Poligami dimata Wanita
Posted by حَنِيفًا on February 9, 2009
Subhanallah…
Ternyata banyak yang merasa susah kalau berbicara -Do it- angka…
Asal muasal ceritanya adalah obrolan ringan dari pria-pria iseng yang membicarakan masalah kerumitan soal keuangan rumah tangga. Adalah suatu hal yang wajar jika masalah keruwetan tersebut dilontarkan pada seorang gadis (yang katanya seeh… masih lajang), berikut dialog singkat dengan @mba-e: …
@haniifa:
Wahh… kamu tau aja kerumitanku !!
Terus gimana ya, supaya uang belanja bulan ini nggak tekor lagi… ![]()
Kalo itu mah lebih rumit lagi. Hi Hi Hi, sahut kawanku…
@mba-e:
Masalah uang belanja ?!
Lhoo… bukannya itu alasan pria menikahi seorang wanita?
Jadi ada yang bisa menghabiskan gaji bulanan aahhaakss…
(aku niy disuruh kesini kenapa tho mas? aku tuh ra’ dong karo angka2 meniki… otakku ndak nyampe
)
@haniifa:
memang rutinitas bulanan yang tak berakhir… hihihi
Pernah saya diomelin, pah tambahin dunk Nol-nya dari 700000 ?!
Waktu saya tambahin jadi 0700000 ?! tetep ngomel…
duh… dasar cewek tahunya Do it, do it… nah… nyari @Mas Do itu yang kangelan ?! (tentu sambil canda, maklum di warung kopi…)
@mba-e:
Ahahaha… @mas niy bisa ajah…
Saya tetep ga ngerti tentang angka… buat saya kepercayaan bukan tentang 1+1 = 10… tapi tentang hati ajah…
@haniifa:
1 (ibu) +1 (ayah) = 10 (anak)…
cek-cek….ci-cek
Subhanallah…. sungguh mulia @mba, smoga nggak repot.
Apa baeknyah ginih :
4 (istri) + 1(suami) = 10 (anak)
@mba-e:
1+1 = 0 (anak) sapa tau mandul!
@haniifa:
Justru itu… @mba.
Khan bisa ajah istri menyarankan suaminya supaya menikah dengan Saudara Misan, Sahabat, Tetangganya yang jelas baik… atau suaminya nyari sendiri.
Nah… disisi lain apa ?!
Sehingga konsekuensi adalah seorang gadis/janda oleh Al Qur’an di bolehkan bagi wanita untuk “melamar” laki-laki yang sudah beristri.
@mba-e:
iiihhhhh…. @mas.. esensinya poligami ngerti gaaa ?! ADIL!
Hayoo mana ada manusia adil??
Kalo @mas punya anak, coba pikirin baik-baik… pasti @mas punya anak favorit… nahh itu ajah sama anak, bayangin kalau sama istri??
Ck ck ck ck…satu aja ga abis kok maruk mau 2 ?!
Emang janda pasti susah ya idupnya ?!
Duh @mas… saya yg single ini ga susah2 amat… cuma haus cinta ajah hahahaaha..
@haniifa:
Duh… mohon maaf @mba-e, yo kita bahas Al Qur’an surah An Nisa ayat 3 :
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.
1. ADIL dalam skala Primer:
_________________________
Harta anak yatim jika termakan/digunakan dengan semena-mena sangat besar dosanya apalagi jika hanya untuk mengumbar nafsu duniawi.
Karena yang disebut ayat diatas adalah “perempuan yatim”, dan sesuai dengan kata @mba-e bahwa berjilbab adalah untuk menutup “perhiasan wanita”, jadi :
a. Harta benda wanita yatim, mis: perhiasan emas,permata, kendaraan… dsb.
b. Harta yang melekat pada dirinya, mis: kecantikan, kemolekan, budi bahasa… dsb.
Nah karena resiko yang berat ini, maka andai saja mengawini anak yatim… dan setelah harta material atau non material, memudar… kemungkinan mengabaikan tinggi (kurang kasih sayang). Padahal diayat yang lain mengatakan, jika istrimu hamil dan menyusui maka cukupkanlah sandang, pangan dan papannya. Berat bukan resikonya…
2. ADIL dalam skala Skunder:
__________________________
Disini disebutkan DUA, tiga atau empat…
Insya Allah, selama saya hidup belum pernah melihat akad nikah dua sekaligus…. mirip anak kembar tetep lahirnya satu-satu…
Nah… jadi artinya ayat tersebut adalah untuk orang yang sudah beristri (baca: pertama), kemudian hendak menikah yang ke-dua, dan pengantin wanita juga langsung menempatkan posisi ke-dua… mirip dengan permaisuri dalam suatu kerajaan.
Nahh… mungkin kesannya sarkas jika saya bilang “Wanita yang single” boleh merebut/mendapatkan kasih sayang dari seorang laki-laki yang sudah beristri.
(makanya saya suka bingung dengan pendapat ibu-ibu pokja…. si fulin adalah perebut suami orang atau istri simpenan… hehehe padahal mereka juga disimpen sebagai istri)
Dengan tingkat resiko cekcok rumah tangga dan kasih sayang terhadap anak keturunan, maka Allah lebih menyukai yang teraman buat manusia… yaitu keadilan tertier.
3. Adil dalam skala Tertier:
_________________________
Kawini Wanita seorang saja artinya membangun rumah hanya dengan satu wanita plush aturan yang berlaku di wilayah hukum kenegaraan. Masudnya begini: Akad Nikah berdasarkan Agama dan mendapatkan surat-surat resmi secara legal formal.
Atau budak-budak kekasih-kekasih yang nikah secara non legal formal artinya mengikuti syarat-syarat hukum Islam.
Nah… masalah ini yang sering disalah gunakan dengan istilah kawin kontrak… ,mereka lupa bahwa perceraian adalah “pekerjaan halal” tetapi tidak disukai oleh Allah subhanahu wa ta’ala… buktinya untuk bercerai orang harus menunggu masa iddah 3 bulan (ini di khawatirkan si wanita mengandung jabang bayi, kan nggak ADIL dunk jika wanita yang menanggung sendirian/single parent… )
Alhamdulillah… saya pribadi sampai saat ini masih sanggup One to One… , namun perlu waktu 3 tahun… menjelaskan hal ini kepada istri lho !!.
Lalu adakah keadilan yang lain buat wanita ?!
Menurut pengalaman pribadi… dan @mbo-e nya kadang-kadang sampai 4x hah huh… sementara saya kalau sudah 1x hah huh… wes kojot-kojot…
Tapi ada juga pendapat lain dari @mba Dela Luthu, silahkan baca-baca.
So…
Buat bapak-bapak nyang mau poligami… patut dipikirkeun lagi kemampuan psikologi, biologis dan harga-benda yang logis-logis.
Bagi yang sudah berpoligami, tentu merupakan kebahagian tersendiri mendapat hikmah berupa kemampuan bertindak lebih ADIL… karena memang pemberinya adalah Allah yang Maha Adil.
Buat saya sendiri kalau melihat wanita cantik atau yang molek… yaaaa…yaaa…ya meliat… ![]()
(masalahnya kalau nyupirin direktris yang cantik dan molek, aneh dunk kalau nyupirnya sambil merem… hua.ha.ha.
)
Adanya keraguan soal poligami…
tidak menjadi masalah selama kita menyakini bahwa aturan itu dari Al Qur’an, dan masalah poligami bukanlah suatau mujizat… Insya Allah ditujukan kepada seluruh Umat Manusia.
–:: POLIGAMI BUKAN KHUSUS UNTUK PARA NABI ATAU RASUL ::–
Wassalam, Haniifa.








adi isa said
ulasan yang menarik mas, saya suka dialog2nya juga…
dan memang masalah poligami dalam islam itu sebenarnya sudah diatur demikian baiknya dalam alquran, dan kebanyakan umat muslim sendiri tidak memahami maksud ayat alquran tersebut, terlebih lagi orang non muslim yang bisanya cuman sinis dengan poligami..
sampe darah tinggi gitu..heheheh
kalau zina jalan terus…asyik katanya
___________
@Mas Adi Isa
Subhanallah…
Sepertinya begitu @Mas,…. soal mau dijalankan atau tidak konsep poligami pada dasarnya dikembalikan kepada pribadi masing-masing.
Banyak kasus internal yang aneh-aneh, semisal bab Shalat…
Alhamdulillah… saya membaca artikel yang tajam dan lugas.
Wassalam, Haniifa.
ofa ragil boy said
seribu satu sih, atau mungkin tidak ada ya, yang bisa adil, tapi gw ada cerita nieh, tentang temen gw yang kawin muda dan dia kesulitan mengenai keuangan. dia curhat ma temen lain gw, begini :
” kenapa ya? katanya kalo orang dah menikah rizkinya ditambahin, ko gw sama aja kayak lagi bujangan.”
trus dijawab:
“kalo lo belum cukup dengan keuangan lo, coba lo cari lagi istri, siapa tahu rizki lo tambah banyak”
ah satu istri aja sulit ngasih makan, apa lagi dua,
lo jangan nyerah gitu, nyamuk aja masih dikasih rizki, apa lgi kita manusia,
trus kalo keuangan gw tetep kayak gitu, mau makan apa kedua istri gw?
ya lo kawin lagi, jadi mempunyai 3 istri dan kalo kondisi keuangan lo masih tetep alias kaga berubah, lo jangan kawatir ga bisa memberi makan ma istri2 lo, ya mungkin wajar satu orang tidak bisa memberi makan pada 3 orang, tapi pasti kurang ajar kalo tiga orang tidak mampu memberi makan pada 1 orang.
walah gemblung sampean.
_____________
@Mas Ofa Ragil Boy
Subhanallah…
Ada-ada saja kisah menarik dari poligami,…. namun begitu rasanya @mas saya teringat QS 3:15,
Sepertinya kita tidak bisa menilai laki-laki tersebut secara parsial… maksudnya bisa saja dari istri ke-3 nya memberikan keturunan yang baik dan shaleh… dan secara logis bisa terjadi, anggap saja si anak sangat berbakti kepada kedua orang tuanya yang serba kekurangan…. dan dengan izin Allah, anak tersebut menjadi seorang Ulama Besar…
Soal baik dan buruk hanya preogratif Allah subhanahu wa ta’ala.
Wassalam, Haniifa.
konyol said
Puah gedeg lu pade !?…
Ada udang dibalik batu
___________
@Mas Konyol
Ha.ha.ha…
Ada-ada saja, maksudnya Pak De makan gudeq plus udang …. dan @Mas Konyol ketiban batu… gitu ?!
Ayruel Chana said
Assslamu alaikum wr wb
Fakta….manusia nggak pernah puas….
laki2 demen coba2….
akhirnya keranjingan…
kalau dibiarkan lepas….
apa kata dunia???
dibatasi takkan bisa
nggak dibatasi..malah parah..
jadi ambil tengah…
dibatasai dengan Adil.
juga dibatasi jumlah nya cuma 4
jadi terarah….
bukan asal arah…
wassalam
____________
Wa’alaikum Salam, @Mas Ayruel Chana.
Alhamdulillah…
hapitri said
huhuhuhu… mas Haniifa pandai kali mempergunakan percapakan kita
(saya lajang beneran kok
)
yang saya tidak mengerti, kenapa pria2 seperti mas2 disini membahas akan kemungkinan menikahi beberapa orang wanita, padahal 1 aja susah bgt ngurusnya??
ini sama ajah kaya, cuma punya 1 buah gelas air yg terisi penuh, tapi ngomongin pengen ngisi gelas dengan 1 galon aqua…
it’s over your capacity, don’t you think?
kalo memang ga sanggup, ya ga usang ngandai2… kasian tuh hal2 lain yang ada dalam kepala jadi engga terpikirkan, soalnya cuma mikirin berapa wanita yang bisa dikawinin… (kok jadi jorok yah?!:D)
-jangan lah kalian bicarakan apa-apa saja yang kalian boleh perbuat, tapi pikirkan apa-apa saja yang kalian tidak boleh perbuat, agar amal kalian tdk sia2 nantinya-
salam!
_____________________


Salam Kembali, @Mba Hapitri
Syukurlah… kalau sudah tau rumusnya
Sedikit saran neeh:
1. Cari yang agak muda (maksudnya kemudaannya… wes limit ente)
2. Cari yang berkepribadian super tinggi: Mobil, Rumah, Vila, Perusahaan… pribadi, wah… pokoke semuah pribadi ajah.
3. Cari yang guanteng, gagah, keren, baik, ramah, lucu, imut-imut.. and so on.
4. Yang terpenting layani luar n dalam dengan ketulusan…
___________
it’s over your capacity, don’t you think?
Wahh… maksudnya Capasitor yach ?!
Katanya kalau kapasitor kelebihan beban listrik…. memang meledak.
Deuh mba-e pinter banget… memang laki-laki itu seperti Kapasitor.
Buktinya: Raja-raja istrinya banyak, begitu juga para pemimpin.
____________
(kok jadi jorok yah?! )
Wahh… kok aneh yah, rasane calon dokter…. ngorek-ngorek mayat nggak disebut jorok.
Deuh… masa cuma nulis hah-huh disebut jorok, ah.. mba-e mulai nggak Adil neeh
____________
Saran di atas diterima, tetapi mohon maaf saya juga tidak pernah tahu kapan dan dimana dilahirkan…. , semuanya dikembalikan kepada Allah yang Maha Adil
Wassalam, Haniifa.
agorsiloku said
kalau takut tidak bisa adil….
dan
pasti kamu tidak bisa berbuat adil…
maka jika kamu menikahi lebih dari satu… maka kamu pasti bisa adil.
wah … kalau begini rumusnya kan.. hang kalkulasinya kang…

(tapi ingin sih poligami… tapi, sebagai anggota isti…. nggak lah.. insya Allah).
____________
@Mas Agorsiloku
Subhanallah…
Saya jadi teringat QS 2:286, “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya,…”
Dan terbukti, waktu bujangan selalu terpikir dalam benak…
Apa sanggup gitu nikah ?!
Padahal kedua orang tua sudah tiada, gaji hanya cukup untuk makan sendiri, nggak punya rumah…. dsb.
Anehnya sekarang punya rumah sendiri (walau suka bocor-bocor), punya mobil walaupun penyok… punya anak enem lho @mas, dan luar biasanya sampai saat ini masih bisa ngetik…
Dino Aja Deh said
@Bapak Agorsiloku, yang terhormat

punya anak berapa, pak? 1, 2, 3? Bagaimana ngebagi kasih sayang orang tua bagi anak lebih dari 1, biar dikatakan ortu yg adil? Kalo punya anak 1 ajah gimana tau jadi ortu yg adil? Kalo punya 1 istri gimana tau bisa adil? lah belum dicoba khan.
Apakah kasih sayang ortu yg anaknya banyak jadi habis dibagi? khan tidak. Kalkulasi seperti apa itu?
Pernah guru saya berkata lihat di sirkus kok orang bisa naik speda roda 1. Naik speda waktu kecil juga gak kebayang kok speda itu bisa seimbang dan maju. Wajar jatuh asal mau mencoba lagi, gak trauma. Pernah khan mengajari anak2 naik speda?
weh … kok jadi panjang… maaf bukan bermaksud apa2. hanya sempet kepikiran seperti itu saja. Mungkin ada ahli yg laen yg bisa menghitung secara matematis
_______________
@Mas Dino Aja Deh
Wahhh.. kalau matematik bingung neeh…
Waktu Kecil roda tiga…. Setelah dewasa roda dua (speda), kemudian roda tiga lagi (bemo), kemudian terakhir roda empat(mobil)
ha.ha.ha… tapi belajar sepeda roda SATU lebih sulit menjaga keseimbangannya yach @mas !!
Jikalau Roda DUA-nya bermesin bagaimana ?!
Wassalam, Haniifa.
agorsiloku said
maka jika kamu menikahi lebih dari satu… maka kamu pasti bisa adil.–>
Allah Swt menyampaikan :
QS 4. An Nisaa’129. Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu, walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Karena Allah menyampaikan bahwa kamu sekali-kali tidak akan dapat berbuat adil, maka jika menikah lebih dari satu dan “pasti” bisa adil itu tidak sesuai dengan semangat yang disampaikan surat di atas.
Persoalan adil kepada dua anak atau lebih, berbeda konsepsinya dengan dua isteri.
Pada titik berpikir ini maka, kalkulasi akan hang. Ini pemahaman saya terhadap ayat An Nissa di atas.
Salam, agor.
____________
@Mas Agorsiloku
Pada titik berpikir ini maka, kalkulasi akan hang ?!
Subhanallah…
Dengan rendah hati, saya perjelas maksud dari kalimat sbb:
“–:: POLIGAMI BUKAN KHUSUS UNTUK PARA NABI ATAU RASUL ::–”
a. Al Qur’an surah An Nisaa 1-5 := satu hamzah (baca: atau 1 ‘ain)
Isi pokok pembahasan mengenai poligami, yang dicontohkan oleh perilaku para Nabi… (baik Nabi Ibrahim a.s maupun Nabi Muhammad s.a.w)
b. Al Qur’an surah An Nisaa 127-134 := satu hamzah (baca: 1 ‘ain).
Isi pokok pembahasan mengenai fatwa Rasulullah mengenai para wanita yang dipoligami oleh sahabat-sahabat beliau (bukti sejarah: Abu bakr as Sidiq, Umar bin Khatab, Usman bin Afan dan Ali bin Abd Thalib… dsb…. baik sejarawan muslim atau non muslim semua sepakat soal poligami)
Sehingga…..
Apa yang terjadi pada file HTML, PHP, ASP atau Java Script jika tampa header ?!
Jika header file HTML benar, kemudian didalamnya terdapat header untuk script yang lain dengan cara penulisan yang benar dan sesuai prosedur.
)
Apakah browser HANG ?!
(kecuali sang browser ditempeli akismet and sok on…
Mohon di perhitungkan kembali apakah layak menempatkan pointer pada posisi QS 3:129 ?!
Aturannya Insya Allah sudah sangat jelas.
Al Qur’an surah An Nisaa 127-134 := satu ‘ain.
Saya hanya membaca tafsiran yang diketuai oleh Prof. R.H.A Soenarjo, SH dan saya yakin sekali tafsiran tim beliau tidak keliru, namun soal pemahaman kita berbeda itu lain soal.
Wassalam, Haniifa.
rondo royal said
enakan poliandri om….:)
Kalo ngikutin agama mah semua bisa jadi ustad/pendeta/biksu dll yang ngerasa dirinya paling ngerti, nantinya malah kaya urusan kecap nomer satu…
Tapi kalo ngikutin perkembangan zaman yaaa….hehehehe…poliandri is bedest eh the best, bisa dibayangkan kaum laki2 berjuang bahu membahu mencari nafkah hanya untuk seorang istri….hanya dilandasi oleh rasa cinta dan kasih sayang terhadap sesama makhluk hidup yang hidup di dunia….
__________________
@Tante Rondo Royal
Wahhh… tante suka maen poli sama Om Andri, ikutan dunk ?!
___
Hanya dilandasi oleh rasa cinta dan kasih sayang terhadap sesama makhluk hidup yang hidup di dunia….
Tante belon menopause yach…. nah bagaimana jika tante menopuse sementara si Oom masih Oke Doge ?!
Iman boleh kuat tante… tapi si IMIN jangan dibuat-buat dunk…
Trim’s atas kunjuangan, jangan lupa bawa oleh-oleh yang banyak.
Wassalam, Haniifa.
Irlander said
@Rondo Royal
Poliandri…!!! Khikhikhii…gak bisa ngebanyangin kalo bapak2nya saling adu jotos krn saling klaim orok yg lahir dari muntahan pancurannya syapah…..
Begitupun dgn kebalikannya,,, bapak2nya pada gak mau btg jwb krn belum tahu “kecebong” mana yg menangan (buat bpk2 yg mau ngeles biar duitnya teuteup utuh krn ketagihan ke lokalizazi).
- Rondo Royal : Yo tes DNA to maaasss…
- Irlander bilang : emang murah biayanya..!!!
- Rondo Royal : Loh kalo laki2nya beduit why nyot….why nyoooot!!!
- Irlander : oooo….besok2 tiap istrinya lahiran ada biaya tambahan buat tes DNA gitu…??? lah kalo yg satunya kere apa gak jotos-jotosan lagi tuh mbak……bwihihihi…dasar otak lobster saos kecap….
Begitu toh bro haniif
Salam anget juminget……
haniifa said
@Bro Irlander
Kemungkinan beliau menganalisa, ceramahe si @mbo-e sing dodol Jamu Cap Kutu Kupret yang ingin Poliandri…. trus nggak kesampean kali.
Salam anget juminget, kembali.
#Haniifa.
hapitri said
wakakaakaka… tante rondo royal wakaakkaakakaka..
mas mas… pasti kaget deh… itu mas rondo royal namanya huahahaha…
More Power to you mas RR!!
tapi saya sebagai wanita yang tidak mau berbagi… juga tak mau membagi… hehehe… one on one ajah…
@mas haniifa… iya deh… salah kata kok jadi mesum yah?!


iya mas… krn kita ga tau kapan lahir & kapan mati… baiknya kan fokus tuh memperbanyak amal ibadah dan bukan menabung napsu birahi
saia engga mencari harta, penampilan dan segala yg materialistik dari calon suami saya mas… yang penting dia hrs bisa ngimbanin (nilai plus kl lebih) saya
@mas Dino ajah…
mas ini lajang ga?? huahahaaha… (sapa tau ketemu jodoh kan saya?!?! hihihihi)
you took those words out of my mouth!! “respect!!”
bener mas, lah wong sama anak ajah ga bisa adil seadil2nya… ini lagi sama istri…
@mas Argo…
piye tho?? iku kata2 pertama sekali sudah jelas
Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri
___________
@Mba Hapitri
Astaghfirullah….
Jadi beliau laki-laki ya… makanya saya ragu-ragu !!!, untung dicetak tebel tulisannya.
Duhhh… jangan salah sangka ya @Om, maksud saya panggil tante-kan istrinya Om itu namanya Tante…
________
Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri
@mboe-mboe
Khan udah di jelaskeun… itu ayat pada posisi BODY, rasanya kalau bikin ktp yang diperlukan pas photo kepala… bukan pas photo body ?!
Wassalam, Haniifa.
hapitri said
huuaaaaaaaaaa saaaaayaaaaaaaaa sallaaahhhh baca!!!
(kebiasaaan buruk!!!)
saia pikir mas Dino membicarakan hal yang sama dengan saya… ternyata mas Dino ini tipe yang pengen tau rasanya ke cebur jurang dg menceburkan diri hehehehe…
saya tarik lagi pernyataan saya buat Mas Dino!
iya mas Dino, katanya kecebur jurang engga sakit, malah enak… coba deh mas… Kan engga tau rasanya sampe mas nyebur sendiri kejurang!!
____________________
@Mba Hapitri
Kecebur jurang kebahagiaan dunia dan akhirat ?! mau-mau dunk
konyol said
Kalau sepeda roda satunya bermesin, bagaimana ?!
___________
)
@Mas Konyol
Kalau yang beroda dua, bermesin ganda bagaimana ?!
(deuh… jadi inget motor 2 silinder
rondo royal said
om haniifa,
Itulah perbedaannya om, kalo memang ngerasa laki2 itu kalau sudah tua masih kuwat goyang, ya monggo dari awal mencari yang lebih muda (jangan sampe pedopilia lho)….tapi ya itu, tanggung sendiri akibatnya kalau ternyata pas udah tuwa cuma jadi hiasan hidup, si perempuannya atau istri akan mencari kesenangan. coba dibayangken, sakit hati nda kalau kjadianya gitchu…kalau dr awal sudah jelas poliandri kan enak, suami tahu si istri bermain dengan siapa, gitu tho…itu hanya contoh kecil lho ya dalam kehidupan nyata manusia yang lemah IMAN tp merasa kuwat IMIN hehehehe…
Sebenarnya manusia dalam berbagai jenis kelamin itu punya nafsu yang sama, cuma dalam kehidupan sehari2, laki2 lebih bisa bercerita dan laki2 pegang kendali karena diberkahi sebuah IMIN tadi sehingga image yang kita tangkap itu ya..seperti sekarang ini. Perempuan aq bilang lebih bisa nrimo karena laki2 paling gampang dibohongi soal IMIN-nya tadi karena itu dianggap menyangkut harga diri laki2.
Sebelumnya mohon maaf lho kalau ada pembaca jadi tersinggung or kepikiran soal IMIN-nya hehehehehehe….
____________
)
@Om-nya Tante Rondo Royal
Rasanya @Om melihat kasus Pendekar @Ryan dari Jombang… secara partial yach….
Mengapa bisa terjadi ?!
Remaja putra diasramakan / tidur berdempetan dengan sesamanya…
Oom pernah mimpi xxx khan. ?!
Coba Oom datangi sekolah-sekolah yang menggunakan metoda asrama… tanyakeun kasus HOMOSEX.
(Ayam jantan ajah ngejar betina Om… dan dibela-belain duel… sang pemenang hah-huh sendiri nggak dibagi-bagi…
Deuh…. si Oom kok kalah sama ayam seeh ?!
Wassalam, Haniifa.
hapitri said
@konyol..
Gasss pooollll masss…. hahaahahaa….
(gw kok ga ngerti ya?!)
_________
konyol said
@hapitri
sama gw jg kagak ngarti ?!
wkwkwkw… ky kura-kura dalam perahu
___________
@
hapitri said
@konyol
pura2 ga tahu??
orang yang aneh… analogi pria memang ga jelaaassss…
_________
@
Dino Aja Deh said
@Hapitri
. Kata orang tua mah jangan sompral (takabur?). Cinta dan benci sekedarnya sajalah, karena kalo terlalu segalanya suka berubah sebaliknya. Saya bukan pelaku poligami, tetapi tidak berlebihan menolak/menerima.
apalagi 2 3 4 . Logikanya mungkin begitu, bagi yang tidak mampu. Tapi bagi yg mampu seh gak masalah. Jadi itu tergantung pelakunya saja memilih.
Saya ingat Pak Guru ngajarin bahwa jodoh pati bahagia celaka itu rahasia Tuhan. Kita gak ada yang tau khan itu apa dan bagaimananya? Kita gak tau kalo sekarang anti poligami eh tiba2 suatu hari di depan karena satu dan lain hal mau gak mau jadi pelakunya
Mengenai musti merasakan sakitnya jatuh ke jurang, khan gak perlu jatuh ke jurang. Tetapi juga tentunya yang gak pernah mengalami jatuh ke jurang tentunya sakitnya hanya andai2 saja
Punya istri 1 aja dah repot
Saya ingat Pak Guru pernah berkata ga boleh minta diringankan beban tapi minta saja tambahan kekuatan agar mampu menanggung beban lebih banyak. Wanita yang ditanggung laki2 kok, yg tau kekuatannya ya laki2. Klo laki2nya mutusin nanggung 1 yo wis, mo banyak yo silahken. Klo wanitanya gak mau dimadu yo monggo2 ae. Sing penting rukun2 ae podo kabeh yo.
_________
@
konyol said
@hapitri
apa yg g jlas?
kalo kamu jadi kura,kura sy jd perahu
kalo kamu pura-pura sy g mau
@hanifa
kamu rupa kura, aku bukan kamu…
___________
@Mas Konyol
ha.ha.ha. tahu rupa darimana @Mas…
Dino Aja Deh said
@bapak Agorsiloku yang terhormat
Kalo Alloh bilang manusia lemah, bodoh, gak bisa adil dll. ya gpp lha wong pencipta manusia ya. Justru saya menangkap pesan kalimat tersebut agar manusia selalu bergantung pada Alloh. Manusia yang lemah, bodoh, ga mampu adil ya sudah selayaknya mohon petunjuk dan kekuatan dariNya agar mampu menjalankan tugas memimpin bumi ini sesuai dengan titahNya.
Bagi saya, gak pusiang ma poligami atow tetek bengek matematis islam, yang penting bagaimana bisa hidup dibawah naungan petunjukNya. Saya ingin punya iman sesederhana Bilal dan Amr bin Yasir gak lebih gak kurang.
Dino Aja Deh said
@Hapitri
bener 100%. Maksud saya memang seperti apa yang anda pikirkan. Hanya mungkin gaya bahasanya aja yang berbeda (nyeleneh?). Gimana mo poligami, nyari wanita yg tepat untuk jadi istri yg baik itu sulitnya minta ampun. Apalagi untuk nyari wanita yg mao dimadu atow jadi istri kedua dst. Tidak semudah pilem Berbagi Suami, kenyataannya suliiit sekali. Banyak faktor yg sangat berat, termasuk judgement masyarakat dll. Tapi mendingan mana poligami atow jajan sate kambing? ya terserah itu mah. Pilih mana? terserah anda … hehe
Mbak/Teh Hapitri gak salah baca kok
hapitri said
@mas dino
waduuhh mas… itu memang benaaar… susah nyari satu ajah, pake gaya2an mau 2, 3, …10
ck ck ck… mas, itu namanya cobaan… bisa apa engga kita nahan napsu birahi hanya untuk satu orang?

lah orang yang berserah diri di jalan Allah kan harusnya mengerti dong… namanya ujian kan ada jebakan2 betmen
Manusia yang benar harusnya tidak dikendalikan oleh hawa napsunya, jangan lah mas kasih pilihan kawin lagi atau jajan… hrsnya kl bernapsu terhadap wanita yang bukan milikmu, maka shalatlah kamu
(kalo bisa wudhu pake aer eess biar segeerrr pikirannya)
hihihi… iman yang sederhana itu yang paling sulit mas… percaya, ya udah percaya ajah… tapi hrs percaya sama yang benar, nah kl tau2 percaya bahwa jihad bom bunuh diri benar malah jadi repot kan??
@konyol
pura2 apa sechh?
__________
@
Mungkin maksudnya @Mas Konyol pura-pura berupa kuya, gitu kan @mas ?!
Dino Aja Deh said
@Hapitri
Islam menghargai setiap nyawa, apa lagi nyawa seorang mukmin. Nyawa seorang mukmin itu mahal sekali, bahkan 2 bumi ini isinya emas luar dalam, tidak akan mampu membayar nyawa seorang mukmin sejati. Islam yg benar tidak akan menyia-nyiakan 1 nyawapun untuk dikorbankan untuk sebuah bom bunuh diri walaupun untuk jihad katanya. Pemimpin Islam yg benar tidak akan melakukan kerusakan kepada alam dan makhluk hidup, karena nanti dia akan mempertanggungjawabkan apa yg dipimpinnya.
Seorang laki2 mukmin bersandarkan pada keyakinan (ikhsan) dimanapun hanya Alloh Yang Maha Melihat, tidak akan melakukan perbuatan yg akan menghinakan dirinya disisi Alloh Ta’ala. Tentunya menghadapi cobaan dunia, seorang mukmin sejati hanya bergantung pada Alloh semata, berharap ridlo dan perlindunganNya.
________
Dino Aja Deh said
@Hapitri
bukan hanya tanggung jawab duniawi juga ukhrowi.
Seorang wanita mukminah, juga nilainya sangaaat mahal sekali tentunya. Seorang suami yg menghargai wanita mukmin tidak akan menyia-nyiakan untuk sebuah kenikmatan tubuh (birahi liar) wanita yg bukan haknya. Jasa seorang wanita menyambung nyawa melahirkan anak2 tidak akan dapat tergantikan oleh apapun. Siapa yg mau mengorbankan nyawa seperti seorang wanita itu? Dalam bahasan poligami semestinya laki2 diingatkan seberapa besar penghargaannya terhadap istrinya sebelum memutuskan mengambil wanita lain sebagai istri berikutnya. Masalahnya pada tanggung jawab yg berat sekali akan dipikulnya melebihi sekedar kenikmatan badani (birahi) semata. Secara matematis beratnya 2 pangkat n (n= jumlah istri)
________
Dino Aja Deh said
@Hapitri
) Ah…memang aneh dunia ini.
Karena ini bahasannya poligami di mata wanita, ada fenomena wanita lajang lebih merasa safe menikahi laki2 yg sudah beristri lho (kok aneh?). Apalagi laki2 itu memelihara istrinya dengan baik. Kenapa coba?
Memang selayaknya wanita lajang menikahi laki2 lajang pula, tetapi sesama lajang bagaimanapun baru di dunia perkawinan. Berbagai hal baru bagi mereka, tetapi bagi laki2 yg sudah menikah setidaknya hal2 itu pernah dilewati (pengalaman).
Pria lajang yg tampaknya baik, sopan n romantis saat berpacaran belum tentu setelah menikah. Saat kerumitan rumah tangga mendera, bisa saja berubah 180 derajat.
Sementara pria beristri apalagi yg baik, sudah dapatlah dipastikan memang baik. (tp belum tentu jg lho
________
@Mas Dino Aja Deh
Deuh.. mudah-mudahan @mba-e ngikuti saranku
Dino Aja Deh said
@Hapitri
Iman yg sederhana kok sulit? Apa ga lebih sulit lagi iman yg rumit? Sewaktu kecil khan cuman diajarin hal2 sederhana seperti baca doa makan, tidur, ke wc, sholat, puasa dll. Semakin besar semakin rumit, semakin banyak bacaan dan do’a, tetapi ingat bangunan yg rumit seperti menara Eifel didasarnya haruslah kuat menopang bangunan diatasnya. Semakin tinggi bangunan, pondasi dasar yg dibangun semakin kuat (seharusnya?)
___________
@
More than word, @mas…
Dino Aja Deh said
@RR
poliandri??? sejumlah laki2 mau bertanggung jawab atas 1 perempuan yg mau digituin ??? rasanya akan jadi sesuatu yg lebih parah dari poligami. Kalo poligami anak dari hasil hubungan jelas bapaknya lah mana ada laki2 yg mau bertanggung jawab ngurusin anak yg ga jelas bapaknya??? Ini negara hukum lho, kasus hukum anak akan dibawa kemanapun hingga kapanpun. Hukum waris, perdata, atau pidana berhubungan antara anak dan bapaknya. Jujur saja sangat sedikit sebenarnya laki2 yg bertanggung jawab sampai sejauh itu. Berbeda kalo jelas bapaknya, sang bapak akan membela mati2an anaknya bahkan sampai mengorbankan nyawanya sekalipun.
_________
@
Subhanallah…
Saya mungkin bukan suami yang baik, namun apakah harus melupakan istri yang telah memperjuangkan dengan keselamatan bahkan nyawanya sendiri manakala melahirkan anak-anak keturunan saya ?!
Adakah yang sanggup menghapus kenangan indah, saat-saat pertama berumah tangga ?!
Adakah yang sanggup menghapus kenangan bahagia, saat-saat memperoleh anak pertama ?!
Adakah yang sanggup melebihi kebersamaan setelah sekian lama berumah tangga dengan istri pertama ?!
(wajar bukan jika Allah tidak menyukai perceraian… walaupun adalah dihalalkan)
Yaa…Allahu rabbil’alamin, janganlah Kau butakan mataku setelah Kau bukakan mataku (lahiriah dan bathiniah)…. , Amin.
Wassalam, Haniifa.
Dino Aja Deh said
@RR
orang yg ngikutin agama gak harus jadi ustad/pendeta/biksu/saint kok…naluriah manusia itu pengen hidupnya bener, teratur, baik, senang, bahagia dll. Apa saja hal-hal yg dibutuhin untuk itu? Silahkan aja dipikirin, hanya saja dengan ngikutin agama ada panduan yg jelas semestinya seperti apa seh hidup itu. Mau bebas sebebas-bebasnya dari agama (aturan) juga boleh, tapi apa bisa??? Ada cerita orang2 nudist di pulau nudist yg ngebebasin ngelakuin apa aja semau2nya sekalipun tetap menerapkan aturan2 agar dapat hidup dengan bener di sana, yah minimal jangan pake baju.
_________
@
Dino Aja Deh said
@RR
Harga diri laki2 pada IMIN nya?? gak jelas deh. Menurut orang mana ya??? Emang mau gitu laki2 dihargain karena IMIN ???. Manusia dihargai adalah karena ingin dicintai dan bisa mencintai. Dirinya eksis di bumi sebagai pribadi yg menjunjung tinggi harkat dan martabat dirinya dan orang lain. Tidak masalah phisicly, ingat aturan emas : lakukan apa yg ingin orang lain lakukan kepadamu.
_________
@Mas Dino Aja Deh
lakukan apa yg ingin orang lain lakukan kepadamu. ?!
wahh… saya kurang jelast maksudnya neeh.
lovepassword said
@Hapitri : Over your Capacity? Kalo memang over ya mestinya memang tidak dilakukan. Ini kalo over lho ya? Tapi bagaimana kalo nggak over mbak Hapitri? Hi Hi Hi
______________
@Mas Lovepassword
ha.ha.ha
Poligami jadi POLOgami dunk… service over !!
hapitri said
jawab dari bawah aaahhh
@LP
memang seberapa besar hatimu?
seberapa luas jangkauanmu?
seberapa banyak penghasilanmu?
hahahaha… hati wanita itu ga pernah puas mas… kami selalu haus cinta dari orang2 yg kami cintai…
lah mas, “berhentilah makan sebelum kau kenyang…”
artinya mas… ga usah pol2an.. yg penting cukup ajah!
@mas Dino
kalo yang rumit kan karena dikasih pernak-pernik hiasan dan bumbu..
malah yang sederhana yang sulit… krn kita hrs berupaya keras agar keimanan kita jadi berarti dimata Tuhan dan bisa ‘berlalu dari ketelanjangan kita’ (-khalil gibran)
masalah wanita lbh merasa ‘aman’ dg pria menikah… (MUNGKIN ya) karena mereka lebih gampang dipegang (kan ga mungkin lari kemana2 krn pny keluarga), lebih gampang diandalkan (soalnya udah berani nikah), lebih matang (krn terlihat tahu apa yg diinginkan)… etc. etc.
sedangkan untuk pria lajang, nah silahkan baca lagi tapi jangan lupa sisipkan kata TIDAK diantara kata2 tersebut
- menghargai wanita muslimah…
itulah… hrsnya pernikahan itu tentang saling menghargai, mensyukuri… ini kok para lelaki cuma ngomongin keunggulan boleh poligami lah… mau istri yg lebih muda, lebih cantik, lebih.. lebih…
padahal udah punya satu yang berlebih dirumah (untung masih ada perempuan yang mau sama dia kan?!)
kaya binatang ajah yg engga bisa ngontrol napsu birahi…
ada feromone dikit langsung…. huahaha… ayolah.. kita ini manusia, punya derajat lebih tinggi daripada bonobo monkey
___________
Schack.. @Mas Dino
Schack stiiirrr…. @Mas LP
Service Over…
WEDUL SHERINIAN said
HEHEHE….Andaikan gue ini orang terganteng, dan dikejar-kejar banyak cewek Tajir. Sampe-sampe mereka mau dimadu….bahagianya Hidup ini…(Siang-siang ngimpi)
___________
@Mas Wedul Sherinian
Insya Allah @mas, walaupun baru bisa berandai-andai…
Trim’s atas kunjungannya.
Wassalam, Haniifa.
erander said
*wah, mesti siap² dilamar nih*
_____________
@Bang Erander
Melamar atawa di Lamar sama aja kok @Bang… mungkin kayak pacaran dulu… kadang jadi lupa siapa yang duluan menyatakan bla…bla…
Dino Aja Deh said
@Hapitri
Betul sekali saya setuju dengan anda.
Pernah ortu saya bilang yg hampir hilang pada pendidikan dewasa ini adalah pendidikan budi pekerti. Dunia pendidikan hanya mementingkan transfer iptek, hingga saya lihat sekarang makin banyak anak sekolah dari tingkat sd sampe st berlakunya kek preman. Seolah dunia ini dipenuhi oleh hukum rimba dan binatang2 buas. Berhadapan dengan orang seolah itu mangsa empuk. Tidak ada lagi penghargaan sebagai sesama manusia, penghormatan kepada orang tua dan guru, perlindungan kepada kaum perempuan, anak2, dua’fa, kasih sayang yg tulus, nilai2 tinggi akhlakul karimah contoh dari para rasul dan Nabi.
Ditengah kondisi chaos seperti itu, klo qt tidak berusaha kembali mencari mata air jernih tuntunan Al Qur’an dan sunnah para Anbiyya, ya bakalan terbawa kisruh arus globalisasi. Jati diri pupus karena harus mengganti topeng setiap saat. Nilai2 luhur seni budaya merosot berganti nilai komersialisasi.
____________
Subhanallah…
hapitri said
@WEDUL SHERINIAN
^
^
contoh nyata dari pria kebanyakan… kepalanya engga diatas, tapi dibawah
@Erander
huahahahahaha… ya ya ya… siap2 bung! jangan lupa sewa body guard yang byk kalau2 saja para istri murka…
“Hell Hath No Fury Like A Woman Scorned…”
____________
Schack.. @Mas Wedul Sherinian
Schack stiiirrr…. @Bang Erander
Service Over.
hapitri said
@Dino
yah itu lah kenapa saya kurang senang dg pembicaraan poligami…
para pria membicarakan kami selayaknya kami seonggok daging yang bisa diambil dan dibuang kapanpun mereka mau.
dan maaf, dari cara para pria membicarakannya… duh menjijikkan sekali… sok2an menjual dan memakai topeng ayat2 alquran, dalil2, dll…
padahal intinya sama saja, bahwa para pria itu menyerah pada dorongan napsu birahi binatang.
saya sech engga menentang bahwa pada dasarnya, secara genetik, mahkluk jantan memang poligamis
yah sekarang kan tinggal pilih… disebut makhluk jantan (yg terus2an mengejar kenikmatan badani) atau manusia (yg mampu mengontrol hawa napsu & dorongan2 liar)?
bicara soal pengkomersialan…
apakah anda sadar bahwa “poligami” sdah dikomersialkan? di komunikasikan seakan itu normal dan wajar?
hehehehe… tak percaya??
silahkan hitung film2 yg bernuansa poligami yg muncul belakangan ini… saya engga heran kl dimasa depan ada yg mengiklankan poligami, atau bahkan menjual… eh, udah ada yaahh?? hihihi…. kawin kontraaakkk!!! huahahaha…
___________
@Mba Hapitri
Rasanya saya kurang jelast mengenai, Apakah anda sadar bahwa “poligami” sdah dikomersialkan?
Bisa lebih rincikan ?!
Wassalam, Haniifa
WEDUL SHERINIAN said
@HAPITRI
contoh nyata dari pria kebanyakan… kepalanya engga diatas, tapi dibawah
****************************************************************
Lho mbak kepalanya tetap diatas mbak, yang bawah juga ada kepalanya lho, punya dua. Itulah kelebihan cowok…hehehe. kepala pundak lutut kaki lutut kaki
____________
hapitri said
@wedul
heee?? emang kepala yang diatas bukannya cuma hiasan yah?
___________
@
Makanya hiasan buat para ceweq kudu pakai Jilbab…
Ayruel Chana said
wach…seru nich…
__________
@
Nonton gratis… komen bayar
lovepassword said
memang seberapa besar hatimu?
seberapa luas jangkauanmu?
seberapa banyak penghasilanmu?
Waduh pertanyaanmu serem deh. Hi Hi Hi.
_________
@
hihihi…
Dino Aja Deh said
@Hapitri
mereka menerapkan PP 10 lho.
Wah…sudah sejauh itu ya?? Saya seh ga gt concern sama poligami, yah biasa2 aja deh. Seperti nonton pelem lah…pelem akan jalan terus mo qt tonton atow tidak khan? ada iklan poligami? gak diiklanin jg dah banyak.
Ga semua laki2 sengeri itu sama wanita lho…Lihat Presiden, Para Menteri, dll. begitu setianya sama istrinya, pasti banyak yg mao…
Tapi hati2!!! teladan qt khan Nabi dan Rasul Alloh. Masalahnya mao tow tidak ngikutin dengan benar.
_________
@
Deuh… @Mas Dino senasib dech… baru bisa Omdo
hapitri said
@LP
itu lah beberapa hal kecil yang hrs dipertimbangkan saat kamu membicarakan poligami
@Dino
hehehe… Dino, nabi muhammad juga punya istri byk krn diperintah langsung sama Allah kalee…. emang situ dapet surat perintah juga?? ehehehe….
nabi muhammad memerangi musuhnya, apa kita juga hrs angkat senjata & bunuh orang hari ini? (kan muhammad teladannya)… hati2 dalam mengartikan dan memahami teladan nabi muhammad…
tidak selamanya hal tersebut sesuai dg kita… saat ini, yg perlu kita perangi adalah diri kita sendiri.
hawa napsu kita
ambisi kita
keinginan kita
keangkuhan kita
dll… itu yang menjadi musuh sesungguhnya
teladani ketekunan dan keteguhan hati nabi muhammad untuk ini… BUKAN BUAT POLIGAMI!!!
@Ayruel
hehehe… nonton bayar mas
udah aaahh… saia ga komen lagi…
kan karakter saya agnostik hehehe
________________
@
Kalau ngisi soal biasanya jawab dulu yang gampang…. jadi gampangnya teladani dulu
-di-Poligami… baru jawab soal berikutnya…adi isa said
wow,..ternyata artikel kang haniifa ini jadi semakin heboh aja..hehehe..
__________
@Kang Adi Isa
wahh…. gitu yach
rondo royal said
@dino aja deh
Aq njawabnya gabungan aja yah….maklum, hidup didaerah terpencil agak sulit dapet internet….
Parah dari poligami karena poligami sendiri dimasa sekarang sudah parah om/jeng, coba om/jeng dino hang-out sama laki2 yang punya bbrp istri deh (kumpulannya mereka), sering kali yang diobrolkan hanyalah masalah kekuatan IMIN nya. Pdahal agama yang dijadikan panduan tidak pernah membesar2kan soal IMIN, malahan yang dibesar2kan adalah mengasihi sesama manusia (dalam bentuk yang riil, misal waktu zaman dahulu karena banyak istri2 ditinggalmati suami di medan perang) hal seperti itu tidak bisa dianut sampai sekarang apalagi di indonesia kecuali indonesia sedang perang (bukan begitu bukan?).
Laki2 yang sudah memutuskan untuk poligami or poliandri tentunya sudah berpikir (lha wong Gusti itu menciptakan manusia plus otakk biar ngga sering ngerepotin Penciptanya), krn dalam hal ini poliandri, maka anak yang dihasilkan eh dilahirkan dari rahim istri mereka adalah anak mereka yang harus diberikan kasih sayang dan tanggung jawab dalam berbagai hal tanpa harus memandang anak itu sebenarnya bapaknya asli yang mana. jadi dalam hal ini pikiran jelek dan tipikal artis dan pejabat (yg sebentar2 nuntut dgn alasan negara hukum) itu hendaknya ditinggalkan dan lebih kembali ke falsafah awal negara ini seperti sila ke-4 dalam pancasila. “Manusia dihargai adalah karena ingin dicintai dan bisa mencintai. Dirinya eksis di bumi sebagai pribadi yg menjunjung tinggi harkat dan martabat dirinya dan orang lain” nah kalo quote ini cocok nya ya buat poliandri sendiri…
maturnuwun tararengkyu epribodih…
____________
@
Landasan bernegara… berbeda dengan Landasan Beragama…
Dan dalam landasan bernegara kita, nomor wahid and supersangat setiwap warga negara Indonesia WAJIB BERAGAMA…. artinya untuk prosesi and-sok-on dalam Agama, Negara Ini memberikan kebebasan sebebas-bebasnya sesuai dengan Agama-nya masing-masing.
Ingat SILA PERTAMA… ?!
ahsinmuslim said
hi..hi..jadi ingat saat ma’e(nenek Oik, idola cilik) nyanyikan lagu “klik” nya Ussy.
seharusnya, “I will do it”, tapi malah di gubah menjadi “ambil duit..ambil duit..”. he..he…
salam kenal mbak..
_______________
@Mas Ahsinmuslim
Salam, Kenal kembali…
Saya baru cukur jengot dikit and kumis, lho
Trim’s atas kunjungannya, Haniifa.
liecha said
waduh.. aku orangnya setia…
nggak tau tentang poligami…
Oyonk said
Poligami itu merupakan tuntutan dan kebutuhan sehingga islam mengatur masalah itu secara jelas dan tegas. ” kalau tidak sanggup berlaku adali ya jangan ”
Tidak boleh menikah . itu baru perlu dipertanyakan. ya ngak mas ?
Terimakasih
ditunggu kunjungan dan dukungannya
WEDUL SHERINIAN said
@Hapitri
Enaknya di Surga nanti, gak minta Poligami malah dikasih Poligami Gratis…hehehe
adi isa said
^wedul
koq, bisa gitu sih?..
di surga versi mana tuh?
___________
@
mungkin syurga-syurga-an…
ahsinmuslim said
waduh, salah sebut nih.
saya kira siempunya blog ini adalah wanita
tidak tahunya…he..he..cucu keturunan Adam
afwan sanget kang.
inilah dampaknya klo silaturahmi gak permisi dulu, langsung nylonong masuk aja. he..he..
peace…!!!
________
@
No wat-wat…. (oke-oke wae)
ahsinmuslim said
poligami ya..
selama Islam tidak melarang seorang laki-laki untuk berpoligami. maka selama itupula saya tidak akan menolak poligami.
saya sangat setuju, bahwa meski islam tidak melarang poligami, tapi siapapun laki-laki yang punya niatan atau hendak berpoligami, harus berpikir dan mempersiapkan matang-matang. karena dibutuhkan persyaratan yang tidak mudah sehingga Allah Ta’ala memperbolehkan poligami. hukum poligami bisa saja berubah dari mubah menjadi makhruh atau bahkan haram kalau tujuan dari berpoligami tidak sesuai dengan syariat islam, atau untuk tujuan keburukan dan kemaksiatan. sebagaimana hukum pernikahan yang bisa menjadi halal, sunah, mubah, makhruh, dan haram. waallahu’alam.
__________
@AhsinMuslim
Jadi inget buah durian…. padahal “HALAL” tapi buat yang berpenyakit bla.bla.bla… jadi di HARAMkeun kalau mau slamet.
Dengan analogi yang sama, untuk term-term tertentu… katanya lho, boleh-boleh orang perpendapat “HARAM” padahal “HALAL” sekali, eh.. dua kali juga boleh…
Wassalam, Haniifa.
Irawan Danuningrat said
Poligami…??? halal apa wajib? he..he..he….
andaikatapun kehidupan ini diciptakan oleh manusia, belum tentu peraturan2 dan hukum2 yg diterapkan akan sepenuhnya sesuai dengan keinginan dan harapan mayoritas manusia.
Bagi kaum perempuan, jangankan poligami yg status hukumnya terus diperdebatkan, bahkan shalat, puasa dan baca Qur’an pun, status hukumnya bisa menjadi… haram! (kalo mrk lagi dapet lho…hehehe….).
Sungguh tak mudah menempatkan diri sesuai dengan tatanan yg seharusnya sehingga disadari atau tidak, manakala kenyamanan, ego dan selera kita terusik, kita merasa patut mengadvokasi ketentuan2 Allah dalam firman2-Nya.
Pantas tak sedikit ayat-ayat yg bernada mengingat agar senantiasa khusnudzon pada Allah berdasarkan keimanan dan bukan semata-mata mengandalkan pikiran manusiawi dlm menilai segala sesuatu, a.l. “Mungkin engkau sangat menginginkan sesuatu, padahal sesungguhnya hal itu tidak baik bagimu, dan mungkin engkau tidak menyukai sesuatu padahal sesungguhnya hal itu sangat baik dan bermanfaat bagimu. Aku mengetahui sedangkan engkau tidak mengetahuinya”.
Dengan khusnudzon, mestinya kita merasa bangga dan respek terhadap apapun, ulangi, apapun, ketentuan yg diberlakukan Allah bagi umat Islam.
Apakah pantas mengadvokasi dan mengevaluasi tentang mengapa babi haram? mengapa ibadah shalat tidak sah tanpa atau stlh batal bersuci? (wudhu/tayamum), mengapa shalat maghrib 3 rakaat? mengapa an-nisa ayat 3 tidak menyebut 1 (satu), sebelum kata 2,3 dan 4? bukankah Allah tahu bhw sebelum angka 2,3 dan 4 adalah angka 1?…dst dst.
Kita sering “menghibur” atau membesarkan hati seseorang yg berduka karena kematian dan musibah dengan merujuk rukun iman yg ke-6. Namun tatkala dihadapkan pd topik poligami, belum lagi ditakdirkan untuk mengalaminya, umumnya (disadari maupun tidak) cenderung berupa dan merasa lebih terhormat jika menampilkan bhw dirinya sosok yg ANTI POLIGAMI !
Mengapa demikian? menurut hemat saya, mayoritas manusia umumnya terjebak oleh paradigma bahwa poligami identik dengan PEMUAS NAFSU SYAHWAT!
Poligami yg tak terpisahkan dari hukum PERNIKAHAN, nampaknya dimusuhi oleh umat Islam sendiri dan kurang diapresiasi secara proporsional berdasarkan hakekat, syariat dan manfaat keberadaan ketentuan ini bagi tatanan kehidupan manusia secara luas, di dunia maupun di akhirat kelak. Poligami, diakui maupun tidak, lebih sering ditinjau dari kacamata sempit “ego” manusia yg melalui berbagai aspek (HAM, emansipasi dll) dicari justifikasinya untuk hanya eksis dlm kitab, bukan untuk diimplementasikan. Apakah keberadaan al-Qur’an dan aturan-aturannya memang hanya untuk itu ???
haniifa said
@Kang Irawan Danuningrat
Menarik sekali uraiannya @Kang, terutama bagian terakhir.
Saya kira pandangan masyarakat sungguh terbolak-balik tak keruan, dimana kasus poligami Aa Gym disikapi sebagai suatu kejahatan rumah tangga, sedang kasus perzinahan
) sebagai PAHLAWAN KELUARGANYA.
Yang Terhormat Anggota Dewandisikapi sebagai sikap kesatria karena ketegarannya untuk kembali kepangkuan keluarganya setelah berzinah kesana-kemari. Selanjutnya berkembang opini dimasyarakat bahwa istri mana yang mau dimadu seperti kasus Aa Gym, dan istri mana pula yang tak bahagia melihat seorang Mr. Dewan kembali kepangkuan dan dianggap berpihak pada monogami selanjutnya dengan gegap gempita mayoritas masyarakat mengangkat “beliau” (dalam tanda kutip…Hendaknya poligami dianalisa dengan standar syariat, bukan dengan akal manusia yang sangat terbatas kemampuannya. Syariat ditentukan oleh Allah subhanahu wa ta’ala sehingga orang beriman wajib menerimanya sebagai hukum yang harus diterima keberadaannya (menerima hukum poligami tidak harus berpoligami). Syariat itu bisa saja sulit diterima akal manusia tapi tetap saja datangnya dari pentujuk Allah yaitu Al Qur’an. Disisi lain dengan poligami tentu akan mengurangi PEMBUNUHAN BAYI (abortus) hasil hubungnan GELAP bahkan tidak kurang juga ibu dari bayi tersebut turut dibunuh untuk menghilangkan jejak maksiatnya.
Wassalam, Haniifa.
ahsinmuslim said
sekalian buat hattrick
I just wanna say Thanks for your coming in my blog
good luck, brother.
_________
@
boni said
Islam membolehkan orang berpoligami,tapi Islampun melarangnya.
kalau mampu memenuhi syaratnya,boleh kok..
kalau tidak bisa memenuhi syaratnya haram untuk melakukan poligami..
yang pasti tanya juga sama perempuanya mau tidak saya poligami,kalau dia tidak mau maka hukumnya haram .ada yang mau tidak dengan saya..!!! he..he..he…
____________
@Mas Boni
Islam tidak melarang poligami… tapi menganjurkan tidak poligami jika takut berlaku tidak adil.
Yang mau sama @mas Boni pasti banyak dunk…
Wassalam, Haniifa.
martias oyonk said
masalah poligami dalam dunia islam memang tidak dilarang,namun harus dilihat dulu apa tujuan kita berpoligami siapa yang dipologami kay atua papa dsb kalau Rasulullah punya istri 4 orang itu bertujuan untuk menyebarkan islam kalau kita apa.jadi harus dilihat apa tujuannya,akibatnya manfaat atau mudharat dsb,jangan sekali-kali berpoligami hanya untuk memuaskan nafsu meskipun kita banyak uang,yang dimadu akan sedih dan merasa termajinalkan.
_________________
@Mas Martias Oyonk
Simple tapi tajam…
Trim’s, Haniifa.
puput said
Poligami sih menurut saya sih boleh,toh Al- Quran memperbolehkannya masa kita mengharamkannya???? mau main hakim sendiri. tapi kudu sesuai kaidor syariah atuh.. jangan cuma jadi pelampiasan nafsu. Tanggungjawabnya berat,kalau salah-salah bisa menuai dosa bukannya pahala. bagi para istri yang memperbolehkan suaminya berpoligami karena didorong atas ketaqwaan kepada Allah, Insya Allah balasannya adalah jannah…Luar biasa, bravo tapi si suami juga kudu punya management ruamah tangga yang OK, dan kudu soleh khan???? untuk para suami jawab sendiri deh……..
__________
@mba Puput
Subhanallah…
Terimakasih atas apresiasinya @mba.
Wassalam, Haniifa.
kira said
wisssssss keren bngettt
aq setubu hehehe
memang sehhhh klo mampu and adil and istrinya pada ikhlas cow boleh poligami..tapi klo gak adil yahhh masya allah……
klo orang pacaran leh poligami gak yah???
_________
@Kira
Kalau pacarnya banyak… yach polipacar dunk…
Trim’s atas kunjungannya.
Wassalam, Haniifa.
Upik said
Kembali ke pribadi masing-masing…
Kalau aku, moga2 aja ga ada poligami dalam keluargaku..
_______________
@Mba Upik
Maseeh belum siap yach… mirip bekas pacarku hehehe.
hmcahyo said
mampir aja
__________
lovepassword said
Pak Guru, kamu lagi semedi lagi yah?
_____________
@Mas Lovepassword
Bukan smedi tapi ketiban batu gintung…
gus sur said
poligami memang sah…tapi jaman berubah…gimana kita bisa mengetahui bahwa yang bersangkutan semata karena Allah atau cuma buat syahwat…begitu udah kejadian wanita yang jadi korban…kandang2 lelaki memang egois…kalu begini dihubungkan dengan dalil agama….istri kerja juga bantu cari makan buat rumah tangga ngga diributin…padahal itu tanggung jawab laki2 buat cari nafkah….oh lelaki…jaman edan
________________
@Mas Gus Sur
Jaman boleh edan… asal kita nggak edan
Wassalam, Haniifa.
myrazano said
Belum ada postingan baru ya mas
semoga sehat-sehat saja dan selalu dalam lindungan Allah swt
amin
____________
@Myrazano
AMIN.
Alhamdulillah…. sudah agak mendingan sekarang.
Postingan baru, insya Allah.
Wassalam, Haniifa.
WANDI rozaq said
Poligami itu bahasa/istilah manusia sehingga banyak yang menentangnya, boleh beristeri sampai 2, 3 atau empat itulah bahasa Alloh dalam Al Qur-an, siapa yang mau menyelisihi hukum itu berarti dia menyelisihi firman Alloh, siapa menyelisihi firman Alloh berarti dia menentang Dia. Lam kenal ja mbah.
________________
@Mas Wandi Rozaq
Subhanallah…
paperbag said
poligami tetap hal yang baik walau tidak semua orang bisa melakukannya !!!
____________
@Paperbag
Fadhilatul Muharram said
boleh juga artikelnya, pak. *tapi sayang, saya ga terlalu ngerti dgn dialog2nya, mungkin cara penulisan atau bahasa yg bikin saya kurang paham. atau saya yg lagi ga konek??*
bapak bisa juga baca artikel ini http://dhila13.wordpress.com/2009/04/09/jangan-pilih-caleg-poligami-lho-emangnya-kenapa/
jzk…
_______________________
@Mbak Fadhilatul Muharram
Ya benar, gaya bahasa saya nyang nyeleneh…
Trim’s atas kunjungannnya.
Wassalam, Haniifa.
WANDI thok said
Poligami itu bahasa/istilah manusia sehingga banyak yang menentangnya, boleh beristeri sampai 2, 3 atau empat itulah bahasa Alloh dalam Al Qur-an, siapa yang mau menyelisihi hukum itu berarti dia menyelisihi firman Alloh, siapa menyelisihi firman Alloh berarti dia menentang Dia. Alloh maha tahu kekuatan manusia.
haniifa said
Subhanallah…
Mudah-mudahan dengan sedikit sumbangan ini, kita umat islam lebih memahami makna poligami sebenarnya.
Wassalam, Haniifa.
kopral cepot said
okeh okeh … jangan mengharamkan yang dihalalkan atawa menghalalkan yang diharamkam… Poligami bukan perintah wajib yang musti dikerjakan tapi tidak diharamkan pabila dilakukan .. meski begitu ada syarat2 nya.. jadi sikap muslim adalah tunduk pada apa yg sudah ditetapkan “Syariah Ilahiyah”..
_____________________
@Kang Kopral Cepot
Subhanallah….
#Haniifa.
bodhonk said
ikhlas aja deh… kalo adil kan relatif, tingkatan-tingkatan…
kalo istri-istri dan suami sama-sama ikhlas kenapa tidak????
__________
@Bodhonk
Sewa Projector Murah said
poligami tidak dilarang tapi dapat menyakiti hati seorang istri yang pertama,ini buat seorang istri yang dipoligami apakah dia merasa senang atau menangis dalam hati
etikush said
http://etikush.blogspot.com/2009/03/aq-ingindipoligami.html