pahami dulu substansi permasalahannya.kita ini gak menyebarkan kebencian pd non muslim, faktanya yang dibantai di mana2 itu juga orang muslim.begitu muslim yang lain bereaksi walo baru sebatas opini udah dicap extrimis lah,fundamentalis lah .kita disakiti kok gak boleh bales norkop.liat tuh iraq,udah diembargo habis2an, dikeroyok pula.ibaratnya orag bertinju lawannya nggak boleh mbales eh tangannya diikat pula.fair gak? jelas gak dong.siapa membenci siapa?tolong sebutkan satu saja negara barat/eropa yg sekarang diduduki/diinvasi negara muslim.ada gak?anda tuh ibaratnya maling teriak jambret.siapa yg bikin rusak dunia?jujur dong.siapa yang menyebarkan kebencian?di israel tuh,anak2nya mulai balita udah didoktrin u/benci kpd org muslim.kita g pernah tuh ngajarin kayak gitu.tp sebaliknya,perah dengar kasus ini:ketika televisi palestina menayangkan film kartun yang menggambarkan kekejaman pendudukan israel maka seluruh negara barat incl. pbb kaok2 agar palestina segera menghetikan penayangan film tsb.lucikkk poll!!ude deh lu gak usah komen lagi.banyak bohongnya.gak berdasar blas .fakta2 dijungkir balik/dipelintir
    _________

    @😀
  18. sayurmayur said

    john said
    April 3, 2008 at 9:21 am
    mengapa harus punya ekspektasi terhadap diri sendiri kalo mau berbuat baik terhadap sesama.
    Bukankah ketulusan lebih baik…
    Stop Violence
    Ciptakan dan jaga perdamaian

    ciptakan dan jaga perdamaian? wakakakakaka ngaca dong john ngacaaaa.ngga kebalik tuh?
    _______________

    @Mas Sayurmayur
    Sepertinya begitu ya.. mas, jika orang taklik buta.
    Trim’s atas kunjungannya.

    Wassalam, Haniifa.

  19. adi isa said

    salam bro,

    soal kera ini, sempat terjadi dialog yang seru, antara saya dengan seorang kafir kristen di satu forum kristen.
    kutukan kepada bangsa yahudi yang membangkan pada saat itu kepada nabi Musa.as dirubah menjadi kera atau sifatnya seperti kera.

    beberapa ayat dalam alquran, menafsirkan 2 hal, pertama
    hanya sebagai perumpamaan.
    Alquran(18:54)

    “Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Qur’an ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah”.

    dan kedua, dikutuk beneran dan diganti menjadi mahkluk yang baru (bisa jadi kera).
    Alquran(14:19)

    Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah telah menciptakan langit dan bumi dengan hak? Jika Dia menghendaki, niscaya Dia membinasakan kamu dan mengganti(mu) dengan makhluk yang baru,

    gimana bro?
    salam

    ________________

    @Mas Adi Isa
    Subhanallah…
    Pratinjau @mas Adi bersesuaian dengan saya, oleh karena itu adanya teori Charles Darwin esensinya adalah menampikan kedua ayat tersebut diatas.
    Hanya saja kaum kafirun tetap menyangkal bahwa proses (mutasi) suatu makhluq yang diceritakan pada QS 14:19 terjadi seketika sesuai dengan muzijat para Rasululllah, Nabi Isa a.s contohnya: menyembuhkan orang buta sejak lahir seketika tampa proses perawatan😉 . Dan ini berbeda dengan muzijat yang diberikan kepada Nabi Muhammad s.a.w, muzijat beliau diberikan sampai akhir zaman sehingga untuk merasakannya diperlukan penelitian dan pengamatan yang jeli secara stimultan dan kontinyu.
    Sampai saat ini saya sangat yakin mutasi virus flu babi disebabkan kaum kafirun tidak mempercayai bahwa mutasi virus tersebut disebabkan oleh reaksi kimia manusia yang super rumit akibat mengkomsumsi daging babi yang nyata-nyata diharamkan oleh Allah yang Maha Pencipta.

    Wassalam, Haniifa.

  20. Fietria said

    Mengenai teori Darwin, ada yang bilang sebenarnya Darwin sengaja menyambungkan tengkorak manusia dengan tengkorak kera. Tapi kalau memang benar yahudi dirubah Allah menjadi kera, maka terungkaplah identitas “SUN GO KONG” di film Kera Sakti.😆
    Di film tersebut juga ada temannya yang berwajah babi, tapi saya lupa namanya karena film tersebut sudah tidak ditayangkan TRANS 7 lagi.
    Tapi yang menjadi pertanyaan apakah Darwin mengetahui ayat Qur’an tersebut? Karena Darwin bukanlah muslim.

    • 😀😀

      • Fitri said

        Update: Film itu sekarang di tayangkan di TPI jam 15.30 wib, setiap hari.

        Film itu mengisahkan perjalanan biksu suci ke barat untuk mengambil kitab suci dan salah satu muridnya berwajah kera. Yang aneh, karena ajaran Buddha mirip ajaran Kristen.

      • 😀😀
        Dewanya Kera, tapi lucunya tidak ada satu manusiapun yang mau anaknya berwajah mirip kera…

        (hua.ha.ha…. lieur sayah mah sama agama gituan teh. )

      • LoL said

        di la’nat jadi kera nauzubillah,

      • @Mister Lol
        Bijimanah soal pertanyaan sampean 1+1+1❓

        #حَنِيفًا berkata #
        November 20, 2009 pada 8:29 am

        @Mas Parhobass
        Hei sampean ini seenak udel… hahaha, sayah perhatikan semua dialogmu isinya pemaksaan kehendak mirip agama yang kamu anut… hehehe

        @Mas Cekixkix
        Sampean sudah benar dan untuk melengkapinys insya Allah komentar butut ini berguna.
        أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَـنِ الرَّجِيمِ

        QS 7:180
        Hanya milik Allah asmaulhusna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaaulhusna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

        Sampean lihat Al Qur’an diatas :
        Allah mempunyai asmaulhusna = Allah mempunyai nama alias yang baik.

        Hadits menyatakan setiap pekerjaan awalilah dengan mengucapkan basmallah “بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِ” baca: “Bismillahir rahmaanir rahiimi” artinya kita mengingat TRINITAS asmaulhusna :
        1. Allah = Allah
        2. Ar Rahmaan = Allah yang Maha Pengasih
        3. Ar Rahiim = Allah yang Maha Penyayang
        Asmaulhusna ini ditempatkan pada awal Al Qur’an yaitu umul kitab “Al Faatihah”, nah jika kita melanjutnya bacaan tersebut maka akan didapati 2 asmaulhusna yang lain yaitu : “الْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعَـلَمِينَ” baca: Alhamdulillahir Rabbil ‘alamiin:
        4. Al Hamdu = Segala puji bagi Allah
        5. Rabb = Allah penguasa alam semesta.

        Berkaitan dengan komentar mas Cekixkix mengenai sebutan Al Ilah = tuhan, maka kita harus melihat Surah Al Qur’an terakhir ayat pertama (hehehe…. sebagaimana kebiasaan orang non muslim membaca dari kanan ke kiri, maka bukalah Al Qur’an dari kanan dulu akan sampean dapati surat An Naas)

        Surah 114 1-3:
        1. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
        Qul ‘audzu bi RABBin naas
        Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
        Catatan:
        Perhatikan disini kita memohon kepada asmaulhusna Ar Rabb adalah asmaulhusna sebagai Allh penguasa seluruh manusia.

        2. مَلِكِ النَّاسِ
        Malikin naas
        Rajanya manusia
        Catatan:
        Al Malik = asmulhusna dari Allah sebagai Raja dari seluruh manusia

        3. إِلَـهِ النَّاسِ
        Ilaahin naas
        Sembahan manusia.
        Catatan:
        Al Ilaah = bukan asmaul husna tetapi seperti jika melihat korelasi 2 asmaulhusna diatas maka jelaslah bahwa AL ILAAH disini yang dimaksud adalah TUHAN SEMESTA ALAM
        ________________
        2 asmaul husna + 1 = 3 TRINITAS

        Pertanyaan mengapa hanya ada 2 asmaulhusna bukan tiga ?!
        Jawab:
        Coba buka kembali Surah 17 ayat 110
        Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaulhusna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu”
        Perhatikan ada dua asma disini yang begitu jelas penekanannya yaitu:
        1. Allah
        2. Ar Rahmaan

        Jelas sekali bukan, bacaan diakhir shalat atau biasa disebut dengan syahadat adalah :
        “La ilaaha illa Allah Muhammadar rasul Allah”
        Sekarang coba hitung berapa kali asma Allah disebut ?! 2 (DUA) = ALLAH
        Dan berapa kali asma manusia disebut ?! 1 (SATU) = MUHAMMAD.
        ______________
        2 asmaul husna + 1 = 3 TRINITAS … (1+1+1 ?! 3😀😆 )

        Hei Parhobass, sampean paham sekarang surah AN NAAS diatas, dan kenapa kami umat ISLAM agak alergi dengan Konsep TRINITAS ?!

        Wassalam, Haniifa.

        Bisa dipahami sekarang, atau kalau perlu saya copas disini… sebagai admin blog ini tentu saya bisa lebih leluasa memberikan contoh berupa gambar / video/ mp3 jika kurang jelast…:mrgreen:

  21. Irlander said

    @All

    Sudah melihat video kebencian dari orang2 Yahudi terhadap kaum nasrani :
    Coba klik alamat dibawah ini :

    dan masih banyak lagi yg lainnya….

  22. Irlander said

    ZIONIST JEWS SAID :

    WE KILLED JESUS, WE’RE PROUD OF IT…!!!

    O OOOWWW…..

    • ZIONIST JEWS SAID :

      WE KILLED JESUS, WE’RE PROUD OF IT…!!!
      … NAZI
      SON OF SHIT …. (maksudnya SS = Special Soldier)

      Hua.ha.ha… lucuyyyyy
      Nashrani said : Al Masih itu putra Allah
      Yahudi said : Uzair itu putra Allah
      ___________________________________________________
      Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putra Allah” dan orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putra Allah“. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling? (QS 9:30)

      Nb:
      Pehlemnya sedang error, sayah tidak tahu kenapa ?!😦

  23. CosmicBoy said

    @ muslimin wa muslimat,

    Peringatan, Islam ialah agama ciptaan orang Yahudi. Masih inget peran Abdullah bin Salam, orang Yahudi yg pura-pura masuk Islam, dialah yg menciptakan Islam. Kemunafikkannya diakui oleh sarjana2 Islam.

    Semoga kita dibebaskan dari kebohongan Yahudi.

    • @Cosmicboy
      Abdulah bin salabim kali yang YAHUDI…😀😆😀

    • Cekixkix said

      @Om Cosmicboy
      Aye mo tanya, kalau YESUS sedang di atas awan.. beolnya gimane?… Cekixkix..kix…kix…

    • boni said

      @ cosmik

      saya kira anda ini sudah bagus dalam berdiskusi…coba lihat kata anda ” Masih inget peran Abdullah bin Salam, orang Yahudi yg pura-pura masuk Islam, dialah yg menciptakan Islam”
      ha..ha..ha…ha..ha..itu agama sudah ada kemudian dia masuk di agama itu… eh tahu-tahu dia dikatakan menciptakan agama itu…ha..ha..ha..lucu..lucu sekali ha..ha..ha..

      @Bung Boni
      hahaha… bejituh kelakuan mereka alias kafirun-munafikun.
    • irlander said

      @all

      Peringatan, Islam ialah agama ciptaan orang Yahudi. Masih inget peran Abdullah bin Salam, orang Yahudi yg pura-pura masuk Islam, dialah yg menciptakan Islam. Kemunafikkannya diakui oleh sarjana2 Islam.

      SEMOGA KITA DIBEBASKAN DARI KEBOHONGAN YAHUDI.
      ———————————
      Inilah keputusasaan saudara cosmicboy untuk mencari bahan apalagi yg kira2 bisa menyerang Ajaran Islam.

      Tapiii tetep aja mentok……..

      Dan pengakuan tentang Umat Yahudi yang PEMBOHONG adalah awal yang baik dari saudara Cosmicboy agar bagi rekan2 kristen disini seperti Bapa Jel yg sekarang hatinya sedang sekarat,untuk tidak membabi-buta seperti mendukung Israel dalam pendudukan wilayah Palestina….

      Salam Damai

      @
      Mantab’s my bro…

      Salam hangat selalu, Sahabatku

  24. penuai said

    Kasihan bangsa Yahudi…dari dulu samapi sekarang dihina-hina dan di caci….
    Kalau ada sesuatu yang buruk…maka haruslah ada embel-embel Yahudinya…
    Hehehehehehe….lucu banget artikelnya…

    Salam senja…

    DOWNLOAD E-BOOK AKHIR ZAMAN GRATIS
    http://www.penuai.wordpress.com

  25. Fitri said

    @cosmic
    I’m not coming again. Terima kasih atas segala hal yang kau berikan.

  26. adi isa said

    artikel lama, tapi tetap menarik untuk disimak

    ada beberapa penafsiran soal hal ini. bisa ya, bisa juga tidak tapi semacam perumpamaan..

    jadi ingat diskusi saya di ladang kebun..eh salah..ladang tuhan.

    @Kang Adi Isa
    Alhamdulillah

    Salam hangat selalu, Sahabatku

  27. […] Kera berasal dari Bangsa Yahudi […]

  28. razi said

    memang cocok yahudi itu kera.

    tingkahnya memang seperti binatang..

    thanks infoy..

    @
    Kembali kasih…😀
    Trim’s atas kesediaan mampirnyah.
  29. Rudy Soewarno said

    Assalaamu’alaikum..

    @ Mas Haniifa

    Sekedar ungkapan rasa setuju dengan pendapat anda.

    http://harunyahia.com/indo/buku/keruntuhan003.htm

    ————————————————————

    Maaf, mau numpang tanya nih..

    http://www.eramoslem.com/ks/us/52/17278,1,v.html

    Dari blog diatas di sebutkan bahwa Nabi Adam, Diperkirakan hidup pada 5872-4942 SM di sekitar wilayah yang kini dikenal sebagai India. Konon disitulah beliau pertama kali turun ke muka bumi. Lalu beliau berjalan ke wilayah yang kini disebut dengan jazirah Arabia dan bertemu dengan Hawa.

    Sementara itu, manusia purba di Jawa yg sudah termasuk manusia beradab, karena sudah memiliki peradaban berupa pola-pola hidup slash & burn, dan hidup berkelompok, berjalan tegap, BERBUDAYA (ini yg membedakan antara manusia dgn binatang), ditemukan alat-alat pada peradaban NEOLITIKUM, berupa kapak batu dst. Semua itu diketemukan di sekitar desa Wajak, Trinil, sekitar sungai bengawan Solo. Dari jejak sejarah sudah diteliti mereka sdh ada sejak 800.000 TAHUN YANG LALU.

    Pertanyaannya :
    Adakah pendekatan secara ilmiah yg bisa membuktikan dan memverivikasi secara ilmiah pula..? Manakah yang benar.?

    Jaza Kumullohu khoiroh.

    • Wa’alaikum Salam, @Rudy Soewarno
      Pertanyaan sederhana, yang berat jawabanyah…:mrgreen:
      Nabi Adam, Diperkirakan hidup pada 5872-4942 SM di sekitar wilayah yang kini dikenal sebagai India.
      Agak sulit juga diterima kebenaran ilmiahnya, sehubungan dengan peristiwa Nabi Nuh a.s saja, tatanan peradaban jaman beliau sampai saat ini masih simpang siur.
      Jadi terlampau absurd kalau ada statement bahwa peradaban Nabi Adam a.s terbukti secara ilmiah

      Sementara itu, manusia purba di Jawa yg sudah termasuk manusia beradab, karena sudah memiliki peradaban berupa pola-pola hidup slash & burn, dan hidup…
      Insya Allah, budaya (cikal bakal bangsa Indonesia) jauh lebih maju daripada bangsa Eropah, terbukti dengan berdirinya candi Borobudur yang lebih memperlihatkan kebudayaan seni jaman batu dibandingkan dengan bangsa Inggris yang hanya setumpuk batu “Stone Henge”.:mrgreen:

      Boleh jadi sejarah diplintir sedemikian rupa, namun fakta menceritakan lain.

      Salam hangat selalu, Haniifa.

  30. brokoli said

    pusing pala berbi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: